Rabu, 22 Jan 2020 21:14

Pangkogabwilhan I Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Laut Natuna

Kepri (utamanews.com)
Oleh: Dito/rls
Sabtu, 04 Jan 2020 12:44
Puspen TNI
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Yudo Margono, S.E., M.M. memimpin apel gelar pasukan intensitas operasi rutin TNI dalam pengamanan laut Natuna di Paslabuh, Selat Lampa, Ranai, Natuna, Jumat (3/1/2020).

Pasukan yang terlibat dalam apel tersebut berjumlah kurang lebih 600 personel, terdiri dari 1 Kompi TNI AD Batalyon Komposit 1 Gardapati, 1 Kompi Gabungan TNI AL terdiri dari personel Lanal Ranai, unsur KRI Teuku Umar 385 dan KRI Tjiptadi 381, Satgas Komposit Marinir Setengar, serta 1 Kompi TNI AU (Lanud Raden Sadjad dan Satrad 212 Natuna).

Dalam pengarahannya kepada prajurit, Pangkogabwilhan I menegaskan bahwa pelanggaran wilayah yang dilakukan oleh kapal pemerintah asing di wilayah zona ekonomi eksklusif Indonesia, berupa penangkapan ikan secara ilegal yang dikawal oleh kapal Coast Guard asing merupakan ancaman pelanggaran wilayah pemerintah Indonesia.

Untuk itu, TNI wajib melakukan penindakan hukum terhadap pelanggar asing yang telah memasuki wilayah dan kegiatan ilegal berupa penangkapan ikan tanpa ijin dari pemerintah Indonesia.


Mulai 1 Januari 2020, telah didelegasikan tugas dan wewenang kepada Pangkogabwilhan I untuk menggelar operasi menjaga wilayah kedaulatan Indonesia dari pelanggar negara asing. Operasi ini dilaksanakan oleh TNI dari unsur laut, udara dan darat.

Di akhir pengarahannya, Pangkogabwilhan I memberikan beberapa perhatian kepada seluruh prajurit TNI yang bertugas, khususnya pengawak KRI dan pesawat udara. Pertama, agar memahami aturan-aturan yang berlaku baik hukum laut internasional maupun hukum nasional di wilayah laut Indonesia.

Kedua, melaksanakan penindakan secara terukur dan profesional, sehingga tidak mengganggu hubungan negara tetangga yang sudah terjalin dengan baik. Ketiga, gunakan Role of Engagement (RoE) yang  sudah dipakai dalam operasi sehari-hari.

Pangkogabwilhan I menekankan kepada prajurit TNI yang bertugas agar tidak terprovokasi dan terpancing dari unsur-unsur kapal asing yang selalu melakukan provokasi apabila ada kehadiran KRI. "Kehadiran Kapal Perang Indonesia adalah representasi negara, sehingga mereka harusnya paham ketika negara mengeluarkan Kapal perangnya bahwa negara pun sudah hadir di situ," tegasnya.
Editor: Herda

T#g:ChinaNatuna
Berita Terkait
  • Kamis, 16 Jan 2020 03:16

    Presiden Jokowi Kunjungi Natuna Tegaskan Kedaulatan NKRI

    Presiden Jokowi mengunjungi Natuna pada Rabu (8/1/2020). Kedatangan Presiden ke Natuna merupakan bukti ketegasan Pemerintah terhadap kedaulatan NKRI yang tidak dapat ditawar.Klaim sepihak oleh China a

  • Rabu, 15 Jan 2020 03:15

    Pemerintah Siap Menjaga Kedaulatan NKRI di Natuna

    Langkah tegas Presiden Jokowi yang tak kenal kompromi dalam pertahankan Natuna layak diacungi jempol. Berbagai upaya juga telah dilakukan mulai dari penambahan armada militer hingga diplomasi damai un

  • Sabtu, 11 Jan 2020 18:41

    Pangkogabwilhan I: Tiga KRI Usir Kapal Asing di Perairan Natuna

    Tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yaitu KRI Karel Satsuit Tubun (KST) 356, KRI Usman Harun (USH) 359, KRI Jhon Lie 358 melaksanakan konvoi untuk melakukan pengusiran terhadap kapal-kapal ikan

  • Sabtu, 11 Jan 2020 16:11

    Pangkogabwilhan I Kembali Pantau Situasi Laut Natuna Melalui Udara

    Sejak melaksanakan gelar operasi pengamanan di wilayah Laut Natuna Utara beberapa waktu lalu akibat dari pelanggaran wilayah oleh kapal-kapal ikan asing, Panglima Komando Gabungan Wilayah I (Pangkogab

  • Selasa, 07 Jan 2020 15:17

    Sikapi Masuknya Kapal China ke Perairan Natuna, Ini Arahan Kepala Bakamla RI

    Kita mengemban tugas sebagai penjaga lautan Nusantara, itu dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya di tengah kekurangan kita, ditengah keterbatasan kita, seperti motto kita, "Terbatas Namun Diperc

  • Minggu, 05 Jan 2020 10:35

    Pangkogabwilhan I: Hubungan Strategis Indonesia- Tiongkok Harus Dipertahankan

    Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Yudo Margono, S.E., M.M. melaksanakan Patroli Udara di perairan Natuna dengan menggunakan pesawat Boein

  • Jumat, 03 Jan 2020 19:33

    Pangkogabwilhan I Kendalikan Operasi Siaga Tempur di Natuna

    Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M. melaksanakan pengendalian operasi siaga tempur terkait dengan adanya pelanggaraan di wilayah perai

  • Jumat, 15 Nov 2019 06:15

    Bakamla RI Bahas Strategi Pengamanan Laut Natuna Utara

    Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) melalui Direktorat Strategi Kamla melaksanakan Rapat Koordinasi Harmonisasi Strategi Kamla untuk mengharmonisasikan konsep Strategi Sinergitas Pengamanan Laut

  • Selasa, 26 Mar 2019 10:56

    Salahgunakan Visa Turis, 6 WNA Asal China Diamankan Imigrasi Gorontalo

    Petugas Kantor Imigrasi Gorontalo berhasil menahan 6 Warga Negara Asing (WNA) asal China di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Jumat 22 Maret 2019.Agus Subandrio, Kakanwil Kemenkumham Provinsi Go

  • Kamis, 14 Mar 2019 21:14

    Batik Air Resmikan Penerbangan Internasional dari Yunnan

    Kunming merupakan gerbang dari Provinsi Yunnan, Tiongkok yang merupakan pusat kebudayaan, perekonomian dan bisnis, komunikasi hingga administrasi. Di kalangan wisatawan, kota ini dikenal sebagai "Dest

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak