Senin, 25 Jan 2021 20:49
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Ini kata Pertamina soal pecahnya tabung gas 'bengkel las maut' di Hamparan Perak

Ini kata Pertamina soal pecahnya tabung gas 'bengkel las maut' di Hamparan Perak

Medan (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Jumat, 28 Agu 2020 16:58
Istimewa
Salahsatu korban jiwa pada ledakan di bengkel las, di Hamparan Perak, Kamis (27/8).
Pihak Pertamina angkat bicara terkait dugaan meledaknya tabung gas di 'bengkel las maut', yang berada di Jalan T Amir Hamzah, Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Menurut Unit Manager Communication and CSR Sumbagut PT Pertamina (Persero), Roby, kasus meledaknya tabung gas yang menelan 3 korban jiwa itu masih dalam tahap koordinasi dengan pihak kepolisian.

"Memang di lokasi kejadian ada tabung elpiji yang pecah. Namun kita belum tahu secara pasti apa sebabnya. Karena itu kita masih berkoordinasi dengan Polisi," ujar Roby, Jumat (28/8).

Hanya saja, lanjut Roby, dari pantauan tim yang turun ke lokasi, bengkel las tersebut menggunakan dua jenis gas, yakni gas elpiji dan oksigen.

Roby juga mengatakan, dilihat dari kondisi kejadian, ledakan bisa saja terjadi karena kurangnya pengamanan.

"Artinya, gas bisa saja terperangkap di sela-sela barang dan terjadi ledakan. Tapi hal ini masih dugaan," ungkapnya.



Roby juga menegaskan, sampai saat ini belum ada sejarahnya tabung gas elpiji meledak, terlebih lagi tabungnya sampai pecah. 

"Tabung elpiji itu dibuat untuk menahan tekanan yang jauh lebih kuat sampai berkali lipat. Karena tabung elpiji terbuat dari baja," urainya.

Selama ini, sebut Roby, tabung gas elpiji yang dikatakan meledak bukan berarti tabungnya pecah, melainkan kebocoran selang atau regulator. 

"Kalau tabungnya tidak pernah pecah. Itu sudah ada standarisasinya," terang Roby.

Untuk di lokasi kejadian, sambung Roby, tabung gas elpiji yang pecah kemungkinan besar akibat adanya tekanan dari eksternal. 



"Artinya, tabung gas hidrogen yang pecah mengenai tabung gas elpiji hingga pecah. Tapi ini masih asumsi atau dugaan kami," paparnya.

Roby juga menjelaskan, bahwa elpiji pertamina 3 Kg dan 12 Kg hanya bisa digunakan untuk rumah tangga atau memasak. Kalau untuk industri, harus menggunakan tabung gas ukuran 50 Kg.

"Kami mendapat kabar, bahwa tabung gas yang digunakan bengkel las ini berukuran 12 Kg. Jika ini memang benar, sudah pasti melanggar aturan. Karena tidak memenuhi standart yang ditentukan untuk industri," tegasnya.

"Semua produksi tabung sudah melewati standarisasi. Kalau untuk rumah tangga 3 Kg dan 12 Kg. Sementara untuk industri harus memakai tabung 50 Kg," tambahnya.

Roby menghimbau kepada masyarakat pengguna elpiji 3 Kg dan 12 Kg untuk tidak khawatir. "Warga tidak perlu khawatir. Karena tidak pernah ada sejarahnya tabung elpiji pecah. Masyarakat hanya perlu perhatikan selang dan regulator. Jangan sampai bocor dan memberi ruang terbuka pada tabung agar gas tidak terkumpul jika ada kebocoran," imbuhnya.

Editor: Herda

T#g:Lpg3KgPertaminaPolres Binjaitewas
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Jan 2021 13:29

    Amin Tewas Ditabrak Ular Besi

    Muhammad Al Amin Lubis (50), warga Jalan Pukat Banting IV Gg Mutiara Kelurahan Bantam, Kecamatan Medan Tembung, tewas ditabrak Kereta Api, Sabtu (16/1/2021).Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Caniago S

  • Senin, 18 Jan 2021 17:08

    Karyawan PT Rotella Persada Mandiri Tewas Terjepit Lift

    Widia Wati (24 ) Karyawan PT Rotella Persada Mandiri di Jalan Perintis Kemerdekaan, Dusun IV, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang tewas akibat terjepit Lift, Sabtu

  • Sabtu, 16 Jan 2021 07:16

    Mayat Pria Tergeletak Di Depan Polda Sumut, Kabid Humas: Korban Sakit Paru- paru

    Polda Sumut dalam hal ini Polsek Patumbak menerima informasi dari masyarakat bahwa ada mayat laki - laki tergeletak di tengah jalan, tepat di depan Mako Polda Sumut, Jumat (15/01/21). Berdasarkan info

  • Kamis, 14 Jan 2021 20:54

    Satresnarkoba Polrestabes Medan Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, 1 Tersangka Tewas

    Satresnarkoba Polrestabes Medan berhasil mengungkap tersangka jaringan Narkoba internasional jenis Sabu-sabu seberat 26, 9 kg. Dalam hal ini 1 dari 4 pelaku tewas ditembak personil Satresnarkoba Polre

  • Rabu, 13 Jan 2021 21:13

    Gubernur Edy Rahmayadi Minta Pertamina Jaga Ketersediaan BBM dan Elpiji di Sumut

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji selalu terjaga di Sumut. Karena ketersediaan BBM dan gas berpengaruh pada kehidupan masyarakat.Demi

  • Senin, 11 Jan 2021 18:01

    Ibu ini ditemukan tewas di Desa Beruam, Kuala dengan pisau menancap di perutnya

    Warga yang berada di sekitar Dusun Sei Ruan, Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, digegerkan karena salah seorang warga mereka yang diketahui bernama Sartini (55) ditemukan tewas tergeleta

  • Kamis, 07 Jan 2021 13:47

    Doa Natal Bersama Keluarga Besar Polres Binjai Untuk Keselamatan Bangsa Negara

    Keluarga Besar Polres Binjai, memperingati Natal Tahun 2020, serta melaksanakan do'a bersama untuk Keselamatan Bangsa Negara dalam Menghapi Pandemi Covid-19 dan mewujudkan Kamtibmas yang kondusif

  • Jumat, 25 Des 2020 15:55

    Kerap bertengkar dengan istri, warga Sukaramai Binjai Barat tewas gantung diri

    Entah apa yang ada di dalam pikiran M Syafril Effendi Nasution (32) warga Jalan Alpukat, Lingkungan VIII Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat, hingga ia harus mengakhiri hidupnya dengan cara ga

  • Rabu, 23 Des 2020 16:23

    Kapolres Binjai Cek Pos Kotis, Pastikan Keamanan dan Kesiapsiagaan Personil

    Guna memastikan keamanan serta kesiapsiagaan Personil Pos Pengamanan dalam Operasi Lilin Toba 2020, Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo, melakukan pengecekan di beberapa Pos Kotis yang ada di Wila

  • Rabu, 23 Des 2020 13:53

    Pelindo 1 dan Pertamina membangun infrastruktur energi di pelabuhan Kuala Tanjung

    PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bersinergi dengan Pertamina untuk mengelola fasilitas bunker dan penunjang bahan bakar minyak (BBM) dan jaringan pipa gas di Pelabuhan dan Kawasan Ind

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak