Jumat, 14 Mei 2021 11:44

Masyarakat Taput Geger, Ibu Kandung Tewas Dipukul Anak Sulungnya

Taput (utamanews.com)
Oleh: W. Simanungkalit
Rabu, 09 Des 2020 13:18
Istimewa
Pelaku saat diamankan Polisi
Anak biadab, istilah saat ini, pantas disematkannterhadap seorang anak yang tega mengakhiri hidup orang tua yang mengandungnya dan merawatnya sampai besar. Sangat tega dan tak punya perasaan, terlintas di benak orang yang mengetahui anak kandung membunuh ibunya.

Hari ini, Rabu (9/12) Polres Tapanuli Utara (Taput) melakukan konfrensi pers di ruang Mapolres Taput. Kapolres Taput AKBP Jonner Samosir SIK, melalui Kasat reskrim AKP J Marbun, dalam konferensi persnya didampingi KBO Reskrim Hitler Hutagalung dan Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing, menerangkan kronologis tentang peristiwa penganiayaan yang terjadi Sabtu (5/12), pukul 10.00 wib di dusun Muara Tolang, Desa Dolok Saut Kecamatan Simangumban, Taput.

AKP J.Marbun menjelaskan penyebab terjadinya pembunuhan ibu kandungnya sendiri. "Pelaku penganiaya ibu kandungnya adalah Syahrul Harahap (28) warga Muara Tolang desa Dolok Saut kecamatan Simangumban, Taput. Korban adalah ibu kandungnya sendiri, yakni Desima Siagian (52) yang terjadi Sabtu kemarin (5/12) pukul 10.00 wib di rumahnya sendiri", terang Kasatreskrim.

Dilanjutkannya, bahwa kejadian ini bermula karena hal sepele. Ketika si pelaku, anak sulung korban meminta sarapan pagi. Sehingga, pertengkaran pun terjadi dan terbawa emosi, dengan tindakan kekerasan penganiayaan dan berakhir kematian.


"Dari keterangan yang kita dapat dari pemeriksaan saksi dan tersangka, bahwa penganiayaan tersebut berawal saat tersangka bangun pagi pukul 09.00 wib. Tersangka menanyakan sarapan (nasi) kepada ibunya. Lalu ibunya menjawab, 'Saya tidak memasak nasi di rumah, saya masak nasi di rumah tetangga karena ada acara, kalau mau makan, makan aja ke sana. Namun tersangka tidak terima perkataan ibunya sehingga terjadi cekcok di rumah", terangnya.

Seorang Ibu kandung yang telah membesarkan si anak, akhirnya terbunuh oleh anak itu sendiri. Hal ini sungguh miris dan memilukan.

"Setelah cekcok, tersangka mengambil kayu bakar dari luar rumah, lalu memukul kepala ibunya sebelah kanan sekuat tenaga satu kali. Ibunya masih belum terjatuh, lalu tersangka memukul kepala sebelah kiri sekuat tenaga satu kali lagi sehingga ibunya terjatuh lemas. Setelah ibunya terjatuh lemas dan bercucuran darah, lalu tersangka meninggalkannya dan memberitahukan kepada tetangga (warga) kalau ia telah memukul ibunya sendiri dan sudah terletak di rumah. Tetangga pun berdatangan dan membawa korban ke rumah sakit, namun di perjalanan korban meninggal dunia", jelasnya.

Tersangka yang merupakan anak sulung dari dua bersaudara tersebut, selama ini tinggal berdua di rumah, karena bapaknya sudah lama meninggal dunia.

Setelah Kepala Desa mengetahui hal tersebut, lalu melaporkan ke Polsek Pahae Jae. Anggota Polsek tiba di lokasi kejadian lalu menangkap tersangka, dan saat ini telah ditahan Polres Taput untuk penyidikan perkara. "Pelaku melanggar pasal 338 sub 354 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara", pungkas Kasat.
Editor: Robi

T#g:tewasanakIbu
Berita Terkait
  • Rabu, 05 Mei 2021 22:35

    Polsek Tigalingga Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Tewasnya Wasinton Tampubolon

    Kapolres Dairi AKBP Ferio Sano Ginting SIK MH melalui Polsek Tigalingga menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang terjadi di Dusun Lau Kitik, Desa Bukit Lau Kersik, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi.

  • Jumat, 30 Apr 2021 03:30

    Pemuda Pantai Labu Tewas Usai Tabrak Bagian Belakang Truk

    Nasib naas dialami pengendara sepeda motor berinisial JTA alias Jaka warga Dusun I Desa Denai Kuala Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang.

  • Jumat, 23 Apr 2021 10:23

    Pemprov Terus Dorong Peningkatan Jumlah KLA di Sumut

    Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya meneguhkan diri sebagai Provinsi Layak Anak, setelah berhasil meraih penghargaan sebagai Provinsi Penggerak Kabupaten/Kota Layak Anak 

  • Rabu, 21 Apr 2021 17:41

    Tiga hari tak keluar rumah, warga Binjai Estate ditemukan tak bernyawa

    Sesosok mayat pria yang diketahui bernama Muhammad Nur (60) ditemukan tak bernyawa di Jalan Gunung Jaya Wijaya, Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan, Rabu (21/4) sekira Pukul 12.45 Wib.

  • Selasa, 20 Apr 2021 16:10

    Satgas Yonif 512 jalin keakraban dengan kunjungi anak-anak di perbatasan Papua

    Agar tercipta keakraban antara TNI dengan seluruh elemen masyarakat wilayah perbatasan,  Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Karang mengunjungi anak-anak di Kampung Yuwainda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom.

  • Sabtu, 10 Apr 2021 16:30

    Bawa Sabu-Sabu, Anak Usia 17 Tahun Diringkus Polres Pematang Siantar

    Seorang anak yang masih dibawah umur bernama Jago (Nama samaran) (17) warga Narumonda Bawah, diringkus Personil Satresnarkoba Polres Pematang Siantar kedapatan membawa Narkotika jenis sabu-sabu, Kamis

  • Selasa, 06 Apr 2021 16:06

    Koordinasi Ke BKPM RI, Upaya Pemko Tebing Tinggi Tingkatkan Pelayanan Investasi

    Guna koordinasi dan konsolidasi tingkatkan pelayanan investasi menyambut berbagai program startegis nasional, Pemerintah Kota Tebing Tinggi melakukan kunjungan ke BKPM RI melalui Rapat Koordinasi Peni

  • Jumat, 02 Apr 2021 00:32

    Pemprov Sumut Tetap Komitmen Dalam Upaya Perlindungan Perempuan dan Anak

    Kemajuan bangsa bergantung pada bagaimana peran pemerintah dalam hal perlindungan perempuan dan anak. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tetap komitmen dalam upaya perlin

  • Kamis, 01 Apr 2021 14:31

    Warga Jorlan Hantaran ditemukan tewas di persawahan di Siantar Marihat

    Jawaman Saragih (57) warga Balata I Kelurahan Tiga Balata, Kecamatan Jorlan Hantaran, ditemukan tewas di sawah milik Alpidun Siahaan di Kampung Matio Kelurahan Naga Huta Timur, Kecamatan Siantar Marim

  • Sabtu, 27 Mar 2021 11:47

    Mohon Bantuan, Anak Ini Tersesat, Mengaku Dari Desa Bunga Tanjung, Telawi, Batubara

    Seorang anak berjenis kelamin Pria, yang mengaku berasal dari Kabupaten Batubara, tersesat di Kota Binjai. Menurut pengakuan sang anak, ia bermaksud untuk mencari keluarganya yang ada di Kota Binjai.M

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak