Sabtu, 04 Jul 2020 08:19

Konflik Anggota DPRD Gerindra dan pemilik Cafe di Doloksanggul Humbahas

Humbahas (utamanews.com)
Oleh: Mario Matthew
Minggu, 22 Des 2019 16:42
Istimewa
Ilustrasi
Sebagai salah seorang anggota DPRD, harusnya memberikan teladan bagi masyarakat. Sebutan Anggota dewan terhormat itu seharusnya dijaga karena itu merupakan marwah sebagai wakil rakyat di parlemen. Tetapi Marwah sebagai Dewan terhormat itu tercoreng oleh salah seorang oknum anggota DPRD kabupaten Humbahas inisial TP, dia kena pukul karena tidak memberikan contoh perilaku yang baik di tengah masyarakat.

Kejadian itu bermula pada Selasa (26/09/2019), di Ahaan Coffee jalan Merdeka Doloksanggul. TP yang datang ke Ahaan Coffee beserta dua rekannya, DS dan RS, seperti biasa ingin menikmati minum Bir sambil mendengarkan alunan musik akustik. TP sendiri sudah beberapa kali minum dan bernyanyi di Ahaan Coffee, tapi kali itu dia datang sepertinya sudah dalam kondisi setengah mabuk, karena mungkin sudah minum duluan di tempat lain. Hal ini diperkuat oleh kesaksian pemain musik yang ada di Ahaan Coffee.

Saksi NS mengatakan TP datang bersama DS dan RS, sekira pukul 21.00 wib, dan saat datang, TP langsung naik ke panggung meminta untuk bernyanyi, tetapi dijawab oleh NS "Bergiliran bang!! Abang nanti aja soalnya Abang baru datang."

Dengan nada membentak, TP mengatakan, "Berapa kalian kubayar biar bisa nyanyi di sini." Ucap TP sambil seakan merogoh dompet di kantong belakangnya, seraya pergi menghampiri temannya DS dan RS yang sudah lebih dulu menempati salah satu meja (Table).


Hal ini pun sudah membuat NS emosi seraya meninggalkan panggung, NS menjumpai HS pemilik usaha, dan mengatakan, "Bang aku mau ribut."

Lalu HS menjawab, "Kenapa?"

"Udah kecil kali kami dibuat sama dia (TP), kayak dijengkal kami dengan uangnya. Mau orang kaya pun dia gak ada pengaruhnya sama saya", ujar NS dengan nada Emosi. 

Tetapi dengan bijak HS menjawab NS, "Sudahlah! Tidak usah diperpanjang. Kamu pergi aja dulu keluar."

emudian NS pergi keluar meninggalkan Ahaan Coffee.

Waktu berjalan seperti biasa tanpa ada masalah. Tibalah Meja TP mendapat giliran untuk bernyanyi, dua lagu dinyanyikan. TP masih ditemani RS dan DS. Giliran lagu ketiga, tinggal TP diatas panggung. Disinilah awal mula perkelahian itu.
Menurut kesaksian AS, salah satu pemain gitar di Ahaan Coffee, pada saat lagu ketiga, TP meminta satu lagu untuk diiringi, tetapi AS tidak tahu lagu yang diminta TP, seraya meminta untuk lagu lain aja, tetapi TP mengatakan, "Masak lagu kayak gitu aja gak tau?"

"Ya udah kita coba aja Tulang (Paman) aku buka Kunci (Cord)nya di Handphone." 


Tetapi dasar memang tidak tahu, TP gak puas dengan hasil musiknya AS, dan dengan nada Emosi berkata, "Te ma di ho soadong pamotoan mu, dok napala lagu songoni" (Ta** lah samamu, kamu gak tau apa-apa, lagu kayak gitu aja kamu gak bisa." 

"Boasa songoni Tulang" (Kenapa kayak gitu Paman)", ujar AS.

"Boha Huroa (Kenapa Rupanya), kamu kecil sama aku, kecil .!!" sambil mengacungkan tangannya seperti menyentil.

Tidak terima dihina seperti itu, terjadilah cekcok mulut, AS menantang TP untuk berantam keluar.

Mendengar terjadi keributan, HS turun dari lantai dua untuk menenangkan keributan, dan menyuruh anggotanya untuk tidak ribut. Melihat suasana sudah tidak kondusif dan tamu yang lain pun sudah pada takut, HS mengatakan kepada DS dan RS untuk membawa TP pulang. "Mulak ma hamu Lae, masalah akka pembayaran sogot ma tahatai (Pulang lah Lae, masalah pembayaran besok lah kita bahas) gampanglah itu", ujar HS.

Tetapi tidak disangka- sangka TP yang tidak terima dengan perkataan HS yang meminta dia pulang berkata, "Gelleng nai Au dibereng Hamu (Kecil kali kalian lihat Aku)", sambil mengangkat Jar (Teko kaca) dari meja dan membanting ke lantai hingga pecah dan mengenai kaki HS.


Saat itu jugalah dengan gerak refleks, HS melayangkan bogemnya mengenai muka TP, dan darah pun bercucuran dari hidungnya. Dperkirakan kejadiannya sekitar pukul 22.30 wib.

Tidak terima diperlakukan seperti itu, TP melapor ke pihak kepolisian dan melakukan visum di RSUD Doloksanggul. Atas laporan TP yang isi laporannya adalah pengeroyokan dan penganiayaan, HS diamankan di Polsek Doloksanggul.

Sempat ditangguhkan, dan diperintahkan Wajib lapor, HS pun sempat menjalani sebagai tahanan Rumah dan selalu kooperatif melapor sesuai perintah Kepolisian sektor Doloksanggul, tetapi TP tidak puas dengan status HS sebagai tahanan rumah dan meminta supaya Kepolisian Resort Humbang Hasundutan mengambil alih kasus ini dan meminta supaya HS dan rekannya ditahan, karena dalam laporan TP, bukan hanya HS aja, tetapi AS dan MS juga ikut dilaporkan.

Sekaitan hal di atas HS pun sudah membuat Laporan balik, melaporkan TP dengan laporan pengrusakan, dan perbuatan tidak menyenangkan. Atas laporan HS dan setelah memeriksa bukti-bukti di tempat kejadian perkara (TKP), Penyidik Polres Humbang Hasundutan sudah menetapkan TP sebagai tersangka, dan sudah melayangkan surat Panggilan pertama. Kamis (19/12/2019), pada pemanggilan pertama, TP tidak datang dan hanya diwakilkan oleh kuasa hukumnya.

Menurut informasi dari Penyidik, secepatnya pihaknya akan melayangkan surat pemanggilan kedua, dan apabila pemanggilan kedua ini TP tidak juga kooperatif maka akan dilakukan penjemputan paksa. Tentunya terlebih dahulu koordinasi dengan DPRD Kabupaten Humbahas karena jabatan TP sebagai salah satu anggota DPRD dari Partai Gerindra di kabupaten itu.

Sementara HS dan kedua temannya AS dan MS sudah diamankan dan ditahan di Polres Humbang Hasundutan sejak 17 Desember 2019. Dan sampai berita ini diturunkan, informasi dari pihak kepolisian menyatakan, pada Jumat (20/12/2019) kemarin, pihak penyidik sudah melayangkan kembali surat panggilan kedua terhadap TP.
Editor: Budi

T#g:aniayahumbahas
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2020 07:12

    SP2HP Kasus Pemukulan Anak Di Bawah Umur Tak Diterima Ortu Korban, AJH Kecewa

    Penganiayaan yang dialami anak dari Sri Wahyu Ningsih Warga Desa Dalu X A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara yang telah dilaporkan ke Polresta Deliserdang, hingg

  • Sabtu, 27 Jun 2020 20:37

    Atensi Kapolda Sumut, Kapolsek Medan Area Perintahkan Tindak Tegas Semua Pelaku Kejahatan

    Reza Wijaya alias Midun (30) warga Jalan Ismailiyah Kelurahan Komat, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pelaku perampokan sadis yang membacok dua orang korbannya hingga kritis,

  • Minggu, 21 Jun 2020 06:31

    Menteri Pertanian Cek 6,7 Ha Lahan Kentang di Paranginan, Humbahas

    Kentang merupakan salah satu komoditas pangan yang dihasilkan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Untuk itu komitmen Humbahas dalam memenuhi ketersediaan pangan Sumatera Utara (Sumut) sangat dibu

  • Jumat, 19 Jun 2020 06:39

    Dana Desa dan Pertanian, Topik Webinar KAMI Humbahas

    Kaum Milenial Indonesia (KAMI) wilayah Kabupaten Humbang Hasunduntan, Sumatera Utara (Sumut) dibentuk dan akan menggelar Webinar online dengan topik "Kolaborasi Pendanaan dan Optimalisasi Dana Desa un

  • Kamis, 11 Jun 2020 14:11

    Aipda Daely Dibacok Massa Saat Tangkap DPO di Lorong Supir, Belawan

    Anggota Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Aipda Daely mengalami aksi kekerasan saat melaksanakan tugas kepolisian, tadi malam. Ia dibacok dengan senjata tajam di bagian kepala, bahu dan lengan sebe

  • Kamis, 11 Jun 2020 11:11

    Tekab Reskrim Polres Labuhanbatu Tangkap Beni Pelaku Pencurian Dengan Kekerasan

    Tim Khusus Anti Bandit Reserse dan Kriminal (Tekab Reskrim) Polres Labuhanbatu yang dipimpin oleh Kanit Pidum, melakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku tindak pidana pencurian disertai kekerasa

  • Kamis, 11 Jun 2020 05:11

    Marlina Simanjuntak Minta Polres Deli Serdang Tangkap Pelaku Penganiaya Anak

    Laporan penganiayaan yang dialami anak di bawah umur berinisial NSBA (11) yang telah 2 bulan lebih dilaporkan ibu korban Sri Wahyu Ningsih ke Unit PPA (Perlindungan Perempuan Anak) Sat Reskrim Polrest

  • Senin, 08 Jun 2020 18:58

    Kapolres Labuhanbatu Jenguk Korban Penganiayaan di Rumah Sakit

    Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat S.I.K, MH bersama AKP Parikesit SiK MH menjenguk Mandor dan penjaga malam PT Aneka Sumatrindo, korban penganiayaan oleh pelaku pencurian burung sarang walet yang

  • Kamis, 04 Jun 2020 10:44

    Edy Semangat Genjot Budidaya Bawang Putih di Humbang

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi bawang putih agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut.

  • Rabu, 03 Jun 2020 22:33

    Pertahankan Humbahas Zona Hijau, Edy Rahmayadi Salurkan Bantuan Alkes

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi tetap menyalurkan bantuan alat kesehatan (Alkes) kepada Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) walau daerah ini masuk dalam kategori zona hijau (belum me

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak