Kamis, 16 Agu 2018 05:27

Dalam Hitungan Jam, Polres Nias Selatan Ungkap dan Bekuk Pelaku Pembunuhan

Nias Selatan (utamanews.com)
Oleh: Putra Hasibuan
Kamis, 09 Agu 2018 16:49
Putra
Petugas Gabungan Polres Nias Selatan dan Polsek Lolowau Kamis (09/08) pagi, membekuk seorang pelaku pembunuhan di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan. 

Tersangka ditangkap petugas gabungan beberapa jam setelah kejadian, saat bersembunyi di perkebunan karet Desa Sifaorasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Rabu (08/08) malam di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan. Saat itu pelaku yang bernama Aprianus Halawa alias Ama Rido (35), diundang datang ke rumah korban oleh istri korban yang bernama Betaria Zalukhu alias Ina Niwa. 

Sementara korban berada di dalam kamar, sengaja untuk mendengarkan pembicaraan istrinya dengan pelaku yang diisukan sering bermain mata dan menunjukkan kemaluannya kepada istrinya. Ina Niwa menanyakan kepada pelaku, kenapa selama ini pelaku kerap bermain mata dan menunjukkan kemaluan kepada dirinya. Namun pelaku tidak mengakui tuduhan yang dilontarkan oleh Ina Niwa.


Setelah beberapa menit mendengar percakapan, korban keluar dari dalam kamar dan kemudian menyuruh pelaku untuk mengakui semua tuduhan istrinya, namun pelaku tetap bersikeras tidak pernah melakukan perbuatan tersebut.

Pelaku kemudian pulang ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 3 meter dari rumah korban sambil berteriak memaki-maki korban. Mendengar dirinya dimaki-maki, korban kemudian mendatangi rumah pelaku untuk menanyakan kenapa pelaku memaki-maki dirinya, namun saat itu pintu rumah pelaku tertutup dan dalam keadaan terkunci, sehingga korban kembali pulang ke rumahnya. Namun saat korban akan pulang, pelaku membuka jendela rumah bagian depan dan membacok korban di bagian bahu sebelah kiri. Istri korban, Ina Niwa melihat kejadian tersebut dan langsung memberikan pertolongan serta membawa pulang suaminya yang terkena besetan senjata tajam. Saat itu pelaku juga sempat mengancam akan membacok mereka semua.

Setibanya di rumah, istri korban kemudian pergi ke Puskesmas memanggil tenaga medis untuk mengobati luka bacok yang dialami suaminya. Setelah mendapat perawatan medis, korban kemudian keluar rumah dan duduk di jalan raya bersama anaknya yang bernama Sadarniwati Halawa alias Niwa. Tiba-tiba pelaku datang dan langsung menbacok korban di bagian leher sebelah kiri. Korban seketika roboh bersimbah darah di jalan raya, sementara anaknya berteriak-teriak minta pertolongan warga.


Usai membacok korban, pelaku kemudian pergi melarikan diri. Istri korban bersama warga sekitar mencoba memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Petugas Polsek Lolowau Polres Nias Selatan.

Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. mengatakan, pihaknya mendapat informasi kejadian tersebut Rabu Malam dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. "Anggota langsung kita turunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi mata. Setelah meminta keterangan dari istri korban dan dari sejumlah warga, kita dapat nama pelaku. Tim langsung melakukan penggeledahan di rumah pelaku, namun yang bersangkutan sudah melarikan diri," ujar Faisal.

Petugas Kepolisian terus melakukan penyisiran di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna hingga pagi hari. "Kerja keras tim membuahkan hasil, dalam beberapa jam pelaku ditemukan sedang bersembunyi di areal perkebunan karet di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna. Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya. Kita juga menyita barang bukti senjata tajam jenis parang yang digunakan oleh pelaku  untuk membacok korban," papar mantan Kasubdit III/ Jahtanras Polda Sumut ini.

"Jadi untuk sementara, motif pembunuhan ini karena pelaku sakit hati dan tidak terima dituduh sering bermain mata dan menunjukkan kemaluannya kepada istri korban. Pelaku semakin tidak terima saat disuruh mengakui semua perbuatannya tersebut di rumah korban. Kasus ini masih kita dalami, pelaku masih diperiksa secara intensif di Polres Nias Selatan, sambil meminta keterangan sejumlah saksi mata," ungkapnya.

"Kami himbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindak pidana, yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri dan keluarga. Jika ada permasalahan, sebaiknya dibicarakan dan diselesaikan baik-baik secara kekeluargaan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tegas orang nomor satu di Polres Nias Selatan tersebut.

Editor: Ryo Nugroho F.

T#g:niasNiseltewas
Berita Terkait
  • Minggu, 12 Agu 2018 15:02

    Operasi Pekat, Polres Nias Selatan Sita 340 Liter Tuak Suling

    Aparat Kepolisian Resort Nias Selatan Sumatera Utara kembali menyita minuman keras jenis tuak suling dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dilaksanakan di sejumlah kawasan di Wilayah Hukumnya

  • Selasa, 07 Agu 2018 11:07

    Innalilahi... Istri Histeris Temukan Suami Gantung Diri Di Dalam Sumur

    Seorang warga di Rantauprapat, nekat mengakhiri hidupnnya dengan cara mengantungkan dirinya di dalam sumur di belakang rumahnya, terjadi Senin (6/8/18) sekira pukul 20.30 wib di jalan karya lingkungan

  • Selasa, 07 Agu 2018 06:47

    Pembekalan Materi Bagi 45 Calon Paskibraka Nias Selatan

    Komandan Lanal Nias Letkol Laut (P) Dian Poernomo Sidhi, Mtr. Hanla yang diwakili oleh Pgs. Palaksa Lanal Nias Mayor Laut (T) Ruruh Prasetya memberikan Pembinaan dan Pelatihan serta Pembekalan Materi

  • Senin, 06 Agu 2018 16:16

    Curi CBR, Warga Pantai Labu Ditangkap Polisi

    Aksi pelarian ZE (19) warga Dusun III Desa Pematang Biara, Kecamatan Pantai Labu berakhir sudah.

  • Minggu, 29 Jul 2018 18:09

    Polres Nias Selatan Musnahkan 2.755 liter Tuak Suling dan 151 Batang Pohon Ganja

    Ribuan liter minuman keras jenis tuak Nias dan 151 Batang Tanaman Ganja, dimusnahkan oleh Polres Nias Selatan di Lapangan Orurusa Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera U

  • Senin, 23 Jul 2018 07:03

    Terjatuh Saat Panjat Durian, Nyawa Iqbal Tak Terselamatkan

    Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, bermaksud mengambil buah Durian, nyawa Muhammad Iqbal (18) warga dusun Cinta Makmur desa Perbaungan kecamatan Bilah Hulu, tak terselamatkan akibat jat

  • Minggu, 22 Jul 2018 18:22

    Protes Aliansi Parpol di Nias Selatan Terkait Pendaftaran Bacaleg

    Aliansi Partai Politik yang terdiri dari 8 Partai Politik di Nias Selatan mendatangi Panwaslu Nias Selatan untuk melakukan protes serta pelaporan dugaan pelanggaran terkait pada pendaftaran Bakal Calo

  • Jumat, 20 Jul 2018 20:30

    Pria Usia 60 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Parit Dekat Sekolah Raksana Medan

    Masyarakat sekitar Sekolah Raksana, tepatnya di jalan Sriwijaya simpang perpustakaan kota Medan, dihebohkan dengan temuan mayat pria berusia sekitar 60 tahun di dalam parit, Jumat petang, (20/7/2018).

  • Jumat, 20 Jul 2018 18:30

    Provinsi Sumut Alokasikan Anggaran 54 Miliar Lebih Untuk Penanganan Jalan Di Nias

    Ruas jalan berstatus jalan provinsi yang ada di kepulauan Nias, Sumatera Utara, akhirnya mulai dibenahi. Ruas jalan ini sebelumnya banyak warga, khususnya pengendara yang mengeluh, bahkan kepala daera

  • Jumat, 20 Jul 2018 14:50

    Kepulauan Nias Terpilih Lokasi Penerbangan Layangan Bendera Merah Putih Tandem 8 PLBN

    Pemerintah pusat perlahan melirik Kepulauan Nias, Sumatera Utara, karena salah satu dari 111 (seratus sebelas) pulau terluar di wilayah NKRI.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak