Sabtu, 04 Jul 2020 09:32
  • Home
  • Kesehatan
  • Tiba dari Malaysia, 524 TKI Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Tiba dari Malaysia, 524 TKI Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam/rls
Kamis, 09 Apr 2020 19:19
Humas Pemprov Sumut
Whiko Irwan, Kamis (9/4).
Sebanyak 524 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia pulang ke Sumatera Utara (Sumut) wajib mengikuti protokol kesehatan Covid-19, termasuk mengikuti serangkaian tes kesehatan dan karantina di Gedung Andromeda Lanud Soewondo.

Demikian ditegaskan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Whiko Irwan di Media Center Gugus Tugas Covid-19 Sumut, Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Kamis (9/4).

"Hari ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah menerima dan akan menerima total sebanyak 524 orang saudara-saudara kita para TKI yang dideportasi oleh Malaysia. Mereka akan kita perlakukan sesuai protokol kesehatan," ujar Whiko.

Menurut Whiko, para TKI akan dites dengan thermoscan (pendeteksi panas tubuh), mengisi formulir kesehatan, dan pemeriksaan kesehatan. Jika ditemukan tanda-tanda demam, batuk dan sesak nafas, maka mereka akan diperlakukan sebagai PDP, untuk selanjutnya dirujuk pada fasilitas kesehatan yang ditunjuk atau rumah sakit rujukan.

"Tetapi bila saudara-saudara kita tadi bebas dari gejala-gejala infeksi saluran pernapasan, maka mereka akan dikarantina di wilayah masing-masing selama 14 hari, untuk mendapatkan rapid test pada hari pertama dan hari ke-10 serta pembinaan fisik dan pembinaan mental," jelasnya.


Disampaikan juga, untuk TKI yang dikarantina akan dipisahkan dari petugas yang melaksanakan karantina, sehingga kontak antara petugas dengan TKI akan menggunakan APD lengkap. Sedangkan untuk petugas-petugas di luar perimeter, pengamanan logistik, administrasi dan petugas instalasi akan masuk ke dalam menggunakan APD.

"Selama karantina para TKI akan mendapatkan makan 3 kali sehari, kemudian mendapatkan snack dua kali sehari diantara waktu makan. Dalam hal ini didukung oleh Dinas Sosial Pemprov Sumut," jelasnya.

Whiko juga menyampaikan tentang imbauan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agar masyarakat tidak melakukan mudik ke kampung halaman. Beribadah bisa dilakukan di tempat masing-masing. "Bersilaturahmi dapat digantikan dengan telepon, berkomunikasi melalui video call dan media sosial lainnya. Ini semua semata-mata untuk melindungi masyarakat dan warga Sumut dari penularan virus Covid-19 dan kita menghindari penyebaran Covid-19 dari kota ke desa," jelasnya.

Terkait perkembangan kasus Covid-19 di Sumut, Whiko menyebutkan hingga Kamis (9/4) Pukul 17.00 WIB, jumlah kasus positif PCR 55 dan positif rapid test 32, meninggal 8 dan sembuh 8 orang. Kemudian, donasi yang terkumpul hingga saat ini sebanyak Rp371.200.000 yang akan disalurkan untuk kebutuhan percepatan penanganan Covid-19.
Editor: Herda

T#g:ODPTKI
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Minggu, 28 Jun 2020 10:28

    Danramil 0824/09 Tempurejo Monitoring Pelaksanaan Rapid Test Warga ODR

    Dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid 19 di Kabupaten Jember, dalam upaya percepatannya dilakukan rapid Test terhadap warga, terutama warga yang pernah kontak dengan orang yang positif terpapar

  • Selasa, 23 Jun 2020 23:23

    Tetap Gunakan Masker, Jumlah Kasus Positif Terus Bertambah

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) meminta masyarakat untuk tetap menggunakanmasker, jaga jarak dan cuci tangan dengan air dan sabun selama beraktivitas, guna mem

  • Minggu, 07 Jun 2020 00:17

    150 TKI asal Malaysia tiba di Bandara Kualanamu

    Pastikan Dapat Pelayanan yang Layak, Sekdaprov Sabrina Tinjau Kedatangan TKI dari Malaysia

  • Sabtu, 30 Mei 2020 17:50

    Kisah Alm Yusuf dan 50 TKI Ilegal dari Selangor Malaysia hingga Karantina di SMKN 1 Batu Bara

    Meninggalnya TKI Ilegal dari Malaysia asal Batu Bara bukan akibat Corona dan TBC. Fakta itu terungkap setelah para TKI akhirnya buka suara.

  • Rabu, 27 Mei 2020 05:37

    1 dari 40 TKI Ilegal tujuan Batubara meninggal. Tongkang sempat ditangkap namun dilepas Tentara Malaysia

    Beredar kabar ada TKI Ilegal yang berasal dari Batu Bara meninggal dunia di dalam kapal tongkang yang membawa sekitar 40 orang TKI Ilegal dari Malaysia

  • Sabtu, 23 Mei 2020 13:33

    3 Warga ODP Jalani Isolasi Mandiri di Gedung P4TK

    Tiga orang warga menjalani isolasi mandiri di Gedung Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan (P4TK) Jalan Setia Budi, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia Timu

  • Jumat, 22 Mei 2020 14:32

    112 PMI/TKI ilegal diamankan dan diserahkan ke Posko Induk Gugus Tugas COVID-19 Tanjung Balai

    Sejumlah 112 orang PMI/TKI ilegal asal negara Malaysia, hari ini (22/05/2020) pukul 02.00 WIB diserahkan ke Posko Induk Gugus Tugas COVID-19 Kota Tanjung Balai untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pengecekan suhu tubuh.

  • Sabtu, 16 Mei 2020 09:06

    Warga Kembali Amankan 88 Orang PMI/WNI/TKI Ilegal Di Dusun V Bagan Asahan, Tanjung Balai- Asahan

    Untuk kesekian kalinya warga Bagan Asahan temukan PMI/WNI/TKI Ilegal yang datang dari negara Malaysia lewat jalur tikus di perairan Tanjung Balai Asahan.

  • Senin, 11 Mei 2020 13:31

    Warga Bagan Asahan Amankan 31 TKI ilegal yang baru mendarat dari perairan Asahan

    Warga kembali mengamankan 31 orang PMI/WNI/TKI ilegal dari negara Malaysia yang baru mendarat di Dusun Tembilik, Desa Bagan Asahan, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan (10/05/2020) sekitar pukul 22.30 WIB.

  • Minggu, 10 Mei 2020 16:10

    Petugas jemput warga yang mangkir dari Karantina Covid-19

    Dalam situasi seperti sekarang ini ketegasan dan keterpaduan semua pihak menyikapi permasalahan Covid-19 ini menjadi sangat penting, sehingga upaya memutus rantai penularan yang selama ini dilakukan d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak