Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Gerak Cepat (Gercep) membuka posko kesehatan di lokasi pengungsian di Gereja HKBP Sipange, Sabtu (18/7/2026).
Langkah cepat ini diambil untuk menjamin pelayanan medis bagi warga terdampak bencana yang kini bertahan di pengungsian. Dan tercatat, sebanyak 25 Kepala Keluarga beserta anggota keluarga berada di Posko Gereja HKBP Sipange.
Kepala Dinas Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan, menyampaikan pembukaan posko kesehatan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam melindungi warga yang sedang mengungsi agar tidak rentan terserang penyakit.
"Kesehatan warga di pengungsian adalah prioritas utama kami. Melalui posko ini, tim medis akan bersiaga penuh untuk memantau dan memberikan pengobatan langsung kepada warga yang membutuhkan," ujar Lisnawati Panjaitan.
Selain membuka posko kesehatan, Dinas Kesehatan Tapteng juga menyalurkan sejumlah bantuan logistik esensial yang sangat dibutuhkan di lokasi penampungan, di antaranya obat-obatan, selimut untuk menjaga kehangatan pengungsi, serta pampers bagi anak-anak dan balita.
Pihak Dinas Kesehatan Tapteng bersama Puskesmas Kalangan dipastikan akan terus menyiagakan personel medis secara berkala di posko ini, guna mengantisipasi keluhan kesehatan warga selama berada di pengungsian.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plh Camat Tukka, Friendky M.H. Simanungkalit, Kabid Pelayanan, Tim Dinkes Tapanuli Tengah serta Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Kalangan yang langsung diterjunkan untuk melayani para pengungsi.