Selasa, 26 Mei 2020 12:16
  • Home
  • Opini
  • Kita Semua Saudara Sebangsa, Mari Dukung Hasil Sidang MK dengan Damai dan Bermartabat

Kita Semua Saudara Sebangsa, Mari Dukung Hasil Sidang MK dengan Damai dan Bermartabat

Medan (utamanews.com)
Oleh: Agung Sugiarto (Blogger Depok, Alumni UI)
Jumat, 14 Jun 2019 15:14
@evayuniii
Sholat Idul Fitri
Pengumuman Pemilu 2019 sudah dilakukan oleh KPU dan Capres 01 sebagai pemenangnya, namun masih tertunda hasil finalnya dikarenakan pihak Capres 02 mengajukan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Semua pihak harus menghormati mekanisme hukum yang sesuai konstitusi. Jangan gunakan cara-cara inkonstitusional seperti yang terjadi pada aksi kerusuhan 21- 22 Mei lalu.

Dalam beberapa waktu ke depan, MK akan mengumumkan hasil seluruhnya sidang perkara gugatan Pemilu. Mari kita dukung apapun hasil yang diputuskan.oleh MK dengan damai dan bermartabat sehingga pesta demokrasi akan berakhir dengan terpilihnya kepemimpinan nasional dan perwakilan-perwakilan pollitik di parlemen dengan suasana kondusif untuk selanjutnya bersatu padu membangun bangsa ini untuk kemajuan masa depan negeri yang kita cintai ini karena kita semua adalah saudara sebangsa.

Kita harus menolak segala bentuk provokasi yang memecah belah bangsa dan kita harus melawan segala berita hoax yang dapat merusak rasa kemanusiaan kita sebagai anak bangsa. Sebab bangsa kita sedang membangun peradaban politik yang sehat, melalui Pemilu yang berintegritas menjadi jalan utama dalam memperkuat dan memperkokoh tegaknya demokrasi di negara kita. Yaitu demokrasi yang sesuai dengan adat dan budaya bangsa Indonesia yang bermartabat. Jika ada pihak pihak yang akan menghancurkan kehidupan demokrasi bangsa kita dengan merusak rasa persatuan kita hanya untuk memenuhi syawat kekuasaanya maka wajib kita lawan dan diproses secara hukum.


Sebenarnya prinsip-prinsip penyelenggaraan pemilu yang disusun oleh komisi pemilihan umum (KPU) sudah sangat ideal, sehingga jika menginginkan hasil pemilu yang demokratis, bermartabat dan berkualitas, maka baik penyelenggara pemilu tingkat pusat maupun tingkat terbawah secara profesional dan bertanggung jawab memegang teguh dan melaksanakan prinsip-prinsip Pemilu tersebut.

Namun faktanya permasalahan pelanggaran Pemilu masih terjadi dan hal tersebut sangat mungkin dikarenakan sistem Pemilu kita yang merupakan sistem Pemilu paling kompleksitas sebagai sebuah konsekwensi logis dari sebuah negara demokrasi besar. Namun hal ini dari masa ke masa menjadikan bangsa Indonesia, khususnya penyelenggara Pemilu terus berupaya menyempurnakan dan meningkatkan agar kualitas dan integritas Pemilu di Indonesia menjadi semakin baik dan semakin berkualitas. Hal inilah yang membuat bangsa kita mendapat pujian dunia atas penyelenggara proses demokrasi yang begitu besar dan hebat. Untuk itu kita tidak iklhas jika ada pihak pihak yang akan merusak tatanan demokrasi yang telah kita sepakati.

Di era kekinian dimana maraknya hoax dan ujaran-ujaran kebencian yang menjadi trend baru sebagai konsekwensi sisi negatif dari perkembangan IT komunikasi yang ditandai dengan munculnya news media yaitu media sosial yang digunakan dengan cara negatif serta masalah lainnya, yaitu sistem kapitalis Pemilu yang membutuhkan Pemilu berbiaya tinggi, karena jika tidak siap dengan kualitas pollitisinya maka akan menghasilkan politisi politisi korup.


Potensi masalah selanjutnya adalah tumbuhnya konflik politik yang tidak akan ada habisnya jika suatu kontestasi demokrasi dirancang untuk mempolitisasi potensi konflik di masyarakat, khususnya isu SARA yang dijadikan ajang politisasi yang hanya sekedar untuk meraup suara tanpa mengindahkan asas kompetitif yang fair dan bermartabat sehingga pemilu dapat tidak berintegritas dan berkualitas. Dan yang berbahaya yaitu adanya pihak yang ingin mendelegitimasi hasil pemilu dan pemyelenggaranya hanya karena syawat kekuasaan semata.

Pemilu merupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemimpin dan perwakilan yang demokratis berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Pemilu telah digelar di berbagai negara dan menjadi semacam tradisi dalam suatu periode tertentu, baik di negara yang telah maju demokrasinya maupun negara yang masih dalam proses transisi menuju demokrasi.

Di berbagai tempat Penyelenggaran menunjukkan bahwa pemilu tidak bisa lepas dari berbagai permasalahan baik itu pelanggaran dan kecurangan Pemilu serta tingkat pastisipatif pemilih. Dalam konteks di atas, konsep pemilu berintegritas menjadi penting sebagai jiwa dalam berdemokrasi dan tanggung jawab kita semua untuk berperan aktif, tidak hanya penyelenggara pemilu, seperti KPU, Bawaslu, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, semua pihak harus bahu membahu mensukseskan pemilu berkualitas dan berintegritas bagi kepentingan kemajuan demokrasi sebagai sebuah ikatan dan kontrak moral untuk kemajuan bangsa dan negaranya, karena melalui penyelenggaraan Pemilu berintegritas akan dihasilkan pemimpin-pemimpin bangsa yang berkualitas dan berintegritas pula, yang akan membawa menuju perubahan peradaban kepada bangsa dan negara yang lebih baik, maka dari itu kita semua harus legawa dalam menerima terkait hasil apapun yang nantinya kita dapatkan dalam keputusan sidang MK. Mari kita dukung hasil pemilu secara damai dan bermartabat. Mari kita lawan hoax yang memecah belah bangsa dan marimkita tolak segala bentuk aksi aksi inkonstitusional, saatnya.kita bersatu membangun negeri demi kemajuan bangsa.

Editor: Iman

T#g:Prabowo
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Minggu, 24 Mei 2020 13:44

    Prabowo: Teruslah bersemangat, kami semua selalu mendoakan dan mendukung kalian

    Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memberikan penghormatan bagi tenaga medis yang masih berjuang melawan pandemi COVID-19 di tengah perayaan Idul Fitri 1441 Hijriah.

  • Kamis, 06 Feb 2020 13:26

    Pangkogabwilhan I Dampingi Menhan dan Menkes di Natuna

    Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. menyambut kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto dan Menteri Kesehata

  • Kamis, 23 Jan 2020 13:43

    Panglima TNI Hadiri Rapim Kemhan Tahun 2020

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan (Kemhan) tahun 2020 yang dilaksanakan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kam

  • Selasa, 03 Des 2019 16:33

    Panglima TNI Hadiri Pameran Industri Alpalhankam Dalam Negeri

    Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri acara Pameran Industri Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) Dalam Negeri, yang dibuka secara resmi oleh Menteri

  • Senin, 18 Nov 2019 03:18

    Jokowi Gandeng Prabowo : Babak Baru Wujudkan Indonesia Maju

    Keputusan tak biasa telah dilaksanakan Presiden Jokowi yang mengangkat Prabowo Subianto sebagai salah satu menteri di Kabinet. Mantan rivalnya di pemilu April 2019 kini menyatakan dukungannya terhadap

  • Kamis, 07 Nov 2019 03:07

    Mengapresiasi Sikap Negarawan Jokowi-Prabowo

    Sikap negarawan kembali dicontohkan oleh Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto. Pasca kemenangannya dalam Pemilu 2019, Presiden Jokowi merangkul Prabowo yang merupakan rival politiknya untuk menja

  • Rabu, 30 Okt 2019 20:30

    TNI dan Kemhan bertekad wujudkan postur pertahanan negara yang handal

    Kedatangan Menteri Pertahanan RI Bapak Prabowo Subianto beserta rombongan disambut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.

  • Kamis, 24 Okt 2019 16:24

    Panglima TNI Hadiri Sertijab Menteri Pertahanan RI

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menteri Pertahanan RI dari Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu kepada Letjen TNI (Purn)

  • Sabtu, 27 Jul 2019 03:27

    Jokowi dan Prabowo tempuh rekonsiliasi yang mengejutkan

    Masyarakat Indonesia cukup terkejut dengan pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Prabowo yang berlangsung penuh dengan kehangatan. Harapan yang ditunggu- tunggu akhirnya terwujud.Kita semua tahu bah

  • Senin, 08 Jul 2019 03:08

    Menanti Rekonsiliasi Para Tokoh Bangsa Pasca Pilpres 2019

    Ribuan massa yang mengawal sidang MK akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Namun mereka tampaknya belum puas dengan apa yang menjadi putusan Mahkamah Konstitusi. Bahkan mereka tetap tidak mengakui

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak