Rabu, 14 Nov 2018 04:13
HUT Pemkab Labuhanbatu
  • Home
  • Opini
  • Joko Widodo, Memberi Pesawat Ketika Diminta Sepeda

Joko Widodo, Memberi Pesawat Ketika Diminta Sepeda

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Yuda Pramono Andi, Pengamat Politik
Sabtu, 27 Okt 2018 18:27
Istimewa
Dalam setiap tahun masa kepemimpinan seorang Presiden, masyarakat pasti menilai perkembangan kinerjanya. Semua orang pasti membandingkan realita yang diterima dengan janji-janji yang diberikan oleh pasangan tersebut ketika berkampanye. Tentu sebuah hal yang wajar dan justru wajib dilakukan oleh seluruh warga negara Indonesia yang peduli dengan kemajuan bangsa ini. Karena pada dasarnya, masyarakat itu sendirilah yang menjadi pengawas dan pengendali setiap pimpinan yang ada di Indonesia. 
Masa kepemimpinan Joko Widodo sebagai presiden Indonesia merupakan masa yang cukup sulit. Tidak cukup dengan tantangan pergerakan ekonomi dan politik dunia yang tidak stabil dan sering berdampak buruk, namun juga tantangan dari dalam negeri sendiri yang sangat banyak. Di masa-masa terakhir kepemimpinan Jokowi, tentu akan banyak penilaian dari masyarakat tentang prestasi Jokowi selama 4 tahun terakhir. Hal ini justru semakin viral dimana saat ini Joko Widodo kembali mencalonkan diri sebagai Capres dalam Pilpres 2019 mendatang. Jika sebelumnya kritik objektif yang diharapkan, namun hanya ada kritik yang muncul berdasarkan posisi di pihak mana dia berada. 
Banyak kritikan kosong yang disebarkan oleh para pembenci Jokowi tanpa memperhatikan prestasi apa yang telah dilakukan. Hal ini diperparah lagi dengan kemunculan media sosial, dimana justru orang-orang menyebarkan pemberitaan yang kurang valid tanpa berpikir panjang. Banyak orang menyorot beberapa janji kampanye Jokowi yang mungkin tidak terlaksana dengan maksimal karena tujuan memenuhi prioritas yang lain. 
Salah satu contoh yang viral dibahas adalah buy back Indosat. Topik ini merupakan topik yang sangat sering dibahas dalam berbagai forum diskusi di media sosial. Namun apakah masyarakat yang menagih janji itu sadar bahwa Joko Widodo telah memberikan yang jauh lebih dari pada itu. Sejujurnya, jika dibahas mengenai prestasi Jokowi, akan membutuhkan waktu panjang melihat banyaknya prestasi yang dimiliki dalam 4 tahun masa kepemimpinannya.


Dari semua hal yang paling mencolok adalah pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Dalam 4 tahun masa kepemimpinan, Jokowi telah meresmikan sejumlah jalan tol, jalur tol laut, waduk, dan masih banyak daftar infrastruktur lainnya. Jika masyarakat benar-benar pintar dan objektif, mereka akan sadar bahwa semua pembangunan itu akan berdampak pada jangka panjang bagi masa depan Indonesia. Namun lagi-lagi para pembenci tidak peduli dengan itu dan hanya peduli dengan masalah kecil seperti buy back Indosat. Sungguh miris melihat pola pikir masyarakat yang masih banyak diselimuti kebencian semata. 
Memang sosok Jokowi hanyalah seseorang yang terlihat kurus dan kurang meyakinkan, namun di balik penampilan itu beliau dengan gagah berani membubarkan Petral, yang selama beberapa tahun telah menggerogoti uang rakyat tanpa membuahkan hasil yang jelas. Perlu diketahui bahwa Petral ini telah banyak merugikan negara, dan hanya seorang Jokowi mampu membubarkan Petral walau banyak yang menentang dari sejumlah oknum. Siapa oknum itu??? Pastinya oknum yang merasa rugi dengan pembubaran Petral.
Lalu, isu apa lagi yang akan disebarkan dari kebencian semata dari oknum-oknum pemecah belah Indonesia? Masalah kesejahteraan? Masyarakat Indonesia perlu sadar bahwa faktanya, baru di zaman pemerintahan Jokowi diberlakukan "BBM satu harga." Jadi, saudara-saudara di wilayah timur tidak lagi membeli BBM dengan harga 50.000 rupiah. Tidak hanya demikian, pembangunan juga tidak lagi terpusat di pulau Jawa dan Sumatera saja, semua sudah mulai dialihkan ke pulau lain seperti Kalimantan, Papua dan Sulawesi. Jika masih ada yang bilang Jokowi tidak adil, mungkin kebencian dalam hatinya sudah tidak bisa ditoleransi lagi. 
Di sisi ekonomi? Mungkin benar bahwa rupiah melemah. Namun itu terjadi hampir kepada semua mata uang di dunia. Tapi coba kita lihat, beberapa lahan ekonomi potensial yang sebelumnya dikuasai asing telah diambil alih era kepemimpinan Jokowi. Blok Rokan di Riau, Blok Mahakam di Kalimantan, hingga yang paling akbar, Jokowi mampu mengambil alih saham Freeport sebanyak 51%, sungguh hal yang tidak pernah dilakukan pimpinan Indonesia sebelumnya. Dia tidak takut dengan ancaman negara luar, dia juga tidak takut dengan Amerika ketika dengan tegas mengambil alih saham Freeport. 
Masih ada banyak prestasi lain dari seorang Joko Widodo yang belum disebutkan dalam tulisan ini. Tetapi pada kenyataanya akan terus ada oknum yang memprovokasi bahwa Jokowi tidak kompeten. Saya yakin masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang pintar, namun masih banyak diantara kita yang dibodohi dan diprovokasi oleh oknum yang tidak ingin Indonesia maju.

Jika masih ada yang mempertanyakan prestasi dan kompetensi seorang Joko Widodo, mereka adalah orang-orang bodoh yang memaksa meminta sepeda sederhana ketika diberikan pesawat oleh seorang Jokowi.

Editor: Sam

T#g:JokowiPesawatsepeda
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Selasa, 13 Nov 2018 04:13

    Saat Presiden Naik Ontel di Bandung Lautan Sepeda

    Setelah memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam Pahlawan Nasional Cikutra, Kota Bandung, Sabtu, 10 November 2018, Presiden Joko Widodo kemudian menuju Gedung Sate. Di gedung pusa

  • Selasa, 13 Nov 2018 06:23

    Naik Motor, Presiden Hadiri Deklarasi Jabar Kondusif di Bandung

    Presiden Joko Widodo kembali naik motor 'custom' miliknya untuk menghadiri acara dalam kunjungan kerjanya. Jika minggu lalu menaiki motor untuk blusukan ke Pasar Anyar di Kota Tangerang, kal

  • Sabtu, 10 Nov 2018 23:00

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI Bersepeda Santai di Kota Bandung

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mendampingi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo bersepeda santai bersama anggota TNI dan Polri serta masyarakat berkeliling Kota Bandung, Sabtu (10/11/2018)

  • Sabtu, 10 Nov 2018 14:10

    Gelar Gebyar Goyang Dayung Ala Jokowi, N4J: Jokowi-Ma'ruf Harus Menang

    Pelaksanaan 'Gebyar Goyang Dayung Ala Jokowi bersama Ibu-ibu Bangsa' yang digelar DPP Nusantara Untuk Jokowi (N4J) berlangsung sukses. Hingga saat ini, sebanyak 53 tim melakukan registr

  • Rabu, 07 Nov 2018 02:07

    Dampak Negatif Pidato "Tampang Boyolali" Prabowo

    Pidato Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto di Boyolali pada 30 Oktober 2018 menuai reaksi keras dari masyarakat. Pidato yang disampaikan Prabowo saat meresmikan Posko pemenangan itu dengan menyingg

  • Minggu, 04 Nov 2018 20:24

    Seribuan Laskar Mazilah dan Warga Helvetia-Sumut Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

    Sekitar seribu lebih masyarakat desa Helvetia, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang bersama Laskar Mazilah (Majelis Zikir Ash-Sholah) dipimpin Ustadz Muhammad Dahrul Yusuf mendeklarasikan dukungan

  • Jumat, 02 Nov 2018 21:22

    Presiden RI Beri Penghargaan Kepada Dua Prajurit TNI

    Dua prajurit TNI yang berhasil menemukan Black Box Pesawat Lion Air JT-610 mendapat penghargaan dari Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, saat meninjau Posko Evakuasi di Jakarta International Container Ter

  • Senin, 29 Okt 2018 21:39

    Dari Halim, Presiden Langsung Bertolak ke Pusat Penanganan Krisis Soekarno-Hatta

    Setibanya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 29 Oktober 2018, pukul 17.30 WIB, selepas kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Presiden Joko Widodo langsung menerima laporan dari Mente

  • Senin, 29 Okt 2018 08:29

    Indonesia Bertransformasi melalui Sosok Jokowi

    Saat saya melihat perawakan Jokowi yang disebut banyak orang "wong ndeso" atau "si kerempeng dari Solo", saya sempat pesimis melihat perawakannya untuk menjadi seorang Presiden.Akan tetapi, perlu dipa

  • Kamis, 25 Okt 2018 14:55

    Gelar Lucky Draw, Pemkab Labura Peringati Hari Koperasi Ke-71 Tahun 2018

    Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Pemkab Labura) melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi UKM, memperingati hari Koperasi ke-71 tahun 2018, tingkat kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).Kegiatan in

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak