Selasa, 16 Okt 2018 13:58
HUT Pemkab Labuhanbatu

Dalam Hitungan Jam, Polres Nias Selatan Ungkap dan Bekuk Pelaku Pembunuhan

Nias Selatan (utamanews.com)
Oleh: Putra Hasibuan
Kamis, 09 Agu 2018 16:49
Putra
Petugas Gabungan Polres Nias Selatan dan Polsek Lolowau Kamis (09/08) pagi, membekuk seorang pelaku pembunuhan di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan. 

Tersangka ditangkap petugas gabungan beberapa jam setelah kejadian, saat bersembunyi di perkebunan karet Desa Sifaorasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Rabu (08/08) malam di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan. Saat itu pelaku yang bernama Aprianus Halawa alias Ama Rido (35), diundang datang ke rumah korban oleh istri korban yang bernama Betaria Zalukhu alias Ina Niwa. 

Sementara korban berada di dalam kamar, sengaja untuk mendengarkan pembicaraan istrinya dengan pelaku yang diisukan sering bermain mata dan menunjukkan kemaluannya kepada istrinya. Ina Niwa menanyakan kepada pelaku, kenapa selama ini pelaku kerap bermain mata dan menunjukkan kemaluan kepada dirinya. Namun pelaku tidak mengakui tuduhan yang dilontarkan oleh Ina Niwa.


Setelah beberapa menit mendengar percakapan, korban keluar dari dalam kamar dan kemudian menyuruh pelaku untuk mengakui semua tuduhan istrinya, namun pelaku tetap bersikeras tidak pernah melakukan perbuatan tersebut.

Pelaku kemudian pulang ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 3 meter dari rumah korban sambil berteriak memaki-maki korban. Mendengar dirinya dimaki-maki, korban kemudian mendatangi rumah pelaku untuk menanyakan kenapa pelaku memaki-maki dirinya, namun saat itu pintu rumah pelaku tertutup dan dalam keadaan terkunci, sehingga korban kembali pulang ke rumahnya. Namun saat korban akan pulang, pelaku membuka jendela rumah bagian depan dan membacok korban di bagian bahu sebelah kiri. Istri korban, Ina Niwa melihat kejadian tersebut dan langsung memberikan pertolongan serta membawa pulang suaminya yang terkena besetan senjata tajam. Saat itu pelaku juga sempat mengancam akan membacok mereka semua.

Setibanya di rumah, istri korban kemudian pergi ke Puskesmas memanggil tenaga medis untuk mengobati luka bacok yang dialami suaminya. Setelah mendapat perawatan medis, korban kemudian keluar rumah dan duduk di jalan raya bersama anaknya yang bernama Sadarniwati Halawa alias Niwa. Tiba-tiba pelaku datang dan langsung menbacok korban di bagian leher sebelah kiri. Korban seketika roboh bersimbah darah di jalan raya, sementara anaknya berteriak-teriak minta pertolongan warga.


Usai membacok korban, pelaku kemudian pergi melarikan diri. Istri korban bersama warga sekitar mencoba memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Petugas Polsek Lolowau Polres Nias Selatan.

Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. mengatakan, pihaknya mendapat informasi kejadian tersebut Rabu Malam dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. "Anggota langsung kita turunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi mata. Setelah meminta keterangan dari istri korban dan dari sejumlah warga, kita dapat nama pelaku. Tim langsung melakukan penggeledahan di rumah pelaku, namun yang bersangkutan sudah melarikan diri," ujar Faisal.

Petugas Kepolisian terus melakukan penyisiran di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna hingga pagi hari. "Kerja keras tim membuahkan hasil, dalam beberapa jam pelaku ditemukan sedang bersembunyi di areal perkebunan karet di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna. Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya. Kita juga menyita barang bukti senjata tajam jenis parang yang digunakan oleh pelaku  untuk membacok korban," papar mantan Kasubdit III/ Jahtanras Polda Sumut ini.

"Jadi untuk sementara, motif pembunuhan ini karena pelaku sakit hati dan tidak terima dituduh sering bermain mata dan menunjukkan kemaluannya kepada istri korban. Pelaku semakin tidak terima saat disuruh mengakui semua perbuatannya tersebut di rumah korban. Kasus ini masih kita dalami, pelaku masih diperiksa secara intensif di Polres Nias Selatan, sambil meminta keterangan sejumlah saksi mata," ungkapnya.

"Kami himbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindak pidana, yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri dan keluarga. Jika ada permasalahan, sebaiknya dibicarakan dan diselesaikan baik-baik secara kekeluargaan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tegas orang nomor satu di Polres Nias Selatan tersebut.

Editor: Ryo Nugroho F.

T#g:niasNiseltewas
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Selasa, 16 Okt 2018 13:36

    Polsek Lolowau Nias Selatan Gagalkan Peredaran 235 Liter Tuak Suling

    Petugas Kepolisian Sektor Lolowau Polres Nias Selatan Sumatera Utara kembali menggagalkan peredaran minuman keras jenis tuak suling sebanyak 235 liter asal Kecamatan Gido Kabupaten Nias, saat menggela

  • Rabu, 10 Okt 2018 08:10

    TNI Temukan 188 Jenazah di Reruntuhan Perumahan Balaroa Palu

    Memasuki hari ke-11 pasca bencana gempa bumi dan tsunami yang menerjang Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terp

  • Minggu, 07 Okt 2018 00:57

    2 Orang Ditangkap Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, 3 Jam Kemudian 1 Orang Meninggal

    Dua orang warga Jalan Paindoan, Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, diamankan Personil Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu, karena diduga terlibat dalam peredaran Narkoba, Jumat (5/1

  • Sabtu, 06 Okt 2018 07:06

    Prajurit TNI Evakuasi Delapan Jenazah di Reruntuhan Hotel Roa Roa Palu

    Memasuki hari ketujuh pencarian korban di reruntuhan Hotel Roa-Roa, Jl. Pattimura No. 72 Kota Palu, Sulawesi Tengah, Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti (WYC) Kodam XIV/Ha

  • Senin, 01 Okt 2018 15:11

    Pemko Gunungsitoli Terus Benahi SDM Demi Wujudkan Pemekaran Provinsi Nias

    Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli terus membenahi berbagai fasilitas terutama Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menunjang pemekaran Provinsi Kepulauan Nias. Hal tersebut dikatakan Walikota Gunun

  • Sabtu, 29 Sep 2018 10:19

    Panitia Turnamen Wali Kota Cup Anggap FC Pormal Manipulasi Dokumen

    Pasca tudingan kecurangan pada pelaksanaan Turnamen Sepakbola kejuaraan Walikota Cup 2018 oleh salah satu club yang didiskualifikasi, Panitia Pelaksana membantah segala tudingan dan menegaskan bahwa s

  • Jumat, 28 Sep 2018 20:18

    Dua Pelaku Pembunuhan Remaja Wanita Terancam Hukuman Mati

    Polres Deli Serdang berhasil menangkap dua tersangka dan seorang penadah sepeda motor milik Salsabila (16), siswi SMK Tunas Karya yang tewas dibunuh di perkebunan PT Lonsum, Tanjung Morawa."Ketiga ter

  • Jumat, 28 Sep 2018 12:38

    Warga Labuhanbatu Histeris Temukan Anaknya Tewas Gantung Diri Usai Dimarahi

    Seorang warga Dusun I Desa Sei Sakkat Kecamatan Panai Hilir Labuhanbatu, nekat mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri dengan seutas tali nilon di pohon Barombang, Kamis (27/9/2018). Korban b

  • Rabu, 26 Sep 2018 20:26

    Mayat Wanita Diduga Korban Pembunuhan Teridentifikasi

    Petugas Satuan Reskrim Polres Deliserdang akhirnya berhasil mengidentifikasi mayat wanita yang ditemukan membusuk di dalam parit kebun PT Lonsum di Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten

  • Jumat, 21 Sep 2018 15:51

    Tidak Pernah Masuk Kerja, Oknum Guru di Nias Dilaporkan

    Salah seorang oknum guru bantu daerah (GBD) berinisial AJT dilaporkan oleh komite sekolah dan para orangtua siswa SMP Negeri 3 Hiliduho, Kabupaten Nias, Sumatera Utara karena diduga jarang masuk kerja

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak