Jumat, 18 Jun 2021 09:29

Masyarakat Taput Geger, Ibu Kandung Tewas Dipukul Anak Sulungnya

Taput (utamanews.com)
Oleh: W. Simanungkalit
Rabu, 09 Des 2020 13:18
Istimewa
Pelaku saat diamankan Polisi
Anak biadab, istilah saat ini, pantas disematkannterhadap seorang anak yang tega mengakhiri hidup orang tua yang mengandungnya dan merawatnya sampai besar. Sangat tega dan tak punya perasaan, terlintas di benak orang yang mengetahui anak kandung membunuh ibunya.

Hari ini, Rabu (9/12) Polres Tapanuli Utara (Taput) melakukan konfrensi pers di ruang Mapolres Taput. Kapolres Taput AKBP Jonner Samosir SIK, melalui Kasat reskrim AKP J Marbun, dalam konferensi persnya didampingi KBO Reskrim Hitler Hutagalung dan Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing, menerangkan kronologis tentang peristiwa penganiayaan yang terjadi Sabtu (5/12), pukul 10.00 wib di dusun Muara Tolang, Desa Dolok Saut Kecamatan Simangumban, Taput.

AKP J.Marbun menjelaskan penyebab terjadinya pembunuhan ibu kandungnya sendiri. "Pelaku penganiaya ibu kandungnya adalah Syahrul Harahap (28) warga Muara Tolang desa Dolok Saut kecamatan Simangumban, Taput. Korban adalah ibu kandungnya sendiri, yakni Desima Siagian (52) yang terjadi Sabtu kemarin (5/12) pukul 10.00 wib di rumahnya sendiri", terang Kasatreskrim.

Dilanjutkannya, bahwa kejadian ini bermula karena hal sepele. Ketika si pelaku, anak sulung korban meminta sarapan pagi. Sehingga, pertengkaran pun terjadi dan terbawa emosi, dengan tindakan kekerasan penganiayaan dan berakhir kematian.


"Dari keterangan yang kita dapat dari pemeriksaan saksi dan tersangka, bahwa penganiayaan tersebut berawal saat tersangka bangun pagi pukul 09.00 wib. Tersangka menanyakan sarapan (nasi) kepada ibunya. Lalu ibunya menjawab, 'Saya tidak memasak nasi di rumah, saya masak nasi di rumah tetangga karena ada acara, kalau mau makan, makan aja ke sana. Namun tersangka tidak terima perkataan ibunya sehingga terjadi cekcok di rumah", terangnya.

Seorang Ibu kandung yang telah membesarkan si anak, akhirnya terbunuh oleh anak itu sendiri. Hal ini sungguh miris dan memilukan.

"Setelah cekcok, tersangka mengambil kayu bakar dari luar rumah, lalu memukul kepala ibunya sebelah kanan sekuat tenaga satu kali. Ibunya masih belum terjatuh, lalu tersangka memukul kepala sebelah kiri sekuat tenaga satu kali lagi sehingga ibunya terjatuh lemas. Setelah ibunya terjatuh lemas dan bercucuran darah, lalu tersangka meninggalkannya dan memberitahukan kepada tetangga (warga) kalau ia telah memukul ibunya sendiri dan sudah terletak di rumah. Tetangga pun berdatangan dan membawa korban ke rumah sakit, namun di perjalanan korban meninggal dunia", jelasnya.

Tersangka yang merupakan anak sulung dari dua bersaudara tersebut, selama ini tinggal berdua di rumah, karena bapaknya sudah lama meninggal dunia.

Setelah Kepala Desa mengetahui hal tersebut, lalu melaporkan ke Polsek Pahae Jae. Anggota Polsek tiba di lokasi kejadian lalu menangkap tersangka, dan saat ini telah ditahan Polres Taput untuk penyidikan perkara. "Pelaku melanggar pasal 338 sub 354 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara", pungkas Kasat.
Editor: Robi

T#g:tewasanakIbu
Berita Terkait
  • Rabu, 16 Jun 2021 10:16

    Satgas Yonif 512 Ajarkan Cara Membuat Kerajinan Tangan

    Demi terciptanya generasi penerus yang kreatif dan inovatif, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Arso XIII mengajarkan cara membuat kerajinan tangan kepada anak-anak di TK Tunas Harapan Kamp

  • Senin, 14 Jun 2021 22:54

    Warga Pekan Binjai Dikejutkan Temuan Jenazah Tukang Kusuk Keliling

    Sesosok mayat berjenis kelamin Pria, ditemukan warga di Jalan Ade Irma Suryani, Gang Melati, Lingkungan I Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Senin (14/6) Sore, sekira Pukul 17.30 Wib.Setel

  • Sabtu, 12 Jun 2021 18:12

    Tarif Parkir di RS Pringadi Medan Diduga Menyalah, Tertera di Tiket Rp2000 diminta Rp5000

    Sejumlah masyarakat mengeluhkan tarif parkir di RSUD dr Pirngadi Medan karena tidak sesuai dengan yang tertera di tiket. Di tiket parkir yang diserahkan oleh juru parkir (Jukir) tertera Rp2000 untuk k

  • Kamis, 10 Jun 2021 16:30

    Workshop Virtual "Ibu Sehat & Bugar Idaman Keluarga"

    Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh setiap hari. Terutama bagi para ibu yang banyak beraktiv

  • Selasa, 08 Jun 2021 13:58

    Binari Butar-Butar Tewas Dianiaya Anak Tirinya di Sumbul

    Seorang pria diduga mengalami gangguan jiwa diamankan personel Polsek Sumbul usai menganiaya ayah tirinya hingga tewas. Peristiwa yang sempat menghebohkan warga Dusun Gunung Maria, Desa Pegagan Julu I

  • Selasa, 08 Jun 2021 00:08

    Upaya Pencegahan Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

    Pemprov Sumut berkomitmen dan sangat serius untuk menurunkan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Antara lain dengan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), yang menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

  • Senin, 07 Jun 2021 13:27

    Pelaku penikaman terhadap Marhalim Situmeang menyerahkan diri

    Polsek Siantar Martoba menangkap seorang pelaku penganiayaan bernama Peramli Roy Sinuraya alias Karo-Karo (59) warga Jalan Pdt J Wismar Saragih, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, K

  • Sabtu, 05 Jun 2021 22:45

    Ngaku mendapat bisikan, pecandu narkoba ini bunuh adik kandung sendiri

    Pasca tewasnya Siti Aisyah (27) warga Dusun X Kaplingan, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan yang dilakukan oleh abang kandungnya bernama M Ramadani alias Dani pada hari Jumat (4/6/2021) hingga kini masih dalam penyelidikan Polisi.

  • Sabtu, 05 Jun 2021 09:35

    Bobby Berharap Medan Dapat Menjadi Kota Layak Anak tahun 2021

    Tim Verifikasi Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak melakukan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) evaluasi Kota Layak Anak tahun 2021 di Kota Medan, Jumat (4/6/2021).

  • Jumat, 04 Jun 2021 21:34

    Sadis, Aisyah tewas bersimbah darah dicangkul abang kandung

    Belum diketahui pasti apa penyebabnya, Dani (31) tega mencangkul kepala Aisyah (27) adik kandung perempuannya hingga tewas bersimbah darah di Dusun X Kaplingan, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (4/6/2021) sekira pukul 14.00 Wib.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak