Minggu, 28 Feb 2021 20:47

TNI dan BPOM Jalin Kerja Sama Sinergitas Pengawasan Obat-Obatan

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dito/rls
Sabtu, 29 Sep 2018 12:09
Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dr. Ir. Penny K. Lukito, M.CP., menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara BPOM dan TNI, bertempat di Ruang Hening Gedung Sudirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (28/9/2018).

Nota Kesepahaman yang disepakati antara lain kerja sama dalam rangka Optimalisasi Sumber Daya dan sinergitas pengawasan obat dan makanan meliputi, Penguatan pengawasan obat dan makanan, Peningkatan kompetensi bagi petugas dari TNI dan BPOM terkait dengan pengawasan obat dan makanan,  Pertukaran data dan atau informasi terkait pengawasan obat dan makanan, Pemanfaatan sarana dan prasarana,  Upaya kerjasama strategis di bidang obat dan makanan.

Panglima TNI mengatakan bahwa TNI sudah memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas dalam memproduksi obat-obatan maupun bahan makanan untuk memenuhi peningkatan pelayanan kesehatan kepada prajurit dan keluarganya. Sementara BPOM sesuai tugas dan fungsinya adalah badan pengawasan obat dan makanan.

"Di tiga matra TNI yaitu di Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara masing-masing memiliki lembaga farmasi yang kemampuan memproduksi obat-obatan untuk kebutuhan obat dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada prajurit dan keluarganya," jelasnya.

Selanjutnya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa saat ini belanja obat-obatan untuk kepentingan kesehatan biayanya cukup tinggi, dengan TNI mampu memproduksi obat sendiri maka TNI akan dapat mengurangi anggaran untuk belanja obat-obatan dan makanan. "Untuk itu, dengan kerja sama ini kami ingin dari BPOM melaksanakan supervisi dalam rangka pembuatan obat dan pemberian sertifikasi obat serta pemberian izin edar obat yang sudah kita produksi," harap Panglima TNI.

Panglima TNI menuturkan bahwa TNI pernah mampu memproduksi lebih dari 125 jenis obat, namun sekarang direduce (dikurangi). Sementara permintaan dukungan bekal obat-obatan di daerah-daerah operasi untuk kebutuhan kesehatan masih tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menginstruksikan kepada Kepala Staf Angkatan untuk segera melaksanakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman sehingga dapat memenuhi bekal kesehatan setelah mendapat release dari BPOM. "Mudah-mudahan apa yang kita inginkan ini semuanya bertujuan untuk peningkatan atau mempertahankan derajat kesehatan prajurit TNI sehingga prajurit TNI selalu sehat dan dapat melaksanakan tugas pokok dengan baik dalam menjaga NKRI," ujarnya.

Editor: Erickson

T#g:BPOMobat
Berita Terkait
  • Sabtu, 13 Feb 2021 21:33

    Satgas Pamtas Yonif 642 Amankan Dus Berisi Puluhan Jenis Obat-Obatan Ilegal

    Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Pos Komando Taktis (Kotis) berhasil mengamankan dua kotak kardus berisi puluhan jenis obat-obatan ilegal asal Malaysia di sektor jalan tikus (jalan

  • Senin, 13 Jul 2020 02:13

    Masyarakat Mendukung Obat Covid-19 Buatan Indonesia

    Indonesia terus mengembangkan Obat Covid-19. Saat ini penemuan obat tersebut telah memasuki uji klinis dan siap untuk dikembangkan. Masyrakat pun mendukung penemuan obat Covid-19 yang akan menjadi keb

  • Rabu, 29 Mei 2019 20:49

    Satgas Indobatt XXIII-M Sapu Bersih Seluruh Medali Emas Unifil Bola Voli Pantai

    Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-M/United Nation Interm Force in Lebanon (UNIFIL) atau Indonesian Battalion yang sedang dalam misi perdamaian di Leb

  • Senin, 18 Feb 2019 12:18

    Jenderal Spanyol: Pasukan Perdamaian Indobatt Profesional Dalam Bertugas

    Prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian Satgas Indonesian Battalion (Indobatt) Konga XXIII-M/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) sangat profesional dalam menjalankan tugas-tu

  • Sabtu, 09 Feb 2019 22:09

    Delegasi Bintara Tertinggi UNIFIL kunjungi Markas Indobatt XXIII-M di Lebanon

    Delegasi Force Sergeant Major (FSM) atau pejabat Bintara Tertinggi jajaran UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) dipimpin SWO Bashiru Mohammed dari negara Ghana, melaksanakan kunjungan ke M

  • Senin, 07 Jan 2019 19:47

    Selain Senjata Api, Ada Obat Kuat Di TKP Tewasnya Korban di Hotel Central Kisaran

    Tewasnya sepasang insan yang kemudian diketahui berinisial HP (33 tahun), warga kelurahan Bunut Barat Kec. Kota Kisaran Barat dan wanita berinisial DI, (23 tahun), warga Kisaran Timur, Kab. Asahan, ma

  • Rabu, 26 Des 2018 01:26

    Sambut Natal, Umat Kristiani Satgas Indobatt XXIII-M Rayakan Natal Bersama

    Umat Kristiani yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) Konga XXIII-M/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) atau Indonesian Battalion (Indobatt) yang tengah melaks

  • Minggu, 18 Nov 2018 17:18

    245 Siswa Lebanon Kunjungi Markas Pasukan Garuda Indobatt di Lebanon Selatan

    Sebanyak 245 siswa dari Sahid Bilal Alfahas High School Lebanon mengunjungi Markas Pasukan Garuda Indonesian Battalion (Indobatt) Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) di UNP

  • Jumat, 12 Okt 2018 13:12

    Irjen TNI: Kontingen Garuda Membawa Misi Strategis Untuk Bangsa Indonesia

    Inspektur Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Irjen TNI), Letjen TNI Muhamad Herindra, M.A., M.Sc didampingi Tim Auditor Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI yang dipimpin langsung Inspektur OperasionalI

  • Sabtu, 22 Sep 2018 15:02

    Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Sosialisasi POM di Trans Pir, Palas

    Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dr Saleh Partaonan Daulay MAg MHum MA, kembali turun ke Padang Lawas. Kali ini tempat yang dikunjungi Desa Ujung Batu 4 (Empat) dan Trans Pir unit 3 Kecamatan Hutaraja Ti

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak