Senin, 22 Okt 2018 15:58
HUT Pemkab Labuhanbatu

Tomy: Sebagian Pengusaha Galian C Labuhanbatu Sudah Bayar Pajak Daerah

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Moratua Tanjung
Jumat, 05 Okt 2018 06:35
Istimewa
Ilustrasi
Terkait pemberitaan tentang 14 pengusaha Galian C berupa Tanah Urug dan Batu Batuan, yang berada di daerah Kabupaten Labuhanbatu Sumut, belum ada satu pun membayar Pajak Daerah ke kantor Bapenda Pemkab Labuhanbatu, yang juga terkat di dalam penimbunan Tanah Urug pembangunan jalan Kereta Api di Kabupaten Labuhanbatu sejak tahun anggaran 2017 sampai dengan 2018. (Baca berita Utamanews.com sebelumnya).

Akhirnya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Labuhanbatu Tomy Harahap mengatakan kepada awak media utamanews.com di kantor Bapenda, bahwa sebagian kecil dari 14 pengusaha Galian C Tanah Urug dan Batu Batuan tersebut telah ada membayar Pajak Daerah mereka, sesuai Perda nomor 05 tahun 2011.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Labuhanbatu Tomy Harahap, Kamis (04/10/2018).

Tomy menjelaskan, bahwa sebelumnya pihak Bapenda Pemkab Labuhanbatu telah beberapa kali mengkirimkan surat berupa teguran kepada para Pengusaha Galian C dimaksud tersebut. "Kita dari Bapenda juga telah memanggil para Pengusaha Galian C itu dan Bapenda melakukan Sosialisasi kepada para Pengusaha Galian C yang Tanah Urug dan Batu Batuan tersebut, sesuai dengan Perda no 05 tahun 2011 tentang Pajak Daerah Galian C di Kabupaten Labuhanbatu", kata Tomy.

Menurut alumni SPDN tersebut, hanya sebagian kecil para Pengusaha galian C tersebut yang membayar pajak daerahnya. "Masih sebagian kecil yang membayar Pajak Daerah. Yang lainnya belum ada. Dan, ini akan kita upayakan agar secepatnya mereka yang belum bayar pajak daerahnya, agar segera dan secepatnya membayar pajak daerahnya", ucap Tomy tegas.

Tomy yang didampingi oleh Subbagian Penagihan Bapenda Khojali S menjelaskan lagi, akan terus berupaya melakukan pendekatan kepada 14 pengusaha galian C Tanah Urug dan Batu Batuan tersebut untuk menarik PAD. "Intinya, jangan ada prasangka yang tidak-tidak terkait setoran Pajak Daerah. Bagaimana kita bisa memperoleh Pajak Daerah lebih meningkat lagi kedepannya. Dan, ini semoga sukses kedepan", pungkas Tomy dengan menyakini anggotanya dalam tugas penarikan Pendapat Daerah ke Bapenda Pemkab Labuhanbatu.

Namun, Tomy tidak menyebutkan tentang berapa jumlah Kubik Tanah Urug dan Batu Batuan tersebut yang telah sebagaian membayar ke Bapenda ataupun melalui Bank Sumut. Sebab, diketahui besarnya yang harus dibayar Pajak Daerah ke Bapenda sesuai aturan yaitu Rp3.750 per kubiknya.

Editor: Boraspati

T#g:Galian Cpajak
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Okt 2018 11:01

    Diduga Galian C Beroperasi Tanpa Restu Dari Pemilik Izin

    Diduga beroperasinya Galian C (tanah urug) yang berada di dusun S6 (enam) Desa S6 (enam) Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara, tanpa seizin dari pemilik surat

  • Rabu, 26 Sep 2018 15:56

    Bapenda Labuhanbatu Rahasiakan Pembayaran Pajak Daerah dari 14 Pengusaha

    Informasi dihimpun utamanews.com, sudah ada sejumlah pengusaha Galian C tanah urug dan batu-batuan yang telah melakukan pembayaran pajak daerah ke kantor Bapenda ataupun ke Bank Sumut.Sebelumnya sejum

  • Sabtu, 22 Sep 2018 21:22

    Pengusaha Galian C Tidak Bayar Pajak Daerah, Terancam Ditutup

    14 (empat belas) pengusaha galian C Tanah Urug dan Batu Batuan di Kabupaten Labuhanbatu terancam ditutup. Pasalnya, dari empat belas pengusaha galian C tersebut sampai saat ini, belum ada niat membaya

  • Kamis, 13 Sep 2018 09:13

    H Andi Suhaimi: Pengusaha Galian C Tanah Urug Segera Bayar Pajak Daerah

    Plt Bupati Kabupaten Labuhanbatu Ir H Andi Suhaimi Dalimunthe meminta dengan tegas kepada para Pengusaha Galian C di daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu untuk segera membayar Pajak Daerah

  • Rabu, 29 Agu 2018 20:59

    Perusahaan Pembangunan Rel PJKA di Labuhanbatu Belum Bayar Pajak ke Pemkab

    Proyek pembangunan rel Kerata Api oleh Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) yang berada di Kabupaten Labuhanbatu Sumut yang terdiri dari Delapan perusahaan RPK yang disebut sebagai perusahaan Aguari s

  • Rabu, 01 Agu 2018 20:51

    Bapenda Deli Serdang Pasang Perekam Data Pajak Online

    Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Deliserdang memasang 50 titik perekam data pajak secara online  (tapping box) di sejumlah restoran, tempat hiburan dan hotel di wilayah Deliserdang.Kep

  • Selasa, 06 Mar 2018 20:06

    Prajurit dan PNS TNI Wajib Laporkan SPT Tahunan Tepat Waktu

    Membayar pajak merupakan bentuk peran serta tidak langsung warga negara dalam pembangunan nasional. Kewajiban sebagai Prajurit dan PNS TNI diharuskan melaporkan SPT Tahunan dengan baik dan tepat waktu

  • Rabu, 28 Feb 2018 01:28

    Pedagang Pajus Ramai-ramai Curhat ke Sihar Sitorus

    Sejumlah pedagang di Pajak USU Jalan Jamin Ginting Medan menyampaikan keluhan kepada Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara, Sihar Sitorus, Senin (26/2/2018). Tingginya biaya pajak dan proses a

  • Selasa, 27 Feb 2018 16:07

    Wanita Ini Buat Sihar Jadi Pusat Perhatian di Pajak USU Baru

    Langkah Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara Sihar Sitorus sempat terhenti ketika beraktifitas di Pajak USU (Pajus) Baru Jalan Jamin Ginting, Senin (26/2) sore.Perhatian masyarakat Kota Medan

  • Selasa, 27 Feb 2018 11:37

    Gubernur Imbau Masyarakat Sumut Laporkan SPT Melalui e-Filing

    Gubsu Tengku Erry Nuradi menghimbau seluruh masyarakat Sumatera Utara (Sumut) untuk melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) lebih awal sebelum jatuh tempo. "Batas waktu pe

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak