Rabu, 27 Jan 2021 13:11
  • Home
  • Opini
  • Indonesia hanya akan gunakan Vaksin yang sudah teruji

Indonesia hanya akan gunakan Vaksin yang sudah teruji

Bogor (utamanews.com)
Oleh: Zakaria )*
Jumat, 18 Sep 2020 02:48
Istimewa
Ilustrasi
Uji Klinis vaksin Covid-19 tetap menunjukkan progres, namun Indonesia berkomitmen untuk hanya menggunakan vaksin yang telah teruji, memiliki efektifitas dan keamanan serta izin edar.

Wiku Adisasmito selaku Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 menyampaikan, pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia World Health Organization (WHO) yang tidak akan mempromosikan vaksin covid-19 sebelum benar-benar terbukti aman dan melalui uji klinis tahap 3.

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Riset dan Teknologi, Bambang PS Brodjonegoro mengaku dirinya setuju dengan WHO, sebab hanyak vaksi yang telah teruji boleh diberikan kepada masyarakat. WHO juga telah mencatat terdapat 33 kandidat vaksin yang sudah masuk tahap uji klinis dan 143 kandidat vaksin yang masih dalam tahap uji preklinis di seluruh dunia.

BPOM Indonesia menyebutkan, dari ratusan kandidat vaksin covid-19 tersebut, terdapat 2 jalur pengembangan vaksin yang tengah dilakukan Indonesia. Perlu diketahui pula, bahwa saat ini Indonesia tengah mengembangkan vaksin Merah Putih yang dipimpin LBM Eijkman. Selain itu, PT Bio Farma bekerjasama dengan perusahaan asal Tiongkok, Sinovac, juga sedang mengembangkan vaksin covid-19 yang diperkirakan akan diproduksi awal 2021.



Perlu diketahui pula, Vaksin Merah Putih dikembangkan dengan menggunakan DNA virus asli Indonesia. Vaksin tersebut hanya menggunakan subpartikel atau bagian-bagian tertentu dari virus covid-19. Vaksin Merah Putih ditargetkan akan diproduksi secara masal pada pertengahan 2021. Namun, sebelum vaksin Covid-19 benar-benar ada, pemerintah daerah diminta menggalakkan kembali protokol kesehatan di wilayah masing-masing.

Selain memproduksi vaksin asli Indonesia, pemerintah juga akan memproduksi vaksin hasil kerja sama dengan Sinovac, dimana vaksin tersebut masih dalam proses uji klinis tahap ketiga. Jika Uji Klinis ini berhasil, maka vaksin tersebut akan diproduksi awal 2021. Rencananya, Indonesia bakal membuat 290 juta vaksin hingga akhir 2021.

Sementara itu, Vaksin covid-19 yang tengah menjalani uji klinis, diproyeksikan akan diberikan kepada daerah yang paling terdampak pandemi tersebut saat prosedur uji klinis dan izin edar selesai dilakukan.

Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan, sekitar 180 juta warga Indonesia akan mendapatkan vaksin tersebut pada tahun depan apabila vaksin telah ditemukan. Dirinya menjelaskan, vaksin diprediksi tidak cukup hanya diberikan satu kali. Setiap orang bisa menerima lebih dari 1 kali suntikan untuk mendapatkan imunitas terhadap virus corona.



Apabila terdapat 180 juta orang akan melakukan vaksin dan dilakukan sebanyak 2 kali, maka pemerintah wajib menyediakan 360 juta dosis vaksin. 

Di tempat terpisah, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, mengungkapkan pemerintah sudah menyiapkan dana pengadaan vaksin covid-19 untuk tahun ini sebesar Rp3.8 triliun.

Presiden RI Joko Widodo juga telah membentuk Tim Nasional Pecepatan Pengembangan Vaksin Corona melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 tahun 2020. Fadjroel Rachman selaku Juru Bicara Presiden menyebutkan pembentukan tim tersebut dibutuhkan untuk mempercepat upaya pengembangan vaksin covid-19 secara mandiri.

Tim tersebut dipimpin oleh Airlangga Hartarto dan Bambang Brodjonegoro selaku Ketua Penanggungjawab. Pembentukan tim melalui Keppres Nomor 18/2020 ditetapkan Presiden pada 3 September lalu. Adapun tujuan pembentukan tim disebutkan untuk mempercepat pengembangan vaksin covid-19 di Indonesia. Tim juga dimandatkan untuk mewujudkan ketahanan nasional dan kemandirian bangsa dalam pengembangan vaksin covid-19.



Selain itu, pembentukan tim juga ditujukan untuk meningkatkan sinergi penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan teknologi, serta invensi dan inovasi, produksi, distribusi dan penggunaan dan/atau pemanfaatan vaksin antara pemerintah dengan kelembagaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tim tersebut juga mendapatkan mandat untuk melakukan persiapan, pendayagunaan dan peningkatan kapasitas serta kemampuan nasional dalam pengembangan vaksin. Adapun masa tugas tim tersebut ditetapkan hingga 31 Desember 2021.

Sementara itu, Jokowi juga mengutus menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk menggelar pertemuan bilateral dengan kementerian luar negeri China. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan daring bersama Menlu Wang Yi pada akhir Juli 2020 lalu.

Vaksin covid-19 masih terus diupayakan oleh pemerintah, tentu saja segala upaya ini dikerahkan semaksimal mungkin agar Indonesia dapat terbebas dari pandemi covid-19.

)* Penulis adalah warganet tinggal di Bogor

Editor: Iman

T#g:Vaksin
Berita Terkait
  • Rabu, 27 Jan 2021 10:27

    Orang Pertama di Indonesia Menerima Vaksin COVID-19 Dosis Kedua

    Presiden Jokowi, orang pertama yang divaksin di Indonesia, pagi ini Rabu (27/01/2021), menerima suntikan vaksin COVID-19 untuk dosis kedua. Vaksinasi dilakukan di halaman tengah Istana Kepresidenan, J

  • Rabu, 27 Jan 2021 04:27

    Kodim 1702 Jayawijaya Sosialisasikan Vaksin Covid-19

    Kodim 1702/Jayawijaya telah melaksanakan sosialisasi vaksinasi Covid-19 tingkat Klinik dan RSUD yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kab. Jayawijaya, bertempat di Aula Ukhumearek Asso Kodim 1702/

  • Selasa, 26 Jan 2021 15:16

    Dr Sugianto: Cuap- cuap di Media Sosial terkait bahayanya Vaksinasi Covid-19 adalah Hoax

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, Dr Sugianto Sp.Og, menghimbau kepada masyarakat, tenaga kesehatan, TNI-Polri, untuk ikut dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid-19. Sebab menurutnya, Dinas Kesehatan Kot

  • Senin, 25 Jan 2021 08:45

    Dinkes Muba Jemput 6.360 Dosis Vaksin

    Bupati Dodi Reza Bersama Forkopimda, Nakes dan Tomas Divaksin Pertama

  • Minggu, 24 Jan 2021 10:04

    Dukung Vaksinasi, Kalangan Santri Nusantara Bersama Media Siaran Santri Gelar Live Podcast Ajak Masyarakat Melakukan Vaksinasi

    Data Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menunjukkan, pada Agustus - Desember ditemukan ada 712 hoaks seputar vaksinasi dan Covid-19. Kondisi ini menempatkan Indonesia sebagai ranking kelima du

  • Sabtu, 23 Jan 2021 02:23

    Wajib Vaksinasi dan Disiplin Prokes Demi Indonesia Bebas Covid-19

    Pemerintah sudah mulai melaksanakan agenda kebangsaannya untuk menyelamatkan masa depan masyarakat, bangsa, dan negara. Hampir satu tahun lamanya negara kita dikungkung oleh 'teror' Corona.

  • Selasa, 19 Jan 2021 10:59

    Sebanyak 4.070 Nakes dan 69 Tokoh Sudah Divaksin COVID-19 di Jabar

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar mengatakan, terdapat 4.070 tenaga kesehatan (nakes) yang sudah divaksin di

  • Senin, 18 Jan 2021 02:18

    Masyarakat Adat Papua Dukung Vaksinasi Covid-19

    Vaksinasi corona nasional sudah dimulai di Indonesia, termasuk di Provinsi Papua dan Papua Barat. Masyarakat adat di Bumi Cendrawasih mendukung program ini, agar pandemi segera berakhir. Warga sipil P

  • Minggu, 17 Jan 2021 18:17

    Kapolsek Galang Bersama Muspika Saksikan Penerimaan Vaksin Sinovac Covid-19

    Kapolsek Galang Polresta Deli Serdang AKP RGM Hutagalung SH beserta Muspika Galang menyaksikan penerimaan Vaksin Sinovac Covid-19 di Puskesmas Galang Jalan Bukit Barisan Kelurahan Galang kota, Kecamat

  • Sabtu, 16 Jan 2021 15:26

    16 pejabat dan tokoh di Papua Disuntik Vaksin COVID-19

    Sejumlah 16 pejabat publik dan tokoh di Provinsi Papua menerima vaksin COVID-19 pada Jumat (15/1/2021). Vaksinasi itu berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura di Kota Jayapura. Panasnya cu

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak