Kamis, 04 Jun 2020 06:13
  • Home
  • Kesehatan
  • 95 tenaga perawat RSKP Tebing Tinggi jalani rapid test

95 tenaga perawat RSKP Tebing Tinggi jalani rapid test

Tebing Tinggi (utamanews.com)
Oleh: Athar
Sabtu, 23 Mei 2020 23:33
Istimewa
95 tenaga perawat RS.Kumpulan Pane (RSKP) Tebing Tinggi terpaksa harus dilakukan rapid tes, akibat salah seorang tenaga medis yang juga bertugas di salah satu RS di Kabupaten Simalungun  dinyatakan Positif COVID-19 dari hasil swab, dan kini dirawat di RS. Simalungun.

Tenaga medis berusia 35 tahun jenis kelamin perempuan tersebut merupakan seorang ASN pada RSKP Tebing Tinggi dan juga bertugas di RS. Darurat khusus COVID-19 Batu 20 Panei yang sebelumnya melakukan swab di Simalungun dan Jumat (22/5) hasilnya dinyatakan Positif COVID-19.

dr. H. Nanang Fitra Aulia, Sp.PK Kadiskes Tebing Tinggi didampingi Kabid P2P saat melakukan rapid test tenaga perawat di RSKP Sabtu (23/50 mengatakan yang bersangkutan selama menanti hasil swab tetap melaksanakan tugasnya di RSKP dan melakukan kontak terhadap tenaga perawat dan pasiennya.

"Untuk itu kami harus melakukan pendataan ulang terhadap orang-orang yang melakukan kontak langsung dengan yang bersangkutan termasuk para perawat yang membantunya bertugas di RSKP," ujarnya.

Sementara itu Sekdako Tebing Tinggi Muhamad Dimiyathi yang melihat langsung pelaksanaan rapid tes tenaga perawat menyampaikan sangat menyayangkan prilaku yang bersangkutan sebagai orang kesehatan, kurang paham protokol kesehatan.

"Seharusnya yang bersangkutan seusai melakukan swab, langsung melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil swabnya keluar, tidak harus bertugas seperti biasa, apalagi dia bertugas di RS. Khusus COVID-19", ujarnya.

Sekdako juga menyesalkan sikap manajemen RSKP Tebing Tinggi yang tetap memberikan ijin melaksanakan tugasnya di RSKP setelah melakukan swab, yang seharusnya mengistirahatkannya sambil menunggu hasil swab.

"Ini merupakan pengalaman sangat pahit buat manajemen RSKP, di tengah kita berupaya semaksimal mungkin menekan penyebaran COVID-19 dari ribuan ODP tinggal 99 orang dan dari 2 Positif COVID-19 menjadi Nol, RSKP melakukan kelalaian", katanya.

dr. H.Nanang mengatakan terhadap para tenaga perawat yang dilakukan rapid test harus melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari, 5 hari kedepan meskipun hasil rapid tes negatif, mereka akan dilakukan swab.

"Manajemen RSKP harus menata ulang daftar petugas jaganya, karena mereka diwajibkan isolasi mandiri 14 hari, jika tenaga medis atau perawat tidak memungkinkan RSKP terpaksa harus di-close (tutup) sementara 14 hari, sesuai dengan protokol kesehatanya. Kondisi ini sudah kita sampaikan kepada Wali Kota Tebing Tinggi yang juga sekaligus ketua Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kota Tebing Tinggi, dan memerintahkan kepada kami agar tetap menjalankan tugas sesuai dengan protokol kesehatan," kata dr.H.Nanang.
Editor: Herda

T#g:PDPPerawatRapid test
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Rabu, 03 Jun 2020 20:33

    Jamaah Masjid Assalafiyah, Andongsari Ambulu Jalani Rapid Test Kedua

    Dalam rangka mencegah penyebaran Covid 19, dilakukan berbagai upaya, diantaranya tracking, testing dan treatment secara terus menerus oleh semua unsur di wilayah hingga ke tingkat desa.Seperti yang di

  • Senin, 01 Jun 2020 07:01

    Petugas Medis di Sragen diancam warga, Ganjar: Jangan aneh-aneh, kita lagi sulit

    Ganjar Pranowo meminta polisi menindak tegas pelaku pengancaman dan intimidasi terhadap seorang tenaga medis di UPTD Puskesmas Kedawung, Kabupaten Sragen.

  • Minggu, 31 Mei 2020 19:01

    Per 31 Mei: 26.473 Positif, 7.308 Sembuh

    Hingga Minggu (31/5/2020), ada 26.473 kasus positif di nusantara.

  • Minggu, 31 Mei 2020 04:01

    390 Pedagang Di Pasar Tanjung Jember Jalani Rapid Test Covid-19

    Sebagai bagian dalam melakukan pencegahan meluasnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jember, upaya melakukan Rapid Test dilaksanakan terhadap pedagang pasar. Hari ini, Sabtu (30/5), para pedagang

  • Jumat, 29 Mei 2020 21:29

    Dandim dan 129 Anggota Makodim 0824/Jember Jalani Rapid Test

    Rapid test menjadi bagian dalam meyakinkan diri apakah kita terjangkit apa tidak. Hal ini juga dilakukan di Kodim 0824/Jember yang melakukan Rapid Test terhadap anggota yang berdinas di staf Markas Kodim 0824/Jember.

  • Jumat, 29 Mei 2020 19:19

    Seorang ASN Pemkab Sergai Positif Covid-19

    Seorang ASN Pemkab Sergai berinisial LA, wanita berusia 50 tahun, menjadi pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) baru di Kabupaten Serdang Bedagai.

  • Kamis, 28 Mei 2020 18:58

    dr. Nanang: Hasil Reaktif Rapid Test Bisa Disebabkan Virus Selain Covid-19

    Pemeriksaan uji rapid test terhadap seorang penderita adalah tolak ukur dalam menuju pemeriksaan lanjutan. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tebing Tinggi meluruskan kondisi yang sebenar

  • Kamis, 28 Mei 2020 22:28

    Para pedagang di Pasar Kepatihan jalani rapid test

    Dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid 19 dan memutus rantai penularannya, berbagai upaya dilakukan utamanya dalam menerapkan pembatasan sosial di pasar-pasar, yang merupakan tempat pertem

  • Kamis, 28 Mei 2020 15:58

    Walikota: Perlu Pemeriksaan Lanjutan Terhadap Nakes RSKP Tebing Tinggi Yang Reaktif

    Terkait 44 tenaga kesehatan Rumah Sakit Kumpulan Pane (RSKP) Tebing Tinggi yang reaktif hasil pemeriksaan rapid test, Walikota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM menegaskan perlu dilakukan pe

  • Kamis, 28 Mei 2020 08:58

    Pernah kontak dengan penderita Covid-19 positif, 59 warga Jelbuk jalani rapid test

    Upaya memutus rantai penularan Covid-19 terus dilakukan secara menyeluruh oleh jajaran Muspika, termasuk melanjutkan Rapid Test terhadap warga masyarakat yang pernah melakukan kontak langsung dengan o

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak