Jumat, 24 Mei 2019 05:08

Akibat 'bad news is good news', media dinilai prioritaskan berita konflik

Jatim (utamanews.com)
Oleh: Indra
Minggu, 23 Sep 2018 20:23
Kanal RI
Ilustrasi
Media di Indonesia terutama media siber atau berbasis internet, kerap kali menjadikan isu keberagaman sebagai berita utama.

Demikian dinyatakan oleh hasil penelitian yang dilakukan Universitas Tarumanegara, Jakarta, pada tahun 2017 dan 2018, seperti yang diungkapkan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanegara, Jakarta, yang juga Direktur Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK), Ahmad Junaidi, di Surabaya, Jumat (21/9/2018).

Ia mengatakan konflik di tengah masyarakat, khususnya terkait keberagaman, mencapai 45 persen dari seluruh topik pemberitaan. "Dari sisi konten kelihatan, kontennya masih fokus pada konflik, kalau ada konflik misalnya isu-isu keberagaman. Lebih banyak konflik, sementara misalnya perayaan agama, terus hubungan antara agama, pemeluk agama itu agak di bawah, paling tinggi konflik. Mungkin ini terkait misalnya orang, reporter, masih senang pada bad news is good news," katanya.

Ditambahkannya, tingginya pemberitaan mengenai konflik sebenarnya tidak menjadi persoalan, namun informasi lain tentang penyelesaian konflik atau kerjasama yang mempererat hubungan antar masyarakat misalnya, perlu juga lebih banyak diberi ruang.

Junaidi menilai banyak berita itu tidak memenuhi kaidah jurnalistik maupun panduan media siber. "Dari sisi verifikasi, itu hampir 48 persen itu beritanya berita tunggal, tidak ada cover both sides, itu boleh sebenarnya di panduan media siber, tapi harus ada berita lanjutannya yang meng-counter, atau sisi yang berikutnya, yang lainnya, itu yang banyak kita tidak temukan lanjutannya, tidak ada, satu saja," imbuhnya.

Pemberitaan yang berimbang dan memuat suara pihak yang tidak mampu bersuara, masih menjadi sesuatu yang jarang ditemukan dalam pemberitaan media siber di Indonesia saat ini. Dibandingkan pelaku atau pihak yang memiliki kekuasaan, para korban atau kelompok terpinggirkan kerap tidak mendapat ruang untuk bersuara.

Manajer Program Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK), Tantowi Anwari menyerukan kepada wartawan dan media dimana wartawan bekerja untuk memberikan ruang lebih besar bagi korban maupun kelompok minoritas yang tidak mampu bersuara, agar keberagaman di Indonesia tidak dikalahkan oleh kelompok atau pihak yang menghendaki penguasaan atas kelompok minoritas atau yang terpinggirkan.

"Ada kepedulian, ada upaya untuk memberikan banyak ruang lagi terhadap para korban terutama di kalangan minoritas, yang base-nya adalah keyakinan atau agama, dan gender serta orientasi seksual yang berbeda," ujar Tantowi.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bersama Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) berharap dapat menghadirkan perspektif keberagaman bagi jurnalis dan media massa.

Ketua AJI Surabaya, Miftah Faridl mengatakan, pembekalan dan pelatihan meliput tema atau topik khusus seperti isu keberagaman harus diberikan oleh perusahaan media kepada wartawan agar mampu menghasilkan tulisan atau karya jurnalistik berperspektif pada isu keberagaman.

"Apakah banyak media, terutama media-media yang mainstream itu memberikan pelatihan-pelatihan yang cukup mumpuni bagi jurnalisnya, misalnya pelatihan pedoman peliputan peristiwa traumatik, pedoman peristiwa anak-anak, pedoman peliputan peristiwa bencana, pedoman peliputan lain-lain. Nah, apakah jurnalisnya sudah diberikan pengetahuan yang cukup luas, sehingga ketika dia terjun ke lapangan mereka memiliki perspektif," tukas Miftah.

Ia melanjutkan, "Saya lihat (perspektif) ini tidak ada. Jadi wartawan ini fresh graduate, tidak punya bekal yang cukup kuat, dilempar ke lapangan, kemudian mereka meraba-raba sendiri, dan akhirnya banyak sekali distorsi informasi yang diterima masyarakat, karena apa, abainya perusahaan media itu mendidik atau memberikan pengetahuan, atau knowledge kepada jurnalisnya," pungkasnya.

Editor: Dito

T#g:SARAjurnalis
Berita Terkait
  • Senin, 13 Mei 2019 18:13

    BPIP imbau agama jangan dijadikan tunggangan politik

    Said Aqil Siradj, Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), mengimbau agar pada pemilu kedepan, agama tidak dijadikan tunggangan politik."Baru kali ini pemilu isunya kemarin ag

  • Senin, 06 Mei 2019 22:06

    Japorman Saragih Apresiasi KPU dan Jajaran

    Japorman Saragih, tokoh masyarakat Sumatera Utara yang pernah 3 kali menjadi wakil rakyat di DPRD Sumut (1999-2004, 2004-2009 dan 2009-2014), mengapresiasi kinerja Penyelenggara Pemilu, khususnya KPU

  • Rabu, 27 Feb 2019 12:47

    Dianggap Kurang Sinergi, Awak Media Boikot Pemberitaan Polres Deli Serdang

    Dianggap kurang bersinergi, sejumlah awak media yang bertugas di Unit Polres Deli Serdang telah memboikot pemberitaan yang dirilis Polres Deli Serdang. Sehingga saat dilakukan paparan kasus di Polres

  • Jumat, 22 Feb 2019 15:12

    AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Jurnalis Saat Munajat 212

    Sejumlah jurnalis menjadi korban kekerasan, intimidasi, dan persekusi oleh massa yang menggunakan atribut Front Pembela Islam (FPI).

  • Senin, 18 Feb 2019 04:18

    Lion Air Klarifikasi Pemberitaan Tentang Boarding Pass Batik Air Penerbangan ID-6183

    Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group menyampaikan penjelasan layanan nomor penerbangan ID-6183 rute dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (U

  • Kamis, 14 Feb 2019 19:14

    Kapolrestabes Medan Rayakan Hari Pers Nasional Bersama Media Elektronik

    Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN)2019 di ruang kerjanya, Jalan H.M Said No 1 Medan, Kamis (14/2/2019).Dalam acara ini dihadiri

  • Selasa, 12 Feb 2019 23:12

    Satgas TNI Konga XXXIX-A Berhasil Fasilitasi Pertemuan Antar Suku di Republik Demokratik Kongo

    Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de l'Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocra

  • Kamis, 24 Jan 2019 20:24

    Forum Jurnalis Deli Serdang Indonesia Beri Bantuan Beras dan Tali Asih Kepada Korban Kebakaran

    Organisasi profesi Forum Jurnalis Deli Serdang (FJD) Indonesia memberikan bantuan kepada para korban kebakaran di Lubuk Pakam, Kamis (24/1/2019).Turut hadir dalam penyerahan bantuan itu Kapolsek Lubuk

  • Selasa, 22 Jan 2019 17:12

    Deklarasi Lawan Hoax, Jurnalis Pesantren dan Aktivis Media Sosial Ajak Masyarakat Jakarta Ciptakan Pemilu 2019 Damai dan Bermartabat

    Komunitas jurnalis pesantren bersama aktivis media sosial menggelar deklarasi damai melawan hoax di Kafe Kekini, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa siang (22/01/2019). Deklarasi ini dilakukan agar mencipta

  • Sabtu, 19 Jan 2019 08:09

    Gerakan Melawan Hoax oleh Komunitas Jurnalis Pesantren

    Komunitas Jurnalis Pesantren bersama kalangan aktivis media sosial akan mendeklarasikan 'Gerakan Melawan Hoax untuk Pemilu Damai yang Berkualitas dan Bermartabat.'

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak