Senin, 22 Okt 2018 15:59
HUT Pemkab Labuhanbatu
  • Home
  • Opini
  • Meneruskan kejayaan Indonesia dalam Asian Para Games

Meneruskan kejayaan Indonesia dalam Asian Para Games

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sierra Hafika, Kontributor Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI).
Rabu, 03 Okt 2018 04:03
Setkab.go.id
Presiden Jokowi bersama para atlet 'lawn bowls' Indonesia yang akan turun di Asian Para Games 2018 di Jakarta.
Gelaran Asian Games pada beberapa waktu yang lalu belum lekang di ingatan masyarakat Indonesia maupun luar negeri. Semangat yang dihasilkan dari ajang olahraga 4 tahunan di Asia tersebut memang mendulang sukses dan pujian bagi pihak penyelenggara dan tuan rumah, Indonesia. Hal ini terlihat dari beberapa pujian yang ditujukan bagi Indonesia oleh negara lain mengenai kemegahan Opening Ceremony Asian Games, perlombaan hingga Closing Ceremony Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang. 

Setelah kesuksesan di Asian Games, Indonesia akan menjadi tuan rumah kembali bagi Asian Para Games. Lalu apa itu Asian Para Games? Asian Para Games merupakan pesta olahra difabel tingkat Asia yang akan digelar pada tanggal 6-13 Oktober 2018 di Jakarta, tepatnya di Gelora Bung Karno, Jakarta International Velodrome dan JIExpo. Hingga saat ini ada sekitar 3.886 atlet dari 42 negara sudah terdaftar sebagai peserta, dan 300 orang diantaranya adalah atlet perwakilan dari Indonesia. 

Terdapat 18 cabang olahraga yang dipertandingkan dengan 568 nomor pada Asian Para Games 2018, yang mana Indonesia mengirimkan wakilnya ke setiap cabang olahraga. Dari cabang olahraga tersebut, ada beberapa cabang olahraga yang memang khusus diperuntukkan bagi atlet difabel, yakni Boccia, dan Goalball. 


Boccia merupakan jenis olahraga yang dimainkan di atas kursi roda dan dirancang untuk dimainkan oleh orang-orang dengan keterbatasan kemampuan motorik, termasuk diantaranya celebral palsy, sedangkan goalball adalah jenis permainan yang didesain bagi para tuna netra atau yang memiliki kekurangan dalam penglihatan. 

Dalam sejarah Asian Para Games, Indonesia sudah cukup menorehkan prestasi yang membanggakan. Contohnya saja pada tahun 2017 di Malaysia, Indonesia menjadi juara umum dengan perolehan medali 126 emas, 75 perak dan 50 perunggu. Indonesia juga memecahkan rekor sebanyak 36 rekor yang terbagi dalam 3 cabang olahraga, diantaranya adalah Renang, Angkat besi dan Atletik. Di tingkat ASEAN, prestasi Indonesia dalam Para Games tak mengecewakan. Tahun 2015 Indonesia ada di peringkat dua, dan juara klasemen di tahun 2014.

Tiket untuk menonton Asian Para Games akan dijual dengan harga yang jauh lebih murah daripada Asian Games. Tiket Asian Para Games ini terdiri dari 2 jenis, yakni tiket pembukaan dan tiket penutupan. Tiket untuk menyaksikan pertandingan ada tiga kategori. Pertama, tiket untuk masuk ke kawasan GBK dan mengakses area publiknya. Kedua, tiket masuk terusan di venue-venue pertandingan, dan ketiga, tiket final pertandingan. Selain itu, tiket Asian Para Games ini dapat dibeli secara online. 

Panitia pelaksana Asian Para Games 2018 (INAPGOC) tak ingin mengulang amburadulnya pengelolaan tiket Asian Games 2018. Mereka menggandeng Loket.com untuk menyediakan tiket. Berkaca dari antusiasme warga untuk menyaksikan opening dan closing ceremony serta pertandingan, INAPGOC menyediakan tiket nonton Asian Para Games. INAPGOC menggandeng Loket.com dengan persentase sebanyak 70 persen tiket dengan penjualan online. 

Pembukaan akan digelar pada Sabtu, 6 Oktober 2018 pukul 19.00-21.00 WIB dan ditutup dengan upacara penutupan pada 16 Oktober 2018. Setelah acara pembukaan Asian Games yang menuai banyak pujian, tentu pihak penyelenggara tak mau kalah dalam menyiapkan acara pembukaan yang menarik. 


Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (Inapgoc) sebagai panitia penyelenggara Asian Para Games 2018 memastikan opening ceremony (upacara pembukaan) Asian Para Games 2018 tidak akan kalah megah dari Asian Games 2018.

Terkait publikasi Asian Para Games ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menghimbau agar masyarakat dan semua lapisan masyarakat dapat move on dari Asian Games dan mulai membantu pemerintah untuk melakukan publikasi Asian Para Games. Oleh karena itu, Kemenpora berkoordinasi dengan Pemerintah DKI Jakarta agar mengintruksikan kepada kantor-kantor di sekitar jalan Sudirman-Thamrin untuk mengganti publikasi Asian Games menjadi Asian Para Games. 

Menyambut Asian Para Games 2018, segala persiapan pun mulai dilakukan. selain publikasi seperti yang dilakukan kantor-kantor di Jakarta, lukisan mural juga mulai menghiasi di setiap sudut di Kota Jakarta. Lewat lukisan, masyarakat diajak berpartisipasi langsung memeriahkan pesta olahraga disabilitas se-Asia. Pembuatan lukisan mural ini juga dibantu oleh anggota PPSU yang ikut melukis mural Momo dan Elang bondol yang merupakan maskot Asian Para Games 2018. 

Sekali lagi, marilah kita bersama-sama sukseskan ajang olahraga bergengsi ini, Ajang pesta olahraga Disabilitas se-Asia. Kita tunjukan pada dunia bahwa Indonesia bisa, bahwa Indonesia negara yang besar dan satu dengan semua keberagaman yang ada di dalamnya. Singkirkan ego dan kepentingan politik serta isu SARA yang ada. Marilah kita bersatu dan dukung pemerintah, penyelenggara serta Atlet yang turut serta mengharumkan Indonesia. 

Editor: Sam

T#g:Jokowi
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Senin, 22 Okt 2018 10:32

    TebingTinggi Raih Tiga Penghargaan Temu Karya Nasional TTG XX

    Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi, memperoleh tiga penghargaan pada acara pembukaan Temu Karya Nasional, Teknologi Tepat Guna (TTG)  XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan (PINDesKel

  • Kamis, 18 Okt 2018 15:58

    Panglima TNI Sambut Presiden RI Jokowi di Bandara Lombok

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D. dan Gubernur Nusa Tenggara  Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah menyambut kedatanga

  • Selasa, 16 Okt 2018 10:15

    SBY Berikan Bonus 0 Rupiah Untuk Atlet Asian Para Games 2014, Bagaimana Dengan Jokowi?

    Ajang olahraga Asian Para Games 2018 sudah selesai beberapa hari yang lalu. Masih ingat di benak masyarakat Indonesia bagaimana perjuangan para atlet penyandang disabilitas mampu menunjukkan bakat mer

  • Rabu, 10 Okt 2018 14:20

    Masyarakat Antusias Ikuti program PTSL di Manado

    Banyak lahan yang belum memiliki sertifikat disebabkan mahalnya biaya pengurusan serta memakan waktu dan proses yang rumit di kantor Cabang Badan Pertanahan Nasional (BPN) di daerah.Seperti halnya di

  • Selasa, 09 Okt 2018 18:09

    Warga Deli Serdang Berharap Jokowi Terpilih Lagi Tahun 2019

    Kehadiran Presiden Jokowi dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kantor Bupati Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (8/10) mendapat sambutan antusia

  • Senin, 08 Okt 2018 09:18

    Sultan Deli Berharap Presiden Jokowi Sukses Pada Pilpres 2019

    Presiden RI Jokowi mendapat gelar kebangsawanan tertinggi dari Kesultanan Deli, Sumatera Utara. Proses pemberian gelar tersebut dilaksanakan di Balai Room Istana Maimun Medan dihadiri ribuan masyaraka

  • Minggu, 07 Okt 2018 20:57

    Sultan Deli: Doakan Presiden Jokowi Lanjutkan Pembangunan

    Presiden RI Joko Widodo mendapat gelar kebangsawanan tertinggi dari Kesultanan Deli, yakni Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri. Gelar kebangsawanan tersebut disematkan langsung oleh Sultan Deli Se

  • Sabtu, 06 Okt 2018 17:26

    Presiden Direncanakan Hadir, Paspampres Sterilkan GOR Lubuk Pakam

    Dijadwalkan akan menghadiri acara Paguyuban Pujakesuma, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) melakukan peninjauan sekaligus sterilisasi persiapan kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Gedung Olahra

  • Jumat, 05 Okt 2018 16:35

    Presiden RI Joko Widodo Pimpin Upacara Parade HUT Ke-73 TNI

    Presiden RI Ir. H. Joko Widodo memimpin Upacara Parade Peringatan HUT Ke-73 TNI Tahun 2018 di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jum'at (5/10/2018). Bertindak selaku Komandan Upacara adala

  • Senin, 01 Okt 2018 08:11

    Relawan Martabat: Jokowi Kreatif dan Tahan Banting

    Relawan Martabat untuk Jokowi-Ma'ruf, menjadi salahsatu simpul massa dalam Deklarasi Komunitas Batak Bersatu Dukung Jokowi-Ma'ruf, yang digelar di Gedung Mulia, Jalan Kebon Nanas, Jatinegara

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak