Kamis, 16 Apr 2026

Kembali, Anggota Polri jadi korban penganiayaan di Medan Utara

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian Kamis, 15 Jun 2017 13:05
Brigadir Polisi Abdul Geofron Ahmad sebelum mendapat perawatan
 Dok

Brigadir Polisi Abdul Geofron Ahmad sebelum mendapat perawatan

Brigadir Polisi Abdul Geofron Ahmad, yang bertugas di Dit Pam Obvit Polda Sumut, babak belur dianiaya oleh sekelompok orang di jalan Veteran Pasar 8 Desa Manunggal, Rabu sore (14/6).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting dalam keterangan persnya mengatakan, saat kejadian pemukulan, korban sedang berangkat ke Polda Sumut dari rumahnya, jalan AMD, Rengas Pulau, Medan Marelan mengendarai sepeda motor. 

"Tiba di TKP, ia diberhentikan oleh dua orang yang dikenalnya, yaitu Praka Selamet dan Taufik, sambil mengatakan 'Ayo ikut kerumahku di jalan Veteran Pasar 8 Gang Sepakat'. Korban pun mengikuti ajakan kedua orang itu. Namun saat tiba di gang Sepakat, korban melihat dan mendengar bahwa Praka Selamet menelpon rekannya yang bernama Feri (Marinir)," ujar Kombes Pol Rina Sari Ginting melalui Whatsapp, Kamis pagi, (15/6). 

Ditambahkannya, mendengar Praka Selamet menelepon rekannya, korban merasa sudah tidak aman, dan ia berusaha melarikan diri dengan berjalan kaki, sementara sepeda motor yang dikendarainya diambil oleh Praka Selamet.

"Dalam upaya melarikan diri dengan berjalan kaki, korban dikejar oleh Praka Selamet dan Taufik, namun tiba-tiba muncul dari depan korban, Serka Feri dan Alek yang merupakan rekan dari Praka Selamet. Pada saat itu lah, Alek (Pelaku) langsung memukul bagian kepala korban dengan menggunakan kayu," tambahnya.
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala, dan korban pun terjatuh. Saat korban terjatuh para pelaku langsung bersama-sama memukuli korban," ungkapnya.

Kabid Humas Polda Sumut juga menceritakan bahwa sebelumnya, pada hari Minggu (11/6) sore, korban dan rekannya, Brigadir Yudi, dari Kesatuan Shabara Polrestabes Medan, melakukan penangkapan terhadap Alek, laki-laki yang diduga sebagai mekanik/teknisi mesin judi Jackpot.

"Penangkapan ini dilakukan di jalan Marelan Pasar 4. Dan, saat akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap seorang laki-laki tersebut yang bernama Alek, Alek melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya jenis Yamaha Xeon. Kemudian korban mengamankan sepeda motor dan peralatan mesin jackpot itu dan membawanya ke rumah korban," terangnya.

Hingga kini, belum dikonfirmasi apakah aparat kepolisian sudah berhasil menangkap para pelaku.
produk kecantikan untuk pria wanita

Terpisah, Kadispen Lantamal I Mayor Laut (KH) Sahala Sinaga, S.Sos., membantah adanya keterlibatan prajurit TNI AL dalam peristiwa penganiayaan terhadap anggota Polri tersebut.

"Tidak ada. Saya sudah ke RS Polri, menanyakan langsung korbannya. Itu sipil yang mengeroyok. Memang saat pemukulan, anggota ada di TKP," tuturnya melalui Whatsapp, Kamis siang.

Editor: Sam
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️