Selasa, 11 Des 2018 21:50

Bakamla RI dan BNN Kejar Kapal Pengangkut Narkoba

Batam (utamanews.com)
Oleh: Erickson/rls
Jumat, 10 Agu 2018 09:10
Humas Bakamla
Sebagai salah satu bentuk sinergitas instansi pemerintah Indonesia dalam mengamankan lautan Nusantara, Bakamla RI mendapatkan informasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) bahwa terdapat sebuah kapal yang akan menyelundupkan narkoba dari negara "X" menuju Batam. Menanggapi hal ini, Kantor Pengelolaan Informasi Marabahaya Laut (KPIML) Bakamla RI melalui Komando Pusat Operasi Nusantara (KODAL OPS) berkoordinasi dengan Kantor Kamla Zona Maritim Barat untuk melakukan pencarian terhadap kapal yang dicurigai membawa narkoba.

Sebagai tindakan lanjutan, Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat memerintahkan Komandan KN. Belut Laut 4806 yang sedang melaksanakan operasi, untuk melakukan pencarian lebih lanjut. Kapal yang dicurigai mengangkut narkoba tersebut diketahui sedang melintasi jalur Selat Singapura-Batam. Hal ini merupakan simulasi latihan bersama antara Bakamla RI dengan BNN di Perairan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Kamis, (9/8/2018).

Metode latihan yang diterapkan adalah latihan lapangan (field exercise) yang diawali dengan pembekalan di kelas (tactical floor game dan pre sail brief). Pelaksanaan latihan selama empat hari, dan akan berakhir Jumat (10/8). Lokasi latihan sengaja dipilih di perairan Indonesia yang berbatasan langsung dengan perairan Singapura. Peserta latihan berjumlah 30 orang, yang terdiri dari personel Bakamla RI dengan BNN.



Dalam skenarionya, KN. Belut Laut 4806 yang merupakan salah satu kapal patroli Bakamla RI sedang melaksanakan patroli di wilayah perairan Indonesia bagian barat. Bertindak sebagai komandan adalah AKBP Capt. Nyoto Saptono, S.H., M.Si.(Han), M.Mar., yang sehari-harinya menjabat sebagai komandan KN. Tanjung Datu 1101.

Masih dalam aksi latihan bersama, KPIML melaksanakan deteksi anomali menggunakan aplikasi Bakamla Integrated Information System (BIIS) terhadap kapal-kapal yang menggunakan Automatic Identification System (AIS). Menurut informasi intelijen lanjutan, diketahui kapal target bernama KM. Budi Jasa 7 dan diperkirakan akan melewati Perairan Tanjung Sengkuang.

KPIML terus memantau keberadaan KM. Budi Jasa 7 dan memberikan informasi secara berkala kepada KN. Belut Laut 4806 dalam melaksanakan pencarian kapal target. KN. Belut Laut 4806 berhasil mendeteksi keberadaan KM Budi Jasa 7, dan langsung melaksanakan pengejaran terhadap KM. Budi Jasa 7.

Lebih lanjut, KN. Belut Laut 4806 memerintahkan KM. Budi Jasa 7 untuk menghentikan kapal. Alih-alih menghentikan kapal, KM. Budi Jasa 7 malah menambah kecepatan. Menganggapi hal tersebut, Komandan KN. Belut Laut 4806 memerintahkan Tim Pemeriksa atau Unit Reaksi Cepat Laut (URCL) untuk melaksanakan peran pemeriksaan dan penggeledahan atau yang biasa disebut Visit Boarding Search and Seizure (VBSS) ke KM Budi Jasa 7.



KM. Budi Jasa 7 berhasil dihentikan dan dilakukan pemeriksaan terhadap ABK tersangka, dan muatan kapal. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan barang bukti yang dicurigai sebagai narkoba. Hasil pemeriksaan dilaporkan ke Komandan KN. Belut Laut 4806, dan selanjutnya diteruskan ke Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat.

Lebih lanjut, Kepala Kantor Kamla Zona Mitim Barat memerintahkan Komandan KN. Belut Laut 4806 untuk mengamankan tersangka dan barang bukti, serta membawa KM. Budi Jasa 7 ke Pangkalan. Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat juga menghubungi BNN dan menyampaikan hasil pemeriksaan awal agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di pangkalan.

KM. Budi Jasa 7 berhasil dibawa ke pangkalan. Selanjutnya Tim Raid, Plan, and Execution (RPE) BNN yang berada di pangkalan melakukan pemeriksaan ruangan-ruangan di dalam kapal secara seksama. Pencarian dimaksimalisasi dengan bantuan dari unit anjing pelacak (K-9) untuk memudahkan pencarian barang bukti narkoba yang kemungkinan disembunyikan oleh tersangka.

Hasil pencarian lanjutan, ditemukan barang bukti narkoba lainnya yang disembunyikan di bawah lantai kamar mesin. Setelah ditemukan barang bukti lainnya, Komandan KN Belut Laut 4806 menyerahkan tersangka, kapal, dan barang bukti kepada BNN. Selanjutnya BNN melakukan pengamanan terhadap tersangka, kapal dan barang bukti sesuai prosedur untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Demikianlah akhir dari latihan bersama hari ini.

Latihan bersama ini diselenggarakan guna mengantisipasi dan merespon terjadinya penyelundupan narkoba dan rangkaian kegiatan kejahatan yag dilakukan oleh kelompok sindikat di wilayah perairan Indonesia. Tujuan dan sasaran latihan bersama adalah mensinergikan kerjasama antara Bakamla RI dan BNN, serta meningkatkan keamanan maritim terutama pada bidang pencegahan penyelundupan narkoba melalui jalur laut. 

Editor: Dito

T#g:BakamlaBatamKRI
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Minggu, 09 Des 2018 07:09

    Bakamla RI Gelar Bimbingan Teknis Peningkatan Maturitas SPIP

    Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mentargetkan peningkatan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) menjadi Level 1. Hal itu dikatakan Inspektur Bakamla RI Laksma Bakamla Drs. Sarono, M.H

  • Sabtu, 01 Des 2018 22:01

    Kepala Bakamla RI Tinjau Kantor Zona Maritim Wilayah Barat

    Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksamana Madya (Laksdya) TNI A.Taufiq R. melakukan inspeksi dan peninjauan kesiapan sumberdaya Bakamla RI, sarana prasarana di beberapa l

  • Sabtu, 01 Des 2018 14:01

    Bakamla Turut Sukseskan Gerakan Kerja Bersama

    Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) turut menyukseskan "Gerakan Kerja Bersama Hadirkan Pangan Sehat Untuk Rakyat", yang digelar Perum Bulog, di Hall Oriza Lt. Ground, Kantor Perum Bulo

  • Sabtu, 01 Des 2018 08:01

    Kepala Bakamla RI Apresiasi Komandan dan ABK KN 4801 Bintang Laut

    Dalam salah satu kesempatan kunjungannya ke Zona Maritim Barat, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Taufiq R. menyatakan apresiasinya kepada Komandan dan ABK kapal patroli KN Bintang Laut yang belum lama in

  • Rabu, 28 Nov 2018 19:27

    Bakamla Terus Godok Renstra 2020-2024

    Bakamla RI terus berupaya menggodok  rancangan awal Renstra Bakamla 2020-2024 melalui diskusi per bagian dalam Raker yang digelar di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).Pada sesi ke-dua hari

  • Senin, 26 Nov 2018 22:26

    Kepala Bakamla RI Resmikan Kapal RIB (Rigid Inflatable Boats)

    Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksdya TNI A. Taufiq R, meresmikan 4 kapal RIB untuk masuk di jajaran Bakamla RI. Acara tersebut berlangsung di Dermaga Jakarta Internati

  • Senin, 26 Nov 2018 21:26

    Laksdya Taufiq: Keberhasilan Bakamla Bukan di Darat, Tapi di Laut

    "Satu hal yang harus selalu kita ingat bahwa keberhasilan Bakamla bukan di darat, tetapi di laut." Demikian dikatakan Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksamana Madya (Lak

  • Jumat, 23 Nov 2018 23:53

    Sosialisasi Penyusunan Peraturan dan Evaluasi Jabatan Awak Kapal di Lingkungan Bakamla

    Bakamla menggelar Sosialisasi Penyusunan Peraturan di Lingkungan Bakamla serta Evaluasi Jabatan Awak Kapal Bakamla, yang dipimpin oleh Kabag. Organisasi dan Tata Laksana Bambang Widiatmoko S.AP., M.M.

  • Jumat, 23 Nov 2018 21:53

    Kepala Bakamla RI Ajak Amalkan 4 Sifat Nabi Muhammad SAW

    Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksdya TNI A. Taufiq R. dengan gayanya yang 'sersan' (serius tapi santai), mengajak stafnya untuk meneladani sifat Nabi Muhamma

  • Minggu, 18 Nov 2018 20:18

    Kepala Bakamla RI Inspeksi Ruang Kerja di Jajarannya

    Setelah beberapa hari lalu dilantik menjadi Kepala Bakamla RI yang baru, Laksdya TNI Achmad Taufieqoerrochman, S.E. melakukan inspeksi mendadak ke ruangan-ruangan satuan kerja (satker) Bakamla RI di J

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak