Selasa, 14 Jul 2026
Anak di Bawah Umur Diduga jadi Korban Penganiayaan di Lapangan Merdeka Binjai
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Selasa, 09 Jun 2026 12:49
Istimewa

Lagi asik nongkrong di Lapangan Merdeka Binjai, seorang anak yang masih di bawah umur diduga jadi korban penganiayaan hingga mengalami luka-luka di tubuhnya, Selasa (9/6) dinihari.

Korban diketahui berinisial AS (16) warga Kecamatan Binjai Timur. Dia diduga dianiaya oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Menurut penuturan korban, saat itu dirinya sedang bersantai bersama kedua kakaknya, sembari ingin bertemu seseorang untuk mendiskusikan beberapa hal.

Namun tiba-tiba mereka didatangi oleh beberapa orang wanita yang langsung berteriak memarahi mereka tanpa alasan yang jelas.
Bermaksud untuk bertanya mengapa mereka dimarahi, korban lantas berdiri menghadap terduga pelaku. Namun tiba-tiba saja dirinya langsung dihajar secara membabi buta di hadapan kedua kakaknya.

Dibantu oleh warga lainnya, salah satu kakak korban pun berusaha untuk melerai terduga pelaku yang saat itu bagai kesetanan menendang dan memukul korban.

Setelah berhasil dilerai, korban bersama kedua kakaknya langsung berusaha menyelamatkan diri ke Kantor Polsek Binjai Kota yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Hal ini disampaikan oleh korban saat dirinya akan membuat laporan polisi di Mapolres Binjai. Ia mengatakan, dirinya masih mengalami rasa sakit disekujur tubuh karena dianiaya oleh pelaku.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Awalnya saya nongkrong di Tanah Lapang sama kakak saya, terus ada yang datangi kami langsung marah-marah. Saya gak tau kenapa, terus saya mau tanya dia langsung saya diseret ke jalan dan memukuli saya," demikian ungkap korban. 
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Index
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later