Jumat, 24 Sep 2021 21:55
  • Home
  • Kesehatan
  • 26 Ribu Pejabat, Tokoh dan Tenaga Kesehatan Sumut akan Divaksin Januari, Begini Teknisnya

26 Ribu Pejabat, Tokoh dan Tenaga Kesehatan Sumut akan Divaksin Januari, Begini Teknisnya

Medan (utamanews.com)
Oleh: Alfan Maulana
Selasa, 12 Jan 2021 08:02
Dinas Kominfo Sumut
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengikuti rapat dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi secara virtual di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Senin (11/1).
Sebanyak 26.133 pejabat publik, tokoh dan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Sumatera Utara (Sumut) akan divaksinasi pada Januari 2021 (Termin I). Vaksinasi dilakukan mulai dari tingkat provinsi, kemudian tingkat kabupaten/kota yaitu Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang (Mebidang).

Untuk vaksinasi perdana pada Termin I, akan dilakukan kepada 10 pejabat dan tokoh tingkat provinsi, Kamis (14/1), di Posko Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi akan menjadi orang pertama yang divaksin, kemudian disusul pejabat dan tokoh tingkat provinsi lainnya.

"Saya yang akan pertama disuntik, ini dr Handoyo (Tim Medis Satgas Covid-19 Sumut) yang akan menyuntik saya. Tidak ada persiapan khusus, datang, suntik, sudah selesai," kata Edy Rahmayadi, usai rapat dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi secara virtual di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Senin (11/1).

Usai pejabat dan tokoh Sumut, selanjutnya giliran masing-masing 10 pejabat dan tokoh Mebidang yang akan divaksin, 15 Januari 2021. Sedangkan untuk SDMK tergantung daerahnya masing- masing menentukan jadwal vaksinasi.

Pada termin ini, SDMK Kota Medan mendapat jatah 18.729 orang, Deliserdang 4.874 orang dan Kota Binjai 2.490 orang. Gubernur memastikan pejabat, tokoh atau SDMK yang tidak memenuhi syarat tidak akan divaksin.


"Kepada bupati dan walikota sesuai dengan kondisi, kalau sudah usia lanjut (60 tahun ke atas) jangan, komorbid jangan. Bila bupatinya tidak bisa, wakilnya, begitu juga dengan walikota, kalau tidak bisa juga Sekdanya, kalau tidak bisa juga asisten, kalau Kadiskes wajib karena tenaga kesehatan," terang Edy Rahmayadi yang didampingi Kadiskes Sumut Alwi Mujahit dan Kadis Kominfo Sumut Irman Oemar.

Semua partisipan pada Termin I ini akan mendapat dua suntikan dengan jarak waktu 14 hari dari suntikan pertama. Pada saat ini jumlah vaksi yang diterima Pemprov Sumut baru 40.000, namun Edy Rahmayadi yakin kebutunan vaksin Sumut akan terpenuhi.

"Aturannya itu 14 hari, namun saya dengar kabar belum resmi, ada juga 28 hari, kita lihat nanti, masih ada waktu. Kita harusnya itu 74.000 (vaksin), tetapi sekarang yang ada 40.000, kurang 34.000 lagi. Ini berjalan karena jaraknya (dari suntikan pertama) 14 hari atau mungkin lebih," ungkapnya.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi secara lebih detail mengatakan orang-orang yang tidak boleh divaksin adalah penderita hipertensi, diabetes, auto imun, ibu menyusui dan ibu hamil. "Tidak boleh bila komorbidnya tidak terkontrol, auto imun itu orangnya kurang bisa memproduksi antibody, jadi tidak bisa dan tentunya orang yang sudah pernah terinfeksi covid-19," katanya.


Dia juga meminta Gubernur, Polda dan Pangdam memeriksa semua kesiapan vaksinasi Termin I ini termasuk pendaftaran SDMK. Berdasarkan keterangannya, saat ini ada layanan pendaftaran melalui SMS dan website untuk SDMK.

"Periksa kesiapannya, saat ini kita punya SMS dan website untuk registrasi, dua atau tiga hari ke depan bisa lewat WA dan aplikasi. Kami ingin SDMK didaftarkan hingga ke level Puskesmas karena termin kedua nanti vaksinnya akan jauh lebih banyak. Dan satu lagi, pastikan vaksinasinya sesuai dengan SOP, ini sangat penting," kata Budi.

Kadiskes Sumut Alwi Mujahit mengatakan Pemprov Sumut telah mendaftarkan SDMK-nya untuk vaksinasi. Sedangkan untuk pejabat dan tokoh dalam waktu dua hari ke depan pihaknya akan memeriksa dan memastikan langsung kesiapannya.

"Nama-namanya sudah ada, dan yang sudah pasti itu Pak Gubernur dan juga saya. Untuk pejabat dan tokoh yang lain akan kita pastikan sebelum tanggal 14 Januari. Sedangkan untuk tenaga vaksinator kita sudah menyiapkan 1500 orang (dokter, perawat dan bidan) dan akan terus bertambah," kata Alwi.

Sedangkan Termin II, Alwi menjelaskan akan dilaksanakan pada bulan Februari untuk 30 kabupaten/kota di Sumut. "Tenaga kesehatan kita ada 69.614 orang, mereka semua tentu akan divaksin, inshaa Allah selesai di termin II," pungkas Alwi.
Editor: Herda

T#g:pemprovsuVaksin
Berita Terkait
  • Jumat, 24 Sep 2021 20:24

    Jamal Ajak Para Pelajar Ikuti Program Vaksinasi Covid 19

    Walikota Sibolga, Jamaluddin Pohan mengimbau siswa sekolah untuk selalu merangkul teman sebaya mengikuti program vaksinasi Covid-19."Harus 90 persen masyarakat Kota Sibolga divaksin, barulah kita bisa

  • Jumat, 24 Sep 2021 19:34

    Dukung Vaksinasi Polri, KAMI: Agar Indonesia Cepat Pulih

    Program vaksinasi merdeka Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama Kaum Milenial Indonesia (KAMI) di hari kedua, penyelenggara berhasil menyuntikkan 1485 dosis vaksin kepada masyarakat k

  • Jumat, 24 Sep 2021 12:54

    Seorang nenek mendapat kejutan di Serbuan Vaksinasi Maritim TNI AL Lanal TBA

    Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjungbalai Asahan (Lanal TBA) menggelar kegiatan dengan judul Serbuan Vaksinasi Maritim yang bekerja sama dengan Polres Kota Tanjungbalai dan Pemerintah Kota Tanjungbalai

  • Kamis, 23 Sep 2021 23:03

    Pemkab Taput Mencanangkan Vaksinasi Bagi Ibu Hamil

    Dinas kesehatan memberikan sosialisasi akan adanya vaksinasi bagi ibu hamil, di Gedung Nasional,23 September 2021.Pada acara pencanangan vaksinasi tersebut, Kepala Dinas kesehatan Alexander Gutom, ber

  • Kamis, 23 Sep 2021 19:03

    Bobby Nasution harap vaksinasi yang digelar AKABRI-96 sukseskan program vaksinasi dan terwujudnya herd immunity

    Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau pelaksanaan serbuan Vaksinasi massal yang digelar AKABRI 1996-Bharatasena di Shelter Lanud Soewondo Medan, Kamis (23/9/2021). Diharapkan kegiatan akan membantu

  • Rabu, 22 Sep 2021 19:32

    Polri Bersinergi dengan BEM dan OKP Gelar Vaksinasi Merdeka se-Indonesia

    Polri bersinergi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) menggelar kegiatan vaksinasi merdeka di seluruh Indonesia secara serentak. Kegiatan ini juga

  • Rabu, 22 Sep 2021 19:12

    Afifi Lubis Ingatkan Percepatan Akses Keuangan Daerah Harus Menjadi Prioritas Seluruh Pemangku Kepentingan

    Plt Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Afifi Lubis mengingatkan program percepatan akses keuangan di daerah perlu menjadi prioritas bagi seluruh pemangku kepentingan. Tidak

  • Selasa, 21 Sep 2021 22:51

    Polres Binjai Gelar Vaksinasi Pelajar Di SMAN 5

    Guna mensukseskan Program Pemerintah dalam penanganan Covid-19, Polres Binjai terus melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat maupun pelajar yang ada di Kota Binjai. Seperti yang terlihat pada Selas

  • Selasa, 21 Sep 2021 20:41

    Tinjau Vaksinasi di Madina, Kapolda Sumut Ucapkan Terimakasih Pada Masyarakat

    Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi dan Pangdam I BB (diwakili oleh AS OPS Pangdam) dan rombongan melaksanakan peninjauan dan pengecekan secara langsung pelaksanaan kegiatan Vak

  • Selasa, 21 Sep 2021 17:31

    Bertemu TP PKK se-Pematangsiantar, Nawal Minta TP PKK Jangan Cuek Lihat Kekerasan Pada Anak

    Tindak kekerasan dalam rumah tangga, khususnya kekerasan terhadap anak bisa dicegah, jika semua pihak bersinergi, termasuk Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK). Untuk itu, se

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak