Minggu, 05 Jul 2020 23:41
  • Home
  • Kesehatan
  • dr. Whiko Klarifikasi Isu PHK Dokter di RS GL Tobing

dr. Whiko Klarifikasi Isu PHK Dokter di RS GL Tobing

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Minggu, 03 Mei 2020 19:33
Capture
dr. Whiko
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dr. Whiko Irwan menyampaikan klarifikasi guna meluruskan informasi yang simpang siur terkait pemberhentian atau PHK para dokter dan tenaga kesehatan sebagai petugas medis di RS GL Tobing Tanjung Morawa, Deli Serdang, bahwa kabar itu tidak benar adanya dan perlu diluruskan.

"Kemarin kita mendapat berita yang kurang benar, bahwa mereka (tenaga kesehatan) di PHK dan sebagainya. Perlu diluruskan di sini, bahwa petugas kesehatan yang mengawaki Rumah Sakit (RS) GL Tobing sebagai rujukan Covid-19, dibentuk dalam tim satgas kesehatan yang telah ditunjuk Pemprov Sumut," ujar Whiko memberikan keterangan pers di Media Centre GTPP Covid-19 Sumut, Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Minggu (3/5).

Dari penunjukan para dokter atau tenaga kesehatan itu, lanjutnya, ada jadwal dan batas waktu yang diberikan selama masa penanganan di RS. Mengingat risiko penularan di kalangan tenaga tersebut masuk kategori tinggi, maka mereka harus melaksanakan isolasi maupun karantina, pada saat melaksanakan perawatan pasien.


"Bahwa jadwal bertugas mereka terdiri dari dua pekan, untuk bekerja (operasional) di RS rujukan. Selanjutnya melaksanakan karantina (mandiri) dua pekan. Sepekan di antaranya mengarantinakan diri di penginapan (hotel)," jelasnya.

Selama tim satu dikarantina, kata Whiko, maka operasional RS GL Tobing dilakukan oleh tim dua, dan demikian seterusnya. Setelah sebulan, pergantian akan kembali kepada petugas yang lama usai menjalani karantina. Juga bisa dimungkinkan ada pergantian petugas kesehatan yang baru.

"Saat ini mereka sebagian kecil digantikan oleh petugas yang baru, yang mana dikarenakan kebutuhan dari RS asalnya, atau bersifat roling (bergantian) dari RS tempat mereka bekerja," jelas Whiko.

Saat ini, lanjutnya, petugas di RS GL Tobing telah bekerja seperti biasa dan tetap tinggal di penginapan yang sebelumnya (Hotel di Kualanamu) dengan fasilitas satu kamar untuk dua orang petugas kesehatan.


"Informasi mengenai masalah penggajian juga tidak benar. Karena petugas kesehatan yang tergabung dalam tim kesehatan RS rujukan Covid-19 di RS GL Tobing memiliki SK Gubernur dan mendapatkan insentif tenaga medis," tegasnya.

Untuk operasional RS GL Tobing sendiri, kata Whiko, tetap menerima pasien Covid-19 yang datang dari luar Kota Medan atau yang dirujuk dari RS lain. Meskipun diakuinya ada 17 pasien sempat dipindahkan ke RS Martha Friska karena proses peralihan petugas dan 3 pasien telah dipulangkan karena dinyatakan sembuh.

"Tidak ada pekerjaan yang berlangsung dengan sempurna, tanpa keseimbangan dukungan dari semua pihak," imbau Whiko.

Selain itu, Whiko juga menyampaikan perkembangan terbaru penyebaran Covid-19 di Sumut, dimana hingga kini belum ada tanda penurunan. Bahkan masih ada tanda peningkatan. Hal ini menandakan bahwa virus ini masih ada di memiliki potensi menularkan siapa saja.

"Untuk itu kami terus mengajak saudara untuk tetap melakukan upaya pencegahan, menjaga diri dan keluarga, selalu menggunakan masker saat keluar rumah, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, lalu menjaga jarak antar sesama sekitar 2 meter dan menjauhi keramaian/kerumunan," sebutnya.


Adapun data terbaru perkembangan Covid-19 di Sumut yakni sebanyak 158 pasien dalam pengawasan (PDP) tengah dirawat, 101 diantaranya di Kota Medan dan 22 orang dirawat di Deliserdang. Untuk positif Covid-19 melalui PCR ada 124 orang penderita atau meningkat 7 orang dari hari kemarin.

Data selanjutnya yakni jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 13 orang serta ada 41 orang yang dinyatakan sembuh. Karena itu ia berharap semua berdoa agar para pasien diberikan kesembuhan oleh Allah SWT sehinga angkanya meningkat.

"Kami ucapkan terima kasih kepada petugas kesehatan yang telah berjuang merawat saudara kita yang saat ini menderita Covid-19. Ini bukan perjuangan yang ringan bagi para petugas. Karena itu bagi tim medis baik di RS rujukan atau umum agar tetap semangat dan terus berjuang menyelamatkan saudara kita yang dirawat," jelasnya.
Editor: Herda

T#g:DokterRS GL Tobing
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2020 20:01

    Gubernur Edy Terharu Putrinya Berhasil Sandang Gelar Dokter

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menatap fokus ke arah Smart TV yang berjarak sekitar dua meter darinya. Ia duduk sambil sesekali melihat jam di ponselnya, seolah tidak sabar menunggu ses

  • Selasa, 09 Jun 2020 08:09

    Gubernur Edy Minta Masukan Ikatan Dokter Anak dan Psikolog

    Untuk mematangkan persiapan pelaksanaan new normal atau tatanan kehidupan baru di masa pandemi Covid-19, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi terus menerima masukan dari berbagai pakar dan ah

  • Sabtu, 06 Jun 2020 11:06

    TP PKK Kolaborasi dengan PDKI Sumut Edukasi Masyarakat tentang Covid-19

    Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus melakukan berbagai upaya untuk mengedukasi masyarakat tentang Covid-19.

  • Minggu, 03 Mei 2020 11:13

    Penderita Covid-19 di RS GL Tobing dipindahkan ke rumah sakit lain karena masalah hotel

    Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan menyatakan bahwa aksi mogok tenaga medis rumah sakit rujukan Covid-19 GL Tobing tidak ada hubungannya dengan gaji mereka.

  • Jumat, 10 Apr 2020 15:10

    Gugus Tugas: RS Martha Friska dan RS GL Tobing Optimal Tangani Pasien Covid-19

    Rumah Sakit (RS) Martha Friska Multatuli dan RS GL Tobing sudah beroperasi optimal sebagai RS rujukan yang menangani Coronavirus Disease (Covid-19). 2 RS tersebut ditujukan untuk penanganan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

  • Rabu, 25 Mar 2020 14:25

    Tes Masif COVID-19 Diawali Pada Tenaga Kesehatan dan Karyawan di Zona Merah RSHS Bandung

    Pemprov Jabar memulai tes masif COVID-19 berupa Rapid Diagnostic Test (RDT) COVID-19 bagi kurang lebih 300 tenaga kesehatan (nakes) dan karyawan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin atau RSHS Bandung.

  • Kamis, 20 Feb 2020 10:00

    Komisi E DPRDSU Tantang Rumah Sakit Di Medan Deklarasi "Dokter Kami Fulltimer"

    Dimas Tri Adji, S.I.Kom., Ketua E DPRD Sumut menyatakan bahwa bila tidak ada terobosan baru, bila semuanya berjalan sesuai aturan yang ada, pelayanan kesehatan di Sumatera Utara, khususnya di kota Med

  • Senin, 17 Feb 2020 19:27

    Satgas Yonif 411 Kostrad Bantu Evakuasi Mobil Masuk Jurang di Jalan Trans Papua

    Kesigapan Prajurit TNI kembali diperlihatkan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad saat membantu evakuasi mobil Double Cubin SUV Chevrolet  milik warga yang masuk jurang di Km 106 Ja

  • Jumat, 15 Nov 2019 16:55

    Panglima TNI Lantik 185 Perwira Karier TNI Tenaga Kesehatan TA. 2019

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., melantik dan mengambil sumpah 185 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) Tenaga Khusus Kesehatan TNI pada Upacara Prasetia Perwira Tahun 2019 di L

  • Senin, 04 Nov 2019 11:04

    Satgas Yonif 411 Kostrad Bersama IDI Gelar Bakti Sosial di Perbatasan RI-PNG

    Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad bersama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cab

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak