Selasa, 04 Agu 2020 09:54
  • Home
  • Opini
  • Indonesia Berhasil Jadi Negara Berpenghasilan Menengah ke Atas

Indonesia Berhasil Jadi Negara Berpenghasilan Menengah ke Atas

Medan (utamanews.com)
Oleh: Zakaria )*
Minggu, 05 Jul 2020 17:05
@jokowi
Presiden Jokowi
Bank Dunia menyatakan bahwa Indonesia naik peringkat dari negara berpenghasilan menengah menjadi menengah ke atas. Hal ini adalah sebuah prestasi, karena kita masih berada di tengah pandemi covid-19. Namun kondisi finansial negara tidak terpuruk dalam resesi berkepanjangan, malah bisa bangkit dan berstatus menengah ke atas. Masyarakat pun diimbau untuk tetap disiplin terhadap protokol kesehatan guna pulihkan perekonomian Indonesia. 

Indonesia berhasil berubah statusnya jadi negara berpenghasilan menengah ke atas. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementrian Keuangan Rahayu Puspasari menyatakan bahwa Republik Indonesia berhasil meningkatkan GNI (gross national income) dari 3.840 dollar Amerika jadi 4.050 dollar Amerika. Bank Dunia sudah menghitungnya sehingga negeri kita statusnya naik jadi menengah ke atas.

Bank Dunia membuat beberapa klasifikasi apakah sebuah negara layak dianggap sebagai berpenghasilan menengah saja atau menengah ke atas. Rinciannya seperti ini, untuk negara dengan pendapatan kecil, GNI-nya adalah 1.035 USD. Sementara negara berpenghasilan menengah ke bawah, pendapatannya 1.036 USD - 4.045 USD. Negara berpenghasilan menengah ke atas pendapatannya 4.046 USD - 12.535 USD, dan negara dengan status high income pendapatannya di atas 12.535 USD.

Prestasi Indonesia yang diraih sejak 1 juli 2020 ini tentu sebuah kabar gembira. Karena kita masih bisa meraih pendapatan yang lebih tinggi, walau di tengah pandemi covid-19. Walau di awal kuartal 2020 pendapatan per kapita hanya naik 3%, namun di bulan-bulan selanjutnya bisa bertambah.


Status Indonesia yang jadi negara berpenghasilan menengah ke atas adalah hasil dari kerja keras pemerintah selama bertahun-tahun. Pemerintah berusaha meningkatkan ketahanan ekonomi dan memiliki pertumbuhan di berbagai bidang lainnya dengan berbagai cara. Di antaranya dengan membangun infrastruktur dan mempermudah birokrasi di banyak kantor pelayanan publik.

Kementrian keuangan juga menjelaskan bahwa pemerintah berusaha mempertahankan status ini. Caranya dengan meningkatkan keran ekspor dan reformasi struktural. Juga meningkatkan kapabilitas dan kapasitas industri, serta mengurangi defisit transaksi berjalan. Selain itu, ada kebijakan untuk memperkuat sumber daya manusia melalui perlindungan sosial, program kesehatan, dan juga pendidikan. Jika sumber daya manusia cerdas maka pelaku ekonomi juga makin cerdas, dan GNI Indonesia akan naik secara perlahan. Oleh karena itu, program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pendidikan dan kesehatan pemuda sudah seharusnya didukung. Jangan malah dicemooh dan dibilang hanya pencitraan belaka.

Selain itu, untuk mendukung kondisi finansial Indonesia agar makin membaik, selain pembangunan infrastruktur juga ada inovasi di bidang teknologi untuk menjawab tantangan industri di masa depan. Pemerintah juga berusaha keras menjaga APBN agar tetap sehat. Semua dilakukan demi kemakmuran rakyat Indonesia.

Sebenarnya apa saja keuntungan memiliki status sebagai negara berpenghasilan menengah ke atas? Salah satunya adalah bisa menarik investor asing. Indonesia dianggap sebagai negara yang sehat dan stabil di bidang ekonomi dan keadaan politik, sehingga cocok dijadikan lahan investasi. Jadi dengan adanya tambahan investor, tentu akan menguntungkan dan membuat pendapatan per kapita semakin naik.

Jika sebuah negara berstatus berpenghasilan menengah ke atas, maka mencerminkan peningkatan daya beli masyarakat. Walau di tengah badai corona, namun kenyataannya masih banyak masyarakat yang bersemangat belanja baju dan bahan makanan jelang lebaran beberapa bulan lalu. Pun setelah lebaran, pasar dan perbelanjaan yang kembali dibuka di er new normal, mulai ramai oleh pembeli. Hal ini tentu memperlihatkan bahwa sebenarnya masih banyak orang yang kaya.

Status Indonesia yang dinilai Bank Dunia sebagai negara berpenghasilan menengah ke atas tentu sangat membanggakan. Pendapatan GNI negeri kita mencapai 4.050 USD. Naiknya status menjadi negara menengah ke atas tentu sangat menguntungkan, karena bisa mengundang banyak investor asing.

)* Penulis adalah kontributor Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI)

Editor: Iman

T#g:Jokowi
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Jul 2020 01:23

    Presiden kirim bantuan kepada warga di Luwu Utara

    Presiden Jokowi mengirimkan sejumlah bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir bandang yang menerjang Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.Bantuan sembako diserahkan langsung oleh tim dari

  • Selasa, 21 Jul 2020 19:01

    FKPPPN Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dan Apresiasi Presiden atas Pembubaran 18 Lembaga

    Presiden Jokowi telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No.82 tahun 2020 tentang Komite Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Perpres tersebut dimaksudkan u

  • Selasa, 14 Jul 2020 16:34

    Presiden Jokowi Lantik 750 Perwira TNI-Polri

    Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) melakukan pengambilan sumpah dan melantik 750 Perwira TNI-Polri Tahun 2020 terdiri dari 457 TNI dan 293 Polri pada upacara Prasetya Perwira (Pra

  • Rabu, 08 Jul 2020 16:08

    Presiden RI : Capaja TNI-Polri Calon Pemimpin Masa Depan

    Capaja TNI-Polri merupakan generasi muda terpilih calon pemimpin masa depan dalam menghadapi persaingan dunia yang semakin ketat, harus mampu dan siap menghadapi tantangan. Demikian disampaikan P

  • Senin, 06 Jul 2020 04:36

    Ketegasan Jokowi Demi Rakyat Indonesia

    Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Presiden RI Joko Widodo menunjukkan ketegasannya dengan beberapa kali menunjukkan tingginya suara. Secara tegas ia akan melakukan langkah apapun yang t

  • Rabu, 01 Jul 2020 19:41

    HUT ke-74 Bhayangkara, Edy Rahmayadi Berharap Polda Sumut Semakin Profesional

    Gubsu Edy Rahmayadi berharap Polri, terutama Polda Sumut semakin profesional dalam bekerja, serta meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat secara humanis.Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi

  • Rabu, 01 Jul 2020 13:41

    Polda Sumut Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 74 Secara Virtual

    Memperingati Hari Bhayangkara ke 74 Tahun 2020, Polda Sumut menggelar upacara peringatan secara sederhana secara live streaming dengan Istana Negara serta Polda dan Polres jajaran bertempat di aula Tr

  • Senin, 29 Jun 2020 14:09

    Presiden Jokowi: Percepat Pencairan Pembayaran Pelayanan Kesehatan untuk Covid-19

    Presiden Jokowi meminta agar pembayaran disbursement untuk pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan Covid-19 dipercepat pencairannya dan jangan sampai ada keluhan."Misalnya yang meninggal ini harus s

  • Minggu, 28 Jun 2020 21:48

    Presiden Jokowi minta para Menteri 'mempercepat belanja'

    Presiden Jokowi meminta agar para menteri mempercepat belanja kementerian untuk meningkatkan uang beredar di masyarakat.

  • Selasa, 23 Jun 2020 02:23

    Publik Optimis New Normal Cepat Pulihkan Ekonomi

    Pandemi Covid-19 masih berlangsung di banyak wilayah di Indonesia yang belum menerapkan new normal. Meski demikian, masyarakat optimis bahwa pemulihan ekonomi dapat lebih dipercepat.Otoritas Jasa Keua

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak