Minggu, 13 Jun 2021 03:40
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Kapolri: Pelaku Bom Bunuh Diri Jaringan JAD dan Pernah Ngebom di Jolo Filipina

Kapolri: Pelaku Bom Bunuh Diri Jaringan JAD dan Pernah Ngebom di Jolo Filipina

Makassar (utamanews.com)
Oleh: Tuan Laen
Senin, 29 Mar 2021 11:39
Istimewa
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau lokasi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021).

Kapolri menyebut pelaku bom bunuh diri yang tewas sebanyak dua orang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. "Pelaku yang meninggal dunia ada 2 orang laki-laki dan perempuan," katanya.

Mantan Kabareskrim Polri ini mengungkapkan inisial pelaku berjenis kelamin laki-laki yakni L. Sementara untuk pelaku perempuan masih diidentifikasi. "Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina," ungkap Sigit.


Dia pun meminta masyarakat agar tenang dan tidak panik paska teror bom bunuh diri. Masyarakat, menurutnya diminta tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa. "Kami TNI-Polri akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat," katanya.

Mantan Kapolda Banten ini menyampaikan terimakasih atas keberanian seorang satpam Gereja yang menahan pelaku agar tak masuk ke dalam gereja. "Kami merasa prihatin sekarang sedang dirawat di rumah sakit polri karena lukanya dan semoga lekas sembuh," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri dan Panglima menyempatkan diri menengok korban ledakan bom di RS Polri Makassar. Kapolri menyampaikan bahwa ada dua orang yang sudah selesai menjalani operasi. "Kondisi korban sudah sadar sudah bisa diajak bicara," tutupnya.
Editor: Budi

T#g:Filipinamakassarteroris
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Mei 2021 13:26

    Tingkatkan Kemampuan, Prajurit Yonmarhanlan VI Laksanakan Latihan Jurit Tangkas

    Prajurit Sarang Petarung Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) VI Makassar melaksanakan Latihan Jurit Tangkas Tri Wulan (TW) II Tahun 2021, Selasa (25/05/2021).

  • Rabu, 19 Mei 2021 21:19

    Kepala Suku di Paluga Bantah, Tidak Ada Aksi Pembakaran di Wilayahnya

    Kepala suku di wilayah Paluga distrik Ilaga Utara kabupaten Puncak FV Yohan Dewelek, S.Th menyatakan tidak ada aksi pembakaran dan gereja yang dilakukan oleh TNI-Polri di wilayahnya.Hal ini menepis be

  • Jumat, 14 Mei 2021 09:24

    Kapolda Sulsel Pantau Pengamanan Gereja pada Perayaan Kenaikan Isa Al-Masih

    Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Merdisyam menyambangi Gereja GPIB Immanuel Makassar Jl. Arief Rate dan Gereja YKI Jl Andalas, Makassar, untuk memantau pengamanan Perayaan Kenaikan Isa Al-Masih, Kamis (13/05/2021).

  • Senin, 10 Mei 2021 02:10

    Kelompok Teroris OPM Sasar Hancurkan Pendidikan Masyarakat Papua

    Pada Jumat, (7/5) kemarin, kelompok teroris OPM ini kembali menebar terornya dengan membakar bangunan yang berada di Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Bahkan mereka juga menembaki kantor

  • Jumat, 07 Mei 2021 18:07

    Nicholas Youwe: Saya Tegaskan, Veronica Koman Anda Tidak Punya Hak Bicara Masalah Papua

    Saya tegaskan, khusus Veronica Koman yang selalu memprovokasi dari pelariannya di Australia, Anda sama sekali tidak punya hak untuk bicara masalah Papua. Anda, Veronica Koman, bukan orang Papua. Anda

  • Selasa, 04 Mei 2021 09:34

    Kelompok Teroris OPM Kembali Bakar SD, Rumah Guru dan Puskesmas di Distrik Ilaga

    Pasca ditetapkannya sebagai organisasi teroris oleh pemerintah RI pada Kamis (29/4/2021) bulan lalu, Kelompok Teroris OPM kembali melakukan terornya dengan membakar bangunan SD Inpres Mayuberi, 2 unit

  • Senin, 03 Mei 2021 13:33

    Bamsoet: Teroris Di Papua Lakukan Kejahatan Transnasional Terorganisasi

    Dalam persyaratan sebuah kejahatan transnasional ada empat kategori. Dipersiapkan dan direncanakan di negara lain untuk dilakukan di negara lain, dilakukan di sebuah negara namun dampaknya dirasakan o

  • Jumat, 30 Apr 2021 21:30

    Sejak KKB Dicap teroris, Sabby Sambom Sang Juru Bicara Langsung Menghilang

    Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, resmi menyatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua sebagai teroris.Sebby Sambom sang jur

  • Rabu, 28 Apr 2021 02:28

    Nyatakan Sikap, Lembaga Adat Papua Minta KKB Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris

    Lembaga Masyarakat Adat (LMA) beserta Dewan Adat Papua (DAP) dan Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Nabire menyatakan aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin brutal. Karena itu, KKB statusnya layak dinaikkan menjadi organisasi teroris.

  • Selasa, 06 Apr 2021 15:26

    Mantan OPM Pernah Usulkan KKB Sebagai Teroris

    Nick Messet, mantan pejuang Organisasi Papua Merdeka (OPM) pernah mengusulkan supaya KKB ditetapkan sebagai kelompok teroris karena pergerakannya membahayakan masyarakat sipil. Masyarakat Papua pada u

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak