Minggu, 18 Apr 2021 23:57
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Masnida lapor suaminya hilang dari tempat rehabilitasi gangguan jiwa/narkoba, Polsek Salapian: Dicari dulu

Masnida lapor suaminya hilang dari tempat rehabilitasi gangguan jiwa/narkoba, Polsek Salapian: Dicari dulu

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Selasa, 02 Feb 2021 16:02
Istimewa
Sudah sekitar sebulan lebih, Apriadi Sopian (47) warga Kuta Cane, Aceh Tenggara, hilang dari Lembaga Hidayah Wampu, tempat rehabilitasi gangguan jiwa/narkoba, di Dusun Pelamboyan/Sei Wampu, Pamah Durian, Kutambaru, Kabupaten Langkat. 

Ironisnya, disaat Masnida (47) istri dari Aprianda Sopian membuat laporan di Polsek Salapian, Polres Langkat, laporannya tidak diterima oleh polisi. 

Ditemui di Kutambaru, Selasa (2/2), Masnida menerangkan, kasus ini berawal ketika suaminya mengalami depresi dan meresahkan masyarakat. Kemudian, keluarga sepakat membawa suaminya ke Kota Binjai, Jalan MT Haryono, Kecamatan Binjai Utara. 

Dari Binjai, sambung Masnida, keluarga bermusyawarah dan sepakat membawa Aprianda ke Lembaga Hidayah Wampu, dengan harapan dapat disembuhkan. 

"Kami menghubungi Susi, pengelola lembaga itu. Akhirnya suami saya dijemput dari Binjai Pada Rabu (16/12) malam. Sebelum dijemput, kami wajib menyediakan dana administrasi sebesar Rp 5 juta dan uang makan selama satu bulan Rp 500 ribu," ungkapnya. 

Selain itu, kata Masnida, pihak lembaga meminta perjanjian agar tidak menuntut jika pasien meninggal dunia. "Perjanjian itu kami buat dan uang administrasi serta uang makan satu bulan sudah kami berikan. Setelah itu suami saya dijemput," tuturnya. 


Satu minggu setelah suaminya dibawa, Masnida berkomunikasi dengan Susi. Kemudian, Susi meminta bekal makanan dan alas tidur untuk suaminya. "Bekal dan alas tidur saya kirim ke Toko Perabot Abadi, Jalan T Amir Hamzah, Binjai. Lokasi pengiriman sesuai petunjuk bu Susi," bebernya.

Tak lama setelah itu, sebut Masnida, pihak lembaga menyebutkan suaminya hilang. "Alasan mereka karena kami kirimkan paket makanan dan alas tidur. Katanya suami saya kecewa sudah tidak dianggap keluarga. Belakangan, alasan mereka suami saya lari setelah berkelahi di dalam lembaga. Jadi gak tahu mana yang benar," ucapnya.

Karena tidak ada kepastian keberadaan suaminya, Masnida mendatangi Polsek Salapian untuk membuat laporan orang hilang dan kelalaian pihak lembaga yang seakan tidak bertanggungjawab dengan keberadaan suaminya tersebut.

Sayangnya, laporan Masnida tidak diterima Polisi dengan alasan belum memiliki unsur pidana dan suaminya belum tentu dinyatakan hilang.

"Kata polisi, mereka koordinasi dulu ke pihak lembaga. Karena polisi bilang suami saya belum tentu hilang," beber Masnida dengan raut wajah bingung.


Tidak puas sampai disitu, Masnida kembali mendatangi Polsek Salapian pada Selasa (2/2). Namun, pihak polsek tetap tidak menerima laporan dengan alasan suaminya masih dicari. "Kata polisi suami saya ada di Kuta Gajah. Tapi sampai sore saya tunggu gak ada kabar juga," sebutnya dengan mata berkaca kaca.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Salapian Ipda Mimpin Ginting, mengakui, kalau pasien melarikan diri dari lembaga setelah memukul orang.

"Laporannya bukan tidak kami terima. Laporannya sudah kami terima dalam bentuk pengaduan masyarakat (Dumas). Kalau dia berbentuk LP, itu laporan untuk tindak pidana. Sementara persoalan inikan belum ada pidananya," kata Mimpin.

"Kami sudah lakukan pencarian kepada pasien yang melarikan diri. Kabarnya ada di Kuta Gajah. Sekarang anggota kita sudah meluncur ke lokasi," tambah Mimpin.

Mimpin mengakui, pasien bisa melarikan diri karena lokasi lembaga itu tidak memiliki pagar. "Soal lembaga itu baru atau tidak, bisa kamu tanya aja langsung sama pihak lembaga," tegasnya.
Editor: Herda

T#g:orang hilangSalapiannarkoba
Berita Terkait
  • Jumat, 09 Apr 2021 22:39

    Masyarakat Binjai resah dengan maraknya peredaran narkoba

    Peredaran narkoba di Kota Binjai saat ini terus meningkat. Akibatnya, masyarakat menjadi resah dengan maraknya narkotika yang merupakan zat atau obat yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sint

  • Sabtu, 03 Apr 2021 19:13

    Satresnarkoba Polrestabes Medan Lakukan Gotong Royong di Kampung "Bersinar" Polonia

    Satresnarkoba Polrestabes Medan melaksanakan kegiataan program kampung Bersih Narkoba (Bersinar) di Kecamatan Medan Polonia, yang dibuka langsung oleh Kompol Oloan Siahaan SIK MH dan Camat Polonia Amr

  • Rabu, 31 Mar 2021 16:21

    Bersatu Lawan Virus Covid-19, Sat Res Narkoba Polresta Deliserdang Bagikan Sembako

    Saat terjadinya pandemi covid-19, semua masyarakat merasakan dampak dari pandemi tersebut, terutama masyarakat kalangan ekonomi bawah. Hal tersebut disikapi oleh Satres Narkoba Polresta Deli Serdang d

  • Selasa, 30 Mar 2021 14:00

    Bareskrim dan Bea Cukai Gagalkan Peredaran 42,3 Kg Sabu dan 85 Ribu Ekstasi

    Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan peredaran narkoba sabu seberat 42,337 Kilogram (Kg) dan 85.038 butir ekstasi. Itu merupakan hasil operasi gabungan bersama Bea Cukai."Kami

  • Selasa, 30 Mar 2021 09:30

    Ketua LPA Mhd. Azhar Harahap Tantang Paslon Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Berani Berantas Judi dan Narkoba?

    Menjelang hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Labuhanbatu di 9 TPS berlokasi TPS 005, TPS 007, TPS 009, TPS 010, dan TPS 013 Kel. Bakaran Batu, Kec.

  • Kamis, 25 Mar 2021 22:05

    Dipimpin Zainuddin Purba, Ratusan Pemuda Kota Binjai Ikrar Tutup Diskotik, Tempat Narkoba & Judi

    Ratusan Pemuda yang tergabung dalam beberapa Organisasi Kepemudaan, Organisasi Islam, Organisasi Kristen dan Organisasi Mahasiswa Binjai, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat, menggelar "Ikrar" siap menu

  • Selasa, 23 Mar 2021 22:23

    Ketua DPRD Binjai Dukung Penutupan Diskotik Dan Pemberantasan Narkoba

    Provinsi Sumatera Utara menduduki peringkat pertama peredaran narkoba di Indonesia. Sedangkan Kota Binjai, menjadi peringkat kedua peredaran narkoba di Sumatera Utara.Hal itu dibenarkan oleh Ketua DPR

  • Jumat, 19 Mar 2021 17:49

    Bertemu tokoh masyarakat Binjai-Langkat, Kapolda Irjen Pol Panca Putra janji berantas narkoba di Sumut

    Perwakilan masyarakat, Ulama, BKPRMI, Legislatif dan Pemerintahan dari 3 Kabupaten/Kota (Binjai, Langkat dan Deli serdang) hari ini, Jumat (19/3) bertemu langsung dengan Kapolda Sumut, Irjen Pol

  • Kamis, 18 Mar 2021 12:18

    Pemko Medan Apresiasi Program Rehabilitasi Berbasis Kelompok

    Pemko Medan mengapresiasi program rehabilitasi berbasis kelompok yang telah dilakukan lembaga rehabilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika Bhayangkara Indonesia. Diharapkan program rehabilitasi ya

  • Sabtu, 13 Mar 2021 15:53

    KBO Satnarkoba Polres Labuhanbatu Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba Di TMMD 110

    Satgas TMMD ke 110 tahun anggaran 2021 Kodim 0209/LB yang terdiri dari personel TNI-Polri beri penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat yang dilaksanakan di ruang sekolah MTS S MHB Diah Saf

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak