Jumat, 15 Jan 2021 21:16
  • Home
  • Ekonomi
  • Mengapa harga BBM tak turun? Ini kata Ombudsman

Mengapa harga BBM tak turun? Ini kata Ombudsman

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Selasa, 26 Mei 2020 11:26
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Anggota Ombudsman RI Laode Ida mengungkapkan alasan mengapa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak diturunkan di saat harga minyak dunia alami penurunan serta merebaknya pandemi COVID-19.

Laode mengatakan pihak direksi PT Pertamina secara proaktif bersilaturahmi secara virtual dengan pimpinan dan insan Ombudsman pada Selasa (19/5/2020) dengan secara khusus menyampaikan sejumlah alasan mengapa harga BBM tak diturunkan, termasuk agenda peniadaan penggunaan BBM Premium di Pulau Jawa pada tahun 2020 ini.

"Setidaknya yang saya tangkap dari penjelasan Pertamina, ada tiga alasan pokok mengapa harga BBM tidak turun," ujar Laode dalam rilis yang disampaikan di Jakarta, Selasa (26/5).

Pertama, kata dia, bahwa harga pokok BBM yang dijual di Indonesia sekarang ini adalah harga sebelum turunnya harga BBM dunia. Jadi kalau dijual dengan harga murah, sudah pasti Pertamina akan mengalami kerugian besar. Dan sebagai BUMN, niscaya hal itu tidak mungkin dilakukan.

Kedua, harga BBM dunia terus berfluktuasi (naik-turun). Pada hari dimana direksi PT Pertamina memberikan penjelasan secara virtual pada ombudsman, misalnya, harga BBM dunia menanjak naik di atas angka tiga puluhan dolar AS per barel.

Ketika aktivitas sosial ekonomi masyarakat dunia akan berangsur normal, niscaya harga BBM juga akan berangsur naik.

Ketiga, jika harga BBM diturunkan dan terjadi kerugian besar di pihak PT Pertamina, maka niscaya juga akan terjadi pengurangan tenaga kerja atau Pemutusan Hubungan Kerja.

"Tentu hal ini tidak dikehendaki. Saya turut apresiasi PT Pertamina yang hingga sekarang tidak ada PHK. Karena jika PT Pertamina mengalami kerugian dengan menurunkan harga BBM, maka akan semakin menambah barisan warga bangsa ini yang terkena PHK akibat wabah virus corona yang konon jumlahnya sekarang sudah berada di atas angka dua jutaan orang," ujar Laode.

Lebih lanjut, ia meragukan upaya tertentu kelompok masyarakat, yang diinisiasi oleh tokoh-tokoh senior aktivis sosial di antaranya Marwan Batubara, kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo, termasuk kepada PT Pertamina, akibat tidak kunjung diturunkannya harga BBM.

"Saya ragu terhadap upaya itu hanya akan buang-buang energi sosial. Padahal harga BBM tak akan kunjung diturunkan," kata Laode.

Namun, upaya itu pun ia hargai sebagai bagian dari hak masyarakat dalam menyalurkan aspirasi. Namun Laode menilai, seharusnya perlu dipertimbangkan secara matang tentang manfaat dan mudharatnya.

"Memang sudah begitu kuat perbincangan di media sosial yang pada intinya melontarkan kritik baik kepada pemerintah maupun secara khusus Pimpinan PT Pertamina yang tak menurunkan harga minyak, meski harga minyak dunia sudah turun hingga dua puluhan dolar AS per barel. Bahkan ada yang berpendapat bahwa pemerintah menyedot uang rakyat dari harga BBM tetap seperti harga semula," kata Laode.

Barangkali akan lebih tepat, katanya, sebelum gugatan class action diwujudkan, terlebih dahulu berkoordinasi atau minta penjelasan resmi dari Pimpinan PT Pertamina dan pejabat terkait di pemerintahan (khususnya menteri Energi dan Sumber Daya Mineral), agar juga mendengarkan atau memperoleh pemahaman tentang alasan mengapa harga BBM tak kunjung turun.

Pada kesempatan pertemuan itu nantinya jika memang dilakukan, kedua pihak dapat saling berdebat berdasarkan data dan argumen masing-masing, kata Laode pula.

Selain itu, ia juga mengungkapkan tentang rencana kebijakan PT Pertamina untuk meniadakan penggunaan BBM jenis Premium di Pulau Jawa di tahun 2020 ini. Hal itu dikatakan terkait dengan upaya penghilangan subsidi BBM bagi pengguna kendaraan khususnya roda empat.

"Patut dicermati, asumsi yang dibangun pihak PT Pertamina adalah bahwa ketika seseorang sudah memiliki kendaraan roda empat berarti yang bersangkutan dianggap sudah mampu dan tak butuh lagi disubsidi," ujar Laode.
Editor: Dito

Sumber: Antara

T#g:BBMOmbudsmanPertamina
Berita Terkait
  • Rabu, 13 Jan 2021 21:13

    Gubernur Edy Rahmayadi Minta Pertamina Jaga Ketersediaan BBM dan Elpiji di Sumut

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji selalu terjaga di Sumut. Karena ketersediaan BBM dan gas berpengaruh pada kehidupan masyarakat.Demi

  • Rabu, 23 Des 2020 13:53

    Pelindo 1 dan Pertamina membangun infrastruktur energi di pelabuhan Kuala Tanjung

    PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bersinergi dengan Pertamina untuk mengelola fasilitas bunker dan penunjang bahan bakar minyak (BBM) dan jaringan pipa gas di Pelabuhan dan Kawasan Ind

  • Rabu, 18 Nov 2020 02:18

    Pemerintah Mengintensifkan Pembangunan di Papua

    Papua merupakan bagian tidak terpisahkan dari Indonesia. Pemerintah pun terus mengintensifkan pembangunan di Papua sebagai wujud hadirnya negara di masyarakat.Pembangunan di segala sektor di Papua ter

  • Senin, 28 Sep 2020 14:18

    Dandim 0209/LB, Terima Audensi Branch Manager Pertamina Wilayah Labuhanbatu Raya

    Dandim 0209/LB Letkol Inf. Asrul Kurniawan Harahap, S.E. M.Tr (Han) menerima kunjungan silahturahmi (Audensi) F Hutapea (Branch Manager Pertamina Wilayah Labuhanbatu Raya-Padang  Lawas), bertempa

  • Jumat, 18 Sep 2020 21:18

    Kabaharkam Polri Kunjungi Pertamina Refinery Unit V Balikpapan

    Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto melakukan kunjungan kerja ke Obyek Vital Nasional (Obvitnas) PT Pertamina Refinery Unit V di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (18/9/2020).Dalam kesempatan

  • Sabtu, 05 Sep 2020 07:05

    Seskoad Menuju WBBM

    Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) menetapkan langkahnya setelah meraih predikat WBK pada tahun 2019, dengan terus berbenah dan memp

  • Sabtu, 05 Sep 2020 05:05

    Edy Apresiasi Program Pertamina Bantu UMKM Pariwisata di Danau Toba

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengapresiasi program kemitraan Pertamina membantu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada sektor pariwisata, khususnya di kawasan Danau Toba.Pertam

  • Jumat, 28 Agu 2020 16:58

    Ini kata Pertamina soal pecahnya tabung gas 'bengkel las maut' di Hamparan Perak

    Pihak Pertamina angkat bicara terkait dugaan meledaknya tabung gas di 'bengkel las maut', yang berada di Jalan T Amir Hamzah, Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang

  • Rabu, 03 Jun 2020 18:43

    Besok, Ombudsman RI Kunjungi Dinas PMD Labura Terkait Perekrutan Perangkat Desa

    Tim Ombudsman RI Perwakilan Sumut akan mengunjungi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Labuhanbatu Utara untuk meminta klarifikasi terkait laporan pengaduan masyarakat perih

  • Sabtu, 09 Mei 2020 09:59

    Harga minyak melonjak

    Harga minyak melonjak lima persen pada akhir perdagangan Jumat, 8 Mei 2020 (Sabtu pagi WIB) dan mencatat kenaikan mingguan kedua berturut-turut karena produsen-produsen Amerika Serikat memangkas produ

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak