Sabtu, 16 Feb 2019 07:13

Satgas Pamtas Yonif Para Raider 328 Amankan 143 Kg Vanili Illegal

Papua (utamanews.com)
Oleh: Dito/rls
Selasa, 04 Des 2018 10:54
Puspen TNI
Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Para Raider 328/Dirgahayu (Yonif PR 328/Dgh Kostrad) yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG, berhasil mengamankan 143 kg Vanili illegal di perbatasan RI-PNG, Skouw, Papua, Senin (3/12/2018).

Penangkapan terhadap pelaku berawal dari informasi yang didapatkan dari masyarakat sekitar. Selanjutnya Satuan Intelijen Satgas Pamtas Yonif Para Raider 328/Dirgahayu dipimpin oleh Pasi Intel Satgas Kapten Inf Bagus Wahyu langsung mendalami info tersebut untuk diselidiki, dan berhasil mengamankan 143 kg Vanili illegal berikut pelaku dan empat kendaraan yang digunakan.

Menurut Kapten Inf Bagus Wahyu didampingi Perwira Hukum (Pakum) Kapten Chk Ghesa Khiastra, S.H., setelah mendalami informasiyang diterima dari masyarakat, personel Satgas dibawah pimpinan Serda Bakti langsung melakukan sweeping. "Sekitar pukul 12.20 WIT, muncul empat kendaraan yang mengarah dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Indonesia-Papua Nugini menuju Abepura," katanya.

"Kendaraan yang dibawa oleh S (35 th) warga Koya Timur, A (32 th), H (30 th)  dan I (30 th) warga Poros Kota Timur, langsungdihentikan Provost Satgas. Setelah dilakukan pengecekan ditemukan 143 kg Vanili tidak dilengkapi dengan dokumen," ujarnya.

Selanjutnya Provost Satgas mengamankan empat orang dengan barang bukti 143 kg Vanili yang tidak ada dokumennya termasuk empat kendaraan jenis sedan dan minibus. "Di salah satu kendaraan kami temukan Vanili disembunyikan dibawah bagasi," ucapnya.

Ditambahkan oleh Kapten Inf Bagus Wahyu, kondisi penyelundupan Vanili illegal memang sering terjadi di kawasan tapal batas Indonesia, dimana Skouw menjadi gerbang utama ekspor-impor antara Indonesia dengan Papua Nugini. "Harga per kilo mencapai 4 juta rupiah dan kalau 143 kg yang diselundupkan, maka nilainya sekitar 500-600 juta rupiah," ungkapnya.

Komandan Satgas Yonif Para Raider 328/Dirgahayu Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr. (Han) menyampaikan rasa bangga atas apa yang telah dicapai oleh anggotanya dengan menggagalkan masuknya barang illegal ke wilayah Indonesia.

"Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota saya, khususnya Staf Intelijen dan ini merupakan bukti bahwa keberadaan Satgas Pamtas Yonif PR 328/Dgh di tanah Papua bekerja untuk memberantas kegiatan illegal yang merugikan Negara," katanya.

Selanjutnya barang bukti berupa 143 kg Vanili illegal diserahkan kepada pihak yang berwenang.

Editor: Erickson

T#g:Ilegalperbatasan
Berita Terkait
  • Senin, 11 Feb 2019 19:01

    Sinergi TNI- KKP Amankan Kekayaan Laut Indonesia

    Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan Nota Kesepahaman atau MoU tentang penguatan ketahanan pangan dan pengamanan sektor kelauta

  • Jumat, 08 Feb 2019 17:28

    Kegiatan Penebangan Kayu Oleh PT.  LBI Berada Dalam SK HKM KTH Batu Jonjong Bersinar Kec. NA IX-X

    Limbah kayu gelondongan terlihat berserakan hanyut di sungai Sosopan Dusun 1 Desa Hatapang Kecamatan NA IX-X Kab. Labura, pemandangan ini terlihat saat ketika Tim Media dan sejumlah Aktivis Kehutanan

  • Minggu, 03 Feb 2019 18:13

    Angkut 7 Ton Kayu Gelondongan Ilegal, Polsek Kualuh Hulu Amankan Truk Berikut Supir

    Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu mengamankan seorang sopir dan 1 unit truk colt diesel diduga mengangkut kayu hutan gelondongan tanpa dokumen (illegal logging), Minggu (3/2/2019) sekira pukul 13.00 wib

  • Sabtu, 02 Feb 2019 08:02

    Bakamla RI Amankan 2 Kapal Diduga Sedang Transfer BBM Di Teluk Jakarta

    Badan Keamanan Laut RI mengamankan dua kapal berjenis Motor Tanker (MT) dan kapal ikan yang diduga sedang melakukan transfer Bahan Bakar Minyak (BBM) Illegal di perairan Teluk Jakarta, Kamis (31/01/20

  • Rabu, 12 Des 2018 17:12

    Sejumlah Kasus Ilegal Loging ini Dilaporkan Ke WALHI Sumut

    Walhi Sumatera Utara telah menerima beberapa kasus llegal Loging dan Perambahan Hutan yang terjadi di Sumatera Utara.

  • Jumat, 23 Nov 2018 16:23

    Unsur Patroli Bakamla Diperlukan di Wilayah Perbatasan

    Untuk mengatasi banyaknya nelayan Indonesia yang ditangkap Malaysia, perlu adanya sosialisasi dan penyuluhan kepada nelayan Indonesia khususnya di Sumut dan Aceh dalam hal batas wilayah penangkapan ik

  • Selasa, 20 Nov 2018 12:20

    Pemerintah RI Intensifkan Komunikasi, Bukti Upaya Memajukan Bangsa dan Negara

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Port Moresby, Papua Nugini untuk menghadiri Pertemuan Pemimpin APEC ke-26. Menurut keterangan pers Deputi Bidang Protokol, P

  • Sabtu, 17 Nov 2018 20:17

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau PLBN Sota Merauke

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN)  Distrik Sota yang berbatasan langsung dengan

  • Jumat, 16 Nov 2018 20:06

    KN Bintang Laut Bakamla RI Tangkap 2 Kapal Vietnam Berbendera Malaysia

    Kapal patroli Bakamla RI KN Bintang Laut 4801 yang dikomandani oleh Margono Eko melakukan adhoc terhadap dua kapal Vietnam berbendera Malaysia yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di w

  • Senin, 12 Nov 2018 19:02

    Bakamla RI Tangkap Kapal Diduga Lakukan Kegiatan Illegal BBM di Perairan Tanjung Priok

    Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menangkap 2 buah kapal yang diduga melakukan kegiatan ilegal BBM di perairan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu  malam (10/11/2018). Kronologi kejadian pada

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak