Selasa, 07 Apr 2020 13:54

Sikapi Masuknya Kapal China ke Perairan Natuna, Ini Arahan Kepala Bakamla RI

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Dito/rls
Selasa, 07 Jan 2020 15:17
Humas Bakamla
Kita mengemban tugas sebagai penjaga lautan Nusantara, itu dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya di tengah kekurangan kita, ditengah keterbatasan kita, seperti motto kita, "Terbatas Namun Dipercaya".

Demikian disampaikan Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A.Taufiq R., dalam arahannya saat memimpin apel besar seluruh personel Bakamla RI wilayah Jakarta, di Aula Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2020).

Laksdya Taufiq mengatakan, "Menyikapi situasi yang berada di Natuna, kita harus cerdas yang awalnya pola operasi bersifat continue saya rubah dengan mengedepankan data intelejen preparation battle dan analisa dari Puskodal kita sehingga sampai akhir tahun kita masih mampu melaksanakan operasi."

"Saya bangga dengan prajurit-prajurit saya yang saat ini sedang bertugas di Natuna. Dia tidak disiapkan untuk itu tetapi mampu melakukan tugas dengan baik. Klaim kedaulatan China terhadap perairan Natuna merupakan kesalahan besar. Karena kedaulatan itu hanya dari teritorial kedalam artinya kita berdaulat penuh dan hukum nasional dapat diberlakukan", paparnya.

Hadirnya Bakamla RI sebagai institusi  operasional dimana dalam menghadapi situasi nasional akan bekerja berdasarkan otoritas nasional yaitu Presiden karena Bakamla RI di bawah Presiden. Maka operasi Bakamla RI selalu terukur dan menghindari miscalculation supaya tidak meningkat eskalasi. Karena semangat dari aturan pelibatan Bakamla RI adalah pertama mencegah terjadinya konflik dan menghindari konflik itu terjadi. Kedua adalah hukum internasional yaitu UNCLOS 1982 dan ketiga adalah kebijakan nasional.

"Itulah elemen kekuatan yang saya gunakan untuk melindungi satuan sendiri maupun satuan lain. Sesuai dengan instruksi presiden terkait situasi di Natuna dikatakan tidak ada kompromi dengan China tetapi melakukan tindakan terukur. Adapun tindakan Bakamla RI saat ini terhadap 50 kapal ikan China dan 2 China Coast guard, tegas saya perintahkan usir mereka karena tegas klaim kita bahwa perairan Natuna ini punya kita", ungkap Kepala Bakamla.

Laksdya Taufiq menambahkan, "Kita harus mengetahui perilaku dari China, kenali dirimu, kenali musuhmu, seratus pertempuran seratus kemenangan. Jadi kita harus mengerti perilaku China."

"Pertama, kenapa China turun ke laut China Selatan karena mereka butuh sumber daya alam. Kedua keamanan, China adalah negara yang tidak pernah ekspansi tapi difensif. Ketiga adalah masalah geopolitik, China mau mendominasi laut China Selatan karena laut Natuna adalah akses ke Samudera Hindia, oleh karena itu China mau mendominasi jalur pelayaran tersebut secara niaga dan militer. Untuk mengamankan hal tersebut, makanya mereka membuat pangkalan-pangkalan di laut China Selatan di pulau buatan. Keempat, terkait internal yaitu nine dash line. Sehingga apapun yang kita kerjakan di sana, China tidak akan mundur. Bakamla RI saat ini berada di depan karena area tersebut adalah area berdaulat yaitu lebih kepada penegakan hukum jadi biarlah Bakamla RI sebagai Indonesian Coast Guard menghadapi China Coast Guard tidak secara militer", tuturnya.

"Tindakan yang dilakukan China, kita imbangi dengan strategi yaitu dengan abaikan peraturan perikanan, kirim semua kapal besar ikan di Pantura ke Natuna dan Bakamla RI akan kawal sambil kita gaungkan bahwa China telah melanggar hukum internasional. Personel Bakamla RI harus memahami kenapa Bakamla RI di depan dalam menangani Natuna karena ini bukan situasi perang dan pada saat kita melakukan suatu operasi walaupun operasi militer yang kita gunakan adalah asas legitimate yaitu tindakan hukum", tegasnya.

Menutup arahannya, Laksdya Taufiq mengatakan bahwa karakter personel Bakamla RI adalah harus cerdas, berani dan punya keteguhan.
Editor: Herda

T#g:BakamlaNatuna
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Apr 2020 14:04

    Upaya Kamla Zona Maritim Tengah Cegah Penyebaran COVID-19 di Sulawesi Utara

    Dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19), Kamla Zona Maritim Tengah meningkatkan pengawasan terhadap personel Bakamla RI sebagai tindakan preventif penyebaran virus corona di wilayah kerja Sulawesi Utara, kemarin.

  • Senin, 30 Mar 2020 20:10

    Rapat Virtual Kepala Bakamla RI Bahas Peningkatan Kapasitas Personel

    Maraknya pandemic COVID-19 tidak menyurutkan semangat kerja keluarga besar Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG).

  • Senin, 30 Mar 2020 09:30

    Kepala Bakamla RI Laksanakan Sertijab Dua Pejabat Tinggi

    Acara Serah Terima Jabatan di lingkungan Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) kembali berlangsung. Walaupun di tengah pandemi COVID-19, pelaksanaan kegiatan tetap mematuhi protokol keamanan yang

  • Senin, 23 Mar 2020 23:23

    Kamla Zona Maritim Timur Susun Kontingensi Ancaman Virus Corona

    Kamla Zona Maritim Timur siap menyusun kekuatan untuk memantau keluar masuk setiap orang melalui laut demi mencegah ancaman wabah penyakit akibat virus Corona.

  • Sabtu, 21 Mar 2020 05:21

    Tim Kesehatan Kogasgabpad Sosialisasi Covid-19 Melalui Udara

    Tim Kesehatan Komando Gabungan Tugas Terpadu (Kogasgabpad TNI AD, TNI AL, TNI AU) Operasi Bantuan Kemanusiaan Natuna yang diketuai oleh Danyonkes 1 Marinir Letkol Laut (K) drg. Muh. Arifin, Sp. Ort, M

  • Jumat, 20 Mar 2020 17:20

    Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Terima Kunjungan Hipken

    Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Laksma Bakamla Drs. Leonidas Braksan, M.M menerima kunjungan Ketua Himpunan Pengusaha Kecil Nelayan (Hipken) Bitung Djefrie Sagume berserta pengurus.

  • Rabu, 18 Mar 2020 16:18

    Cegah Covid-19, Bakamla RI Lakukan Desinfektan Personel dan Kendaraan

    Sebagai upaya mencegah masuknya penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor dan satuan kerja, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI telah melakukan berbagai tindakan preventif berupa prosedur pemeriksaan seca

  • Senin, 16 Mar 2020 15:56

    Pangkogasgabpad Tinjau Sarana dan Prasarana Observasi WNI Grand Princess di Natuna

    Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad TNI AD, TNI AL, TNI AU) Operasi Ban

  • Minggu, 15 Mar 2020 13:55

    Menkopolhukam: Penyusunan RPP Keamanan Laut Jangan Diperdebatkan Lagi

    Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M., menghadiri rapat penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) di kantor Kemenko Bidang Maritim dan Investasi, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat,

  • Jumat, 13 Mar 2020 05:13

    Kamla Zona Maritim Timur Sinergi dengan Polda Papua dan Lantamal X Jayapura

    Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur Laksma Bakamla Arif Sumartono, S. Sos., M. Si(Han)., yang diwakili oleh Kasubbid Hukum Zona Timur Mayor Bakamla Anton Hilman Fatoni, S.H., M.H., melaksanakan kun

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak