Kamis, 29 Okt 2020 03:10
  • Home
  • Opini
  • Generasi Milenial Siaga Jaga Pancasila dari Provokasi dan Adu Domba di Medsos

Generasi Milenial Siaga Jaga Pancasila dari Provokasi dan Adu Domba di Medsos

Banten (utamanews.com)
Oleh: Handoko Nawawi (Ketua Gerakan Literasi Terbit Regional Tangerang)
Sabtu, 11 Jul 2020 09:51
Istimewa
Pancasila
Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) menuai kontroversi dari banyak kalangan. Di tengah polemik tersebut, hal yang dikhawatirkan adalah mengenai pereduksian terhadap Pancasila serta kebangkitan komunisme. Secara historis, kita tahu hal-hal tersebut selalu menjadi isu yang mudah memancing emosi berbagai kelompok masyarakat. Karena menjadi isu yang sangat sensitif dan emosional, maka menjadi mudah untuk ditunggangi melalui narasi-narasi provokatif yang bisa memecah belah masyarakat.

Isu-isu yang menyangkut tentang Pancasila, komunisme dan paham khilafah merupakan hal yang menjadi momok bagi banyak kalangan. Terutama isu Pancasila, yang sudah menjadi dasar negara sejak sebelum kemerdekaan Indonesia. Sudah semestinya rakyat Indonesia mengawal eksistensi Pancasila, namun perlu diingat bahwa nilai-nilai Pancasila jangan sampai hilang di tiap sanubari masyarakat, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tak benar.

Maka, di tengah situasi ini, hal paling penting yang mesti sama-sama kita perhatikan pertama adalah selalu menjaga kesiagaan dan kewaspadaan dalam menyikapi setiap isu, kabar, atau narasi yang berkembang. Agar kita bisa tetap siaga dan waspada di tengah kondisi ini, maka harus memperhatikan berbagai hal berikut:

Pertama, pentingnya cerdas dan berpikir kritis dalam mengonsumsi berita. Hal ini menjadi kunci utama terutama di tengah era digital dan sosial media saat ini. Betapa banyak gerakan hingga konflik dan aksi-aksi kekerasan pecah hanya karena suatu kabar berita provokatif yang tak jelas sumber dan datanya. Jadi, sikap kritis dalam mengonsumsi informasi di tengah situasi saat ini sangat penting agar kita bisa terhindar dari berbagai jenis provokasi dan adu domba.


Kedua, selalu berpikir jernih. Jika berpikir kritis menjadi bekal secara intelektual, maka kejernihan pikiran menjadi bekal kita secara emosional. Emosi yang sedang dikuasi amarah, kecurigaan, pikiran negatif, dan kebencian, tentu lebih mudah terbawa provokasi dan hoaks ketimbang kondisi emosi yang jernih. Oleh karena itu, dalam membangun kesiapsiagaan dan kewaspadaan dari berbagai isu, sangat penting untuk menjaga kesehatan emosi kita agar selalu berpikir positif dan jernih, agar bisa memaknai setiap informasi dan kejadian apa pun secara bijak, hati-hati, dan proporsional.

Ketiga, menguatkan ikatan persatuan, solidaritas, dan persaudaraan. Ini adalah "jiwa" khas bangsa Indonesia. Semangat untuk saling menghormati, saling peduli, dan bersaudara adalah "jimat" yang akan melindungi masyarakat dari berbagai ancaman konflik dan perpecahan. Dengan semangat persatuan dan persaudaraan, kita akan selalu diingatkan bahwa kita adalah satu bangsa yang harus saling menghargai, gotong royong, bersatu, dan bekerja sama, bukan malah saling membenci, bertikai, dan bermusuhan.

Ketiga hal tersebut menjadi pondasi rakyat Indonesia yang harus terus dipupuk dan dijaga kesuburannya. Terutama kalangan muda yang memikul beban berat Indonesia ke depan untuk menjadi bangsa yang dihargai dan dihormati. Sangat banyak perbedaan di negeri ini, tetapi kita tetap mampu mempertahankan kedamaian serta mampu menghadapi berbagai ancaman perpecahan. Hal ini yang menjadikan Bangsa Indonesia disegani oleh dunia.

Oleh karena itu, ketika muncul polemik dan kontroversi apa pun, kita harus selalu siap siaga dari berbagai bentuk provokasi dan adu domba, dan memastikan bahwa bagaimana pun kita tetap bersaudara dan teguh menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, bersama tolak dan lawan berita hoax seputar RUU HIP demi internalisasi dan aktualisasi paham ideologi Pancasila.

Editor: Iman

T#g:Pancasila
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Jumat, 16 Okt 2020 17:16

    Satgas TMMD Ke-109 Gelar Lomba Mewarnai Gambar Burung Garuda Tingkat SD

    Untuk lebih memperkenalkan lambang negara Indonesia dan menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak-anak sekolah dasar sekaligus menggali kemampuan generasi muda Kampung Kakuna, Satgas TMMD Reguler ke-109

  • Kamis, 01 Okt 2020 20:51

    Forkopimda Sumut Ikuti Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

    Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menilai peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan bentuk nilai sejarah yang harus terus diingatkan pada seluruh generasi selanjutnya di Indonesia. Bahwa pernah ada upa

  • Kamis, 01 Okt 2020 17:51

    Kapolda Sumut Hadiri Upacara Peringatan Kesaktian Pancasila Secara Virtual

    Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 secara virtual bertempat di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Jenderal Sudirman

  • Kamis, 01 Okt 2020 16:31

    Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Secara Virtual di Pemkab Sergai

    Pjs Bupati Sergai Ir. H. Irman, M.Si, unsur Forkopimda plus, Kepala BNNK Sergai, Kepala BPS Sergai, Sekdakab H. M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, para Asisiten, Staf Ahli Bupati, mengikuti upacara Peringata

  • Rabu, 23 Sep 2020 02:43

    RUU BPIP Membumikan Pancasila

    Pancasila merupakan ideologi tunggal negara. Dengan demikian, diperlukan sebuah undang-undang untuk membumikan Pancasila.Sudah semestinya kita tidak berpolemik lagi terkait dengan Pancasila, karena id

  • Senin, 14 Sep 2020 09:44

    Masyarakat Mendukung RUU BPIP

    Regulasi terkait pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) ke dalam undang-undang dinilai amat penting. Sebab, hal ini merupakan jawaban dari berbagai tantangan ideologis seperti paham komunisme, liberalisme

  • Minggu, 13 Sep 2020 20:43

    Tokoh Masyarakat Sumut Tak Rela Ruang Publik Dikuasai Orang Yang Ingin Indonesia Hancur

    Penguatan nilai-nilai Pancasila dan nilai kebhinekaan harus terus dilakukan pada ruang-ruang publik. Hal ini penting agar pemahaman mengenai nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika tetap utuh di teng

  • Jumat, 14 Agu 2020 11:34

    Razman Arif Nasution Pimpin Rapat Pleno I Pengurus Pusat BPPH Pemuda Pancasila

    Pengurus Pusat Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila masa bakti 2020-2024 menggelar rapat pleno perdananya pada Rabu (12/8/2020) siang.Bertempat di Sekretariat Majelis Pimpinan

  • Rabu, 12 Agu 2020 10:12

    Sat Lantas Polres Sergai Sosialisasi Tertib Lalu Lintas, Bagi Masker & Teks Pancasila

    Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai memberikan sosialisasi kepada para pengendara serta masyarakat tentang tertib berlalu Lintas di jalan Raya di Jalinsum Desa Pon, Kec. Sei Bamban, Selasa (11/0

  • Rabu, 05 Agu 2020 22:35

    Bung Toha Hasibuan Kembali Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua PAC Pemuda Pancasila Bilah Barat

    Muhammad Toha Hasibuan atau biasa disapa dengan panggilan Bung Toha terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Bilah Barat untuk yang kedua

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak