Senin, 06 Jul 2020 14:56
  • Home
  • Opini
  • Jokowi Gandeng Prabowo : Babak Baru Wujudkan Indonesia Maju

Jokowi Gandeng Prabowo : Babak Baru Wujudkan Indonesia Maju

Oleh: Rahmat Siregar (Pengamat Sosial Politik)
Senin, 18 Nov 2019 03:18
Kompas.com
Keputusan tak biasa telah dilaksanakan Presiden Jokowi yang mengangkat Prabowo Subianto sebagai salah satu menteri di Kabinet. Mantan rivalnya di pemilu April 2019 kini menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan yang sah oleh Jokowi 5 tahun mendatang.

Hal ini menjadi bukti bahwa kepentingan negara diatas kepentingan golongan demi mewujudkan Indonesia maju.
"Jangan terlalu Fanatik dengan pendidikan politik." Begitulah kira-kira cuplikan imbauan dari sang mantan Perwira tinggi TNI yang dulu berjaya. Sungguh pemandangan tak biasa ini mengundang banyak tanya. Bukan hanya dari kubu partai yang mengusung dirinya, namun juga dari pihak lawannya pula. Namun, perilaku "legowo" ini perlu diapresiasi dan diacungi jempol. Mengingat, Prabowo telah mampu menerima kekalahan dan akhirnya mendukung penuh kepemimpinan yang sah oleh Jokowi - Ma'ruf.

Sebelumnya, dua tokoh paling berpengaruh tersebut sempat beradu sengit saat pesta demokrasi beberapa bulan lalu. Tak hanya relawan-relawannya yang turun ke jalan menyuarakan dan mengelu-elukan sang calon, namun juga cuitan di berbagai platform media sosial ikut ramai. Sehingga suasana politik kala itu sangat "panas". Tak hanya kalangan elit politik saja yang ikut andil. Warga sipil tanpa pengetahuan ketatanegaraan ini berbondong-bondong "perang calon" pada pilpres April lalu.

Namun, situasi telah mereda, kondisi kembali seperti semula. Keputusan telah dikeluarkan dan nama Jokowi - Ma'ruf dinyatakan sebagai pemenang. Serta telah sah secara demokrasi dan ketentuan hukum yang berlaku. Sehingga tak ada satu pihak pun yang bisa mengintervensi maupun menggugatnya. Dan kini kedua tokoh tersebut bersiap membangun kinerja guna mewujudkan NKRI lebih maju dan sejahtera.

Menurut laporan, pentolan Gerindra tersebut menyampaikan dukungan akan pemerintahan yang sah, seusai bertemu Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, kota Jakarta. Ia menyatakan pula jika dirinya ditawari posisi menteri yang nantinya akan menangani bidang pertahanan.

Pernyataan mantan Perwira tinggi TNI mengingatkan kembali akan Realita politik yang terjadi antara pendukung kedua tokoh ini saat Pemilu tahun 2019. Tak dipungkiri  bukan hanya di dunia nyata saja, perbedaan politik ini disebut-sebut menciptakan kegaduhan di media sosial. Namanya juga suatu negara dengan beragam pemikiran karena berbeda kepala, maka perbedaan ini wajar terjadi.

Bagi pendukung Prabowo sempat dikabarkan menyampaikan kekecewaan mereka atas keputusan pemimpinnya, yang dinilai berbalik 360 derajat. Namun, pada akhirnya mereka mampu mengerti dan memahami segala langkah yang diambil pentolan Gerindra tersebut. Hal itu tercermin saat partai ini turut mempersilakan presiden beserta wakilnya guna menyikapi kesiapan Prabowo Subianto untuk membantu pemerintahan pada lima tahun mendatang.

Ahmad Riza Patria, selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menyatakan bahwa partainya tidak dalam posisi meminta, menawarkan, maupun ikut campur, bahkan mengintervensi Jokowi terkait jabatan di pemerintahannya mendatang. Namun, Gerindra menyampaikan sikapnya untuk siap membantu, sebagaimana yang diutarakan oleh pemimpinnya, Prabowo. Apabila pemerintahan dan negara membutuhkan, maka pihaknya siap berperan.

Selain itu, Gerindra juga tidak akan ikut campur terkait keputusan Jokowi terhadap partai mana saja yang akan diajak berkoalisi. Pihaknya telah yakin bahwa Jokowi telah menghitung serta memahami jumlah partai politik yang nantinya dibutuhkan untuk mendukungnya dalam pemerintahan yang sah. Pernyataan Prabowo akan kesiapannya mendukung pemerintah ini diutarakan di hadapan empat ribuan kader Partai Gerindra beberapa waktu lalu. 

Sikap "Ksatria" Prabowo ini menurut sebagian pihak sangat bagus. Meski mengejutkan, namun sikap semacam ini memang  dibutuhkan. Mengingat, keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara ini tak melihat kejadian yang telah lalu. Sehingga, apa yang telah diputuskan saat inilah yang harus dihadapi dan dipatuhi. Memberikan dukungan dan bantuan untuk kepemimpinan Jokowi - Ma'ruf tak ada salahnya. Toh, semua itu demi kepentingan bersama, demi kemajuan negeri tercinta Indonesia.

Melihat sisi baik pemerintahan Jokowi dinilai perlu. Sebab, pada kenyataannya Indonesia juga mengalami perubahan ke arah lebih baik. Tak perlu menyebutkan apa saja pencapaian yang didapat. Karena hampir seluruh warga negara telah tahu dan merasakannya. Memang belum sampai di target sukses, namun perkembangan di berbagai sektor juga tak bisa dipandang sebelah mata. Maka dari itu mari dukung pemerintahan yang sah, guna mewujudkan tatanan negara lebih baik lagi!
Editor: Yaya

T#g:Prabowo
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jun 2020 20:08

    Panglima TNI Rapat Kerja Dengan Komisi I DPR RI

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menhan RI Prabowo Subianto, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono., S.E. M.M., Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., dan Wakasad Letj

  • Minggu, 24 Mei 2020 13:44

    Prabowo: Teruslah bersemangat, kami semua selalu mendoakan dan mendukung kalian

    Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memberikan penghormatan bagi tenaga medis yang masih berjuang melawan pandemi COVID-19 di tengah perayaan Idul Fitri 1441 Hijriah.

  • Kamis, 06 Feb 2020 13:26

    Pangkogabwilhan I Dampingi Menhan dan Menkes di Natuna

    Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. menyambut kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto dan Menteri Kesehata

  • Kamis, 23 Jan 2020 13:43

    Panglima TNI Hadiri Rapim Kemhan Tahun 2020

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan (Kemhan) tahun 2020 yang dilaksanakan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kam

  • Selasa, 03 Des 2019 16:33

    Panglima TNI Hadiri Pameran Industri Alpalhankam Dalam Negeri

    Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri acara Pameran Industri Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) Dalam Negeri, yang dibuka secara resmi oleh Menteri

  • Kamis, 07 Nov 2019 03:07

    Mengapresiasi Sikap Negarawan Jokowi-Prabowo

    Sikap negarawan kembali dicontohkan oleh Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto. Pasca kemenangannya dalam Pemilu 2019, Presiden Jokowi merangkul Prabowo yang merupakan rival politiknya untuk menja

  • Rabu, 30 Okt 2019 20:30

    TNI dan Kemhan bertekad wujudkan postur pertahanan negara yang handal

    Kedatangan Menteri Pertahanan RI Bapak Prabowo Subianto beserta rombongan disambut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.

  • Kamis, 24 Okt 2019 16:24

    Panglima TNI Hadiri Sertijab Menteri Pertahanan RI

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menteri Pertahanan RI dari Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu kepada Letjen TNI (Purn)

  • Sabtu, 27 Jul 2019 03:27

    Jokowi dan Prabowo tempuh rekonsiliasi yang mengejutkan

    Masyarakat Indonesia cukup terkejut dengan pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Prabowo yang berlangsung penuh dengan kehangatan. Harapan yang ditunggu- tunggu akhirnya terwujud.Kita semua tahu bah

  • Senin, 08 Jul 2019 03:08

    Menanti Rekonsiliasi Para Tokoh Bangsa Pasca Pilpres 2019

    Ribuan massa yang mengawal sidang MK akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Namun mereka tampaknya belum puas dengan apa yang menjadi putusan Mahkamah Konstitusi. Bahkan mereka tetap tidak mengakui

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak