Minggu, 21 Jul 2019 10:30
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • 2 Orang Ditangkap Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, 3 Jam Kemudian 1 Orang Meninggal

2 Orang Ditangkap Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, 3 Jam Kemudian 1 Orang Meninggal

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi
Minggu, 07 Okt 2018 00:57
Istimewa
Ilustrasi
Dua orang warga Jalan Paindoan, Kelurahan Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, diamankan Personil Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu, karena diduga terlibat dalam peredaran Narkoba, Jumat (5/10/2018) malam.

Namun, seorang dari dua pria warga itu tewas setelah tiga jam ditangkap pihak Personil Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, Sabtu (6/10/2018) sekira pukul 01.30 wib.

Menurut keterangan abang korban, Ramlan, saat dikonfirmasi media utamanews.com, korban yang bernama Suheri alias Eri Lantong (43) mengalami lebam di sekujur tubuhnya pasca penangkapannya.

Suheri, ketika itu ditangkap bersama rekannya berinisial Gunawan karena dugaan keterlibatan peredaran Narkoba jenis sabu-sabu. Korban ditangkap di sebuah ruangan yang biasa korban tinggali yang berukuran sekitar 1,5 X 3 Meter di kawasan Jalan Paindoan Rantauprapat.

Informasi diperoleh, korban digelandang ke Mapolres Labuhanbatu menggunakan mobil pihak Kepolisian dalam kondisi sehat. Bahkan, penangkapan korban dan rekannya mengundang perhatian warga setempat pada malam itu. 

Tapi, sekira jam 01.30 wib, keluarga korban menerima kabar duka. Suheri ayah 4 anak ini, dikabarkan telah meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit umum. "Kami mendapat kabar pakcik meninggal. Ayah saya menerima informasi itu," ujar Keponakan korban Agustina.


Sementara itu, kondisi korban jika dilihat dari sejumlah foto yang beredar, terlihat kondisi tubuh korban di beberapa bahagian penuh lebam. 

Pada bahu kiri korban membiru. Tengkuk hingga punggung korban memar. Bahkan, pada leher kiri korban terdapat lebam.
Mirisnya, di kening korban terlihat bekas luka diduga tusukan paku. "Kayak luka tertusuk paku kening korban," sebut warga bermarga Sitorus.

Saat pemandian jasad korban, menjadi perhatian warga yang ingin menyaksikan langsung kondisi tubuh korban. Dan mengabadikan foto almarhum dengan ponsel. "Banyak warga yang ingin nengok," kata Sitorus.

Setelah dimandikan, korban menjalani proses fardhu kipayah disholatkan dan dimakamkan di perkuburan muslim Paindoan.
Kepala Satuan (Kasat) Resnarkoba Polres Labuhanbatu AKP I Kadek Heri Cahyadi saat dikonfirmasi melalui pesan whatsAppnya, Sabtu, (6/10/18) sekira pukul 19.05 wib, terkait hal tersebut, mengatakan benar bahwa ada penangkapan tersangka pelaku tindak pidana Narkoba, dan menurutnya pelaku yang bernama Heri saat hendak diturunkan dari kendaraan mengalami kejang-kejang. "Dan selanjutnya dilarikan ke rumah sakit namun dalam perjalanan korban telah meninggal dunia," sebutnya. 

Saat awak media menanyakan mengenai barang bukti yang diamankan di lokasi penangkapan, Kasat Narkoba I Kadek menjelaskan, saat dilakukan penangkapan diamankan dua orang tersangka dan diperoleh barang bukti 1 bungkus milik tersangka GN dan 4 bungkus milik HR kemudian dilakukan pengembangan ditemukan lagi 19 paket milik HR.

Sedangkan saat disinggung mengenai adanya dugaan penganiayaan korban dari keterangan keluarga dan warga sekitar saat dilakukan penangkapan di kediaman korban meninggal HR, AKP I Kadek menyebutkan dengan singkat, "Untuk pemukulan tidak ada bang."

Sementara itu sebelumnya, awak media mengkonfirmasi Kepala Lingkungan Paindoan Daman saat bertemu di rumah abang korban sekira pukul 17.40 wib. Ia mengatakan, "Sebelumnya saya tidak mengetahui kalau ada penangkapan dari pihak polisi kepada warga saya, jangankan diberitahu langsung, ditelpone saja saya tidak ada. Pada saat itu yang datang ke rumah pak Sugiman bilang ada penggerebekan, selanjutnya saya ke lokasi yang langsung disambut polisi DM yang menurutnya sebagai Katimnya."


"Memang beberapa kali ada pengerebekan disini dari pihak Kepolisian tidak pernah memberitahukan terlebih dahulu, namun setelah barang bukti ditemukan baru dari pihak polisi memberitahukan kepada saya itulah yang terjadi selama ini", ucap Kepling. 

Ditambahkannya, "Pada saat penggeledahan itu ada ditemukan barang bukti yang diduga sabu di dalam kotak rokok Sampoerna, satu buah plastik klip yang diduga berisi sabu."

"Setahu saya cuma itu yang dapat, tidak ada yang lain, dan korban pada saat itu sempat mengatakan kepada abangnya Ramlan kalau tidak ada barang bukti itulah kronologinya," terang kepling Daman. 

Sedangkan keterangan adik korban mengatakan korban ditangkap di ruangan biasa dia tinggal sekitar 1,5 X 3 meter, dilakukan pengeledahan hampir setengah jam lamanya, tidak ada didapat barang bukti. "Entah kenapa barang itu bisa ada disitu sementara pengeledahan seperti yang saya bilang tadi hampir setengah jam,"  tandasnya.

Direktur RSUD Rantauprapat Safril Harahap melalui Humasnya Doni P Simamora membenarkan korban diantar ke instalasi kamar mayat sekira pukul 02.00 dini hari. "Tapi, tidak dapat menjelaskan kondisi korban ketika sampai ke RSUD milik Pemkab Labuhanbatu itu. Dan, tidak memberikan hasil visum et repertum (Ver) dengan alasan tidak dilakukan visum. Keluarga korban tidak meminta dilakukan visum," ujar Doni kepada awak media.

Selanjutnya jenazah korban dibawa menggunakan mobil jenazah milik RSUD Rantauprapat menuju rumah duka di jalan Paindoan Rantauprapat.

Editor: Boraspati

T#g:narkobatewas
Iklan lumba2
Berita Terkait
  • Kamis, 04 Jul 2019 06:44

    Empat Hari Hanyut di Sungai, Mayat Balita Clara Nainggolan Ditemukan di Tangkahan Tio

    Empat hari dalam pencarian dikarenakan tenggelam di sungai Bilah dusun Singgamata desa Bandar Kumbul, Minggu kemarin (30/6/19) sekira pukul 14.00 Wib, akhirnya Mayat balita 4 tahun, Clara Nainggolan,

  • Senin, 17 Jun 2019 18:07

    Dugaan Pencemaran Nama Baik Terkait Tuduhan BD Narkoba, Edy alias Chun Hua (CH) Laporkan Akun Medsos Romy Sutomi

    Berawal dari status di beranda media sosial facebook Romy Sutomi yang di-uploadnya di grup Gerakan Masyarakat Labuhanbatu Raya (Gemala Raya) yang menuliskan nama- nama yang diduga bandar narkoba, yang

  • Rabu, 12 Jun 2019 10:22

    Jabatan Kasat Narkoba Polres Deli Serdang Resmi Berpindah Tangan

    Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba Polres Deli Serdang resmi berpindah tangan dari pejabat sebelumnya, AKP Teuku Fathir Mustafa kepada pejabat baru, AKP Juriadi.Prosesi serah terima jabatan (sertij

  • Jumat, 24 Mei 2019 22:24

    Mengaku Nafsu, Putra Cekik Novita Hingga Tewas

    Bulan Ramadhan yang merupakan bulan pengendalian diri dari hawa nafsu, tidak berarti bagi Ari Saputra alias Putra Geleng (22) yang merupakan resedivis kasus pencurian dengan tindakan kekerasan.Putra G

  • Jumat, 17 Mei 2019 22:27

    Dugaan Pencemaran Nama Baik, Kades Bandar Kumbul M. Toha Hasibuan Laporkan Mantan Kadus

    Kepala desa Bandar Kumbul kecamatan bilah barat kabupaten Labuhanbatu, Muhammad Toha Hasibuan akan melaporkan oknum mantan kadusnya ke polisi terkait pencemaran nama baik yang diutarakan salah seorang

  • Jumat, 17 Mei 2019 11:57

    Diduga Dimangsa Sibelang, Satu Warga di Palas Tewas

    Abusali Hasibuan, berumur 62 tahun, seorang warga di Desa Siraisan Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas), diduga tewas diserang seekor Harimau atau istilah masyarakat di daerah sini Si

  • Kamis, 16 Mei 2019 20:26

    Kapolda Sumut: 92 Tahanan narkoba yang lari sudah ditangkap kembali

    Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto, memantau langsung penanganan kerusuhan yang mengakibatkan larinya ratusan tahanan dari Lapas Narkoba di Hinai, kabupaten Langkat, Kamis malam (16/5).Di lokasi, Irje

  • Selasa, 23 Apr 2019 20:53

    Pangdam I/BB Terima Kunjungan Tim Puldata Sahli Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI

    Panglima kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan Mayjen TNI M.Sabrar Fadhilah menerima Kunjungan Kerja dan Silaturahmi Tim Puldata Sahli Bidang Sosbudkam HAM dan Narkoba Panglima TNI, Bapak Mayjen TNI Abdul H

  • Sabtu, 20 Apr 2019 15:00

    Mayat Mister X di Jalinsum Desa Janji Kecamatan Bilah Barat, Diduga Korban Tabrak Lari

    Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan masyarakat terkapar di pinggir jalan lintas desa Janji kecamatan Bilah Barat kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (20/4/19) sekira pukul 07.15 Wib.Diduga korban mayat m

  • Jumat, 12 Apr 2019 11:12

    Polisi Tangkap Dua Pelaku Mutilasi Mayat Dalam Koper di Blitar

    Aparatur Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap tersangka berinisial AP dan AJ yang diduga pelaku pembunuhan guru honorer, Budi Hartanto (28) dengan cara mutilasi dan mayatnya ditaruh dalam koper di B

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak