Rabu, 16 Okt 2019 07:58
  • Home
  • Opini
  • Ladang Hoaks dan Propaganda Radikalisme, Ujian Berat Bagi Peranan Media Sebagai Alat Pemersatu Bangsa

Ladang Hoaks dan Propaganda Radikalisme, Ujian Berat Bagi Peranan Media Sebagai Alat Pemersatu Bangsa

Medan (utamanews.com)
Oleh: Zulfikar Ahmad (Citizen Jurnalist/Pemerhati Media)
Jumat, 11 Okt 2019 11:11
Istimewa
Ilustrasi
Masifnya berita Hoaks dan bad news serta penyebaran propaganda radikalisme bukan hanya masalah segelintir orang tetapi sudah menjadi masalah bangsa karena dapat memecah-belah persatuan dan mengancam fundamental dasar negara serta dapat menyebabkan disintegrasi bangsa.

Hal ini disebabkan perkembangan teknologi yang kian mengubah semua bidang dan dimanfaatkan oleh siapapun dengan berbagai macam tujuan termasuk oknum- oknum yang memiliki tujuan jahat seperti menyebarkan berbagai informasi bohong dan provokatif melalui medsos seperti hoaks dan ujaran kebencian, serta penyebaran paham radikalisme yang dapat mengakibatkan pihak lain terpapar dan melakukan aksi-aksi teror hanya karena pendangkalan pemahaman yang tersesat seperti pada peristiwa pelaku pelaku aksi teror.

Media harus bisa mengambil peran dalam menghadapi hoaks dan propaganda sesat lainnya seperti radikalisme, sebab media diharapkan dapat menjadi alat pemersatu bangsa. Terlebih Indonesia merupakan negara multikultural, yang tentunya keberadaan hoaks dan berbagai propaganda sesat lainnya ini dapat mengancam stabilitas negara dan keberlangsungan NKRI.


Sehingga mengedepankan jurnalisme yang profesional dan beretika serta bertanggung jawab itu penting dalam penyampaian informasi kepada masyarakat guna menumbuhkan optimisme dan kecerdasan bangsa. Selain itu media juga harus ikut menebarkan narasi positif dalam menggaungkan persatuan bangsa. Pasalnya hoaks dan propaganda sesat hanya bisa diredam dengan sebuah narasi bukan sekadar aksi.

Dengan memberikan informasi yang bisa membuka pengetahuan baru dan rangsangan kontruktif yang positif tersebut maka hal ini dapat membangun pondasi yang kuat untuk bangsa Indonesia. Sehingga persatuan dan kesatuan bangsa ini bisa terus berjalan, bersamaan dengan keberagaman. Hal inilah menjadi modal besar bangsa ini dalam mensukseskan pembangunan 5 tahun kedepan.

Dari situlah sentimental Indonesia diuji. Indonesia tidak akan bisa maju jika alat pemersatu bangsanya pun kalah dengan pelaku penebar hoaks. Karena itu, peranan ini perlu dikuatkan dan menjadi pondasi guna mewujudkan negara demokrasi secara konstitusional, sehingga pembangunan bangsa bisa berjalan sukses dan lancar dengan semestinya dengan sajian sajian berita yang menumbuhkan optimisme dan bukan sekedar kritik atau hujatan apalagi sumbernya dari basis info hoax.
Editor: Iman

T#g:hoax
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Senin, 23 Sep 2019 03:22

    Jangan Mudah Percaya Berita Hoax

    Melawan hoax adalah hal yang perlu kita lakukan. Pasalnya hoax benar-benar menjadi momok bagi keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara. Misalnya, belum lama ini terjadi kerusuhan di Papua yang d

  • Minggu, 22 Sep 2019 03:22

    Hoax Berbahaya Bagi Kehidupan Masyarakat

    Berita hoax sangat mengerikan dan mampu membuat perpecahan di tengah masyarakat. Misalnya, terjadinya kerusuhan di Papua yang awalnya ditenggarai karena ketersinggungan masyarakat Papua atas ujaran ra

  • Sabtu, 31 Agu 2019 09:41

    Mewaspadai Konten Provokasi Isu Papua: Utamakan Dialog dan Bijaklah Bermedsos

    Isu rasisme kembali menyeruak ke publik. Insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua oleh sejumlah orang pada Jumat (16/8) di Surabaya, serta dugaan diskriminasi terhadap mahasiswa Papua di Malang, men

  • Kamis, 29 Agu 2019 03:29

    Generasi Muda Berani Tolak Radikalisme

    Kita semua tahu bahwa aksi terorisme tidak hanya terjadi di Timur Tengah saja, aksi teror juga ternyata telah merambah ke Tanah Air bahkan sudah sejak lama.Dari berbagai peristiwa seperti bom Bali, bo

  • Senin, 29 Jul 2019 17:59

    GESIT Deklarasikan Gerakan Posting Konten Positif Guna Lawan Hoax dan Radikalisme Di Sosmed

    Sebagai wujud menguatkan kesadaran warganet dalam memperkokoh persatuan dan mewujudkan kemajuan bangsa, Gerakan Literasi Terbit (GESIT) mendeklarasikan gerakan posting konten positif dan lawan hoax se

  • Minggu, 21 Jul 2019 03:21

    Memberantas Virus Demokrasi dan Kebhinnekaan Bernama Hoax

    Dunia maya kita sedang dilanda penyakit hati. Sampah informasi bertebaran secara masif tanpa verifikasi dan konfirmasi. Hoaks, fitnah, dan hujatan bersahut-sahutan nyaris tiada henti. Kabar burung dat

  • Jumat, 28 Jun 2019 15:28

    Menjaga Rasa Persatuan Setelah Pemilu Usai

    Berbeda pilihan dalam demokrasi adalah warna tersendiri. Tetapi hal itu bukan alasan untuk memecah belah bangsa Indonesia.

  • Jumat, 24 Mei 2019 22:44

    Kapuspen TNI: Tidak Benar Provokator di Masjid Petamburan Anggota BAIS TNI

    Video viral https://youtu.be/cOFapD_1TzE dengan judul 'Terciduk! Diduga Oknum BAIS TNI Provokasi Massa di Aksi 22 Mei dan Menyudutkan POLRI'. Informasi/ tulisan yang terdapat pada video ters

  • Jumat, 24 Mei 2019 03:24

    Waspada dan Jangan Terprovokasi Hoaks Menjelang Pengumuman Hasil Pemilu 2019

    Pada era globalisasi saat ini teknologi berkembang sangat pesat. Sebagian besar individu telah mengenal smartphone dan komputer yang terhubung dengan internet. Mereka memanfaatkan smartphone untuk akt

  • Senin, 22 Apr 2019 10:22

    Pemilu Sudah Selesai, Komunitas GESIT Ajak Warganet Dukung Hasil Pemilu Secara Konstitusional Tanpa Hoax

    Pemilu 2019 baik Pileg maupun Pilpres sudah berlangsung lancar dan aman pada 17 April 2019 lalu, dimana sepanjang musim kampanye berlangsung, berita hoax dan fitnah marak di lini media sosial dan perd

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak