Rabu, 12 Des 2018 11:13
  • Home
  • Opini
  • Meneruskan kejayaan Indonesia dalam Asian Para Games

Meneruskan kejayaan Indonesia dalam Asian Para Games

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sierra Hafika, Kontributor Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI).
Rabu, 03 Okt 2018 04:03
Setkab.go.id
Presiden Jokowi bersama para atlet 'lawn bowls' Indonesia yang akan turun di Asian Para Games 2018 di Jakarta.
Gelaran Asian Games pada beberapa waktu yang lalu belum lekang di ingatan masyarakat Indonesia maupun luar negeri. Semangat yang dihasilkan dari ajang olahraga 4 tahunan di Asia tersebut memang mendulang sukses dan pujian bagi pihak penyelenggara dan tuan rumah, Indonesia. Hal ini terlihat dari beberapa pujian yang ditujukan bagi Indonesia oleh negara lain mengenai kemegahan Opening Ceremony Asian Games, perlombaan hingga Closing Ceremony Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang. 

Setelah kesuksesan di Asian Games, Indonesia akan menjadi tuan rumah kembali bagi Asian Para Games. Lalu apa itu Asian Para Games? Asian Para Games merupakan pesta olahra difabel tingkat Asia yang akan digelar pada tanggal 6-13 Oktober 2018 di Jakarta, tepatnya di Gelora Bung Karno, Jakarta International Velodrome dan JIExpo. Hingga saat ini ada sekitar 3.886 atlet dari 42 negara sudah terdaftar sebagai peserta, dan 300 orang diantaranya adalah atlet perwakilan dari Indonesia. 

Terdapat 18 cabang olahraga yang dipertandingkan dengan 568 nomor pada Asian Para Games 2018, yang mana Indonesia mengirimkan wakilnya ke setiap cabang olahraga. Dari cabang olahraga tersebut, ada beberapa cabang olahraga yang memang khusus diperuntukkan bagi atlet difabel, yakni Boccia, dan Goalball. 


Boccia merupakan jenis olahraga yang dimainkan di atas kursi roda dan dirancang untuk dimainkan oleh orang-orang dengan keterbatasan kemampuan motorik, termasuk diantaranya celebral palsy, sedangkan goalball adalah jenis permainan yang didesain bagi para tuna netra atau yang memiliki kekurangan dalam penglihatan. 

Dalam sejarah Asian Para Games, Indonesia sudah cukup menorehkan prestasi yang membanggakan. Contohnya saja pada tahun 2017 di Malaysia, Indonesia menjadi juara umum dengan perolehan medali 126 emas, 75 perak dan 50 perunggu. Indonesia juga memecahkan rekor sebanyak 36 rekor yang terbagi dalam 3 cabang olahraga, diantaranya adalah Renang, Angkat besi dan Atletik. Di tingkat ASEAN, prestasi Indonesia dalam Para Games tak mengecewakan. Tahun 2015 Indonesia ada di peringkat dua, dan juara klasemen di tahun 2014.

Tiket untuk menonton Asian Para Games akan dijual dengan harga yang jauh lebih murah daripada Asian Games. Tiket Asian Para Games ini terdiri dari 2 jenis, yakni tiket pembukaan dan tiket penutupan. Tiket untuk menyaksikan pertandingan ada tiga kategori. Pertama, tiket untuk masuk ke kawasan GBK dan mengakses area publiknya. Kedua, tiket masuk terusan di venue-venue pertandingan, dan ketiga, tiket final pertandingan. Selain itu, tiket Asian Para Games ini dapat dibeli secara online. 

Panitia pelaksana Asian Para Games 2018 (INAPGOC) tak ingin mengulang amburadulnya pengelolaan tiket Asian Games 2018. Mereka menggandeng Loket.com untuk menyediakan tiket. Berkaca dari antusiasme warga untuk menyaksikan opening dan closing ceremony serta pertandingan, INAPGOC menyediakan tiket nonton Asian Para Games. INAPGOC menggandeng Loket.com dengan persentase sebanyak 70 persen tiket dengan penjualan online. 

Pembukaan akan digelar pada Sabtu, 6 Oktober 2018 pukul 19.00-21.00 WIB dan ditutup dengan upacara penutupan pada 16 Oktober 2018. Setelah acara pembukaan Asian Games yang menuai banyak pujian, tentu pihak penyelenggara tak mau kalah dalam menyiapkan acara pembukaan yang menarik. 


Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (Inapgoc) sebagai panitia penyelenggara Asian Para Games 2018 memastikan opening ceremony (upacara pembukaan) Asian Para Games 2018 tidak akan kalah megah dari Asian Games 2018.

Terkait publikasi Asian Para Games ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menghimbau agar masyarakat dan semua lapisan masyarakat dapat move on dari Asian Games dan mulai membantu pemerintah untuk melakukan publikasi Asian Para Games. Oleh karena itu, Kemenpora berkoordinasi dengan Pemerintah DKI Jakarta agar mengintruksikan kepada kantor-kantor di sekitar jalan Sudirman-Thamrin untuk mengganti publikasi Asian Games menjadi Asian Para Games. 

Menyambut Asian Para Games 2018, segala persiapan pun mulai dilakukan. selain publikasi seperti yang dilakukan kantor-kantor di Jakarta, lukisan mural juga mulai menghiasi di setiap sudut di Kota Jakarta. Lewat lukisan, masyarakat diajak berpartisipasi langsung memeriahkan pesta olahraga disabilitas se-Asia. Pembuatan lukisan mural ini juga dibantu oleh anggota PPSU yang ikut melukis mural Momo dan Elang bondol yang merupakan maskot Asian Para Games 2018. 

Sekali lagi, marilah kita bersama-sama sukseskan ajang olahraga bergengsi ini, Ajang pesta olahraga Disabilitas se-Asia. Kita tunjukan pada dunia bahwa Indonesia bisa, bahwa Indonesia negara yang besar dan satu dengan semua keberagaman yang ada di dalamnya. Singkirkan ego dan kepentingan politik serta isu SARA yang ada. Marilah kita bersatu dan dukung pemerintah, penyelenggara serta Atlet yang turut serta mengharumkan Indonesia. 

Editor: Sam

T#g:Jokowi
Karunia Tour and Traveliklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Rabu, 12 Des 2018 15:12

    Jokowi Anti Islam, Antara Persepsi dan Politisasi?

    Pasca berkembangnya kasus penistaan agama Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Jokowi kerap disebut sebagai Presiden yang anti terhadap Islam. Tak dapat dipungkiri, kasus Ahok yang

  • Minggu, 09 Des 2018 20:59

    H Usman Efendi Sitorus: Dukungan PW Al Washliyah pada Jokowi-Ma'ruf Bersifat Tawaran

    H Usman Efendi Sitorus menyatakan bahwa dukungan PW Al Washliyah pada Pasangan Jokowi-Ma'ruf Merupakan Tawaran Kepada DPP Al Washliyah.

  • Minggu, 02 Des 2018 18:12

    Ketua DPR: Indonesia Kondusif Kendati Ada Upaya Mengeskalasi Tensi Politik

    "Tidak ada kepanikan atau kemarahan dari pemerintah, kendati Penghinaan dan upaya pembunuhan karakter yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo nyaris tak berkesudahan"

  • Kamis, 29 Nov 2018 19:59

    Survei: 77,05 Persen Masyarakat Sumut Sudah Mantapkan Pilihan Capres

    Indopol Survey & Consulting merilis hasil penelitian mereka terkait peta kekuatan Capres-cawapres menjelang Pemilu 2019 di Sumatera Utara. Salah satu hasil yang terungkap adalah 77,05 persen masya

  • Kamis, 29 Nov 2018 17:29

    Survei: Jokowi-Ma'ruf Menang Di 21 Kabupaten/Kota di Sumut

    Indopol Survey & Consulting, merilis hasil survei Pilpres 2019, yang mereka lakukan di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pada 24 Oktober s.d 15 Nopember pekan lalu. Hasilnya pasangan Capres

  • Kamis, 29 Nov 2018 03:29

    Pengukuhan Jokowi Sebagai Pemimpin Muslim Dunia Yang Berpengaruh

    Presiden RI Joko Widodo dinobatkan menjadi salah satu tokoh muslim yang berpengaruh di dunia.

  • Senin, 26 Nov 2018 03:26

    Gaya kepemimpinan Soeharto bakal ditiru Prabowo, baik kah?

    Sedang booming soal ucapan Titiek Soeharto yang menyatakan bahwa jika Prabowo memenangkan pilpres maka gaya pemerintahan yang akan diberlakukan adalah gaya pemerintahan Soeharto. Seperti apa sih Soeha

  • Minggu, 25 Nov 2018 03:25

    Pentingnya Sifat Optimis Dalam Diri Pemimpin Negeri

    Kepemimpinan merupakan sebuah proses mempengaruhi atau memberi contoh dari seorang pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya untuk mencapai suatu tujuan bersama. Dalam konteks negara, khususnya Indonesi

  • Selasa, 20 Nov 2018 17:30

    Cawapres Ma'ruf: "Beda Capres Tidak Perlu Bertengkar"

    Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengingatkan perbedaan pandangan politik tidak harus membuat perpecahan. Perbedaan itu harus jadi penyemangat untuk menjaga persatuan dan kesatuan b

  • Senin, 19 Nov 2018 15:29

    Menengok Dukungan Ulama Besar Kepada Pemerintah

    Presiden Joko Widodo memiliki kedekatan dengan para ulama yang ada di Indonesia. Jadi tidak heran jika Joko Widodo memiliki banyak pendukung dari para ulama di Tanah Air. KH. Ma'ruf Amin mengatak

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak