Sabtu, 24 Agu 2019 14:57
  • Home
  • Opini
  • Menelisik Bisnis Galang Massa Ala Kivlan Zen

Menelisik Bisnis Galang Massa Ala Kivlan Zen

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Iqbal Murdoko, Pengamat Masalah Sosial Politik
Selasa, 14 Mei 2019 03:14
@prosessnewsid
Andi Arief
Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief membongkar bisnis Kivlan Zen pada media 1998 silam sebagai balasan atau respons terhadap tudingan Kivlan Zen yang ditujukan kepada Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Andi mengatakan bahwa dulu Kivlan merupakan komandan bisnis Pamswakarsa bentukan ABRI. Kivlan, tutur Andi, mendapatkan untung ketika pamswakarsa membunuh puluhan orang. Pamswakarsa sendiri ada untuk menangkal perlawanan kelompok yang menuntut demokratisasi.

Dugaan Andi pun muncul, ketika Kivlan kembali muncul ke publik dengan mobilisasi massa dan melontarkan pernyataan lantang demi memperoleh perhatian Prabowo Subianto. Menurutnya hal itu dilakukan agar Kivlan dapat menjalankan bisnis yang pernah ia jalani pada 1998 silam.

Munculnya Kivlan sekarang saya kira untuk mendapatkan perhatian Pak Prabowo untuk kembali membuat bisnis masa demonstrasi. Kivlan tidak peduli dengan berapa besar jatuh korban," tutur Andi.


Dirinya juga menggolongkan Kivlan sebagai orang yang kalah. Dahulu Kivlan adalah orang yang kalah karena tidak berhasil mempertahankan mantan presiden Soeharto di pucuk kekuasaan. Pada 2014 Kivlan juga gagal membantu Prabowo memenangkan Pilpres.

"Secara umum Pak Kivlan tentara yang kurang mengerti taktik dan strategi dalam periode demokrasi sipil," tutur Andi.

Sebelumnya, Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Mayjen Purn Kivlan Zen menyebutkan bahwa SBY sebagai orang yang licik dan tak ingin melihat Prabowo terpilih sebagai presiden. Menurutnya, SBY tak ingin ada jenderal lain yang mengisi jabatan pucuk pemerintahan.

"Sampaikan saja bahwa SBY licik. Dia junior saya, saya yang mendidik dia, saya tahu dia orangnya licik, dia mendukung 01 waktu menang 2014," ujar Kivlan Zen.


Menanggapi hal tersebut, Andi mengatakan bahwa mereka yang kalah cenderung mudah menyalahkan orang lain. Andi mengatakan orang yang kalah juga senantiasa mudah menuding orang lain berlaku licik. Seperti Kivlan yang menuding SBY Licik.

"Bagi orang yang kalah dan tidak mengerti dimana letak kekalahannya, maka paling mudah adalah bilang orang licik," ucap Andi.

Hal tersebut sontak membuat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi- Ma'ruf Amin terkejut dengan pernyataan Wakil Sekjend Partai Demokrat Andi Arief yang menyebutkan bahwa Kivlan Zen berbisnis massa demonstrasi. Dugaan pun muncul bahwa pengerahan massa di Kampanye Prabowo-Sandiaga selama ini di bawah komando Kivlan Zen.

"Rakyat Indonesia sangat terkejut mendengar pernyataan Andi Arief yang membocorkan rahasia penting dalam kubu Paslon 02, yakni, bahwa salah seorang anggota BPN Prabowo-Sandiaga yaitu Kivlan Zen berbisnis pengerahan massa untuk berdemonstrasi," ujar anggota Tim Penugasan Khusus TKN, Inas Nasrullah.

"Pernyataan ini semakin meyakinkan kita bahwa pengerahan massa di kampanye- kampanye Prabowo- Sandiaga selama Pilpres ini dikerjakan oleh Kivlan Zen dalam bentuk bisnis," sambungnya.


Dirinya juga menilai, wajar apabila Cawapres Sandiaga Uno telah menggelontorkan dana hingga 1,4 triliun. Dirinya menduga bahwa biaya sebesar itu digunakan untuk membiayai pengerahan massa oleh Kivlan Zen.

"Sehingga tidak salah jika Sandiaga Uno pernah mengeluhkan bahwa ia telah mengeluarkan uang sejumlah 1,4 triliun untuk membiayai kampanye Prabowo- Sandi. Dan kita bisa menduga bahwa ratusan miliar uang Sandiaga Uno telah dinikmati oleh Kivlan Zen. Hal tersebut tentu harus diwaspadai, bahwa aksi people power yang selama ini digaungkan oleh pendukung Prabowo-Sandiaga, merupakan 'Bisnis People' yang dikerahkan oleh Kivlan. Akan tetapi yang perlu diwaspadai adalah rahasia BPN Prabowo-Sandiaga yang merencanakan people power yang dihembuskan oleh Amien Rais, dan menurut Andi Arief, pengerahan massa-nya akan dikerjakan juga oleh Kivlan Zen yang akan dibuat seperti Pamswakarsa era Soeharto, dimana mereka siap melakukan kekerasan yang akan mengorbankan rakyat Indonesia demi tercapainya tujuan politik Prabowo-Sandi, yakni mengambil alih kekuasaan secara inkonstitusional," tutur Inas.

Lantas apakah Kivlan muncul di tengah hiruk pikuk politik yang belum selesai, apakah kemunculannya untuk mendapatkan perhatian dari Prabowo. Atau apakah ia ingin kembali berbisnis penggalangan massa untuk melakukan people power yang selama ini sering didengungkan oleh Kubu 02?
Editor: Iman

T#g:Kivlan ZenKostrad
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Senin, 19 Agu 2019 21:29

    2 Minggu Hilang di Hutan, Anggota Yonif 411 Kostrad Berhasil Temukan Johanis Kanimu

    Anggota TNI Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad yang sedang bertugas sebagai  Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia- Papua Nugini (RI-

  • Senin, 19 Agu 2019 10:59

    Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Torehkan Prestasi di Medan Operasi

    Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY di bawah Mayor Inf Danang Biantoro, S.IP., M.Si. sebagai Dansatgas, menjuarai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-74 yang dise

  • Sabtu, 17 Agu 2019 20:47

    Dari Titik 0 Km Merauke, Satgas Yonif 411 Kostrad Peringati HUT Ke-74 RI dan Ikrar Kesetiaan NKRI Bersama Warga Perbatasan

    Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme dan memperingati HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di perbatasan, anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pandawa Kostrad bersama warga perbatasan

  • Rabu, 14 Agu 2019 22:14

    Letkol Arif Munawar Sangat Berkesan Selama Menjabat Komandan Kodim 0824/Jember

    Usai pelaksanaan prosesi Serah Terima Jabatan Para Komandan Kodim Jajaran Korem 083/Baladhika Jaya (Korem 083/Bdj), Letkol Inf Arif Munawar sudah resmi menyerahkan Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab J

  • Senin, 22 Jul 2019 15:12

    Mabes TNI Bentuk Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen

    Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) akan membentuk Tim Bantuan Hukum yang akan bekerjasama dengan Tim Penasehat Hukum Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen.Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat

  • Senin, 22 Jul 2019 11:22

    Koramil Umbulsari dan Yonif Raider 515/Kostrad Bantu Pengecoran Masjid Mutaqqin Mundurejo

    Bertempat di Masjid Umbulan Mutaqqin Dusun Blokmundu Desa Mundurejo Kec Umbulasari Kabupaten Jember, dilaksanakan karya bakti TNI, dengan sasaran pengecoran atap masjid yang berukuran 8 X 30 meter den

  • Minggu, 14 Jul 2019 10:14

    Panglima TNI Tinjau Kesiapan Prajurit Yonif Rider 509/Balawara Yudha Kostrad

    Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., meninjau kesiapan pasukan Yonif Raider 509/Balawara Yudha Kostrad yang akan melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG di Papua, deng

  • Kamis, 11 Jul 2019 23:11

    Brigjen TNI Untung Budiharto Cek Kesiapan Yonif Raider 509 Sebagai Satgas Pamtas RI-PNG

    Pasukan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Raider 509/Kostrad pada Kamis (11/7/2019) menerima Kunjungan Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Brigjen

  • Minggu, 07 Jul 2019 20:07

    Yonif Raider 514/Kostrad Ikut Serta Dalam Misi Kemanusiaan Pencarian Korban Hilang di GN Piramid

    Medan terjal dan curam tidak menghambat untuk melaksanakan pencarian Thoriq Rizky Maulidan korban hilang sejak hari Minggu (23/6/2019) di Gunung Piramid Ardisaeng Pakem,  Kab. Bondowoso.Pencarian

  • Minggu, 09 Jun 2019 15:09

    Penetapan Kivlan Zen Sebagai Tersangka Telah Sesuai Prosedur

    Pihak Kepolisian telah menetapkan Kepala Staf Komando Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad) Mayjend (Purn) Kivlan Zen sebagai tersangka kasus dugaan makar. Hal tersebut lantas menjadi deretan daftar

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak