Minggu, 28 Feb 2021 07:00
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Tidak mau diisolasi, Muspika Umbulsari antar warga dari zona merah keluar dari wilayahnya

Tidak mau diisolasi, Muspika Umbulsari antar warga dari zona merah keluar dari wilayahnya

Jember (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Senin, 27 Apr 2020 11:27
Siswandi
Upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan melakukan penyekatan, pencermatan dan pengetatan terhadap warga yang baru datang, termasuk pemudik dari daerah zona merah atau daerah yang sudah ada warganya yang terdampak, dilakukan penegasan dengan mewajibkan karantina.

Hal ini merupakan bagian dari upaya menekan meluasnya penularan covid-19, kemudian bagi warga masyarakat yang membandel dan tidak bersedia dikarantina akan dilakukan langkah tegas mengembalikan mereka ke perbatasan kabupaten untuk kembali ke kota asalnya.

Seperti yang sudah dilakukan Muspika Umbulsari pada Sabtu tanggal 25 April 2020 Pukul.16.30 s/d.17.30 Wib, melalui  Babinsa Desa Umbulrejo Serka Adi Winarno bersama Tim Medis Puskesmas Pembantu Desa Paleran dan Bhabinkamtibmas yang melaksanakan evakuasi terhadap warga yang baru datang dari daerah zona merah, untuk melaksanakan karantina selama 14 hari di di pusat karantina Kabupaten Jember di Jember Sport Garden (JSG).


"Saat warga masyarakat tersebut tidak bersedia untuk melaksanakan karantina selama 14 hari di JSG Jember, kemudian menandatangani berita acara karantina dan selanjutnya kami antar ke perbatasan untuk kembali ke Surabaya atau kota asalnya," ujar Serka Adi.

Komandan Koramil 0824/19 Umbulsari Kapten Arm Abd Azis dalam  konfirmasinya pada Minggu (26/04/2020) terkait hal tersebut, membenarkan adanya pemulangan warga yang membandel tersebut. "Hal ini sebagai implementasi keputusan pemerintah daerah Kabupaten Jember, dalam upata memutus rantai penularan covid-19, yang harus melakukan karantina kepada pemudik dari daerah zona merah maupun dari luar negeri, di pusat karantina Kabupaten Jember yaitu di JSG Jember," ujarnya.

Warga yang membandel tersebut ada sekitar 3 orang, mereka dari Surabaya dan dari Kalimantan, yang menolak melakukan karantina. "Akhirnya kita suruh membuat pernyataan dan kita antar kembali ke perbatasan Kabupaten, untuk selanjutnya agar kembali ke kota asal mereka sebelumnya. Upaya persuasif sudah kita lakukan, namun kalau tetap membandel, kita Muspika sepakat untuk menindak tegas mereka," pungkasnya.


Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin menyikapi kegiatan jajarannya tersebut saat kami konfirmasi menyampaikan, bahwa dirinya sangat mendukung upaya tegas seperti itu. "Kita sudah melakukan upaya-upaya secara internal di Kabupaten Jember seperti ini, tiba-tiba ada salah satu warga yang baru datang dari zona merah dan tidak mengindahkan ketentuan, lebih baik memang dikembalikan saja. Hal ini lebih tidak lain sebagai upaya untuk menyelamatkan masyarakat yang sehat di sekitarnya, agar tidak tertular oleh virus corona atau yang lebih dikenal dengan covid-19 tersebut. Untuk itu mari kita pahami bersama-sama terkait  tindakan tegas yang harus dilakukan seperti itu," kata Komandan Kodim 0824/Jember.
Editor: Herda

T#g:Isolasi
Berita Terkait
  • Kamis, 17 Sep 2020 02:17

    Gubernur dan Kepala Daerah se-Kepulauan Nias Berlakukan Penyekatan dan Bentuk Satgas Khusus Covid-19

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dan Kepala Daerah se-Kepulauan Nias menandatangani kesepatakan bersama tentang optimalisasi penanganan bersama Covid-19, Rabu (16/9), di Posko Gugu

  • Jumat, 04 Sep 2020 17:14

    KPU: Hasil Swab Test Bakal Calon Walikota Binjai Positif Covid-19

    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai Zulfan Effendi menegaskan, sesuai hasil Swab tes yang dikeluarkan Pihak Rumah Sakit Adam Malik Medan, salah seorang Bakal Calon Walikota Binjai, Hj Lisa A

  • Rabu, 26 Agu 2020 04:26

    381 Personel Yonif Raider 509/K Akan Diisolasi di JSG

    Yonif Raider 509/K yang bermarkas di Jl Tidar Jember tersebut, telah melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan Republik Indonesia - Papua Nugini, rencana pada Selasa (25/08/2020) sekitar pukul

  • Kamis, 06 Agu 2020 20:26

    Dua Dokter di Tebingtinggi Jalani Isolasi Mandiri

    Dua orang tenaga medis (dokter) yang bekerja di salahsatu rumahsakit di Tebingtinggi menjalani isolasi mandiri dan telah dilakukan pemeriksaan swab test.Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibua

  • Selasa, 21 Jul 2020 00:21

    Tingkatkan Penanganan Pasien Covid-19, Gubernur Edy Resmikan 15 Ruang Isolasi Tambahan

    Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan dalam menangani pasien Covid-19, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik mengoperasionalkan 15 ruang isolasi tambahan. Bangunan baru ruang is

  • Selasa, 09 Jun 2020 19:29

    Langgar Protokol Isolasi, Gustu Covid Tebing Tinggi 'Sesalkan' PT Waskita Karya

    Protokol isolasi mandiri yang dilakukan kepada 32 pekerja asal provinsi Lampung, dilanggar. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemko Tebing Tinggi menyesalkan pihak PT Waskita Karya Zona 1

  • Rabu, 27 Mei 2020 17:37

    Dua Kali Rapid Test, Jumlah Nakes Reaktif Bertambah Jadi 44 Orang

    Jumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Kumpulan Pane (RSKP) Tebing Tinggi yang reaktif covid-19 hasil rapid test bertambah menjadi 44 orang.

  • Senin, 18 Mei 2020 20:18

    Diminta isolasi tanpa dukungan logistik, keluarga ini demo pemerintah kabupaten Toba

    Satu keluarga yang terdiri dari lima orang yang pernah kontak langsung dengan YS, warga Paindoan yang dinyatakan positif COVID-19, Senin (11/5) lalu, diminta pemerintah desa dan petugas kesehatan Pusk

  • Minggu, 10 Mei 2020 16:10

    Petugas jemput warga yang mangkir dari Karantina Covid-19

    Dalam situasi seperti sekarang ini ketegasan dan keterpaduan semua pihak menyikapi permasalahan Covid-19 ini menjadi sangat penting, sehingga upaya memutus rantai penularan yang selama ini dilakukan d

  • Jumat, 08 Mei 2020 07:38

    Tenaga Kesehatan Wajib Dikarantina 7-14 Hari Usai Rawat Penderita Covid-19

    Seluruh tenaga kesehatan mulai dari dokter, perawat/bidan dan tenaga lainnya harus menjalani karantina (isolasi) setelah melaksanakan tugas di rumah sakit (RS) rujukan untuk pasien terpapar Covid-19.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak