Minggu, 26 Jan 2020 09:45
  • Home
  • Opini
  • Didukung Pemerintah, Baiq Nuril Kini Mendapatkan Keadilan

Didukung Pemerintah, Baiq Nuril Kini Mendapatkan Keadilan

Medan (utamanews.com)
Oleh: Aldia Putra, pengamat sosial politik
Jumat, 09 Agu 2019 03:09
@medcom_id
Baiq Nuril
Kasus yang menjerat Baiq Nuril bermula saat dirinya menerima telepon dari Kepala Sekolah berinisial M pada 2012. Dalam perbincangan tersebut, Kepsek M bercerita tentang hubungan badannya dengan seorang wanita yang juga dikenal Baiq. Merasa dilecehkan oleh perbincangan tersebut, Nuril-pun akhirnya merekamnya.

Pada tahun 2015, rekaman tersebut beredar luas di masyarakat Mataram dan membuat Kepala Sekolah M Geram. M lantas melaporkan Nuril ke Polisi karena diduga menyebar rekaman tersebut. M juga menyebutkan bahwa aksi Baiq Nuril telah membuat malu keluarganya.

Nuril pun menjalani proses hukum hingga persidangan. Hakim Pengadilan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat memvonis bebas Nuril. Namun, jaksa mengajukan banding hingga tingkat kasasi. Atas kasus tersebut, Mahkamah Agung lantas memberinya vonis hukuman dan denda Rp500.000.000 karena dianggap melanggar Pasal 27 Ayat 1 Juncto Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 11/2008 tentang ITE.

Lalu Nuril mengajukan PK. Dalam sidang PK, MA memutuskan menolak permohonan PK Nuril dan memutus Nuril harus dieksekusi sesuai dengan vonis sebelumnya. Namun akhirnya pemerintah juga mempertimbangkan untuk memberikan Amnesti kepada Baiq Nuril.


Pemerintah melalui Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengatakan, berdasarkan hasil diskusi dengan sejumlah pakar hukum dan akademisi, pemerintah akhirnya berpandangan bahwa pemberian amnesti dapat diterapkan dalam kasus yang menimpa Baiq Nuril Maqnun.

Yassona berujar, dalam Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan bersama para penggiat hukum, praktisi dan akademisi, menyimpulkan bahwa amnesti juga dapat diberikan pada orang perseorangan yang mengalami permasalahan hukum seperti Baiq Nuril Maqnun.

Pihaknya mengakui akan adanya pendapat hukum yang menyebut bahwa amnesti hanya dapat diberikan pada kasus- kasus yang menyangkut persoalan politik. Dalam kasus tersebut, kita dapat merujuk pada Pasal 14 ayat 2 UUD 1945 yang menyatakan bahwa, Presiden memberi Amnesti dan abolisi dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat.

Di sisi lain, kasus yang menimpa seorang Guru tersebut telah menimbulkan simpati dan solidaritas masyarakat yang luas, baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Rasa simpati tesebut muncul karena pemidanaan terhadap Baiq Nuril dianggap sebagai upaya kriminalisasi dan bertentangan dengan rasa keadilan.

Padahal, apa yang diperbuat oleh Nuril semata- mata bertujuan untuk melindungi kehormatan, harkat dan martabat dirinya sebagai seorang perempuan. Pemberian amnesti kepada Nuril, tentu sejalan dengan program keempat Nawacita Presiden Jokowi, yakni peningkatan perlindungan perempuan dari tindak kekerasan.


Dengan demikian upaya pemerintah dalam memberikan amnesti kepada Nuril, merupakan wujud pemerintah yang pro terhadap rakyat utamanya dalam sektor hukum. Presiden Jokowi kemudian mengirim surat ke DPR untuk memberikan pertimbangan terhadap amnesti bagi Baiq Nuril.

DPR juga telah resmi menyetujui agar Jokowi memberikan amnesti kepada terpidana UU ITE, Baiq Nuril. Persetujuan tersebut diambil dalam sidang paripurna ke-23 masa sidang V Tahun 2018/2019 yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Utut Adianto sebagai pimpinan sidang.

Wakil ketua Komisi III DPR Erma Suryani Ranik menyampaikan, bahwa pihaknya telah mempertimbangkan aspek keadilan untuk memberikan pertimbangan amnesti bagi Nuril. Erma menilai bahwa Baiq Nuril bukanlah seorang pelaku, namun korban yang melindungi diri dari kekerasan verbal dan seksual.


Upaya pemerintah dalam memberikan amnesti terhadap Baiq Nuril, ternyata disambut baik oleh Paguyuban Korban Undang- undang Informasi dan Transaksi Elektronik (PAKU ITE). Muhammad Arsyad selaku ketua Paku ITE tersebut juga berpendapat bahwa Kasus UU ITE seperti itu tak perlu sampai ke tangan Presiden. Karena menurutnya, kasus tersebut seharusnya dapat diselesaikan di tingkat pengadilan.

Arsyad mengakui banyak kejanggalan dari kasus yang menimpa Baiq. Selain dari sisi denda, tuduhan yang ditujukan pada Baiq juga tidaklah beralasan. Penghasilan Baiq Nuril sebagai Guru Rp 700.000 namun denda yang ditujukan kepada Nuril mencapai Rp 500 juta.

Paku ITE mencatat, ada sekitar 290 laporan pelanggaran UU ITE yang didominasi kasus pencemaran nama baik selama setahun terakhir. Ketidakjelasan pasal menurut Arsyad menjadi sebab dari banyaknya pihak yang menjadi korban UU ITE.

Tentu kita berharap agar kasus seperti ini tidak terulang, sehingga tidak ada korban yang semestinya dilindungi lantas menjadi korban dan terjerat undang- undang.

Editor: Iman

T#g:GuruITE
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Jumat, 24 Jan 2020 08:04

    Sukseskan Indonesia Maju, Insan Media Solo Gelar Diskusi Tumbuhkan Optimisme Dukung Kebijakan Pembangunan Nasional

    Media massa memiliki peran strategis dan tanggung jawab guna merespons isu-isu yang hangat diperbincangkan khalayak masyarakat, karena selain memiliki fungsi kontrol dan penyeimbang, media juga juga h

  • Sabtu, 25 Jan 2020 03:25

    Dibutuhkan Gotong Royong Pemerintah, Media Dan Warganet Membangun Literasi Memajukan Bangsa

    Sejak terbukanya kebebasan informasi dan teknologi media, pertumbuhan media massa dan media baru mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Media komunikasi yang telah bermetamorfosis menjadi media

  • Sabtu, 18 Jan 2020 21:18

    Satgas Yonif RK 136/TS Bantu Warga Bangun Rumdis Guru di Desa Lisabata Maluku

    Personel Pos Wakolo Satuan Tugas Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti (Satgas Yonif RK 136/TS) melaksanakan karya bakti dalam rangka membantu warga membangun Rumah Dinas (Rumdis) bagi Guru

  • Rabu, 18 Des 2019 20:38

    Walaupun Gaji Kecil, Guru Honorer Al-Washliyah Banyak Cetak Orang Hebat

    Wabup H Darma Wijaya SE mengapresiasi guru-guru honorer Al-Jamiyatul Washliyah karena telah banyak menamatkan orang orang hebat dan berprestasi.Apresiasi ini disampaikan Wakil Bupati Serdang Bedagai (

  • Senin, 09 Des 2019 18:09

    2 Prajurit TNI Satgas Yonif Raider Khusus 136/TS Jadi Guru di Maluku Tengah

    Dua Prajurit TNI Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti (TS) yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Ops Pamrahwan) melaksanakan kegiatan di bidang pendidikan dalam rangk

  • Kamis, 05 Des 2019 07:15

    Satu-satunya Perwakilan Sumut, Guru Geografi MAN Rantauprapat Masuk Grand Final Lomba Inovasi Pembelajaran

    Labuhanbatu adalah salah satu Kabupaten di Sumatera Utara, yang beberapa waktu lalu menjadi satu satunya Kabupaten perwakilan Sumatera Utara dalam Lomba Inovasi Pembelajaran (INOBEL) tingkat Nasional,

  • Selasa, 26 Nov 2019 09:26

    Puluhan Guru TK/RA Ikuti Pelatihan GOPTKI Deli Serdang

    Latar belakang masalah pendidikan adalah pembentukan kepribadian manusia, yaitu memanusiakan manusia dalam arti sesungguhnya, karena itu pendidikan mestilah menyahuti pengembangan seluruh potensi manu

  • Selasa, 26 Nov 2019 03:26

    Bupati Paluta Pimpin Upacara Hari Guru

    Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan pelajar serta stake holder melaksanakan rangkaian upacara  dalam rangka memperingati Hari Guru Nasiona

  • Jumat, 22 Nov 2019 18:32

    Ketua TP PKK Sumut Hadiri Peringatan Hari Guru 2019 di Sekolah Yayasan Pendidikan Harapan

    Peran guru sangat besar dalam membentuk karakter anak-anak di sekolah, menyebarkan ilmu dan mencerdaskan bangsa. Karena itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi S

  • Sabtu, 16 Nov 2019 12:16

    Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) berbasis Zonasi di Batu Bara

    Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang bermuara pada peningkatan kualitas siswa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Program Peningkatan Kompetensi Pembelaja

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak