Sabtu, 16 Feb 2019 07:10

Merasa Tersinggung, Adik Bupati Labura Tampar Kades Gunung Melayu

Labuhanbatu Utara (utamanews.com)
Oleh: Darwin Marpaung
Kamis, 06 Des 2018 07:56
Darwin Marpaung
H. Saiful Tanjung yang ditemani beberapa Kades hendak membuat laporan di Polsek Kualuh Hulu.�à
Kejadian sangat mengejutkan, diduga akibat merasa tersinggung, adik Bupati Labura berinisial DS, menampar Kades Gunung Melayu Kecamatan Kualuh Selatan pada Selasa (4/12/2018).

Kejadian penamparan dan adu mulut itu terjadi di Simpang Tugu Perkebunan PTPN III Membang Muda, tepatnya di salah satu kios photo copy milik warga Kualuh Hulu. 

Kades Gunung Melayu bernama H. Syaiful Tanjung ketika dimintai Keterangan kejadian penamparan atas dirinya kepada wartawan di kediamannya memaparkan, "Saya tidak menyangka kejadian ini menimpa kepada saya. Siang itu saya bersama rekan Kades lainnya mengikuti acara rapat di Grand Hotel. Setelah selesai acara, saya bersama Kades Damuli Kebun berniat mau pulang. Di dalam mobil ada yang mengetuk-ngetuk pintu mobil saya, merasa tidak kenal lalu saya tinggalkan dan mobil yang saya tumpangi melaju ke arah Kota. Sambil menjemput anak sekolah di salah satu perguruan Swasta di Aek Kanopan."

"Lalu saya menuju pulang, namun ada barang yang harus saya ambil di toko photo copy Simpang Tugu itu. Tanpa saya duga, seorang laki-laki berperawakan tinggi hitam menghampiri saya. Lalu berkata, kamu tidak kenal dengan saya, 'Saya DS adik Bupati.' Bersamaan itu Iah ia menampar saya. Ketika itu saya berusaha melawan, merasa saya tidak salah", sebut Kades, Rabu (5/12/2018).


Ditemani oleh beberapa kades Kualuh Selatan, ia berniat untuk  membuat laporan ke Mapolsek Kualuh Hulu. "Namun  ketika itu PLN padam", ujar Kades H. Syaiful. 

Akhirnya  pelaporan pun tertunda dan batal. "Diduga kuat prilaku penamparan yang dilakukan oleh oknum adik Bupati DS ini, mungkin ingin minta upeti dana ADD yang kerap dilakukan oleh adik Bupati itu", katanya.

Selang satu hari kemudian, pihak keluarga Bupati datang ke kediaman Kades, meminta upaya damai. Alhasil jalan damai diterima oleh pihak keluarga Kades dengan memberikan upah-upah seekor ikan mas yang berukuran 3 Kg. Sebagai pihak yang  mediasi ialah Camat Kualuh Selatan.

Menurut masyarakat sekitar kediaman korban, selama ini informasi yang berkembang, bahwa para Kades sudah merasa resah atas tindakan yang dilakukan adik-adik Bupati yang selalu meminta uang dana ADD maupun dana DD secara paksa dan berjumlah besar.

Editor: Boraspati

T#g:ADDaniaya
Berita Terkait
  • Jumat, 18 Jan 2019 15:28

    Dana Desa TA 2018 di Kecamatan Sosa Rp 33,15 Miliar

    Jumlah anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tahun anggaran 2018 yang tersebar dan dikelola oleh pemerintahan desa di sebanyak 39 desa di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas) me

  • Rabu, 16 Jan 2019 13:56

    Pelaku Penganiayaan Dibekuk Reskrim Polsek Aek Natas, Adiknya Diburon

    Unit Reskrim Polsek Aek Natas yang dipimpin Kanit Reskrim, Ipda H. Naibaho melakukan penangkapan terhadap salah seorang pelaku tindak pidana Secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang lain

  • Selasa, 15 Jan 2019 18:05

    Ricuh, Mahasiswa PMII dan Pegawai PU Langkat Nyaris Baku Hantam

    Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Langkat-Binjai mengelar aksi unjuk rasa ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Langkat. Mahasiswa datang berorasi, membawa bend

  • Minggu, 13 Jan 2019 13:33

    Di Siantar, Wartawan Dikeroyok Belasan Pria Dari Ormas Berloreng

    Try Aditia (24 tahun), wartawan salahsatu media online dipukuli oleh belasan pria dan nyaris kehilangan nyawanya. Korban dikeroyok saat baru saja tiba di jalan Kartini depan cafe Hugos dan apotik Megu

  • Jumat, 14 Des 2018 20:44

    Kasus Penganiayaan Auditor BPK RI di Nias Utara Jadi Atensi Polres Nias

    Kepolisian Resort Nias terus mendalami kasus penganiayaan terhadap dua orang auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara. Adapun kedua korban penganiayaan tersebut yak

  • Selasa, 09 Okt 2018 10:09

    Dinas PMD Minta Dokumen pada Kepala Desa Se-Labura Sesuai Surat KPK

    Menindak lanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 356/6739/SJ tanggal 5 September 2018 perihal Pelaksanaan Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2018, Dinas PMD Labuhanbatu Utara (Labura),

  • Rabu, 03 Okt 2018 08:03

    Terkait Dana Desa, Kepala Desa Diktator, Kepala Dusun Mengundurkan Diri

    Satu per satu Kepala Dusun di Desa Negeri Lama Seberang mengundurkan diri dari jabatannya. Seperti pengakuan Kepala Dusun Blok III Desa Negeri Lama Seberang bernama Irma, 45 tahun, yang mengataka

  • Senin, 01 Okt 2018 13:11

    Mapolres Labuhanbatu Tangkap 4 Orang Pelaku Penganiayaan Jurnalis Di Hatapang

    Mapolsek NA IX-X dikomandoi AKP Anggun Adhika Putra, akhirnya meringkus empat orang terduga penganiaya jurnalis yang sedang menjalankan tugas liputan.Informasi dihimpun awak media, Minggu, (30/9/2018)

  • Minggu, 30 Sep 2018 19:30

    Hendak Meliput, Wartawan Labuhanbatu Dianiaya Petugas

    Penganiayaan terhadap wartawan kembali terulang lagi. Kali ini terjadi di Desa Hatapang, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Provinsi Sumatera Utara. Korban bernama Khoirul F

  • Kamis, 27 Sep 2018 15:17

    Kepala Dusun Minta Kapolres Labuhanbatu Periksa Kades Negeri Lama Seberang

    Oknum pejabat Kepala Desa Negeri Lama Seberang Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu Ahmat Ahyar Ritonga, telah melakukan "Penipuan" dan "Pembohongan" kepada para Guru mengaji dan Kepala Dusun d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak