Selasa, 21 Jan 2020 13:02
  • Home
  • Hiburan
  • Jangan Salah, Orang 'Lelet' Justru Punya Kelebihan yang Jarang Dimiliki Orang Lain

Jangan Salah, Orang 'Lelet' Justru Punya Kelebihan yang Jarang Dimiliki Orang Lain

Medan (utamanews.com)
Oleh: Tessa
Jumat, 13 Des 2019 15:13
Liputan6.com
Mungkin beberapa diantara kamu dikenal sebagai sosok yang lambat melakukan segala aktivitas. Mandi kamu yang paling lama, datang ke suatu tempat bisa paling telat, mengerjakan tugas pun kamu yang terakhir selesai, bahkan hanya untuk memberikan pendapat kamu tak bisa memberikannya dengan cepat. Kamu juga paling stres jika diminta mengerjakan segala sesuatunya dengan deadline.

Tidak jarang cara kebiasaan lambat saat mengerjakan banyak hal itu membuat orang disekitarmu merasa gregetan.  

Padahal, di balik sikap lamamu saat mengerjakan banyak hal ada banyak hal postif itu sayangnya belum diketahui oleh orang lain. Apa saja? Mari kita lihat bersama-sama:

1. Lelet bukan berarti kamu lamban mengerjakan segala hal, kamu cuma gak mau terburu-buru biar semuanya hampir sempurna.

Ketidakmampuanmu menyelesaikan banyak pekerjaan yang banyak dalam waktu singkat inilah penyebab sebagian orang mengkatagorikan kamu sebagai orang yang lambat. Padahal, sesungguhnya kamu bukannya tidak mampu tapi lebih tepatnya tak mau. Menyelesaikan tugas bukan seperti melakukan aksi sulap yang bisa dilakukan dengan waktu yang singkat. Kamu perlu waktu lebih untuk membaca perintah, memahaminya, lalu mengerjakannya dengan penuh kehati-hatian. Maka dari itu menempatkan orang yang memiliki cara kerja lamban yang dibidang pekerjaan yang membutuhkan ketelitian menjadi pilihan yang bisa dilakukan.


2. Imbas dari keleletanmu ialah kamu selalu menelurkan hasil pekerjaan yang terbaik.

Cara kerja yang seperti ini disebabkan karena orang lambat punya mindset bahwa untuk menyelesaikan segalanya mereka harus melakukan dengan sebaiknya-baiknya. Sifat enggan untuk merampungkan sebuah pekerjaan dengan hasil setengah-setengah membuat mereka jengah. Hal tersebutlah yang membuat mereka dilabeli dengan julukan miss/mr perfeksionis. Kesempurnaan dalam melakukan sebuah pekerjaan menjadi acuran saat menyelesaikan berbagai pekerjaan yang dibebankan kepadanya.

3. Mereka bilang manajemen waktumu berantakan. Salah! Mereka aja yang terlalu buru-buru.

Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.

Dalam pemahaman kamu terdengar:

Berat sama dipikul, ringan juga dipikul.

Orang yang punya kebiasaan bekerja secara mendetail dan berorientasi pada kualitas dan kuantitas akan benar-benar memperhatikan satu pekerjaan yang sedang dikerjakannya. Keengganan kamu mengambil banyak pekerjaan didasari bahwa ia tidak ingin terpecah konsentrasinya. 


5. Orang lelet memilih dengan hati-hati setiap kata yang keluar dari mulutnya. Memberikan pernyataan secara sembarangan hukumnya 'Haram'.

Tidak hanya cara kerja saja yang lambat, kamu juga cenderung dinilai paling akhir memberikan tanggapan atau komentar. Misalnya, saja saat merasa kecewa terhadap suatu hal kamu tidak langsung mengutarakan kekecewaan tersebut tapi dengan bijaksana juga memikirkan bagaimana cara menegur tanpa perlu menyinggung.

6. Kamu jadi gak tergesa-gesa dalam membuat keputusan. Semua opsi diterawang dengan seksama.

Tidak tergesa-gesa saat membuat keputusan membuatmu tidak malas untuk memilah baik dan buruk dari sebuah pilihan. Berpikir dengan dalam tentang resiko menjadi hal yang penting kamu pertimbangkan. Meskipun akan memberikan kesan lamban namun sesungguhnya cara ini mencerminkan sikap penuh kehati-hatian. 

7. Kamu memikirkan sebuah permasalahan dengan kedalaman. Kamu gak mau menganalisisnya hanya dari sisi permukaan saja.

Menganalisis sampai ke akar-akar adalah bagian dari proses panjang yang kamu tetapkan sebelum membuat keputusan. Mengukur sejauh mana efek yang harus ditanggung serta cara menanggulangi efek tersebut juga menjadi pola kamu dalam menyelesaikan sebuah permasalahan. Tidak bersikap asal-asalan menjadi cara yang diambil saat harus berhadapan dengan persoalan yang menghadang.

Kini kamu tidak perlu lagi merasa minder hanya karena merasa lelet saat mengerjakan tugasmu. Di balik kebiasaan lamban tersebut justru tersimpan sisi positif yang selama ini belum terlihat di mata orang lain.

Editor: Yaya

Sumber: Hipwee.com

T#g:Psikologi
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Des 2019 15:18

    Sering Alami Ini? Tanda Kamu Terlalu Sering Habiskan Waktu di Ruangan!

    Terkadang, menghabiskan waktu di dalam ruangan, baik saat bekerja maupun mengisi hari libur, memang menyenangkan. Namun, hal ini sebenarnya justru dapat berdampak buruk pada kesehatan.Meluangkan waktu

  • Senin, 18 Nov 2019 17:03

    Berdasarkan Bolpoin Kesukaanmu, Inilah 6 Karakter yang Bisa Ditebak Tentang Dirimu!

    Intinya cuma alat untuk menulis, tapi sadarkah kamu bahwa benda yang satu ini bisa menjadi sebuah tanda dari karakter dan kepribadian kita loh. Meski dalam kondisi tertentu kita harus menggunakan bolp

  • Jumat, 11 Okt 2019 16:11

    Tipe Kepribadian Manusia Menurut Psikologi, Kalian yang Mana?

    Setiap orang pasti memiliki karakter atau kepribadian yang berbeda-beda. Ada baiknya kita mengetahui karakter diri masing-masing serta orang lain. Tujuan tipe kepribadian atau karakter diri ini adalah

  • Rabu, 10 Jul 2019 16:10

    Tim Dispsiad Apresiasi Dandim 0415/Bth Berikan Inspiratif Bagi Masyarakat Jambi

    Tim Dinas Psikologi TNI AD (Dispsiad) datang ke Jambi untuk melaksanakan pemeriksaan Psikologi bagi anak-anak prajurit dan masyarakat, yang dilaksanakan pada tanggal 4 s.d 6 Juli 2019 di Komando Distr

  • Senin, 08 Jul 2019 13:48

    Tim Dinas Psikologi TNI AD Tinjau Lokasi TMMD di Desa Ladang Peris

    Komando Distrik Militer (Kodim) 0415/Batanghari mendatangkan Tim Dinas Psikologi TNI AD dalam rangka meninjau lokasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 tahun 2019 di Desa Ladang Peris, Kec

  • Sabtu, 06 Jul 2019 03:06

    Perlu Kejernihan Berpikir Menyikapi Penetapan Presiden-Wapres Terpilih

    Seluruh permohonan tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo- Sandiaga dalam sidang perselisihan hasil pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 ditolak Mahkamah Konstitusi (MK). Penolakan tersebut d

  • Minggu, 06 Jan 2019 19:46

    Polda Lampung Gelar Pschologist First Aids Bagi Anak Korban Tsunami

    Direktorat Binmas Polda Lampung menyelenggarakan kegiatan Pschologist First Aids (PFA) dengan berbagai perlombaan dan permainan untuk menghibur korban Tsunami yang berada di Desa Toto Harjo kabupaten

  • Minggu, 09 Des 2018 17:09

    Lolos Ujian CAT, Pelamar CPNS Bakamla RI Kembali Adu Kemampuan di Seleksi Kompetisi Bidang

    Ratusan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla-RI) yang telah lolos pada seleksi ujian system Computer Assisted Test (CAT), kembali memperebutkan beb

  • Selasa, 23 Okt 2018 03:23

    Tim Psikologi TNI AL Laksanakan Trauma Healing Keluarga Besar Lanal Palu

    Sejumlah 115 Ibu-ibu dan Anak-anak keluarga besar Pangkalan TNI AL Palu yang menjadi korban Bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang terjadi beberapa waktu yang lalu, mengikuti kegiatan Trauma Healing oleh

  • Jumat, 12 Okt 2018 11:12

    Prajurit TNI Bantu Pulihkan Trauma Healing Anak-Anak Korban Gempa di Palu

    Di balik aktivitas prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Satuan Tugas Gabungan Terpadu (Kosatgasgabpad) masih terus melaksanakan proses evakuasi dan pencarian korban termasuk pendistribusian bantu

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak