Minggu, 21 Jul 2019 10:27
  • Home
  • Opini
  • Dukung Hasil Pemilu, Mari Rajut Kembali Persatuan Bangsa Menuju Suksesnya Pembangunan Indonesia Maju

Dukung Hasil Pemilu, Mari Rajut Kembali Persatuan Bangsa Menuju Suksesnya Pembangunan Indonesia Maju

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Rahmat Firdaus (Conten Creator/Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta)
Sabtu, 20 Apr 2019 08:20
@rakyatrukun_
Meme persatuan oleh netizen di media sosial
Pemilihan Umum bukan sekadar siklus lima tahunan yang biasa. Pemilu merupakan sebuah sarana untuk mencari pemimpin yang benar-benar peduli dengan rakyat Indonesia. Outputnya adalah untuk mewujudkan negara yang bukan hanya maju, tapi juga damai, tenteram, jauh dari konflik dan perseteruan.

Oleh karenanya, sikap siap kalah dan siap menang merupakan hal penting yang perlu ditanamkan dalam setiap momentum gelaran pemilihan umum. Biasanya orang akan selalu siap untuk menang, tetapi jarang sekali yang siap menerima kekalahan dan terus menjadi penghambat bagi yang menang. Saat ini sudah tidak boleh lagi seperti itu karena bangsa membutuhkan kebersamaan dalam membangun dan menghadapi semua tantangan baik dari dalam maupun dari luar. Pilihan boleh beda tapi persatuan membangun bangsa harus diutamakan.

Karena jika tetap menjadi hambatan karena kekalahan dalam sebuah kontestasi pollitik, maka ini menjadi celah bagi oknum- oknum yang ingin menghancurkan Indonesia. Kenyataan ini yang seringkali menimbulkan konflik sosial yang dapat merusak kerukunan dan persatuan yang telah terbangun dari zaman kemerdekaan.


Apa yang harus khalayak ramai pahami adalah bahwa sikap fanatik berlebihan dan tidak menerima kekalahan merupakan awal dari malapetaka dalam setiap gelaran pemilihan umum. Sikap tidak menerima kekalahan dapat memunculkan sikap benci yang dapat membuat seseorang berani melakukan tindakan yang mengancam kedamaian dan keutuhan masyarakat dan ini rentan ditunggangi oleh pihak anasir luar yang sering kali mencari kesempatan untuk merubah Indonesia menjadi bentuk yang tidak lagi sesuai dengan cita- cita para pendiri bangsa.

Semboyan NKRI harga mati jangan sampai hanya sekadar menjadi semboyan kebangsaan yang diteriakkan dengan lantang begitu saja. NKRI merupakan sebuah komitmen yang tidak dapat ditukar dengan apapun. Jangan hanya karena gelaran Pemilihan Umum 2019 ini masyarakat menjadi terkotak-kotak pada satu egoisme identitas.

Meski berbeda pilihan politik, kita tetap satu bangsa. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang melebur satu dalam banyak perbedaan. Bangsa yang mencintai, mengasihi, dan melindungi sesama manusia bukan sesama golongan. Oleh karenanya kita semua membutuhkan sensitivitas kebangsaan yang tinggi agar terus terpanggil merawat persatuan.


Pemilu 2019 merupakan agenda demokrasi yang baru saja dilaksanakan yang meleburkan tujuan bersama dalam satu upaya membangun kehidupan yang sejahtera. Oleh karena itu, pemaknaan pemilihan umum sebagai alat perekat dan pemersatu bangsa sudah sepantasnya melekat pada pemikiran masyarakat Indonesia, jangan mau diadu domba dan dipecah belah, sudah sepantasnya kita harus berpegang pada nilai dasar Pancasila bukan yang lain sebagai pedoman berbangsa.

Jangan sampai kita kotori makna suci Pemilu 2019 ini dengan sentimen berlebihan dan kebencian atas satu pilihan politik sehingga memicu konflik sosial yang mengancam keberagaman kita sebagai suatu entitas yang bersatu. Pemilu 2019 merupakan amanah suci demokrasi yang mengharapkan rakyat Indonesia menjadi bangsa yang tetap satu dan tidak terpecah-belah.

Apa yang perlu kita semua pahami adalah bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari dinamika demokrasi harus diterima dan dijalani dengan legawa. Kita semua tentu berharap bahwa pemimpin yang terpilih akan benar-benar menjalankan apa yang diamanahkan oleh rakyat, yakni mampu menyejahterakan dan menjaga kedamaian NKRI. Tidak berambisi memperkaya diri serta mengedepankan kepentingan bangsa Indonesia. Mari kita maknai bahwa kemenangan pada Pemilu 2019 merupakan kemenangan Rakyat Indonesia semua.

Jangan sampai tali silaturahmi kebangsaan kita putus hanya karena disebabkan pasangan politik yang kita usung kalah. Sekali tali silaturahmi kebangsaan terputus, maka percuma ada Pemilu. Untuk itu mari bersama rapatkan barisan sebab pemilu adalah kemenangan rakyat, mari rajut kembali persatuan bangsa untuk Indonesia jaya agar kita menjadi bangsa yang disegani. Mari Dukung hasil Pemilu dengan damai dan bermartabat.
Editor: Iman

T#g:Infrastruktur
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Rabu, 19 Jun 2019 18:19

    Pembangunan Dan Konflik

    Pembangunan merupakan suatu proses atau rangkaian kegiatan yang tidak pernah kenal berhenti, untuk terus menerus mewujudkan perubahan-perubahan pada kehidupan masyarakat dalam rangka mencapai perbaika

  • Jumat, 31 Mei 2019 11:11

    Camat Huragi Inisiasi Penimbunan Jalinsum Palas

    Bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kenderaan bermotor dan gangguan arus mudik dan arus balik pada perayaan lebaran Idul Fitri 1440 hijriyah tahun 2019, di sejumlah titik jalan provin

  • Minggu, 26 Mei 2019 11:46

    Jalan beton jadi kupak-kapik, warga minta tanggung jawab pemilik Backhoe yang melintas

    Jalan cor batu yang berada di simpang tiga arah ke Blok Lima Kelurahan Tanjung Leidong Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten (Labura), hancur akibat alat berat beko (Excavators backhoe) yang melintas tan

  • Kamis, 16 Mei 2019 15:26

    Longsor Hambat Akses dan Ekonomi Warga Aekuala- Tombolang, Habinsaran

    Jalan adalah sarana penghubung yang dapat membantu masyarakat dalam melakukan kegiatan baik untuk mobilitas maupun untuk penunjang perekonomian masyarakat.Agar aktivitas masyarakat dapat berjalan deng

  • Kamis, 16 Mei 2019 14:16

    H-20 Lebaran, Kondisi Jalan Provsu di Palas Kian Ancam Keselamatan Pemudik

    Hingga memasuki H-20 menuju perayaan lebaran Idul Fitri 1440 hijryah tahun 2019, sejumlah titik kerusakan berat, rusak sedang hingga rusak ringan, yang banyak terdapat di sepanjang badan jalan lintas

  • Kamis, 16 Mei 2019 11:16

    Kondisi Jalan Buruk, Desa Siborna Bunut Terisolir

    Kondisi jalan menuju ke Desa Siborna Bunut, Kecamatan Sosa, kabupaten Padang Lawas (Palas) sejak beberapa bulan terakhir ini kian rusak parah dan semakin memburuk, akibatnya desa ini seolah terisolir

  • Sabtu, 11 Mei 2019 15:11

    Jalan Nasional Pakpak Bharat-Subulussalam Hancur-hancuran

    Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Pakpak Bharat Jalan Berutu MM berharap pemerintah pusat segera memperbaiki jalan rusak perbatasan Pakpak Bharat dengan Kota Subulussalam.Permintaan itu disamp

  • Jumat, 03 Mei 2019 00:33

    Lion Air Group Bersama Intim Abadi Persada Meluncurkan "Permata Lion Residence" Perumahan Pertama Karyawan

    Lion Air Group bersama mitra pengembang perumahan PT Intim Abadi Persada hari ini, Kamis (2/5/2019), meluncurkan perumahan pertama bagi karyawan Lion Air Group dengan nama Permata Lion Residence di Ja

  • Selasa, 16 Apr 2019 15:16

    Sindir Jokowi, Iklan Kampanye Prabowo- Sandi Tanpa Solusi

    Sebuah iklan kampanye pasangan 02 Prabowo- Sandi sempat mencuri perhatian. Hal ini lantaran isinya menyindir pembangunan infrastruktur yang digalakkan oleh pemerintahan Jokowi.

  • Sabtu, 13 Apr 2019 09:33

    Tol Bocimi Akan Genjot Elektabilitas Jokowi

    Sukabumi diharapkan dapat memberikan torehan suara sampai 60 persen, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin mulai meningkat di kota tersebut. Saat ini perolehan dukungan sementara paslon nomor 01 terse

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak