Senin, 19 Apr 2021 01:01
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Akun Medsos posting material terindikasi pidana akan terima 'DM dari virtual police'

Irjen Pol Argo Yuwono:

Akun Medsos posting material terindikasi pidana akan terima 'DM dari virtual police'

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Tuan Laen
Rabu, 24 Feb 2021 20:54
Istimewa
Kadiv Humas Mabes Polri
Sesuai dengan 16 program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo nomor lima, yakni pemantapan kinerja pemeliharaan Kamtibmas, maka Virtual Police hadir sebagai bagian dari pemeliharaan Kamtibmas khususnya di ruang digital agar bersih, sehat dan produktif. 

Virtual Police juga merupakan kegiatan kepolisian untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang opini atau konten yang dianggap berpotensi melanggar tindak pidana. 

"Melalui Virtual Police, kepolisian memberikan edukasi dan pemberitahuan bahwa apa yang ditulis ada melanggar pidana, mohon jangan ditulis kembali dan dihapus," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/2/2021). 

Argo menjelaskan bagaimana Virtual Police ini menjalankan tugasnya. Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan, peringatan Virtual Police kepada akun yang dianggap melanggar tidak subjektif melainkan lewat kajian mendalam bersama para ahli. 


Adapun prosesnya ialah, ketika di suatu akun ditemukan tulisan atau gambar yang berpotensi melanggar pidana. Kemudian petugas menscreen shoot unggahan itu untuk dikonsultasikan oleh tim ahli yang terdiri dari ahli pidana, bahasa dan ITE. 

"Apabila ahli menyatakan bahwa ini merupakan pelanggaran pidana baik penghinaan atau sebagainya, maka kemudian diajukan ke Direktur Siber atau pejabat yang ditunjuk di Siber memberikan pengesahan kemudian Virtual Police Alert Peringatan dikirim secara pribadi ke akun yang bersangkutan secara resmi," urai Argo. 

Peringatan dikirimkan melalui Direct Message atau DM. Tujuannya, ungkap Argo, pihak kepolisian tidak ingin pengguna media sosial tersebut merasa terhina dengan peringatan yang diberikan oleh pihak kepolisian melalui Virtual Police. 


"Diharapkan dengan adanya Virtual Police dapat mengurangi hoax atau post truth yang ada di dunia maya. Masyarakat dapat terkoreksi, apabila membuat suatu tulisan atau gambar yang dapat membuat orang lain tidak berkenan dan untuk menghindari adanya saling lapor," ungkapnya. 

Di sisi lain, Argo menepis kekhawatiran beberapa pihak dengan adanya Virtual Police mempersempit kebebasan masyarakat di ruang digital. 

"Polri tidak mengekang ataupun membatasi masyarakat dalam berpendapat namun Polri berupaya untuk mengedukasi apabila melanggar pidana. Sampai saat ini ada 4 akun yang sudah diberikan peringatan melalui virtual police", pungkas Argo.
Editor: Budi

T#g:ITEVirtual Policemedsos
Berita Terkait
  • Senin, 29 Mar 2021 21:29

    Ferdinand Hutahaean Kecam Pernyataan Veronica Koman di Medsos

    Politisi Ferdinand Hutahaean mengecam pernyataan Veronica Koman yang mengatakan bahwa anak-anak di Papua Barat di "paksa nasionalis" oleh pemerintah.Dalam pernyataannya itu, Veronica Koman menuding pe

  • Jumat, 26 Mar 2021 22:46

    Di Makodim 0206/Dairi, Mayjen TNI Hassanuddin Pesan Ibu-ibu Persit Bijak Ber-Medsos

    Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanuddin, SIP, MM didampingi Ketua Persit KCK PD I/BB, Ny Dessy Hassanudin beserta Asintel Kasdam I/BB Kol inf A Panjaitan, Asops Kasdam I/BB Kol inf K Sianturi beserta Ibu,

  • Jumat, 26 Feb 2021 21:06

    AKP Janpiter Napitupulu Kunjungi KONI Sumut

    Kapolsek Percut Sei Tuan, Polrestabes Medan AKP Janpiter Napitupulu SH MH berkunjung ke KONI Sumatera Utara (Sumut), Jalan Pasar V Barat Desa Medan Estate Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Provi

  • Jumat, 26 Feb 2021 14:26

    Oditur Jenderal TNI Buka Bimbingan Teknis Peningkatan Profesionalisme

    Oditur Jenderal TNI Marsda TNI Dr. Sujono, S.H.M.H, CfrA. membuka acara bimbingan teknis peningkatan profesionalisme oditur tentang pengadaan barang/jasa pemerintah di lingkungan TNI TA 2021 melalui v

  • Jumat, 26 Feb 2021 04:26

    Nawal Lubis Ingin Tingkatkan Kegemaran Membaca di Sumut

    Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis, menerima kunjungan silahturahmi dari para pegiat literasi di Sumut, yakni dari Kota Binjai, Kota Medan, Kabupaten Lan

  • Senin, 22 Feb 2021 21:22

    Kapolri Keluarkan Surat Edaran Penanganan Kasus UU ITE, Ini Isinya

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Kesadaran Budaya Beretika untuk Mewujudkan Ruang Digital Indonesia yang Bersih, Sehat, dan Produktif.Surat Edaran itu berno

  • Senin, 22 Feb 2021 15:42

    H Rizky Yunanda Sitepu disiapkan menjadi Wakil Walikota Binjai Sepeninggal Juliadi

    Isu yang berkembang di tengah tengah masyarakat terkait Wakil Walikota Binjai yang akan dilantik nantinya, Tiga Partai Politik pengusung buka suara di kediaman Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai

  • Senin, 22 Feb 2021 12:32

    Polres Sergai Tahan Pelaku Penistaaan Agama Lewat Facebook Akun Sun Go Kong

    Polres Sergai menetapkan tersangka penista agama Indra Darma alias Acong (23) warga Desa Sialangbuah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai. "Tersangka ditetapkan dengan Pasal 28 ay

  • Rabu, 17 Feb 2021 20:57

    PWI Apresiasi Upaya KBKC Meningkatkan Budaya Literasi di Kota Binjai

    Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Binjai dan Komunitas Binjai Kota Cerdas (KBKC) sepakat menyatukan visi untuk berkolaborasi membentuk Teras Baca PWI Kota Binjai.Hal itu terungkap dalam pertemua

  • Selasa, 16 Feb 2021 14:56

    Panglima TNI Buka Rapat Pimpinan TNI Tahun 2021

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. membuka Rapat Pimpinan TNI Tahun 2021 yang diikuti 333 peserta dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19, bert

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak