Senin, 18 Jan 2021 23:04
  • Home
  • Opini
  • Mewaspadai Hoax Jelang Pilkada 2020

Mewaspadai Hoax Jelang Pilkada 2020

Medan (utamanews.com)
Oleh: Aldia Putra)*
Minggu, 26 Jul 2020 02:26
Ilustrasi
Jelang Pilkada, penyebaran berita hoax naik drastis, terutama di media sosial. Provokator sengaja membuat hoax untuk menggiring opini masyarakat, agar mereka memilih calon kepala daerah tertentu. Banyak orang yang jadi resah dengan penyebaran hoax, karena terlalu cepat tersebar sehingga membuat ketentraman sosial jadi bubar.

Semenas, Parrish, dan Sellnow menyatakan bahwa hoax adalah berita yang berisi klaim palsu. Peristiwa itu ada, tapi faktanya salah. Namun sayangnya berita hoax seperti ini malah lekas muncul di media sosial, juga di beberapa grup WA. Masyarakat terlalu percaya dengan konten hoax lalu menyalinnya sembarangan, tanpa mengecek kebenarannya, sungguh miris.

Menjelang Pilkada akhir tahun ini, kita perlu mewaspadai munculnya hoax yang bertebaran baik di website maupun media sosial. Mengapa sampai muncul berita hoax? Karena pembuatnya sengaja ingin membuat persatuan rakyat jadi terpecah-belah. Serta ingin mengarahkan mereka untuk mencoblos calon kepala daerah yang didukung oleh pembuat hoax.

Selain faktor tersebut, hoax tumbuh subur karena selama ini belum ada Undang-Undang yang secara khusus mengaturnya. Bisa jadi kelak ada UU yang melarang peredaran hoax dan dimasukkan ke dalam UU ITE. Hoax juga muncul karena dibiarkan saja oleh bakal calon pemimpin dalam Pilkada, serta respon dari penyelenggara pemilihan cenderung lambat.


Contoh dari berita hoax adalah ketika salah satu calon pemimpin daerah tertangkap kamera sedang berduaan dengan lawan jenis. Padahal ketika ditelusuri lebih lanjut, ia adalah keponakannya. Namun masyarakat sudah menduga bahwa ia adalah lelaki hidung belang. Juga masih ada banyak konten hoax lain yang cenderung menyerang salah satu calon dalam Pilkada.

Efek hoax ini sangat mengerikan.

Komisioner KPU Virman Aziz menyatakan bahwa berita hoax bisa mengecap di pikiran masyarakat sampai waktu yang lama. Buktinya ketika ia berdiskusi dengan banyak orang, masih banyak yang termakan berita hoax mengenai pemilu 2019 lalu. Padahal peristiwa ini sudah terjadi setahun yang lalu. Ini bukti bahwa hoax itu berbahaya.

Untuk mengatasi berita hoax, maka Kementrian Komunikasi dan Informatika membentuk satuan tugas yang dinamakan 'Drone 9'. Tugas dari aparat siber ini adalah menemukan konten hoax. Sudah ada lebih dari 700 hoax berupa berita dan foto. Lantas diumumkan kepada masyarakat luas bahwa itu hanya hoax, melalui media cetak, elektronik, dan internet.


Selain membentuk satuan tugas, maka pemerintah juga berusaha memberi sanksi kepada situs dan media sosial yang memuat berita hoax. Jadi, sebelum ditindak pemerintah, mereka harus memberi peringatan kepada penggunanya, juga syarat dan ketentuan ketika mengunggah suatu konten. Karena selama ini foto dan berita hoax baru bisa dilaporkan oleh pengguna lain.

Masyarakat juga dihimbau agar tidak termakan berita dan foto hoax yang menyesatkan. Jika ada konten yang tersebar di media sosial dan grup WA, periksa dahulu kebenarannya. Jangan asal di-copas dan Anda malah ikut jadi penyebar hoax dan malah mengacaukan dunia maya. Setelah memeriksanya, ingatkan juga kepada orang lain agar tak menyebarkannya.

Ciri berita hoax adalah tidak tertera siapa sebenarnya penulis aslinya, dan ada embel-embel 'sebarkan' atau 'wajib baca'. Selain itu, periksa dari mana konten itu berasal. Biasanya dari website abal-abal, bahkan hanya blog yang tidak berlangganan domain alias gratisan. Jika ada foto yang diduga hoax, periksa dengan aplikasi khusus di HP untuk memeriksa kebenarannya.

Waspada konten hoax berupa berita dan foto di dunia maya, yang makin gencar jelang pilkada serentak. Hoax itu memang sengaja disebarkan agar menyerang seorang bakal calon kepala daerah. Jangan percaya jika ada berita yang tersebar, apalagi hanya broadcast di grup WA. Cek dulu kebenarannya.

)* Penulis adalah kontributor Pustaka Institute
Editor: Iman

T#g:Pilkada 2020hoax
Berita Terkait
  • Senin, 18 Jan 2021 12:16

    Polri akan Tindak Tegas Penyebar Hoaks Terkait Vaksinasi Covid-19

    Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tak akan segan-segan menindak pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks, terutama terkait vaksinasi Covid-19.Keseriusan ini dilihat dari perintah langsung

  • Sabtu, 19 Des 2020 02:19

    Mewaspadai FPI Menyebarkan Hoax

    Ketika Rizieq Shihab ditangkap, maka tersebar beberapa hoax di dunia maya. Dugaan sementara, FPI yang menyebar berita palsu tersebut, dengan tujuan mencari simpati ke kalangan masyarakat. Mereka jadi

  • Rabu, 16 Des 2020 07:16

    Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Pilkada Nias 2020, Ya'atulo Gulo - Arota Lase Raih 21.905 suara

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias telah melaksanakan Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan tingkat Kabupaten Nias pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nias

  • Minggu, 13 Des 2020 09:13

    H. Andi Suhaimi Dalimunthe Unggul Quick Count, Markaz Loka Jaya di Mojokorto-Jatim: Atas Keinginan Warga Labuhanbatu

    Hasil quick count Pilkada Labuhanbatu menunjukkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT - Faizal Amri Siregar, ST unggul. Pengurus Markaz Penguruan Loka jaya d

  • Rabu, 09 Des 2020 20:39

    Tergenang Banjir, Sat Polair Polres Serdang Bedagai Bantu Warga Menuju ke TPS

    Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Serdang Bedagai membantu warga yang akan beraktifitas di sekitar lokasi banjir di Jalan Masjid Jami, Dusun III, Kec.Sei Rampah Kab.Serdang Bedagai, Rabu 9 De

  • Rabu, 09 Des 2020 16:19

    Pastikan Berjalan Baik, Gubernur Bersama Forkopimda Sumut Tinjau Pelaksanaan Pilkada Serentak

    Untuk memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, Rabu (9/12), yang berjalan dengan baik, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama unsur Forkopimda Sumut melakukan

  • Rabu, 09 Des 2020 12:09

    Jaga Kamtibmas Jelang Pilkada, TNI-Polri Kabupaten Boven Digoel Gelar Apel Siaga Gabungan

    Personel Gabungan TNI-Polri gelar apel gabungan dalam rangka kesiapsiagaan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, bertempat di Jln. Apera 2  Kabu

  • Senin, 07 Des 2020 23:07

    Kunker ke Polres Serdang Bedagai, Kabaharkam Polri Supervisi Operasi Mantap Praja 2020

    Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs Agus Andrianto SH, MH kunjungan kerja (Kunker) di Mapolres Serdang Bedagai dalam rangka supervisi Operasi Mantap Praja -2020, Senin (7/12/2020) pagi.Kabaharkam Polri &

  • Selasa, 08 Des 2020 02:08

    Masyarakat Mendukung Penerapan Ketat Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

    Pandemi Covid-19 masih belum berakhir di Indonesia, namun jumlah pasien Corona sudah menurun dan tingkat penularannya mulai merendah. Penurunan jumlah pasien ini amat melegakan karena kurva corona aka

  • Senin, 07 Des 2020 11:37

    TNI-Polri Gelar Apel Gabungan Pergeseran Pasukan Jelang Gelaran Pilkada Labuhanbatu Raya

    TNI-Polri melaksanakan apel gabungan pergeseran pasukan Polres Labuhanbatu, BKO Polres Langkat, BKO Sat Brimob Polda Sumut, dan BKO TNI AD Kodim 0209/LB ke TPS-TPS se-Labuhanbatu raya dalam rangka pen

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak