Rabu, 20 Mar 2019 15:04

Di Siantar, Wartawan Dikeroyok Belasan Pria Dari Ormas Berloreng

Pematangsiantar (utamanews.com)
Oleh: Dian
Minggu, 13 Jan 2019 13:33
Istimewa
Try Aditia (24 tahun), wartawan salahsatu media online dipukuli oleh belasan pria dan nyaris kehilangan nyawanya. Korban dikeroyok saat baru saja tiba di jalan Kartini depan cafe Hugos dan apotik Megumi, kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Sabtu sore (12/1/2019).

Informasi diperoleh dari korban, ia dipukuli hingga babak belur dan kepalanya tersayat pisau curter karena pemberitaan pembalakan liar akibatkan longsornya jalan Parapat.

"Sore itu, Sabtu (12/01/2019) sekitar pukul 15.00 wib, aku ditelepon Arif, dia menantu pengusaha kayu. Dia ngajak jumpa di cafe Hugos jalan Kartini. Bersama teman ku Ari, kami ke cafe Hugos. Saat tiba di depan cafe Hugos, tiba-tiba belasan pria menyerang, langsung aku dipukuli orang itu beramai ramai. Aku juga sempat dengar ada dari mereka yang bilang, 'Nggak sor aku sama kau', sambil terus memukuli aku tanpa henti", ujar korban dalam siaran persnya, Minggu (13/1/2019).

"Aku kenal wajah wajah mereka, tapi gak tau namanya. Waktu dipukuli itu ada juga yang pegang pisau cutter. Mau ditusuknya muka ku, terus aku berusaha berontak dan lari sampe akhirnya aku jatuh. Tak tau gimana kenanya, tapi kepalaku bagian belakang yang terkena sayatan cutter. Lalu karena sudah rame-rame warga, belasan pria itu lari dengan mempergunakan mobil jenis taft bermotif loreng Ormas. Aku pun bingung, aku gak ada masalah dengan Ormas di Siantar ini. Bahkan kawan-kawan ku orang Ormas pun baik kok sama ku. Mungkin ini masalah pribadi tapi bawa bawa Ormas," ungkap Try.

Sementara Ari, rekan korban yang melihat langsung kejadian membenarkan kejadian tersebut. "Kuat dugaan pengeroyokan ini sudah direncanakan", ujarnya.

Try aditia bersama dengan rekan-rekan pers telah membuat laporan. Pihak Polres Pematangsiantar juga telah mengambil keterangan dari korban Try Aditia yang terbaring lemas di rumah sakit Rasyida, jalan Seram Siantar.

Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian, dan menurut Kapolresta Pematang Siantar, AKBP Heribertus Ompusunggu, kasus ini merupakan atensi yang segera diproses sesuai hukum.

Menanggapi hal ini, Fawer Full Fander Sihite Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), berharap kepada Kapolres Siantar agar segera menghusut tuntas pelaku pemukulan tersebut dalam waktu yang se singkat-singkatnya.

"Perlu diketahui masyarakat bahwa Wartawan bertugas di lapangan itu dilindungi oleh Undang-undang. Oleh karena itu jangan ada upaya-upaya kekerasan atau kriminalisasi hanya karena alasan pemberitaan yang 'mengelitik' seseorang. Jika ada sebuah pemberitaan yang tidak benar, mereka punya 'hak jawab/Klarifikasi', jadi bukan dengan cara-cara kekerasan", ungkapnya.
Editor: Herda

T#g:aniayaormasPematangsiantarWartawan
Berita Terkait
  • Rabu, 20 Mar 2019 08:20

    Luther, Ketua Terpilih GMKI Pematangsiantar-Simalungun Himbau Masyarakat Untuk Wujudkan Pemilu Bersih Tanpa 'Money Politics'

    Tinggal hitungan hari, masyarakat Indonesia merayakan pesta demokrasi melalui pemilu serentak 17 April 2019. Masyarakat Indonesia akan memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provins

  • Minggu, 10 Mar 2019 11:30

    May Luther dan Izah Sari Pimpin GMKI Pematangsiantar Dua Tahun Kedepan

    Di kegiatan Konperensi Cabang GMKI Pematangsiantar-Simalungun XXVIII yang berlangsung sejak tanggak 07-10 Maret 2019 di hotel Sapadia Parapat, turut hadir Rekson Silaban Dewan Pengawas BPJS Ketenagake

  • Jumat, 08 Mar 2019 20:58

    Diduga Lari Ke Aceh, Polsek Gebang- Polres Langkat Buru Tersangka Penganiayaan

    Angga, Pemuda berusia 19 tahun,warga Dusun X Desa Air Hitam kecamatan Gebang kabupaten Langkat kini diburu Polisi. Ia diketahui melarikan diri saat dalam penyelidikan kasus penganiyaan yang mengakibat

  • Senin, 25 Feb 2019 16:45

    ILAJ: Kegiatan Milenial Di Lapangan Adam Malik Tidak Melanggar UU

    Kegiatan Nasional yang dilakukan oleh setiap Polres di seluruh Indonesia yang bertemakan Milenial, dilaksanakan juga di Kota Pematangsiantar, yakni Lapangan Adam Malik, Senin 25 Februari 2019.Fawer Fu

  • Jumat, 22 Feb 2019 21:22

    4 Security Kampus Jadi Tersangka Tewasnya 2 Diduga Pencuri Helm

    4 Security di kampus perguruan tinggi di kawasan jalan Williem Iskandar Medan Estate jadi tersangka pengeroyokan yang mengakibatkan dua pemuda yang diduga mencuri helm.Informasi dihimpun dari Kapolsek

  • Jumat, 22 Feb 2019 21:12

    DPD KNPI Kota Pematangsiantar Serukan Pemilu Tanpa Money Politik

    Pada Pemilu 17 April 2019 nanti, kita akan memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota. Namun, dalam realita Pemilu, kandidat umumnya mengandalkan kekuatan

  • Jumat, 22 Feb 2019 15:12

    AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Jurnalis Saat Munajat 212

    Sejumlah jurnalis menjadi korban kekerasan, intimidasi, dan persekusi oleh massa yang menggunakan atribut Front Pembela Islam (FPI).

  • Minggu, 10 Feb 2019 15:10

    Presiden Batalkan Remisi untuk Pembunuh Wartawan

    Presiden Jokowi membatalkan pemberian remisi bagi I Nyoman Susrama, narapidana kasus pembunuhan wartawan Radar Bali, Anak Agung Gde Bagus Narendra Prabangsa.Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi se

  • Sabtu, 09 Feb 2019 13:09

    Meski Kasusnya Belum Selesai, Orangtua Korban Tragedi Trisakti Tetap Pilih Jokowi

    Laksmiati dan Karsiah, keduanya orang tua korban Tragedi Trisakti, mengaku tetap memilih calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo meskipun kasus HAM masa lalu belum diselesaikan oleh mantan Gubernur D

  • Rabu, 06 Feb 2019 16:26

    KOMADEM Gelar Diskusi Panel Tentang Bahaya Informasi Hoax

    Komunitas Mata Demokrasi (KOMADEM) gelar diskusi panel di Siantar Hotel, 06 Februari 2019 dengan Topik Bahaya Informasi Hoax Bagi Pertumbuhan Demokrasi Indonesia.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak