Selasa, 11 Des 2018 21:50

Dalam Hitungan Jam, Polres Nias Selatan Ungkap dan Bekuk Pelaku Pembunuhan

Nias Selatan (utamanews.com)
Oleh: Putra Hasibuan
Kamis, 09 Agu 2018 16:49
Putra
Petugas Gabungan Polres Nias Selatan dan Polsek Lolowau Kamis (09/08) pagi, membekuk seorang pelaku pembunuhan di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan. 

Tersangka ditangkap petugas gabungan beberapa jam setelah kejadian, saat bersembunyi di perkebunan karet Desa Sifaorasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Rabu (08/08) malam di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan. Saat itu pelaku yang bernama Aprianus Halawa alias Ama Rido (35), diundang datang ke rumah korban oleh istri korban yang bernama Betaria Zalukhu alias Ina Niwa. 

Sementara korban berada di dalam kamar, sengaja untuk mendengarkan pembicaraan istrinya dengan pelaku yang diisukan sering bermain mata dan menunjukkan kemaluannya kepada istrinya. Ina Niwa menanyakan kepada pelaku, kenapa selama ini pelaku kerap bermain mata dan menunjukkan kemaluan kepada dirinya. Namun pelaku tidak mengakui tuduhan yang dilontarkan oleh Ina Niwa.


Setelah beberapa menit mendengar percakapan, korban keluar dari dalam kamar dan kemudian menyuruh pelaku untuk mengakui semua tuduhan istrinya, namun pelaku tetap bersikeras tidak pernah melakukan perbuatan tersebut.

Pelaku kemudian pulang ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 3 meter dari rumah korban sambil berteriak memaki-maki korban. Mendengar dirinya dimaki-maki, korban kemudian mendatangi rumah pelaku untuk menanyakan kenapa pelaku memaki-maki dirinya, namun saat itu pintu rumah pelaku tertutup dan dalam keadaan terkunci, sehingga korban kembali pulang ke rumahnya. Namun saat korban akan pulang, pelaku membuka jendela rumah bagian depan dan membacok korban di bagian bahu sebelah kiri. Istri korban, Ina Niwa melihat kejadian tersebut dan langsung memberikan pertolongan serta membawa pulang suaminya yang terkena besetan senjata tajam. Saat itu pelaku juga sempat mengancam akan membacok mereka semua.

Setibanya di rumah, istri korban kemudian pergi ke Puskesmas memanggil tenaga medis untuk mengobati luka bacok yang dialami suaminya. Setelah mendapat perawatan medis, korban kemudian keluar rumah dan duduk di jalan raya bersama anaknya yang bernama Sadarniwati Halawa alias Niwa. Tiba-tiba pelaku datang dan langsung menbacok korban di bagian leher sebelah kiri. Korban seketika roboh bersimbah darah di jalan raya, sementara anaknya berteriak-teriak minta pertolongan warga.


Usai membacok korban, pelaku kemudian pergi melarikan diri. Istri korban bersama warga sekitar mencoba memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Petugas Polsek Lolowau Polres Nias Selatan.

Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. mengatakan, pihaknya mendapat informasi kejadian tersebut Rabu Malam dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. "Anggota langsung kita turunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi mata. Setelah meminta keterangan dari istri korban dan dari sejumlah warga, kita dapat nama pelaku. Tim langsung melakukan penggeledahan di rumah pelaku, namun yang bersangkutan sudah melarikan diri," ujar Faisal.

Petugas Kepolisian terus melakukan penyisiran di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna hingga pagi hari. "Kerja keras tim membuahkan hasil, dalam beberapa jam pelaku ditemukan sedang bersembunyi di areal perkebunan karet di Desa Sifaorasi Kecamatan Huruna. Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya. Kita juga menyita barang bukti senjata tajam jenis parang yang digunakan oleh pelaku  untuk membacok korban," papar mantan Kasubdit III/ Jahtanras Polda Sumut ini.

"Jadi untuk sementara, motif pembunuhan ini karena pelaku sakit hati dan tidak terima dituduh sering bermain mata dan menunjukkan kemaluannya kepada istri korban. Pelaku semakin tidak terima saat disuruh mengakui semua perbuatannya tersebut di rumah korban. Kasus ini masih kita dalami, pelaku masih diperiksa secara intensif di Polres Nias Selatan, sambil meminta keterangan sejumlah saksi mata," ungkapnya.

"Kami himbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindak pidana, yang pada akhirnya akan merugikan diri sendiri dan keluarga. Jika ada permasalahan, sebaiknya dibicarakan dan diselesaikan baik-baik secara kekeluargaan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tegas orang nomor satu di Polres Nias Selatan tersebut.

Editor: Ryo Nugroho F.

T#g:niasNiseltewas
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Senin, 10 Des 2018 15:50

    Operasi Pekat Sepekan, Polsek Lolowau Polres Nisel Jaring 170 Liter Tuak Suling

    Petugas Kepolisian Sektor Lolowau Polres Nias Selatan Sumatera Utara menggagalkan peredaran minuman keras jenis tuak suling sebanyak 170 liter dalam Operasi Pekat yang dilaksanakan dalam sepekan, seja

  • Sabtu, 08 Des 2018 21:08

    Pasukan Gabungan TNI-Polri Evakuasi 16 Jenazah Korban Penembakan KKB di Nduga Papua

    Pasukan gabungan TNI-Polri akan mengevakuasi 16 jenazah karyawan PT Istaka Karya korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang masih berada di Bukit Kabo Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

  • Jumat, 07 Des 2018 14:57

    Panglima TNI Tinjau Evakuasi Korban Penembakan KKB di Timika Papua

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto meninjau langsung pelaksanaan evakuasi lanjutan jenazah karyawa

  • Jumat, 07 Des 2018 15:07

    Korban Penembakan KKB adalah Pahlawan Pembangunan Papua

    Para korban penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang meninggal saat sedang melaksanakan pengerjaan pembangunan jembatan Trans Papua di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga adala

  • Senin, 03 Des 2018 13:23

    Jelang Pemilu 2019, KPU Nias Sosialisasikan Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Nias menggelar sosialisasi pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih pada pemilu tahun 2019, di aula Serbaguna Gido, Senin (3/11/2018).Komisioner KPU Dev

  • Minggu, 02 Des 2018 13:32

    Ikatan Mahasiswa Karo UNPRI Berduka, 7 Mahasiswi Tewas, 9 Lainnya Terluka

    Bencana menimpa kelompok Ikatan Mahasiswa Karo kampus Universitas Prima Indonesia (UNPRI) di kota Medan, yang sedang melaksanakan 'malam keakraban antara senior dan junior', pagi tadi, Mingg

  • Jumat, 30 Nov 2018 12:50

    Polsek Lolowau Polres Nias Selatan Gagalkan Peredaran 105 Liter Tuak Suling

    Petugas Kepolisian Sektor Lolowau Polres Nias Selatan Sumatera Utara menggagalkan peredaran minuman keras jenis tuak suling sebanyak 105 liter.Berdasarkan informasi yang diperoleh, minuman keras jenis

  • Kamis, 22 Nov 2018 14:22

    Ternyata Pembunuh "Pria Dalam Tong" Pasangan Suami Istri

    Wanita bernama Sari Murniasih, menjadi tersangka kedua dalam kasus pembunuhan "pria dalam tong", yang kemudian diketahui bernama Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi, tenaga marketing dari TV Muhammadiy

  • Senin, 12 Nov 2018 15:02

    Puncak pelaksanaan Operasi Zebra 2018, Polisi Tilang 68 Kendaraan

    Operasi Zebra adalah operasi resmi yang rutin digelar setiap tahun di seluruh Indonesia guna menekan jumlah angka kecelakaan lalu lintas, pelanggaran berlalu lintas, dan dalam menyambut Operasi Lilin

  • Jumat, 09 Nov 2018 10:39

    Lion Air Rilis Hasil Identifikasi 20 Jenazah Korban JT 610 Tadi Malam

    Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menginformasikan perkembangan terbaru terkait penanganan penerbangan JT-610 dengan registrasi pesawat PK-LQP, bahwa tim Disaster Victim Identifi

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak