Minggu, 25 Okt 2020 17:01
  • Home
  • Ekonomi
  • Nawal : Sudah Saatnya Pengrajin Mulai Beralih ke Digital

Nawal : Sudah Saatnya Pengrajin Mulai Beralih ke Digital

Medan (utamanews.com)
Oleh: Tony
Kamis, 20 Agu 2020 05:20
Humas Pemprovsu
Pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini membawa banyak perubahan baru dalam tatanan kehidupan masyarakat. Salah satu cara untuk bertahan di masa pandemi adalah dengan melakukan penyesuaian. Industri kerajinan merupakan salah satu sektor yang harus ikut menyesuaikan dan beralih ke digital untuk bertahan.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi usai mengikuti  Musyawarah Nasional Dewan Kerajinan Nasional (Munas Dekranas) 2020 melalui konferensi video, Rabu (19/8), dari Kantor Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Jalan Teuku Cik Ditiro Medan. Turut hadir Wakil Ketua Dekranasda Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Kepala Disperindag Sumut Zonny Waldi, dan Kepala Dinas PMD Sumut Aspan Sofian.

"Jadi tadi kita mengikuti Munas, dan salah satu permasalahan yang dibahas ialah para pengrajin yang terdampak pandemi. Untuk itu, kita mulai merancanakan program-program yang membantu pengrajin lokal di Sumut beralih ke digital. Selama ini masih banyak yang mengandalkan tatap muka, khususnya di daerah wisata," ujarnya.

Kepada pengrajin, Nawal menenangkan agar tidak berkecil hati. Sebaliknya, pandemi ini juga harus dipandang sebagai kesempatan untuk maju dengan mulai memanfaatkan teknologi digital.


"Tidak usah khawatir tidak ada pembeli, karena masyarakat sekarang juga sudah banyak yang lebih memilih belanja secara daring. Dengan digitalisasi, tak perlu sewa tempat untuk jualan, banyak positifnya," terang Nawal.

Ketua Umum Dekranas Wury Ma'ruf Amin juga memandang pandemi saat ini sebagai momentum yang bagus bagi para pengrajin untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital, mendorong inovasi dan kreativitas serta potensi besar untuk memasarkan produk ke khalayak yang lebih luas secara daring.

"Dekranasda berperan penting untuk membantu dan membina pengrajin agar mampu menghasilkan produk-produk berdaya saing tinggi agar bisa menembus pasar global. Bantu pengrajin kita untuk masuk dalam pasar digital, sehingga kerajinan Indonesia mampu bertahan di tengah pandemi dan dikenal luas di pasar internasional," pesan Wury.

Sebelumnya, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian menginformasikan bahwa Munas dilaksanakan hari ini bertujuan untuk melakukan pembahasan dan penyempurnaan AD/ART Dekranas yang disesuaikan dengan perkembangan kondisi saat ini, serta mengesahkan pokok-pokok program kerja Dekranas selama lima tahun yang akan menjadi acuan di pusat dan di daerah.

Tema yang diangkat dalam Munas, lanjut Tri, ialah "Segi Positif Pandemi Covid-19: Momentum Percepatan Digitalisasi Pasar Kerajinan Menuju Industri 4.0". Adapun para peserta yang mengikuti Munas sebanyak 490 orang dari delegasi dewan kehormatan, pengurus dan anggota Dekranas, Dekranasda provinsi dan kabupaten/kota.

"Sesuai dengan tema Munas kita yang diangkat sesuai dengan situasi pandemi saat ini, ialah mengandung makna bahwa Dekranas selalu sejalan dengan kebijakan pemerintah yang secara berkesinambungan mengembangkan kerajinan Indonesia dengan mendorong implementasi industri 4.0 yang salah satunya melalui digitalisasi pasar," jelas Tri.

Munas dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hymne dan Mars Dekranas. Dilanjutkan dengan menyaksikan video kegiatan-kegiatan highlights dari Dekranas selama masa pandemi yakni penyerahan bantuan sembako, masker dan bantuan paket internet kepada masyarakat dan pengrajin. Berikutnya, memasuki acara inti Munas, tanya jawab, kesimpulan, penutupan dan foto bersama.

Adapun kesimpulan dari Munas Dekranas 2020 Masa Bakti 2019-2024 di antaranya telah dilakukan penyempurnaan AD/ART mulai dari penambahan misi Dekranas, program-program pokok Dekranas tahun 2019-2024, peningkatan peran serta seluruh pemangku kepentingan, penyesuaian redaksional, penyesuaian nomenklatur hingga penambahan massal terkait tugas dan fungsi masing-masing bidang di Dekranas.

Selanjutnya, arah kebijakan Dekranas dalam melaksanakan program-program bertumpu pada prinsip-prinsip yakni Dekranas menyiapkan regenerasi sumber daya manusia, pengrajin unggul dan menggali, melestarikan dan mengembangkan warisan tradisi dan budaya. Dekranas meningkatkan daya saing produk kerajinan berbasis kearifan lokal ke pasar global melalui pengembangan inovasi, desain, dan kreativitas. Dekranas meningkatkan hubungan kemitraan dan kerja sama tingkat nasional dan internasional dalam sektor industri kerajinan. Dekranas mendorong perluasan akses pasar bagi produk-produk Indonesia. Dekranas membangun ekosistem industri kerajinan melalui penguatan potensi kerajinan indonesia. Dekranas mendorong industri kecil dan menengah kerajinan untuk masuk ke dalam rantai pasok pasar.
Editor: Yaya

T#g:PKKekonomi
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Selasa, 20 Okt 2020 20:10

    Nawal Harapkan PKW Suburkan Pengrajin dan Dukung Wisata Danau Toba

     Sumatera Utara (Sumut) dikenal sebagai provinsi yang memiliki keindahan alam, serta kekayaan tradisi dan budaya yang luar biasa. Berbagai potensi tersebut dapat dipromosikan melalui kerajinan ta

  • Sabtu, 17 Okt 2020 06:17

    Musa Rajekshah Berharap Ekonomi Masyarakat Bangkit dari Masjid

    Wagub Sumut Musa Rajekshah berharap ekonomi dan pelatihan ekonomi umat dapat lahir dari masjid yang ada sekitar warga. Sehingga ke depan kebangkitan ekonomi umat lahir dari masjid-masjid yang ada di S

  • Selasa, 13 Okt 2020 00:13

    Nawal Berharap Bukunya "Jejak Ikhlas Tanpa Batas" Menginspirasi Banyak Orang

     Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi berharap bukunya yang berjudul "Jejak Ikhlas Tanpa Batas" bisa menginspirasi banyak or

  • Rabu, 07 Okt 2020 04:07

    TP PKK Diharapkan Jadi Motor Penggerak Hidup Sehat

    Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai organisasi yang dekat dengan masyarakat diharapkan menjadi motor penggerak yang merangkul masyarakat untuk memiliki gaya hidup seha

  • Rabu, 07 Okt 2020 02:37

    Demo Buruh Memperburuk Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

    Demo buruh yang akan diadakan, diprediksi akan memperburuk penanganan dampak covid. Pasalnya, saat unjuk rasa susah sekali menjaga jarak, sehingga khawatir membentuk klaster corona baru. Selain itu, d

  • Sabtu, 03 Okt 2020 11:13

    Posyandu Keliling Penuhi Layanan Kesehatan Dasar di Zona Merah

    Ketua TP-PKK Provinsi Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil mengatakan, Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar masyarakat harus tetap dilakukan di tengah pandemi dengan memperhatikan p

  • Minggu, 27 Sep 2020 06:27

    Banyak Pihak Menikmati Manfaat Program PEN

    Ada banyak strategi yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi dampak Covid-19 bagi pelaku ekonomi kreatif. Salah satunya adalah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).Kementerian Pariwisata

  • Jumat, 18 Sep 2020 11:58

    Ketua TP PKK Sergai Terindikasi Positif Covid-19

    Ketua TP PKK Sergai inisial M, dikabarkan positif terinfeksi Covid-19. Selain Ketua TP PKK Sergai, kabarnya lagi ada 2 orang yang juga warga Sergai terpapar Virus Corona. Namun tiga orang yang terpapa

  • Rabu, 16 Sep 2020 06:16

    Kaum Perempuan Berperan Putus Mata Rantai Covid-19

    Penyebaran Covid-19 terus terjadi di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Karena itu, upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 perlu terus dilakukan dengan melibatkan berbagai piha

  • Rabu, 09 Sep 2020 18:59

    Ditengah Pandemi Covid-19, Ster TNI Ajak Pelaku Bisnis Beralih Ke E-Commerce

    Ditengah mewabahnya Covid-19, Staf Terotorial (Ster) TNI mengajak kepada pelaku bisnis untuk melakukan transisi ke sistem online atau e-commerce sebagai salah satu alternatif wadah berbisnis dimasa se

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak