Kamis, 16 Apr 2026

Lagi, Kekerasan TNI di Medan, 2 ABG Babak Belur Dihajar

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Tim Kamis, 15 Jun 2017 17:05
Korban didampingi keluarganya saat bertemu sejumlah insan pers di Warkop Jurnalis, Jalan H. Agus Salim, Medan, Kamis (15/6/2017).
 Yugo

Korban didampingi keluarganya saat bertemu sejumlah insan pers di Warkop Jurnalis, Jalan H. Agus Salim, Medan, Kamis (15/6/2017).

Dua remaja babak belur dihajar oleh oknum yang diduga prajurit Batalyon Artileri Medan 2/105 GS di seputaran markas mereka di Jalan Biru Biru, Pasar VI, Deli Tua. 

Kejadian penganiayaan itu berawal saat korban Aria Ramadan, 16 tahun dan Rio Putra Yudha Utomo, 18 tahun melintas di depan markas Yon Armed, Rabu (14/6/2017) sekitar pukul 23.30 WIB. Mereka berdua, mengaku ingin membeli bahan pembuat kue. 

"Kami mau balik ke rumah. Pas di depan pos penjagaan itu ada dua TNI, kami dari jauh sudah melihat, makanya kami pelan-pelan naik kereta (red, sepeda motor) tiba-tiba ada oknum yang melempar kami. Kami berhenti mereka langsung memukuli kami," kata Rio saat hadir di warkop Jurnalis, Kamis (15/6/2017). 

Rio tak mengetahui apa sebab dia dan adiknya sampai dipukuli. Bahkan ada seorang oknum TNI yang sempat mengacungkan sangkur ke arah mereka. Beruntung Rio berhasil mengelak dan sangkur itu mengenai tangki sepeda motor mereka. 
"Waktu dipukuli memang ada satu​ tentara yang membela. Dia bilang ke kami supaya lari. Mereka terus memukuli dengan batang kayu. Saya sempat meronta," kata Rio. 

Rio pun melarikan diri meninggalkan sepeda motornya. Dia terpisah dengan Aria Ramadan.

Sementara itu Aria Ramadan, adiknya, tertangkap dan diseret ke sel di dalam markas. Dia sempat pingsan karena berulang kali diterjang sepatu prajurit. 

"Saya sempat pingsan, diseret di aspal dan dibawa lagi ke aspal. Di dalam sel saya dihajar lagi." kata Aria sambil menunjukkan luka di punggungnya. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Rio kemudian dijemput oleh Jumono, keluarganya yang juga mantan prajurit Yon Armed. Jumono sempat berdebat dengan prajurit yang terkesan menyembunyikan anak mereka. Namun Dia sempat mendengar jeritan dari Aria dari dalam sel. Aria pun dibawa pulang dengan keadaan luka di beberapa bagian tubuh. 

Kasus kekerasan ini sudah dilaporkan ke Detasemen Polisi Militer. 

Sementara itu, Kepala Penerangan Daerah Militer Kodam I/BB Kolonel Edy Hartono mengatakan bahwa kedua remaja itu menggeber sepeda motornya saat melintas di depan pos jaga secara berulang-ulang. Ketika didekati, ternyata keduanya membawa kayu balok. 

iklan peninggi badan
"Mereka melarikan diri. Salah satunya masuk ke rumah warga sehingga pemilik rumah ketakutan dan melaporkan pada anggota. Selanjutnya anggota dan pemilik rumah mencari yang bersangkutan. Satu orang berhasil melarikan diri," kata Edy Hartono saat dikonfirmasi.

Editor: Sam
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️