Selasa, 14 Jul 2026
Ledakan di Bekas Markas OPM Tewaskan Warga di Lanny Jaya, Koops TNI Habema Imbau Masyarakat Waspada
Lanny Jaya (utamanews.com)
Oleh: Tommy Minggu, 07 Jun 2026 18:57
Pen Koops TNI Habema

Suasana duka menyelimuti masyarakat Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, setelah sebuah ledakan di kawasan Kampung Toemalo merenggut nyawa seorang warga, Minggu (7/6/2026).

Peristiwa tragis tersebut sontak mengejutkan warga setempat karena ledakan terjadi di area yang sebelumnya diketahui sebagai bekas markas TPNPB-OPM Kodap XII/Lanny Jaya pimpinan Purom Okiman Wenda.

Koops TNI Habema menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas kejadian tersebut. Selain itu, personel Satgas di lapangan juga terus memberikan pendampingan serta bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Berdasarkan keterangan masyarakat yang dihimpun personel Satgas, ledakan terjadi saat sekelompok warga dari Kampung Toemalo, Kampung Mbu, dan Kampung Wunabunggu sedang melakukan aktivitas mencari dan membakar kelapa hutan di sekitar lokasi kejadian.
Aktivitas warga itu berlangsung di kawasan yang selama ini dikenal sebagai bekas markas kelompok separatis bersenjata TPNPB-OPM. Saat berada di lokasi, tiba-tiba terjadi ledakan yang mengakibatkan kepanikan warga.

Informasi awal mengenai kejadian tersebut pertama kali disampaikan oleh salah seorang warga, Bapak Oga Kiwo, kepada personel yang berjaga di pos keamanan setempat.

Menerima laporan tersebut, personel Satgas Koops TNI Habema langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan observasi wilayah, membantu masyarakat, sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti ledakan.

Dalam insiden itu, seorang warga bernama Endite Wea (18), asal Kampung Mbu, dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan yang terjadi di lokasi.
produk kecantikan untuk pria wanita

Peristiwa tersebut juga sempat memunculkan berbagai informasi dan tuduhan di tengah masyarakat terkait dugaan keterlibatan aparat TNI dalam kejadian tersebut.

Menanggapi isu yang berkembang, personel Satgas Koops TNI Habema bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat segera melakukan mediasi serta memberikan penjelasan langsung kepada warga guna mencegah munculnya kesalahpahaman.

Berdasarkan hasil komunikasi dan klarifikasi yang dilakukan di lapangan, dipastikan tidak terdapat aktivitas personel TNI di lokasi kejadian maupun di sekitar area saat ledakan terjadi.

iklan peninggi badan
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa lokasi ledakan memang berada di kawasan yang sebelumnya diketahui sebagai bekas markas TPNPB-OPM Kodap XII/Lanny Jaya kelompok Purom Okiman Wenda.

Menurutnya, berdasarkan hasil pengamatan awal terhadap karakteristik ledakan dan kondisi lokasi, terdapat dugaan bahwa sumber ledakan berasal dari sisa bahan peledak atau munisi yang ditinggalkan kelompok separatis bersenjata di wilayah tersebut.

“Kami turut prihatin atas insiden ini yang menyebabkan satu warga meninggal dunia. Sebagai langkah pencegahan kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area bekas markas kelompok bersenjata OPM yang kemungkinan masih menyimpan sisa bahan peledak berbahaya,” ujar Letkol Inf Wirya.

Ia juga menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga personel Satgas bersama warga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya sisa bahan berbahaya lain yang masih tertinggal.

Sementara itu, masyarakat Distrik Melagi menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan personel Satgas Koops TNI Habema dalam membantu penanganan pascakejadian serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban dan warga sekitar.

Hingga saat ini, personel Satgas Koops TNI Habema bersama masyarakat masih melakukan pendalaman dan pemantauan di sekitar lokasi ledakan guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat serius bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kawasan-kawasan bekas konflik yang diduga masih menyimpan sisa bahan peledak berbahaya yang dapat mengancam keselamatan jiwa warga sipil.
Editor: Sentana
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Index
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later