Minggu, 28 Feb 2021 20:26
  • Home
  • Opini
  • Masyarakat Mengapresiasi Kedatangan Vaksin Sinovac di Papua

Masyarakat Mengapresiasi Kedatangan Vaksin Sinovac di Papua

Gorontalo (utamanews.com)
Oleh: Moses Waker )*
Jumat, 08 Jan 2021 02:08
@jokowi
1,8 juta vaksin Covid-19 tiba di Tanah Air dengan pesawat Garuda Indonesia, Kamis (31/12/2021).
Vaksin Sinovac sudah sampai di Indonesia dan didistribusikan ke seluruh provinsi, termasuk Papua. Masyarakat di Bumi Cendrawasih menyambut baik kedatangannya, karena mereka ingin diimunisasi agar bebas corona. Pengiriman vaksin ke daerah yang jauh sekali seperti Papua, menunjukkan bahwa pemerintah tidak pilih kasih.

Ketika 3 juta dosis vaksin Sinovac sudah datang di Indonesia, maka masyarakat bergembira, karena ada harapan untuk mengakhiri pandemi. Apalagi ketika biaya suntiknya digratiskan oleh pemerintah, karena ada kalangan yang kemampuan finansialnya menurun tahun ini.

Vaksin buatan RRC ini diklaim ampuh untuk mencegah corona, karena terbuat dari virus yang dilemahkan. Vaksin Sinovac juga sudah mendarat dengan mulus di Papua. Setelah sampai di Bandara Internasional Sentani Jayapura, sebanyak 8 koli vaksin langsung disimpan di Dok 2 RSUD Papua.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Ni Nyoman Antari menyatakan bahwa ada 14.000 dosis vaksin untuk warga Papua pada tahap awal, yang artinya akan ada dosis tambahan.

Ni Nyoman Antari melanjutkan, vaksin akan disuntikkan terlebih dahulu ke tenaga medis di Papua yang berjumlah 600 orang. Namun masih perlu verifikasi lebih lanjut untuk jumlah nakesnya. Karena bisa jadi ada yang belum tercatat, dari mereka yang bekerja di 8 Rumah Sakit.


Sejak awal memang ada pengaturan bahwa tenaga medis disuntik vaksin terlebih dahulu, karena mereka lebih beresiko tertular corona di Rumah Sakit. Namun masyarakat tak usah kecewa, karena pasti akan kena giliran untuk imunisasi. Seluruh warga Papua akan disuntik tanpa kecuali, karena pemerintah mengutamakan azas keadilan.

Warga sipil di Bumi Cendrawasih menyambut kedatangan vaksin Sinovac dengan gembira, karena pemerintah menyebar vaksin secara merata. Walau letak Papua jauh sekali dari Jakarta, namun tetap kebagian vaksin covid-19. Presiden memegang janjinya untuk tetap adil dan menyediakan imunisasi corona bagi seluruh rakyat Indonesia.

Masyarakat juga antusias menyambut program imunisasi corona, karena mereka ingin tubuhnya kebal dari virus covid-19. Walau jumlah pasien yang meninggal dunia hanya 2%, namun mereka tetap rela disuntik, agar pandemi lekas berakhir. Karena ada banyak yang hidupnya kesulitan setelah terkena badai corona.

Krisis keuangan juga terjadi di Papua akibat pandemi covid-19, karena daya beli masyarakat yang menurun. Oleh karena itu, ketika ada imunisasi corona, jumlah pasien akan menurun drastis dan tak ada lagi yang tertular virus covid-19. Sehingga kondisi finansial masyarakat di Bumi Cendrawasih akan berangsur membaik. Karena mereka semua sehat dan semangat bekerja.


Selain itu, ketika pandemi berakhir, maka akan sangat berdampak pada sektor wisata. Tempat untuk berlibur seperti Raja Ampat akan dibuka kembali dan dipenuhi turis asing. Karena tidak ada lagi travel warning (larangan untuk mengunjungi negara tertentu) dari Australia, Singapura, dan lain-lain.

Ketika sektor wisata dibuka lagi, maka pengusaha hotel, losmen, dan restoran akan bernapas lega. Tempat mereka akan didatangi oleh turis lokal maupun internasional, sehingga bisnisnya bangkit lagi, setelah sempat pingsan saat pandemi. Mereka bisa mencari sesuap nasi dari hasil usaha di bidang travel dan tidak sampai memecat karyawan karena kesulitan finansial.

Oleh karena itu, imunisasi covid-19 di Papua wajib dilakukan. Jangan sampai ada oknum yang menghasut dan menyebarkan hoax, bahwa vaksin itu berbahaya. Justru penyuntikan dilakukan agar terhindar dari corona, dan isi vaksin sudah terjamin keampuhan dan kehalalannya.

Imunisasi corona akan dilakukan juga di Papua. Masyarakat di Bumi Cendrawasih diharap bersabar untuk menunggu giliran, karena semua pasti akan disuntik. Kita semua berharap pandemi lekas berakhir, dan semoga setelah vaksinasi selesai, kehidupan akan berangsur normal.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Gorontalo
Editor: Iman

T#g:Papua
Berita Terkait
  • Sabtu, 27 Feb 2021 10:27

    Panglima TNI dan Kapolri Bakar Semangat Satgas Nemangkawi

    Panglima TNI Mareskal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pertemuan dengan Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi dalam rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke Papua. Keduanya s

  • Selasa, 23 Feb 2021 07:23

    Komnas HAM Dukung TNI-Polri Lakukan Pengamanan di Papua

    Komnas HAM tidak pernah setuju penarikan personel TNI-Polri yang bertugas di Papua karena  salah satu pelindung HAM itu TNI-Polri, kalau TNI-Polri tidak mengambil peran, tentu masyarakat kita aka

  • Selasa, 16 Feb 2021 09:56

    Pejabat Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua Ikuti Rapim TNI-Polri Tahun 2021

    Para pejabat Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua mengikuti Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Polri Tahun 2021 yang digelar secara virtual dan dibuka oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampin

  • Senin, 15 Feb 2021 14:45

    Totalitas Tanpa Batas, Prajurit Yonif MR 413 Kostrad Bantu Bangun Asrama Ponpes di Papua

    Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Koya Koso bersama  masyarakat melaksanakan karya bhakti pembangunan asrama pondok pesantren Hafidz Hidayatullah di Kampung Koya

  • Minggu, 14 Feb 2021 15:24

    Hampir Terlupakan, Mayor Udara Corinus Krey- Tokoh Pejuang Pembebasan Papua dan Pencetus Nama Irian

    Corinus Krey berulang-ulang menceritakan kepada anak cucunya, yang mengartikan IRIAN dengan arti "Ikut Republik Indonesia Anti Netherland".

  • Selasa, 09 Feb 2021 18:29

    Luangkan Waktu Bermain, Anak Nafri Kunjungi Pos Satgas 413 Kostrad Untuk Belajar

    Meluangkan waktu bermainnya, anak-anak di Kampung Nafri Distrik Abepura Kota Jayapura mengunjungi Pos Nafri Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad untuk belajar bersama dalam menjaga da

  • Selasa, 02 Feb 2021 23:02

    Perhatian Pemerintah Untuk Papua dan Papua Barat Dinilai Sangat Besar

    Pemerintah dinilai telah memberikan perhatian yang sangat besar untuk pembangunan di wilayah Papua dan Papua Barat. Hal ini terlihat dari besarnya dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk kedua daerah terseb

  • Minggu, 31 Jan 2021 11:51

    Fakta Di Balik Kabar Intan Jaya Darurat Militer dan Masyarakat Sipil Mengungsi

    Beredar di media pemberitaan online dan media sosial mengenai kabar bahwa Intan Jaya dalam situasi darurat militer dan masyarakat sipil mengungsi.Kabar ini ramai dibagikan dengan judul "Intan Jaya Dar

  • Sabtu, 30 Jan 2021 22:10

    Angkat Budaya Papua dan Cinta NKRI, Pangdam XVII/Cenderawasih Ikut Ambil Peran Dalam Film "Si Tikam Polisi Noken"

    Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. ikut ambil bagian dalam pembuatan film layar lebar Si Tikam Polisi Noken, di Klufkam, Jayapura, Papua, Sabtu (30/1/2021).Dalam Film Lay

  • Senin, 25 Jan 2021 14:25

    GMKI Sumatera Utara-Aceh Desak Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme

    Keharmonisan bangsa kembali terusik oleh tindakan rasisme. Sebuah postingan di media sosial Facebook melalui akun Ambroncius Nababan membuat gaduh.Seperti diketahui bahwa postingan Ambroncius Nababan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak