Selasa, 18 Des 2018 19:08

Satgas Pamtas Yonif Para Raider 328 Amankan 143 Kg Vanili Illegal

Papua (utamanews.com)
Oleh: Dito/rls
Selasa, 04 Des 2018 10:54
Puspen TNI
Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Para Raider 328/Dirgahayu (Yonif PR 328/Dgh Kostrad) yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG, berhasil mengamankan 143 kg Vanili illegal di perbatasan RI-PNG, Skouw, Papua, Senin (3/12/2018).

Penangkapan terhadap pelaku berawal dari informasi yang didapatkan dari masyarakat sekitar. Selanjutnya Satuan Intelijen Satgas Pamtas Yonif Para Raider 328/Dirgahayu dipimpin oleh Pasi Intel Satgas Kapten Inf Bagus Wahyu langsung mendalami info tersebut untuk diselidiki, dan berhasil mengamankan 143 kg Vanili illegal berikut pelaku dan empat kendaraan yang digunakan.

Menurut Kapten Inf Bagus Wahyu didampingi Perwira Hukum (Pakum) Kapten Chk Ghesa Khiastra, S.H., setelah mendalami informasiyang diterima dari masyarakat, personel Satgas dibawah pimpinan Serda Bakti langsung melakukan sweeping. "Sekitar pukul 12.20 WIT, muncul empat kendaraan yang mengarah dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Indonesia-Papua Nugini menuju Abepura," katanya.

"Kendaraan yang dibawa oleh S (35 th) warga Koya Timur, A (32 th), H (30 th)  dan I (30 th) warga Poros Kota Timur, langsungdihentikan Provost Satgas. Setelah dilakukan pengecekan ditemukan 143 kg Vanili tidak dilengkapi dengan dokumen," ujarnya.

Selanjutnya Provost Satgas mengamankan empat orang dengan barang bukti 143 kg Vanili yang tidak ada dokumennya termasuk empat kendaraan jenis sedan dan minibus. "Di salah satu kendaraan kami temukan Vanili disembunyikan dibawah bagasi," ucapnya.

Ditambahkan oleh Kapten Inf Bagus Wahyu, kondisi penyelundupan Vanili illegal memang sering terjadi di kawasan tapal batas Indonesia, dimana Skouw menjadi gerbang utama ekspor-impor antara Indonesia dengan Papua Nugini. "Harga per kilo mencapai 4 juta rupiah dan kalau 143 kg yang diselundupkan, maka nilainya sekitar 500-600 juta rupiah," ungkapnya.

Komandan Satgas Yonif Para Raider 328/Dirgahayu Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr. (Han) menyampaikan rasa bangga atas apa yang telah dicapai oleh anggotanya dengan menggagalkan masuknya barang illegal ke wilayah Indonesia.

"Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota saya, khususnya Staf Intelijen dan ini merupakan bukti bahwa keberadaan Satgas Pamtas Yonif PR 328/Dgh di tanah Papua bekerja untuk memberantas kegiatan illegal yang merugikan Negara," katanya.

Selanjutnya barang bukti berupa 143 kg Vanili illegal diserahkan kepada pihak yang berwenang.

Editor: Erickson

T#g:Ilegalperbatasan
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Rabu, 12 Des 2018 17:12

    Sejumlah Kasus Ilegal Loging ini Dilaporkan Ke WALHI Sumut

    Walhi Sumatera Utara telah menerima beberapa kasus llegal Loging dan Perambahan Hutan yang terjadi di Sumatera Utara.

  • Jumat, 23 Nov 2018 16:23

    Unsur Patroli Bakamla Diperlukan di Wilayah Perbatasan

    Untuk mengatasi banyaknya nelayan Indonesia yang ditangkap Malaysia, perlu adanya sosialisasi dan penyuluhan kepada nelayan Indonesia khususnya di Sumut dan Aceh dalam hal batas wilayah penangkapan ik

  • Selasa, 20 Nov 2018 12:20

    Pemerintah RI Intensifkan Komunikasi, Bukti Upaya Memajukan Bangsa dan Negara

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Port Moresby, Papua Nugini untuk menghadiri Pertemuan Pemimpin APEC ke-26. Menurut keterangan pers Deputi Bidang Protokol, P

  • Sabtu, 17 Nov 2018 20:17

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau PLBN Sota Merauke

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN)  Distrik Sota yang berbatasan langsung dengan

  • Jumat, 16 Nov 2018 20:06

    KN Bintang Laut Bakamla RI Tangkap 2 Kapal Vietnam Berbendera Malaysia

    Kapal patroli Bakamla RI KN Bintang Laut 4801 yang dikomandani oleh Margono Eko melakukan adhoc terhadap dua kapal Vietnam berbendera Malaysia yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di w

  • Senin, 12 Nov 2018 19:02

    Bakamla RI Tangkap Kapal Diduga Lakukan Kegiatan Illegal BBM di Perairan Tanjung Priok

    Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menangkap 2 buah kapal yang diduga melakukan kegiatan ilegal BBM di perairan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu  malam (10/11/2018). Kronologi kejadian pada

  • Senin, 12 Nov 2018 17:12

    Sinergitas Bersama Masyarakat Dalam Mewujudkan Keamanan Wilayah

    Tim Pembinaan Masyarakat TNI bersama personel Kodim 1714/Puncak Jaya melaksanakan komunikasi sosial di kampung Wandegobak Distrik Irimuli, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Sabtu (10/11/2018).Kegiatan kom

  • Senin, 05 Nov 2018 16:05

    Berbagi Kasih Dengan Anak-anak Panti Asuhan, Wujud Kecintaan Satgas Yonif 121/MK

    Dalam rangka HUT ke 55 Komando Resor Militer 172/Praja Wira Yakthi (Korem 172/PWY) Kodam XVII/Cenderawasih melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya bhakti sosial. Dimana bhakti sosial ini adalah m

  • Selasa, 23 Okt 2018 10:23

    Demi Kenyamanan Warga Beribadah Satgas Yonif 121/MK Bantu Renovasi Mushola

    Di sela-sela tugas pokoknya sebagai pasukan pengamanan perbatasan antara negara Indonesia dan Papua Nugini, Satgas Yonif 121/MK dari Kodam I/Bukit Barisan yang telah bertugas selama kurang lebih 8 bul

  • Kamis, 18 Okt 2018 23:18

    Kunjungan Ke Pulau Terluar Nuso Barong Wil Kodim 0824

    Pada Kamis (18/10/2018), dilaksanakan penyebrangan menuju Pulau Nuso Barong yang berada di wilayah Kecamatan Puger Koramil 0824/21 Puger Kabupaten Jember. Penyeberangan dilakukan melalui Pantai Nyampl

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak