Kamis, 16 Agu 2018 08:03

Hingga Jum'at, Korban Gempa Lombok 321 Meninggal, 270 Ribu Orang Mengungsi

BNPB memperkirakan kerugian Gempa Lombok senilai Rp2 Triliun

NTB (utamanews.com)
Oleh: Erickson/rls
Sabtu, 11 Agu 2018 23:11
Setkab.go.id
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Jumat (10/8) siang atau H+5, humlah korban akibat gempa 7 SR dan gempa susulannya di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tercatat 321 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia ini semuanya sudah diverifikasi.

"Korban tersebar di Kabupaten Lombok Utara 273 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11, Kota Mataram 7, Lombok Tengah 2, dan Kota Denpasar 2 orang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Jumat (10/8).

Adapun jumlah pengungsi mencapai 270.168 jiwa yang tersebar di ribuan titik. BNPB memperkirakan, jumlah pengungsi juga diperkirakan bertambah mengingat belum semua terdata dengan baik.

Di beberapa tempat, lanjut Sutopo, dilaporkan masih terdapat pengungsi yang belum menerima bantuan terutama di Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Pemenang yang berada di bukit-bukit dan desa terpencil.

Untuk mengatasi masalah tersebut, menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB itu, sejak Kamis (9/8) hingga sekarang, distribusi bantuan menggunakan 3 helikopter dari BNPB dan Basarnas.

"Bantuan dari darat terus disalurkan. Bahkan melibatkan banyak relawan dari komunitas pecinta mobil dan masyarakat yang memiliki kendaraan untuk membantu distribusi bantuan. Dapur umum dan pos kesehatan banyak yang didirikan untuk melayani pengungsi," terang Sutopo.

Data sementara kerusakan rumah sejauh ini mencapai 67.875 unit rumah. Sutopo menyebutkan, dari hasil analisis citra satelit terlihat kerusakan bangunan masif terjadi di Kabupaten Lombok Utara. Hampir 75 persen permukiman hancur dan rusak.

"Ini disebabkan paling dekat dengan pusat gempa dan menerima guncangan gempa dengan intensitas VII MMI. Rumah dengan konstruksi yang kurang memenuhi standar rumah tahan gempa tidak akan mampu menahan guncangan keras sehingga roboh," ungkap Sutopo.

Kerusakan fisik meliputi 67.857 unit rumah rusak, 468 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushola rusak, dan 20 unit perkantoran rusak. Angka ini juga sementara.

BNPB memperkirakan kerugian dan kerusakan akibat gempa 6,4 SR dan 7 SR di NTB dan Bali diperkirakan lebih dari Rp2 triliun, yang meliputi sektor permukiman, infrastruktur, ekonomi produktif, sosial budaya dan lintas sektor.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, Kementerian ESDM dan relawan, sambung Sutopo, masih menyisir dan melakukan evakuasi.

Ia menyebutkan, longsor terjadi saat gempa 7 SR mengguncang Dusun Dompu Indah, Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara sehingga tebing longsor. Diduga menimbun 4 orang. Seorang istri melaporkan kehilangan suami, anaknya dan 1 orang tetangganya.

"Tim SAR masih melakukan evakuasi. Namun medan sangat berat dan luas. Tanah remah dan mudah longsor sehingga membahayakan petugas," kata Sutopo.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNP Sutopo Purwo Nugroho, bantuan terus mengalir berdatangan, baik relawan, logistik dan peralatan. Ratusan NGO dan organisasi masyarakat juga mendirikan pos pelayanan.

Bantuan yang datang, lanjut Sutopo, segera didistribusikan ke tempat-tempat pengungsian. Dapur umum dan dapur lapangan banyak yang didirikan. Distribusi logistik dengan melibatkan aparat pemerintah kecamatan dan desa untuk menyalurkan ke masyarakat.

Ia mengemukakan, Camat diminta untuk mengambil logistik ke Posko kemudian lurah atau kepala desa mengambil di kecamatan sesuai dengan jumlah penduduk yang mengungsi atau memerlukan. "Jadi distribusi ada yang disalurkan dari Posko dan dapur umum, juga bantuan dari aparat desa untuk menyalurkan bantuan," kata Sutopo.

Kepada masyarakat yang memerlukan informasi, Sutopo mempersilahkan menghubungi Call Center Posko Tanggap Darurat Pulau Lombok dengan nomor 0853 3863 9789 dan 0859 6147 2837. Sementara itu Call Center Pospenas (POs Pendampingan Nasional BNPB melalui 0853 3365 6353.

Adapun untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat di Jabodetabek, menurut Sutopo, dapat disalurkan ke Posko Bantuan TNI di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Gedung Suma 3 VIP Room. "Bantuan akan diangkut dengan pesawat Hercules TNI ke Lombok. Nomor kontak Posko Bantuan TNI 0812 6790 682, 0812 3161 1998 dan 0818 7264 089. Atau dapat disalurkan ke lembaga-lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan," pungkas Sutopo. 

Editor: Dito

T#g:BNPBgempaNTB
Berita Terkait
  • Kamis, 16 Agu 2018 01:16

    PIA Gabungan III Koharmatau Kirim Bantuan Gempa Lombok

    TNI AU dalam hal ini PIA Ardhya Garini Gabungan III Koharmatau dan Cabang Jajaran mengirimkan bantuan untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), beberapa waktu lalu.Ibu Ketua PIA Ardhya

  • Rabu, 15 Agu 2018 22:45

    11 Hari Pasca Gempa, TNI Telah Kirim 2.607 Prajurit ke Lombok

    11 hari pasca gempa tektonik berkekuatan 7.0 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu 5 Agustus 2018 lalu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengirimkan 2.607 prajurit

  • Selasa, 14 Agu 2018 14:04

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI Kunjungi Pengungsi di Lombok

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo mengunjungi langsung para pengungsi di 3 (tiga) titik yaitu Desa Pemenang Barat, Pemenang Timur

  • Senin, 13 Agu 2018 18:33

    Jokowi ke NTB, Tinjau Penanganan Korban Gempa Lombok

    Jokowi bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (13/8/2018) siang, guna melihat langsung penanganan terhadap  korban gempa b

  • Sabtu, 11 Agu 2018 13:51

    TNI Turunkan Ahli Spine Tangani Korban Patah Tulang Leher

    TNI turunkan ahli spine dalam hal ini, Kolonel Ckm A.J. Didi SpOT (K) Spine, Kolonel Ckm Edli Warman Sp.OT (K) Spine. dan dr. Drakel, Sp.OT melakukan pemeriksaan terhadap bpk. Sodok, pasien yang mende

  • Jumat, 10 Agu 2018 22:40

    Gempa Lombok, Jokowi: Setelah Tanggap Darurat, Kita Masuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dirinya terus memonitor dari menit ke menit, dari jam ke jam, hari ke hari mengenai proses penanganan dampak gempa yang terjadi di Pulau Lombok, Nusa Tengga

  • Jumat, 10 Agu 2018 20:40

    Jokowi-JK Salat Gaib untuk Doakan Korban Gempa NTB

    Setelah melaksanakan ibadah Salat Jumat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla melaksanakan Salat Gaib di Masjid Baiturrahim, Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/8) siang. S

  • Kamis, 09 Agu 2018 20:09

    TNI Terus Salurkan Bantuan Korban Gempa Melalui Udara

    Titik-titik korban gempa terus diupayakan penanganan dengan berbagai cara yang sulit dijangkau seperti Kahyangan, Bayan dan Gangga. Hari ini Kamis (9/8/2019) mendapat bantuan salah satunya melalui uda

  • Kamis, 09 Agu 2018 11:09

    Relawan Jokowi Sumut Berdoa dan Galang Dana Untuk Korban Gempa Lombok

    Relawan Joko Widodo (Jokowi) Sumatera Utara memanjatkan doa dan menggalang dana untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Barat dan Bali di Sekretariat Bersama (Sekber) di Jalan Mongonsidi Medan, R

  • Kamis, 09 Agu 2018 08:59

    Panglima TNI Bersama Menkes RI dan Kapolri Tinjau Korban Gempa Lombok

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp. M (K) danKapolri Jenderal Polisi Prof. H.M Tito Kar

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak