Sabtu, 30 Mei 2020 03:54
  • Home
  • Opini
  • Masyarakat Bersinergi Lawan Propaganda-Hoax Demi Perdamaian dan Pembangunan Papua Menuju Indonesia Maju

Masyarakat Bersinergi Lawan Propaganda-Hoax Demi Perdamaian dan Pembangunan Papua Menuju Indonesia Maju

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Zainudin Ikhwan (Netizen/Relawan Pegiat Media Sosial Independen)
Selasa, 05 Nov 2019 09:25
@beritagar.id
Ilustrasi
Berbagai peristiwa kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu di Papua yang menimbulkan kerugian materi bahkan jiwa salah satunya disebabkan oleh berita hoax yang dijadikan sebagai propaganda berbagai oknum, baik dari dalam maupun luar negeri untuk membuat instabilitas di Papua. Saat ini pihak berwenang tengah terus menyelesaikan kasus-kasus tersebut dalam rangka penegakan hukum demi menciptakan kondusivitas wilayah Papua.

Sementara itu, berbagai hasil dari pengusutan peristiwa-peristiwa tersebut, Pemerintah mengendus keterlibatan Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda, dalam berbagai kerusuhan yang terjadi di Wamena, Jayawijaya, Papua. 

Mereka lah yang disebut dengan sengaja membangun kerusuhan agar dunia luar mendukung kemerdekaan Papua dan Papua Barat.

Termasuk keberadaan dan propaganda media asing dapat membuat ketegangan yang terjadi kian meninggi. Bagaimana tidak, tak sedikit media yang membuat propaganda-propaganda isu dan perang hoaks secara daring. Salah satunya adalah Kantor Berita ternama sekelas Reuters (UK) dan Al Jazeera (Qatar) yang turut serta menyebarkan berita bohong tentang kematian warga Papua yang tewas dalam aksi massa pada konflik kerusuhan yang terjadi sebelum di Wamena. 


Hal ini pun sering terjadi tak hanya di Papua. Tentu terdapat agenda atau permainan tingkat tinggi dalam Propaganda media ini yang tidak mudah dilawan dan diselesaikan dalam waktu yang singkat. Dibutuhkan kerjasama berbagai eleman bangsa guna manangkal keterlibatan asing khususnya media asing melalui propaganda-propagandanya yang memgncam kedaulatan Indonesia pada forum-forum internasional.

Dalam kasus Papua khususnya, ada negara-negara besar turut bermain dimana negara-negara ini menjadi sarang peresembunyian Para Alumni AMP dan Petinggi OPM. Dan mereka pun sudah siap dengan draf membawa isu kemanusiaan ke Sidang Umum PBB, namun untungnya mereka tidak mendapatkan perhatian khusus di KTT HAM dan di kegiatan PBB beberapa waktu lalu. Namun kita tetap haris waspada dan antisipasi melalui upaya diplomasi guna memberikan pemahaman dan keyakinan bahwa Pemerintah Indonesia telah sangat serius membangun Papua serta memperhatikam masalaah HAM dalam penanganan berbagai tindak kekerasan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata di Papua.


Sebab itu, setidaknya Indonesia perlu tidak hanya belajar memerangi hoax dari media Internasional tetapi juga mendapatkan dukungan politik. Hal ini penting jika ada intervensi di PBB dan sampai ke Dewan Keamanan. Hanya ada 5 Negara yang memiliki kewenangan tersebut (US, UK, Perancis, Cina dan Rusia). Disisi lain pemerintah harus tegas terhadap keberadaan.oramg-orang asing di Papua yang melakukan kegiatan melanggar dari perizinan yang diberikan. Karena mereka itulah yang sering memprovokasi serta menghasut warga Papua untuk melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan secara komstotusional atau hukum yang berlaku di Indonesia.

Peran media nasional pun juga turut ditingkatkan, hal tersebut demi menciptakan situasi kondusif di negeri ini. Demikian inilah yang diharapkan kepada media nasional agar dapat memahami pentingnya peran mereka dalam memerangi hoaks media asing. Media Nasional juga harus optimal dalam pemberitaannya terkait keseriusan dan kerja keras Pemerintah Indonesia, Presiden Jokowi membangun Papua. Hal ini penting guna membangun optimisme masyarakat tentang Papua, selain untuk menangkal propaganda asing, sehingga Papua tidak lagi dikesankan sebagai wilayah yang rawan dan terbelakang yang kemudian dimanfaatkan opini tersebut oleh berbagai oknum untuk memprovokasi masyarakat Papua serta dunia internasional.

Mereka (media asing) ingin menciptakan dan menjelaskan kepada dunia Internasiona bahwa telah terjadi kejahatan kemanusiaan di Papua.

Itulah mengapa pentingnya kita harus bersinergi bersama media nasional, untuk membendung kekuatan media asing dalam membuat propaganda dengan menyebarkan berita yang tak valid kebenarannya, agar terciptanya perdamaian khususnya lancarnya pembangunan di bumi Papua yang menjadi perhatian presiden Jokowi guna menuju Indonesia Maju.
Editor: Iman

T#g:hoax
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Jumat, 29 Mei 2020 10:49

    Facebook akan verifikasi identitas akun viral

    Facebook akan mulai memverifikasi identitas akun yang terus viral untuk memastikan bahwa pengguna melihat lebih banyak unggahan otentik dari orang, bukan dari bot atau pengguna yang menyembunyikan identitas mereka.

  • Senin, 18 Mei 2020 17:48

    FPMSI Serukan Gerakan Warganet Lawan Hoax Demi Suksesnya Penanganan Pandemi Covid-19

    Wabah Pandemi covid-19 kian menghawatirkan, pasalnya, hampir sebagian masyarakat panik dan resah, apalagi ditambah dengan berita-berita yang belum tentu benar sumber dan keasliannya. Forum Pegiat Medi

  • Jumat, 15 Mei 2020 03:15

    Posting Konten Positif dan Pola Hidup Sehat Cara Ampuh Melawan Virus Hoax dan Covid-19

    Ketergantungan pada sosial media (sosmed) kini tengah menjangkiti banyak orang. Ketergantungan ini terjadi karena beragam kemudahan dan kesenangan yang diberikan oleh sosmed, sehingga seseorang cender

  • Selasa, 12 Mei 2020 03:12

    Kesadaran Masyarakat dan Warganet Percepat Musnahnya Hoax Covid-19

    Masyarakat dunia tengah digemparkan dengan kemunculan Covid-19, semua negara seakan dibuat kocar-kacir oleh mahluk yang tak kasat mata namun membahyakan ini.Para pemimpin beradu akal harus apa dan bag

  • Rabu, 06 Mei 2020 03:06

    Penanganan Covid-19 Terganggu Hoax

    Hoax seputar Covid-19 terindikasi masih termonitor di masyarakat, khususnya melalui media sosial. Masih adanya penyebaran kabar bohong ini tidak saja membahayakan masyakat, namun juga menurunkan keper

  • Senin, 04 Mei 2020 03:04

    Menangkal Hoax, Menyebar Konten Narasi Positif Seputar Penanganan Pandemi

    Permudahlah jangan persulit, berilah kabar gembira, jangan membuat orang lari" Itulah kalimat yang ditulis oleh Dr. KH. Malik Madany, M.A, sewaktu masih menjadi khatib 'am PBNU beberapa waktu sila

  • Senin, 16 Mar 2020 13:36

    Kapuspen TNI: Penyebaran Berita Bohong Bahayakan Persatuan dan Kesatuan

    Tantangan yang dihadapi kedepan akan sangat kompleks, salah satunya adalah semakin masifnya penggunaan media sosial.

  • Senin, 16 Mar 2020 03:16

    Lawan Hoax Corona Demi Terwujudnya Kondusivitas Masyarakat

    Sebagai warga negara yang baik harusnya mengedepankan kondusifitas masyarakat, bukan malah menyebar hoax tentang Virus Corona. Sehingga, upaya pemerintah dalam melawan hoax wajib didukung serta dibant

  • Sabtu, 14 Mar 2020 03:14

    Bersama Warganet Melawan Monster Hoax Corona

    Novel Coronavirus (2019-nCoV) tengah menjadi perbincangan hangat dunia. Semenjak pertama kalinya dilaporkan menyebar di Wuhan, provinsi Hubei, China pada tanggal 31 Desember 2019 lalu, telah lebih dar

  • Selasa, 21 Jan 2020 03:21

    Peran Edukasi Media Kawal Kebijakan Nasional Tanpa Hoax Demi Wujudkan Indonesia Maju

    Di era digital seperti sekarang ini, hampir seluruh masyarakat dapat berselancar melalui internet yang dibanjiri informasi dengan berbagai opini, data, dan informasi beragam, bahkan terkadang status d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak