Jumat, 03 Jul 2020 02:47

Inggris siap uji coba 5 obat COVID-19

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Senin, 01 Jun 2020 19:31
Ilustrasi
Para ilmuwan di negara Inggris menyatakan akan memulai uji coba lima obat baru sebagai bagian dari upaya melawan virus corona. Mereka sedang berupaya mendaftarkan ratusan pasien untuk uji coba tersebut guna menemukan cara untuk mencegah orang mengalami sakit parah hingga membutuhkan pelayanan intensif atau ventilator.

Laporan Guardian menyebutkan uji coba akan dimulai di 30 rumah sakit. Tom Wilkinson, profesor ilmu kedokteran pernapasan sekaligus konsultan, menyatakan obat pengencer darah yang disebut heparin menjadi salah satu obat dalam uji coba yang dimaksud. Obat itu akan diberikan kepada pasien COVID-19 untuk pertama kali sebab obat tersebut mampu "memberikan efek dramatis dalam paru-paru."

"Obat itu merupakan sebuah molekul lekat yang besar, yang dapat menempel pada virus dan mencegahnya masuk ke dalam sel dan selanjutnya mungkin memiliki efek anti-inflamasi yang penting. Obat tersebut dapat diproduksi dalam jumlah besar dengan cara yang hemat biaya jika terbukti manjur", ujarnya.

Bemcentinib, sebuah tablet yang dikembangkan oleh perusahaan Norwegia, BerGenBio, menjadi obat lain yang juga akan diuji coba. Obat tersebut digunakan untuk mengobati kelainan darah.

Medi3506, suntikan anti-inflamasi yang kini dikembangkan untuk gangguan kulit dan penyakit paru obstruktif kronis, tetapi yang juga digunakan dalam uji coba asma dari AstraZenec, juga terlibat dalam uji coba tersebut.

Obat itu berfungsi untuk meredam badai sitokin yang menyebabkan sistem imun tubuh menjadi terlalu lelah dan menyebabkan demam, radang serta kelelahan, menurut harian tersebut.

Calquence, obat AstraZeneca lainnya, yang digunakan untuk mengobati limpoma sel mantel (kanker sel darah putih), juga akan dilakukan uji coba pada pasien. Obat itu dikembangkan untuk peradangan paru-paru yang parah. Obat tersebut sebelumnya mengurangi frekuensi komplikasi dari infeksi COVID-19 atau cedera paru-paru yang parah.

Zilucoplan, obat yang dikembangkan oleh perusahaan Belgia, UCB, yang dalam uji coba untuk obat potensial myasthenia gravis, melemahnya otot pada tubuh, diikutsertakan dalam uji coba Inggris.

Sebanyak 60 pasien untuk masing-masing obat akan perlu dievaluasi selama beberapa bulan ke depan. Para peneliti akan terlihat bekerja sama dengan negara lain dan mungkin pasien COVID-19 yang tidak dirawat di rumah sakit tetapi menunjukkan gejala yang kuat.
Editor: Budi

Sumber: Antara

T#g:Covid-19Covid 19Inggris
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2020 21:32

    Akhyar Minta Bantuan & Dukungan Keluarga Besar PD Al Jami'iyatul Washliyah Kota Medan Atasi Covid-19

    Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir  H Akhyar Nasution MSi minta bantuan keluarga besar Pengurus Daerah (PD) Al Jam'iyatul Washliyah guna mengatasi penyebaran Corona Virus Disease 2019

  • Kamis, 02 Jul 2020 17:02

    Penjelasan Lion Air Group Terhadap Penanganan Karyawan Masa Waspada Pandemi Covid-19

    Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) dan anggota afiliasi lainnya member of Lion Air Group 

  • Rabu, 01 Jul 2020 21:21

    Sumut Siapkan Rp500 Miliar Anggaran Penanganan Covid-19 Tahap II

    Memasuki bulan Juli, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mulai menyiapkan anggaran untuk percepatan penanganan Covid-19 tahap II. Jumlahnya tidak jauh berbeda dengan tahap I sekitar R

  • Rabu, 01 Jul 2020 13:01

    Pantang Menyerah, Pangkogabwilhan II Kembali Bagikan Masker Bagi Warga Surabaya

    Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E. dalam upaya mempercepat penanganan Covid-19 di Jawa Timur, kembali membagikan masker gratis di Royal Plaza Jalan A Yani Surabaya, Selasa (30/06/2020

  • Selasa, 30 Jun 2020 12:00

    Umar Ingatkan Warga Tebing Tinggi Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

    Walikota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM ingatkan warganya agar tetap mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran covid-19.Hal ini disampaikan Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM kep

  • Senin, 29 Jun 2020 21:59

    Tiga Pilar Desa Wonojati Kec. Jenggawah Kab. Jember, Kawal Pendistribusian BLT Tahap II

    Upaya pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 ini, tidak hanya berfokus pada dampak kesehatan masyarakat saja, namun juga dalam perempatan dampak lain termasuk dampak sosial ekonomi masyarakat, ak

  • Senin, 29 Jun 2020 19:59

    Menuju New Normal, Masyarakat Diingatkan Kebiasaan Baru yang Wajib Diterapkan

    Masa New Normal atau kehidupan baru masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19, sebenarnya tidak berbeda jauh dengan masa pandemi Covid-19 sebelum New Normal. Kebiasaan memperketat protokol kese

  • Senin, 29 Jun 2020 16:39

    Kabar Baik, 2 Warga Sergai Kembali Dinyatakan Sembuh dan Bebas Covid-19

    Warga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang sembuh dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) semakin bertambah. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Drs. H. Akmal, M.Si saat ditemu

  • Minggu, 28 Jun 2020 17:38

    Update data Covid-19 Sumut, 28 Juni pertambahan kasus positif melandai

    Dalam 24 jam terakhir, tercatat pertambahan kasus positif Covid-19 di Sumatera Utara melandai, atau hanya bertambah 20 kasus.Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GGTP) Covid-19 Provinsi Suma

  • Sabtu, 27 Jun 2020 17:37

    Pasien sembuh Covid-19 di Sumut bertambah 18 menjadi 373 orang

    Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GGTP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Mayor Kes dr. Whiko Irwan D.,Sp.B., mengatakan terjadi penambahan 18 pasien sembuh membuat 373 orang kini sudah d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak