Selasa, 16 Jul 2019 12:04

Dalam Hitungan Jam, Polres Nias Selatan Ungkap dan Bekuk Pelaku Pembunuhan

Nias Selatan (utamanews.com)
Oleh: Putra Hasibuan
Kamis, 09 Agu 2018 16:49
Putra
Petugas Gabungan Polres Nias Selatan dan Polsek Lolowau Kamis (09/08) pagi, membekuk seorang pelaku pembunuhan di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan. 

Tersangka ditangkap petugas gabungan beberapa jam setelah kejadian, saat bersembunyi di perkebunan karet Desa Sifaorasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Rabu (08/08) malam di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan. Saat itu pelaku yang bernama Aprianus Halawa alias Ama Rido (35), diundang datang ke rumah korban oleh istri korban yang bernama Betaria Zalukhu alias Ina Niwa. 

Sementara korban berada di dalam kamar, sengaja untuk mendengarkan pembicaraan istrinya dengan pelaku yang diisukan sering bermain mata dan menunjukkan kemaluannya kepada istrinya. Ina Niwa menanyakan kepada pelaku, kenapa selama ini pelaku kerap bermain mata dan menunjukkan kemaluan kepada dirinya. Namun pelaku tidak mengakui tuduhan yang dilontarkan oleh Ina Niwa.


Setelah beberapa menit mendengar percakapan, korban keluar dari dalam kamar dan kemudian menyuruh pelaku untuk mengakui semua tuduhan istrinya, namun pelaku tetap bersikeras tidak pernah melakukan perbuatan tersebut.

Pelaku kemudian pulang ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 3 meter dari rumah korban sambil berteriak memaki-maki korban. Mendengar dirinya dimaki-maki, korban kemudian mendatangi rumah pelaku untuk menanyakan kenapa pelaku memaki-maki dirinya, namun saat itu pintu rumah pelaku tertutup dan dalam keadaan terkunci, sehingga korban kembali pulang ke rumahnya. Namun saat korban akan pulang, pelaku membuka jendela rumah bagian depan dan membacok korban di bagian bahu sebelah kiri. Istri korban, Ina Niwa melihat kejadian tersebut dan langsung memberikan pertolongan serta membawa pulang suaminya yang terkena besetan senjata tajam. Saat itu pelaku juga sempat mengancam akan membacok mereka semua.

Setibanya di rumah, istri korban kemudian pergi ke Puskesmas memanggil tenaga medis untuk mengobati luka bacok yang dialami suaminya. Setelah mendapat perawatan medis, korban kemudian keluar rumah dan duduk di jalan raya bersama anaknya yang bernama Sadarniwati Halawa alias Niwa. Tiba-tiba pelaku datang dan langsung menbacok korban di bagian leher sebelah kiri. Korban seketika roboh bersimbah darah di jalan raya, sementara anaknya berteriak-teriak minta pertolongan warga.


Usai membacok korban, pelaku kemudian pergi melarikan diri. Istri korban bersama warga sekitar mencoba memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Petugas Polsek Lolowau Polres Nias Selatan.

Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. mengatakan, pihaknya mendapat informasi kejadian tersebut Rabu Malam dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. "Anggota langsung kita turunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi mata. Setelah meminta keterangan dari istri korban dan dari sejumlah warga, kita dapat nama pelaku. Tim langsung melakukan penggeledahan di rumah pelaku, namun yang bersangkutan sudah melarikan diri," ujar Faisal.

Petugas Kepolisian terus melakukan penyisiran di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna hingga pagi hari. "Kerja keras tim membuahkan hasil, dalam beberapa jam pelaku ditemukan sedang bersembunyi di areal perkebunan karet di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna. Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya. Kita juga menyita barang bukti senjata tajam jenis parang yang digunakan oleh pelaku  untuk membacok korban," papar mantan Kasubdit III/ Jahtanras Polda Sumut ini.

"Jadi untuk sementara, motif pembunuhan ini karena pelaku sakit hati dan tidak terima dituduh sering bermain mata dan menunjukkan kemaluannya kepada istri korban. Pelaku semakin tidak terima saat disuruh mengakui semua perbuatannya tersebut di rumah korban. Kasus ini masih kita dalami, pelaku masih diperiksa secara intensif di Polres Nias Selatan, sambil meminta keterangan sejumlah saksi mata," ungkapnya.

"Kami himbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindak pidana, yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri dan keluarga. Jika ada permasalahan, sebaiknya dibicarakan dan diselesaikan baik-baik secara kekeluargaan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tegas orang nomor satu di Polres Nias Selatan tersebut.

Editor: Ryo Nugroho F.

T#g:niasNiseltewas
Berita Terkait
  • Kamis, 04 Jul 2019 06:44

    Empat Hari Hanyut di Sungai, Mayat Balita Clara Nainggolan Ditemukan di Tangkahan Tio

    Empat hari dalam pencarian dikarenakan tenggelam di sungai Bilah dusun Singgamata desa Bandar Kumbul, Minggu kemarin (30/6/19) sekira pukul 14.00 Wib, akhirnya Mayat balita 4 tahun, Clara Nainggolan,

  • Jumat, 24 Mei 2019 22:24

    Mengaku Nafsu, Putra Cekik Novita Hingga Tewas

    Bulan Ramadhan yang merupakan bulan pengendalian diri dari hawa nafsu, tidak berarti bagi Ari Saputra alias Putra Geleng (22) yang merupakan resedivis kasus pencurian dengan tindakan kekerasan.Putra G

  • Jumat, 17 Mei 2019 11:57

    Diduga Dimangsa Sibelang, Satu Warga di Palas Tewas

    Abusali Hasibuan, berumur 62 tahun, seorang warga di Desa Siraisan Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas), diduga tewas diserang seekor Harimau atau istilah masyarakat di daerah sini Si

  • Kamis, 09 Mei 2019 08:59

    Pasangan Nomor Urut 01 Unggul 93,78% di Nias

    Berdasarkan Hasil Rapat Pleno Terbuka, Perhitungan Perolehan Suara Pada Pemilihan Umum Tahun 2019, untuk tingkat Kabupaten Nias, Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01, Jokowi-Ma

  • Sabtu, 04 Mei 2019 20:54

    Forensik Selidiki Pemicu Terbakarnya Kantor Camat Gunungsitoli, Nias

    Tim Laboratorium dan Forensik Polisi Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyelidiki asal api yang membakar Kantor Camat Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Sabtu pagi (4/5), yang juga me

  • Sabtu, 20 Apr 2019 15:00

    Mayat Mister X di Jalinsum Desa Janji Kecamatan Bilah Barat, Diduga Korban Tabrak Lari

    Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan masyarakat terkapar di pinggir jalan lintas desa Janji kecamatan Bilah Barat kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (20/4/19) sekira pukul 07.15 Wib.Diduga korban mayat m

  • Rabu, 17 Apr 2019 21:07

    Logistik Nias Selatan Terlambat, KPU Sumut Tetap Optimis Partisipasi Masyarakat Meningkat

    Pemilihan Umum Serentak sedang berlangsung di Indonesia tepat pada hari ini, 17 April 2019. Masyarakat Indonesia memadati tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya. Pelaks

  • Selasa, 16 Apr 2019 14:06

    Sutrisno Pangaribuan Salurkan 667 Lembar BPJS Kesehatan (PBI) di Angkola Sangkunur

    Ketua Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan, ST menyalurkan 667 lembar kartu Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan Penerima Iuran Bantuan (PIB) di Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan

  • Selasa, 16 Apr 2019 13:46

    Polres Nias Tangkap Ketua Pemenangan Capres 02, Barang Bukti Money Politics Rp60 Juta

    Ketua Tim Pemenangan Capres 02, Prabowo-Sandiaga Uno untuk se-Kepulauan Nias, Damili R. Gea ditangkap aparat kepolisian dan Bawaslu Gunungsitoli karena melakukan money politics (politik uang), dinihar

  • Jumat, 12 Apr 2019 11:12

    Polisi Tangkap Dua Pelaku Mutilasi Mayat Dalam Koper di Blitar

    Aparatur Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap tersangka berinisial AP dan AJ yang diduga pelaku pembunuhan guru honorer, Budi Hartanto (28) dengan cara mutilasi dan mayatnya ditaruh dalam koper di B

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak