Selasa, 16 Okt 2018 13:58
HUT Pemkab Labuhanbatu

Bakamla RI dan BNN Kejar Kapal Pengangkut Narkoba

Batam (utamanews.com)
Oleh: Erickson/rls
Jumat, 10 Agu 2018 09:10
Humas Bakamla
Sebagai salah satu bentuk sinergitas instansi pemerintah Indonesia dalam mengamankan lautan Nusantara, Bakamla RI mendapatkan informasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) bahwa terdapat sebuah kapal yang akan menyelundupkan narkoba dari negara "X" menuju Batam. Menanggapi hal ini, Kantor Pengelolaan Informasi Marabahaya Laut (KPIML) Bakamla RI melalui Komando Pusat Operasi Nusantara (KODAL OPS) berkoordinasi dengan Kantor Kamla Zona Maritim Barat untuk melakukan pencarian terhadap kapal yang dicurigai membawa narkoba.

Sebagai tindakan lanjutan, Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat memerintahkan Komandan KN. Belut Laut 4806 yang sedang melaksanakan operasi, untuk melakukan pencarian lebih lanjut. Kapal yang dicurigai mengangkut narkoba tersebut diketahui sedang melintasi jalur Selat Singapura-Batam. Hal ini merupakan simulasi latihan bersama antara Bakamla RI dengan BNN di Perairan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Kamis, (9/8/2018).

Metode latihan yang diterapkan adalah latihan lapangan (field exercise) yang diawali dengan pembekalan di kelas (tactical floor game dan pre sail brief). Pelaksanaan latihan selama empat hari, dan akan berakhir Jumat (10/8). Lokasi latihan sengaja dipilih di perairan Indonesia yang berbatasan langsung dengan perairan Singapura. Peserta latihan berjumlah 30 orang, yang terdiri dari personel Bakamla RI dengan BNN.



Dalam skenarionya, KN. Belut Laut 4806 yang merupakan salah satu kapal patroli Bakamla RI sedang melaksanakan patroli di wilayah perairan Indonesia bagian barat. Bertindak sebagai komandan adalah AKBP Capt. Nyoto Saptono, S.H., M.Si.(Han), M.Mar., yang sehari-harinya menjabat sebagai komandan KN. Tanjung Datu 1101.

Masih dalam aksi latihan bersama, KPIML melaksanakan deteksi anomali menggunakan aplikasi Bakamla Integrated Information System (BIIS) terhadap kapal-kapal yang menggunakan Automatic Identification System (AIS). Menurut informasi intelijen lanjutan, diketahui kapal target bernama KM. Budi Jasa 7 dan diperkirakan akan melewati Perairan Tanjung Sengkuang.

KPIML terus memantau keberadaan KM. Budi Jasa 7 dan memberikan informasi secara berkala kepada KN. Belut Laut 4806 dalam melaksanakan pencarian kapal target. KN. Belut Laut 4806 berhasil mendeteksi keberadaan KM Budi Jasa 7, dan langsung melaksanakan pengejaran terhadap KM. Budi Jasa 7.

Lebih lanjut, KN. Belut Laut 4806 memerintahkan KM. Budi Jasa 7 untuk menghentikan kapal. Alih-alih menghentikan kapal, KM. Budi Jasa 7 malah menambah kecepatan. Menganggapi hal tersebut, Komandan KN. Belut Laut 4806 memerintahkan Tim Pemeriksa atau Unit Reaksi Cepat Laut (URCL) untuk melaksanakan peran pemeriksaan dan penggeledahan atau yang biasa disebut Visit Boarding Search and Seizure (VBSS) ke KM Budi Jasa 7.



KM. Budi Jasa 7 berhasil dihentikan dan dilakukan pemeriksaan terhadap ABK tersangka, dan muatan kapal. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan barang bukti yang dicurigai sebagai narkoba. Hasil pemeriksaan dilaporkan ke Komandan KN. Belut Laut 4806, dan selanjutnya diteruskan ke Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat.

Lebih lanjut, Kepala Kantor Kamla Zona Mitim Barat memerintahkan Komandan KN. Belut Laut 4806 untuk mengamankan tersangka dan barang bukti, serta membawa KM. Budi Jasa 7 ke Pangkalan. Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat juga menghubungi BNN dan menyampaikan hasil pemeriksaan awal agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di pangkalan.

KM. Budi Jasa 7 berhasil dibawa ke pangkalan. Selanjutnya Tim Raid, Plan, and Execution (RPE) BNN yang berada di pangkalan melakukan pemeriksaan ruangan-ruangan di dalam kapal secara seksama. Pencarian dimaksimalisasi dengan bantuan dari unit anjing pelacak (K-9) untuk memudahkan pencarian barang bukti narkoba yang kemungkinan disembunyikan oleh tersangka.

Hasil pencarian lanjutan, ditemukan barang bukti narkoba lainnya yang disembunyikan di bawah lantai kamar mesin. Setelah ditemukan barang bukti lainnya, Komandan KN Belut Laut 4806 menyerahkan tersangka, kapal, dan barang bukti kepada BNN. Selanjutnya BNN melakukan pengamanan terhadap tersangka, kapal dan barang bukti sesuai prosedur untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Demikianlah akhir dari latihan bersama hari ini.

Latihan bersama ini diselenggarakan guna mengantisipasi dan merespon terjadinya penyelundupan narkoba dan rangkaian kegiatan kejahatan yag dilakukan oleh kelompok sindikat di wilayah perairan Indonesia. Tujuan dan sasaran latihan bersama adalah mensinergikan kerjasama antara Bakamla RI dan BNN, serta meningkatkan keamanan maritim terutama pada bidang pencegahan penyelundupan narkoba melalui jalur laut. 

Editor: Dito

T#g:BakamlaBatamKRI
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Senin, 15 Okt 2018 16:15

    Hasilkan Pengukuran Kinerja yang Tepat dan Akurat, Bakamla Bangun Aplikasi SIM-K

    Sebagai tindak lanjut atas Rekomendasi Kemenpan & RB atas hasil Evaluasi Penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja, maka Bakamla melalui Biro Perencanaan dan Organisasi telah membangun Aplikasi Siste

  • Senin, 15 Okt 2018 01:15

    KRI dr. Soeharso-990 Berhasil Tangani 2.371 Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng

    Sebanyak 2.371 pasien korban bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, berhasil mendapat penanganan medis dengan baik oleh tim k

  • Jumat, 12 Okt 2018 20:12

    Giliran SPKKL Tarakan Bakamla RI Terinventarisasi BMN

    Dalam rangka menuntaskan Gerakan "Ayo Inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) 2018" untuk aset Bakamla RI, Biro Sarana Prasarana Bakamla RI, khususnya Bagian Pendayagunaan dan Penatausahaan BMN yang d

  • Kamis, 11 Okt 2018 23:11

    Bakamla RI Tertibkan Penggunaan Aplikasi Smart DJA

    Kepala Biro Perencanaan Bakamla RI Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si. membuka Rapat Konsiyering Verifikasi Laporan Triwulan III pada Aplikasi Smart DJA serta Pembahasan Monitoring dan Evaluasi Pro

  • Rabu, 10 Okt 2018 13:10

    KRI Banda Aceh-593 Laksanakan Kesiapan Tim Evakuasi Bencana

    KRI Banda Aceh-593 yang tergabung dalam Satuan Tugas Laut (Satgasla) Komando Gabungan Pengamanan (Kogabpam) IMF-WB 2018 melaksanakan persiapan tim evakuasi bencana yang melibatkan Landing Craft Utilit

  • Rabu, 10 Okt 2018 01:10

    Training of Trainer Bakamla RI Berakhir

    Training of trainer Bakamla RI berakhir. Acara yang diikuti oleh dua puluh Pegawai Negeri Sipil Bakamla RI ini secara resmi ditutup oleh Kasubdit Penyelenggara Latihan Bakamla RI Kombes Pol Benny Iska

  • Selasa, 09 Okt 2018 15:09

    SPKKL Sambas Bakamla RI Tertib Gerakan "Ayo Inventarisasi BMN 2018"

    Gerakan "Ayo Inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) 2018" masih terus digalakkan. Hal itu dapat dibuktikan dengan adanya kegiatan inventarisasi di Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SP

  • Sabtu, 06 Okt 2018 09:06

    KN Gajah Laut Bakamla RI Bertolak Bawa Bantuan Korban Gempa Palu

    KN Gajah Laut Bakamla RI bertolak ke Palu dengan membawa bahan bantuan untuk korban gempa di Palu dan Donggala dengan rute Bitung-Palu-Balikpapan, Jumat (5/10/2018).Hal itu dikatakan Kepala Biro Umum

  • Kamis, 04 Okt 2018 11:04

    Luar Biasa, Direktorat Strategi Bakamla Tak Kenal Lelah

    Luar biasa, seluruh personel Direktorat Strategi Bakamla RI pimpinan Laksma TNI Muspin Santoso, S.H., MSi(Han), nyaris tak pernah istirahat sedikitpun, berjibaku dalam penyelenggaraan Rakor Harmonisas

  • Rabu, 03 Okt 2018 20:03

    Rakor Harmonisasi Strategi Operasi Keamanan Laut Masuki Babak Working Groups

    Setelah sejak pagi hari mengikuti berbagai tahapan paparan, tanya jawab, maupun diskusi, maka sore ini, Rabu (3/10/2018), kegiatan Rakor Harmonisasi Strategi Operasi Keamanan Laut memasuki babak worki

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak