Kamis, 22 Agu 2019 17:14
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Tembok PUDAM TIRTABINA Labuhanbatu Ambruk, Warga: Sudah Setahun Kami Keluhkan, Tidak Ada Perbaikan

Tembok PUDAM TIRTABINA Labuhanbatu Ambruk, Warga: Sudah Setahun Kami Keluhkan, Tidak Ada Perbaikan

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi
Sabtu, 03 Agu 2019 06:33
Junaidi
Pagar pembatas belakang kantor Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) TIRTABINA yang ambruk
Tembok pagar pembatas belakang kantor Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) TIRTABINA kabupaten Labuhanbatu, ambruk disertai tumpahan air bercampur lumpur yang menggenangi halaman dan teras salah satu rumah warga yang berada lingkungan Air Bersih kelurahan Padang Matinggi kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, Jum'at (2/8/19) sekira pukul 18.00 Wib.

Menurut keterangan warga saat dikonfirmasi awak media di lokasi, mengatakan, "Kejadian ambruknya pagar itu, tadi sore sekitar pukul 18.00 Wib, dan tidak ada memakan korban jiwa, hanya saja ada anak- anak tadi yang sempat kakinya terkena tumpahan air bercampur lumpur."

"Tumpahan air dan lumpur juga sempat menggenangi teras dan halaman rumah warga setelah ambruknya pagar beton tersebut," ujar Pinem.


Menurut Pinem hal ini sudah mereka khawatirkan sebelumnya. "Setahun lalu juga tembok ini sudah ada yang dibongkar dikarenakan kondisinya miring, namun tidak juga diperbaiki dan hanya ditutup dengan seng saja. Padahal saat itu kami laporkan langsung kepada Direkturnya, kami sangat berharap tembok yang sudah miring kondisinya agar segera diperbaiki sebelum ada jatuh korban", pinta Pinem.

Sementara itu di tempat yang sama, Rahmat selaku pemilik rumah yang terkena genangan air dan lumpur mengatakan, "Sebelum runtuhnya tembok ini, air sudah meluap dan merembes keluar dari balik tembok dalam. Jadi didorongnya tembok itu hingga runtuh," ungkapnya.

"Untung saja anak- anak yang bermain di dekat tembok itu sudah bergeser ke teras rumah. Kalau tidak, bakalan tertimpa runtuhan batu tembok itu mereka. Halaman depan dan samping, serta teras rumah habis tadi tergenang air yang bercampur lumpur", jelas Rahmat.
Terkait kejadian tersebut awak media mengkonfirmasi pegawai PUDAM TIRTABINA. Indra selaku Kabag Teknik melalui selulernya mengatakan, "Aku nggak di situ pula tadi, lagi betulin mesin ini ada pompa kita yang rusak di Aek Seranda," sebut Indra.

Saat ditanya awak media, dimana keberadaan pimpinan? Indra mengatakan, 'lagi di Medan'. Ditanya kembali, 'Ada tidak dilaporkan ke pimpinan atas kejadian runtuhnya tembok tersebut? Jawab Indra, "Belum ada dilaporkan, tapi nanti saya tanya ke bagian umum ya bang," terangnya.


Selanjutnya awak media mengkonfirmasi H. Syaifuddin Zuhri selaku Kabag Umum, sekira pukul 21.03 Wib, melalui selulernya mengatakan, "Oh itu saya masih di rumah ini, nanti saya cek dulu ke sana belum tahu saya ini."

"Orang teknik itu yang tahu, saya bagian umum jadi nggak paham kali tentang itu," terang Zuhri menutup komunikasinya.

Pantauan awak media di lokasi kejadian terlihat runtuhan tembok menutupi jalan dan juga air bercampur lumpur menggenangi halaman dan teras rumah salah seorang warga sekitar.
Editor: Budi

T#g:uneg2
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jul 2019 10:00

    Rumah Dinas Jabatan Ketua DPRD Labuhanbatu Tidak Dihuni, Anggaran Pemeliharaannya Diambil?

    Rumah dinas atau rumah yang merupakan harta negara dari uang rakyat disediakan untuk Ketua DPRD kabupaten labuhanbatu yang berada di jalan WR Supratman nomor 42, kecamatan Rantau Utara kabupaten Labuh

  • Minggu, 28 Jul 2019 15:08

    Oknum Bendahara SMAN 1 Kualuh Ledong Diduga Gelapkan Dana Sumbangan Orangtua Siswa

    Oknum Bendahara Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kualuh Leidong, Kec.Tanjung Leidong, Kab.Labura diduga melakukan penggelapan dana sumbangan wali murid, gaji honor, komite, dan insentif.Demikian

  • Sabtu, 27 Jul 2019 19:07

    Danny Damanik: Kantor PU Medan Bagaikan Rumah Hantu, Diduga Ada Kantor Bayangan Bagi Para Petinggi

    Ketua Bara Api Sumatera Utara M Danny Damnik SE angkat bicara, soal Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Medan yang disebut bagaikan rumah hantu. Dimana masyarakat mengeluhkan sulitnya pelayanan publik at

  • Senin, 22 Jul 2019 20:42

    Rencana Kunker DPRD Labuhanbatu Keluar Pulau Sumatera, Biaya Per Anggota Rp20 Juta

    Tinggal hitungan hari masa jabatan, DPRD Labuhabatu masih jadwalkan Kunker (Studi Banding) keluar pulau Sumatera, warga pun menuding kegiatan itu termasuk penghamburan uang rakyat.Keberangkatan Kunker

  • Rabu, 17 Jul 2019 14:47

    PAC dan 12 Pimpinan Ranting Bosar Maligas Tolak RPP MPC Pemuda Pancasila Simalungun

    Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 12 Pimpinan Ranting Pemuda Pancasila Kecamatan Bosar Maligas melakukan penolakan terhadap keputusan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun y

  • Senin, 15 Jul 2019 18:15

    Air MCK keruh dan berkarat, masyarakat Sioldengan duga pembangunan tidak sesuai RAB

    Bangunan MCK (mandi cuci kakus)  yang berasal dari anggaran DAK teralokasi sebesar Rp.395.000.000,00 pada tahun anggaran 2018, dikritik oleh masyarakat lingkungan Sioldengan Kelurahan Urung Kompa

  • Rabu, 10 Jul 2019 10:10

    Sering Absen, Kadis PMPTSP Provsu Terima Tunjangan Rp 50 Juta Setiap Bulannya

    Beginilah nasib bawahan, yang walau tidak mempunyai kesalahan, bisa saja sewaktu-waktu dicopot, tergantung kapan si pimpinan merasa masih suka atau sudah tidak suka (like or dislike), namun kalau Kepa

  • Jumat, 05 Jul 2019 13:35

    Terkait Antony Sinaga, Sekda Akan Panggil Kepala Dinas PMPTSP Ir Arief Trinugroho

    Setelah mencuatnya pemberitaan tentang adanya Pejabat eselon III yang dicopot bernama Antony Sinaga yang diduga dilakukan sewenang-wenang oleh atasannya, Dr Ir Hj R Sabrina MSi  Sekretaris Daerah

  • Kamis, 04 Jul 2019 19:24

    Jadwal sidang di PN Rantauprapat Molor, Dikarenakan Anggaran Makan Tahanan Menipis

    Jadwal sidang di Pengadilan Negri (PN) Rantauprapat, Kamis (4/7/19) molor, disebut dikarenakan anggaran makan tahanan menipis. Seharusnya sidang dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB namun diundur hingga

  • Kamis, 04 Jul 2019 18:04

    Merasa Tak Bersalah, Antony Sinaga Pertanyakan Pencopotan Jabatannya Pada Gubernur Sumut

    Pelantikan 7 pejabat eselon III dan pencopotan 2 orang pejabat eselon III yang dilakukan oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada tanggal 17 Juni 2019 lalu, berbuntut panjang. Seorang Pejabat eselon III

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak