Rabu, 03 Jun 2020 22:01
  • Home
  • Opini
  • Dukung Kebangkitan Ekonomi Nasional, Pemerintah Serap Aspirasi Pelaku Industri

Dukung Kebangkitan Ekonomi Nasional, Pemerintah Serap Aspirasi Pelaku Industri

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Ghiffari Ramadhani, pegiat ekonomi
Jumat, 02 Agu 2019 03:02
Biro Pers Istana
Presiden Jokowi makan bersama buruh.
Aspirasi dari sektor industri dan pelaku usaha ternyata mendapatkan respons pemerintah dengan penerbitan peraturan pemerintah nomor 45 Tahun 2019, berisi super deduction tax.

Peraturan tersebut menerbitkan peraturan bahwa pengusaha dan industri yang terlibat dalam penyelenggaraan pendirkan vokasi serta kegiatan riset dan inovasi akan mendapatkan pengurangan tagihan pajak penghasilan.

Adanya regulasi tersebut merupakan angin segar bagi para pelaku industri di tanah air, dimana secara akuntansi, dana yang dikeluarkan untuk riset dan vokasi bisa dibiayakan dan mengurangi pajak hingga dua- tiga kali lipat.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, terbitnya peraturan tersebut merupakan jawaban dari aspirasi para pelaku industri. Beberapa waktu lalu, Kementrian Perindustrian mengusulkan agar dirinya memberikan insentif kepada pelaku usaha yang melakukan riset dan inovasi.


Menurutnya, dengan adanya PP tersebut, pemerintah ingin mendorong agar industri dalam negeri dapat meningkat. Tak tanggung- tanggung, pemerintah menginginkan agar industri dalam negeri bisa bersaing di kancah internasional.

Perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan praktik kerja, pemagangan dan atau pembelajaran untuk mengembangkan sumber daya manusia berbasis kompetensi diberi pengurangan pajak penghasilan paling tinggi 200 persen dari jumlah biaya yang dikeluarkan.

Sedangkan yang menyelenggarakan kegiatan penelitian dan pengembangan berbasis teknologi dan inovasi diberi pengurangan pajak penghasilan maksimal 300 persen dari jumlah biaya yang dikeluarkan dalam jangka waktu tertentu.

Sementara itu, pengurangan pajak penghasilan sebesar 60 persen diberikan kepada industri padat karya yang menanam modal baru atau memperluas usaha di bidang tertentu.


Insentif tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan pelaku usaha dalam mengembangkan kualitas SDM, dalam pelatihan tenaga kerja agar sesuai kebutuhan pasar, dan melakukan riset untuk meningkatkan daya saing global. Hal tersebut tentu menjadi peluang besar bagi Pemerintah Indonesia untuk dapat meningkatkan peran serta swasta dalam mencapai target- target ekonomi, antara lain memperkuat basis industri nasional yang berorientasi pada ekspor dan industri menengah.

Insentif pajak tersebut juga bisa diarahkan untuk mengatasi persoalan industri nasional yang selama ini ada, yaitu kompetensi tenaga kerja yang kurang dan pengembangan riset, secara lebih terstruktur.

Sehingga alokasi dana perusahaan yang semestinya dibayarkan untuk membayar pajak, dapat dialihkan untuk mendanai keperluan pengembangan SDM dalam sebuah perusahaan, yang dampaknya pengembangan tersebut akan meningkatkan kualitas perusahaan sehingga dapat bersaing di tingkat global.

Kini terbukti sudah bahwa pemerintah dapat menerima dan mengapresiasi aspirasi serta masukan dari pelaku bisnis. Senada dengan hal tersebut, kita tentu mengharapkan agar masukan- masukan dari segmen masyarakat yang lain, seperti dalam bidang politik, sosial dan budaya juga dapat disampaikan kepada pemerintah. Aspirasi berupa masukan- masukan yang disampaikan secara konstruktif dengan argumentasi rasional dan latar belakang filosofi yang jelas, harus dapat diakomodasi oleh pemerintah untuk kemaslahatan bersama.


Kepedulian ini kita harapkan juga dapat merembet kepada pelaku ekonomi kreatif, hal ini diperlukan karena pelaku industri kreatif cukup disegani di tingkat internasional. Bahkan dalam beberapa kompetisi tingkat internasional, Indonesia juga sering mendapatkan juara pertama.

Dalam kesempatan berbeda, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menjelaskan, bahwa ada sejumlah dana abadi yang seharusnya dapat dianggarkan untuk memberikan dukungan guna mendorong pengembangan potensi dan sumber daya di sektor industri kreatif.

Namun pihaknya belum bisa memastikan bagaimana mekanismenya karena hal itu akan kembali dibicarakan dan semoga DPR RI juga dapat memberkan dukungan yang sama dengannya menyangkut dengan alokasi dana abadi tersebut.

Pada periode kedua nantinya, para pelaku ekonomi kreatif tentu berharap agar Jokowi dapat memberikan perhatian lebih di sektor ekonomi kreatif agar nantinya sumber daya dan kesejahteraan para pelaku seni dan kreatif dapat semakin kompetitif di kancah internasional.

Penyerapan aspirasi yang baik tentu merupkan ciri dari negara demokrasi yang sudah matang, karena bagaimanapun juga mereka yang duduk di kursi parlemen tidaklah lepas dari peran dukungan masyarakat yang memberikan suaranya pada kontes pemilihan umum.

Terserapnya aspirasi juga menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap kehidupan masyarakat yang heterogen.

Editor: Iman

T#g:UMKM
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Minggu, 17 Mei 2020 20:17

    Dinas Koperasi dan UMKM Sumut Pastikan Pasar Murah Akan Lebih Tertib

    Wabah Covid-19 yang berkepanjangan membuat keadaan masyarakat Sumatera Utara (Sumut) semakin sulit, baik secara ekonomi dan juga sosial. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut berupay

  • Minggu, 17 Mei 2020 14:17

    Erick kunjungi Ganjar, bahas upaya bangkitkan UMKM

    Menteri BUMN Erick Thohir mengunjungi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di rumah dinasnya, Puri Gedeh Semarang, Jateng, Sabtu (16/5/20).

  • Selasa, 12 Mei 2020 17:12

    Hadapi Pandemi Covid-19, UMKM Harus Diperkuat

    Usaha Mikro Kecil Menangah (UMKM) sejatinya perlu terus diperkuat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Apalagi UMKM tidak lagi dipandang sebagai alternatif, melainkan sebagai tulang punggung atau pondasi ekonomi negara.

  • Selasa, 05 Mei 2020 20:25

    Kadis Koperasi UMKM ajak masyarakat Sumut beli takjil

    Saat ini terhitung sedikitnya ada 672.000 UMKM dan 7.700 koperasi di Sumatera Utara (Sumut) yang terdampak pandemi Covid-19. Jumlah tersebut tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumut.Demikian disamp

  • Selasa, 05 Mei 2020 13:35

    Belanja di Kampung Ramadan Hanya Bisa Lewat Drive Thru dan Online

    Kampung Ramadan diharapkan menjawab keluhan UMKM di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) khususnya Kota Medan akibat sepinya pendapatan imbas dari dampak covid-19. Upaya ini dilakukan Gugus Tugas Percepata

  • Jumat, 01 Mei 2020 01:01

    Bukan hanya pulau Jawa, Program 'Subsidi bagi UMKM' berlaku di seluruh Indonesia

    Program Subsidi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) cakupannya bukan hanya di Pulau Jawa, tetapi di seluruh Indonesia, karena mencakup seluruh perbankan, juga Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Kredit Usaha Rakyat (KUR), UMi, Mekaar, dan Pegadaian.

  • Senin, 06 Apr 2020 12:16

    Pengusaha UMKM Bubuk Coffee Blend Keluhkan Naiknya Harga Gula Pasir

    Di tengah kecemasan masyarakat kota Medan menghadapi wabah virus Corona, harga gula pasir terus merangkak naik. Kenaikan gula pasir sampai menyentuh angka Rp20.000 per kilogram.

  • Selasa, 25 Feb 2020 20:15

    Penyederhanaan Birokrasi Dinilai Dapat Menguntungkan Pengusaha UMKM

    Kaukus Muda Indonesia (KMI) dalam pandangannya sangat mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan efektifitas pelayanan publik melalui kebijakan penyederhanaan birokrasi."Penyederhanaan birokrasi me

  • Kamis, 20 Feb 2020 01:20

    Prajurit TNI Bantu Warga Perbatasan Olah Kemiri

    Sebagai wujud mendorong kelancaran dan kemajuan usaha warga di perbatasan, Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas

  • Rabu, 12 Feb 2020 12:22

    Personel Pos Yanggandur Yonif 411 Kostrad Bantu Warga Perbatasan Olah Buah Merah

    Buah merah atau kuansu adalah buah yang banyak tumbuh di wilayah Papua, dipercaya oleh masyarakat Papua dapat mengobati berbagai penyakit dan baik bagi kesehatan. Buah merah juga biasanya dikonsumsi d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak