Jumat, 26 Apr 2019 19:49

Wagub DKI Terpilih Kembali Diperiksa Polisi

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Wiji
Selasa, 20 Jun 2017 17:00
Net
Sandiaga Uno
Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, kembali mendapat panggilan dari Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penggelapan tanah senilai Rp8 miliar di Curug, Tangerang.

Sandiaga rencananya akan diperiksa sebagai saksi untuk pihak terlapor lainnya Andreas Tjahyadi pada Selasa (20/6) pukul 10.00 WIB. Namun Sandiaga tidak dapat menghadiri panggilan tersebut karena berbenturan dengan agenda yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

"Kami ingin memenuhi panggilan tersebut. Tapi sayangnya bersamaan dengan jadwal pertemuan di luar kota, yang sudah disusun sejak dua bulan lalu," kata Sandiaga di Jakarta, Senin (19/6/2017).

Ketika ditanya apakah kasus tersebut terkesan dipaksakan karena telah terjadi belasan tahun lalu Sandiaga hanya tersenyum. "Ini kejadian belasan tahun lalu. Saya tidak datang juga karena kuasa hukum juga sudah cuti," katanya.

Namun Sandiaga memastikan akan memenuhi panggilan tersebut bila telah mendapat pendampingan dari pengacara. "Kami akan memenuhi panggilan tersebut sebagai warga negara yang baik," katanya. 

Perkara dugaan pemalsuan jual-beli saham PT. Japirex ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Arnol Sinaga, SE., SH., kuasa hukum dari John Nainggolan.

Menurut Arnol, langkah hukum ini dilakukan demi meluruskan situasi dan kondisi, yang menyebutkan bahwa keberadaan Sandiaga Uno di PT. Japirex itu bermula saat ia membeli saham perusahaan tersebut dari John Nainggolan pada tahun 2001.

"Ada surat jual-beli saham yang isinya menyebutkan bahwa John Nainggolan menjual saham PT. Japirex kepada Sandiaga Uno. Padahal, John sama sekali tidak pernah menandatangani surat jual-beli saham itu. Bahkan  bertemu Sandiaga Uno dan notarisnya pun tidak pernah. Disebutkan pula di sana, surat jual-beli itu ditandatangani istrinya John Nainggolan. Tapi, anehnya, di surat jual-beli saham itu tidak ditemukan tanda tangan istri John Nainggolan tersebut. Jadi, diduga kuat surat jual-beli saham itu palsu (Pasal 263 dan 266 KUHP)," kata Arnol Sinaga, Selasa (20/6).

Dalam akta perubahan terakhir PT. Japirex, lanjut Arnol, pemegang saham dari perusahaan itu tercatat hanya dua orang, Andreas Tjahjadi (1.500 lembar) dan Sandiaga Uno (1.000 lembar).

"Masalah peningkatan dan pengalihan saham itu pun tidak diketahui dan tanpa seizin John Nainggolan selaku pemegang saham," kata Arnol lagi.

Sebelumnya, Sandiaga Uno dan Andreas Tjahjadi dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penggelapan tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang, oleh rekan bisnisnya yang bernama Djoni Hidajat. Andreas, melalui kuasa hukumnya, P. Parulian, menyatakan, tanah tersebut adalah milik PT. Japirex.

PT. Japirex adalah perusahaan industri rotan. Sandiaga Uno menjadi komisaris utama di perusahaan tersebut.

Ketika perkara itu mengapung, salah seorang anggota Tim Advokasi Anies-Sandi, Arifin Djauhari, menjelaskan, kasus ini bermula manakala Sandiaga Uno membeli saham PT. Japirex dari John Nainggolan pada tahun 2001, yang berkedudukan di Curug, Tangerang.

"Atas pembelian 1.000 lembar saham oleh Sandi, ia menjadi pemegang 40 persen saham atas PT. Japirex," kata Arifin, kala itu, Rabu (29/3) malam, di Posko Pemenangan Anies-Sandi, Jakarta.

Arifin melanjutkan, dalam kedudukannya sebagai pemegang saham, Sandiaga Uno masuk pada kepengurusan perseroan menjadi komisaris, bersama Effendi Pasaribu.

Masalah proses kepemilikan saham di PT. Japirex itulah yang kini menyeret Sandiaga Uno kembali harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Editor: Sam

T#g:263266378Sandiaga Uno
Berita Terkait
  • Minggu, 07 Apr 2019 19:17

    Ibu-ibu Pro Jokowi-Ma'ruf di Medan Sambut Cawapres 02

    Ratusan kaum ibu yang mengaku sebagai pemilih pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menyambut kedatangan Cawapres Sandiaga Uno di Medan.Amatan UTAMANEWS, Ibu-Ibu ini menggelar sejumlah spanduk yang isinya

  • Senin, 01 Apr 2019 18:41

    Ke Medan, Sandiaga Uno Akan Resmikan 'Rumah Siap Kerja'

    Rumah Siap Kerja yang menjadi program pasangan calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 akan hadir di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

  • Kamis, 21 Mar 2019 18:31

    Ujian Nasional Dihapuskan, Sandiaga Tawarkan Konsep Absurd

    Dalam perhelatan debat Cawapres, Sandiaga sempat mengatakan bahwa Neraca Pendidikan Daerah (NPD) dan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang diangkat Ma'ruf belum tentu mampu menghadirkan pendidikan

  • Minggu, 17 Mar 2019 18:57

    Sandiaga Uno Belum Punya Track Record Memimpin, Berani Jadi Cawapres

    Dimana pun di dunia untuk maju jadi pemimpin negara akan dilihat track record yaitu dilihat ketika yang bersangkutan memimpin sesuatu sebelumnya, sesuatu tersebut  bisa  dijalur birokrat, le

  • Minggu, 03 Mar 2019 03:03

    Keluarga Dukung Capres Petahana, Pukulan Telak Bagi Sandiaga Uno

    Satu keluarga belum tentu saling mendukung. Itulah yang terjadi dalam politik. Kebebasan memilih merupakan hak asasi individu dalam berpolitik. Inipun berlaku bagi Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Sal

  • Sabtu, 09 Feb 2019 11:59

    Penipuan, Wanita Cantik Ini Modus Rental Mobil Lalu Gadaikan Ke Oknum TNI

    Wanita cantik berusia 31 tahun, SU, beralamat di jalan Flamboyan Raya kel. Tanjung Selamat kec. Medan Tuntungan, ditangkap polisi dari kediamannya karena terduga pelaku penipuan dan penggelapan.Inform

  • Rabu, 16 Jan 2019 13:46

    Merasa Dirugikan Hingga Ratusan Juta Rupiah Ruli Br Sinaga Lapor Polisi

    Dikarenakan merugi hingga Rp237 juta, Ruli br Sinaga (40) warga Jalan Melati Lingkungan III Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura melaporkan peristiwa tindak pidana penipuan atau pengge

  • Sabtu, 12 Jan 2019 17:12

    Modus Arisan AW diduga Tipu Sejumlah IRT di Gunungsitoli Hingga Miliaran Rupiah

    Puluhan warga Kota Gunungsitoli datangi Mapolres Nias untuk membuat laporan pengaduan karena merasa ditipu oleh AW alias Ama Indah dengan modus arisan dengan kerugian mencapai satu miliar rupiah.Salah

  • Kamis, 15 Nov 2018 09:25

    Kasus Penipuan Mengendap di Mapolres Simalungun

    Sampai saat ini kasus penipuan yang dialami oleh Amri Jhon Sitindaon masih mengendap di Mapolres Simalungun. Penipuan yang dilakukan oleh Tiermi Sidauruk atas pembelian lahan seluas 20 Rante di sekita

  • Sabtu, 03 Nov 2018 04:03

    Bumi dan Langit, Sandiaga Disamakan Bung Hatta

    Sebelumnya Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, menyebut Hanum Salsabiela Rais sebagai Cut Nyak Dien masa kini, yang kemudian banyak masyarakat yang keberatan akan pernyataan tersebut karena sy

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak